Rupanya angin malam ini memberi pertanda, bahwa hujan akan segera turun. Hujan datang tanpa permisi, bergerombol memukuli Firman yang masih menjelajah jalanan untuk pulang ke rumah. Hujannya semakin deras, membuat Firman beberapa kali harus mengusap wajahnya. Dia tidak bisa lagi meneruskan perjalanan kalau begini kondisinya, jarak pandang benar-benar terbatas. Malam ini dia memang pulang terlambat, ada peralatan pabrik yang harus direparasi, yang mana kini dia malah harus berperang dengan derasnya hujan di tengah malam. Ini pukul 11 malam, harusnya tadi dia mengurungkan niatnya untuk pulang, tetapi rasa rindu pada ibunya membuat Firman tak bisa membatalkan niatannya itu. Terlebih lagi, tadi langit malam masih tampak cerah dengan bulan yang bersinar sempurna di atas sana. Firman seorang laki-laki berusia 27 tahun, dia belum menikah dan belum pula memiliki kekasih. Jadi dia hanya bisa pulang ke rumah ibunya. (Bagaimana Kisah Firman selanjutnya?) Hujan Tengah Malam Oleh : Anisa Alovetwenty
Karya ini diterbitkan atas izin NovelID , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelID sendiri
Daftar Bab Novel Hujan Tengah Malam:
Comments