Squad Star Girls Story
Flashback Saat Bersama Taehyung
"Gue gak bawa baju ganti minjem baju Lo dong, kaos pendek aja yah," pinta Jihyo sembari tersenyum.
"Bentar gue ambilin yah!" Jennie berlalu pergi meninggalkan Jihyo yang masih asik makan petisan.
Pikiran Jennie masih mengingat cerita Jihyo tadi mengenai Sanha yang begitu keras kepala mau menunggu Jihyo sampai bisa membukakan hatinya untuknya, selain itu Jennie akan terus mencari tahu kebenaran mengenai hubungan Jisso dan Eun woo yang tidak diketahui selama ini.
Benarkah Jisso dan Eun woo sangat dekat sampai kedua orang tuanya pun begitu akrab dan sering bertemu, tapi Jennie tidak mengambil pusing dia mencoba mengabaikannya.
"Jen, lo dari mana aja kok lama banget?" seru Rose berdecak pinggang melihat kedatangan Jennie.
Akhirnya Jennie menghampiri Rose yang masih duduk di ruang latihan tadi, "Nih gue habis ambil," katanya seraya menunjukkan plastik berisi petisan.
"Wahh mau dong," seru Rose dengan senang wajahnya berseri-seri tangannya langsung bergegas membuka mika tersebut.
Jennie pun ikut mengambil petisannya lalu berjalan menuju kamarnya dia akan mencari baju untuk Jihyo terlebih dahulu, begitu masuk dia masih mendengar Lisa yang yang sedang mandi sambil bernyanyi membuatnya tersenyum.
"Ya ampun, tuh anak benar-benar yah di mana-mana suka nyanyi sampai di kamar pun nyanyi," gumam Jennie sambil menggelengkan kepalanya heran.
Saat Jennie membuka lemari bajunya dia mencari kaos pendek ternyata ada sesuatu yang jatuh dari lipatan bajunya. Sebuah surat yang dibikin dari kertas, Jennie mengambilnya lalu mencoba mengingat surat dari siapa ini? Ternyata ada tulisannya 'To Princess Jennie".
Jennie mengulum senyum tipis, dia ingat betul jika ini adalah surat dari Taehyun saat cowok itu mengungkapkan perasaannya, memori Jennie tiba-tiba berputar layaknya kaset yang menampilkan kejadian pada saat itu.
Flashback!!!
Pada hari itu tepat di waktu istirahat Taehyung dengan beraninya menghampiri Jennie yang sedang bersama sahabat-sahabatnya.
"Kim Jennie, gue mau ngomong sama Lo bisa ikut sebentar," kata Taehyung dengan kedua alis yang terangkat ke atas.
Jennie bingung dengan sikap Taehyung yang begitu serius mengajaknya, Lisa dan yang lainnya pun ikut heran menatap Taehyung.
"Kenapa lo?" tanya Rose dengan penasaran dia melihat wajah gugup cowok itu.
"Au nih tumben banget ngomong aja sampai ngajak pergi gitu," celetuk Lisa menyadari sikap aneh Taehyung.
"Mungkin ada hal penting yang ingin ka Taehyung sampaikan ke ka Jennie, ikut aja sana ka!" timpal Jisso membujuk Jennie untuk ikut bersama Taehyung.
"Wah jangan macem-macem ya Lo sama sahabat gue!" ancam Lisa takut jika Taehyung akan mengajak Jennie ke suatu tempat yang sepi lalu menyakitinya.
"Awas aja kalau sampai Lo sakiti Jennie gue," sungut Rose dengan menyipitkan matanya tajam.
"Syutt diam semuanya, apa-apaan kalian nih yah!" sentak Jennie mendengar ucapan sahabat-sahabatnya yang berpikir negatif kepada Taehyung.
"Mau ngomong apa sih Lo?" tanya Jennie akhirnya dia juga sedikit bingung dengan sikap Taehyung hari ini.
Jimin yang memang menemani Taehyung untuk menghampiri Jennie ikut bersuara, "Gak bisa di sini dong Jen, Lo gak ngerti yah!" katanya dengan kesal.
"Ikut bentar aja Jen, gue gak akan lama kok ngomong sama Lo sebentar lagi gue mau ada latihan futsal, bisa kan?" ujar Taehyung lembut berharap Jennie mau ikut dengannya.
"Udah sana Jen, kasihan tuh." Rose akhirnya merasa simpati dengan Taehyung mungkin cowok itu benar-benar mau ngomong serius dengan sahabatnya.
"Ya udah guys gue pergi dulu yah!" Jennie akhirnya bangkit dari duduknya dia mendorong bangkunya lalu berdiri. "Yuk!" katanya kepada Taehyung.
Melihat keputusan Jennie yang mau diajak pergi membuat wajah Taehyung terlihat senang.
"Bro, gue ke lapangan dulu yah!" Jimin menepuk bahu Taehyung berpamitan untuk pergi.
"Oke," sahut Taehyung seraya tersenyum.
Di koridor kelas Jennie diam dia bingung akan dibawa ke mana sama Taehyung cowok itu mengajaknya untuk pergi ke lantai 3, membuatnya begitu lelah menaiki tangga.
"Duh Hyung, gue capek banget kaki gue pegel naik tangga," lirih Jennie berhenti berjalan dia memegang kakinya yang sudah terasa pegal.
Taehyung menoleh mendengar Jennie yang mengeluh, "Ya udah gue gendong yah!" katanya sambil jongkok di depan Jennie dengan membelakangi tubuhnya.
Jennie tertegun melihat Taehyung yang sudah jongkok di depannya, "Jangan deh gue berat tau, ngomong di sini aja yah lagian ada apa sih di atas?"
Taehyung kembali menoleh, "Lo akan tau nanti Jen, udah buruan gue kuat kok gendong lo."
Terdiam cukup panjang akhirnya Jennie mulai melingkarkan tangannya di leher Taehyung, perlahan cowok itu menggendongnya naik ke atas.
"Berat kan?" ujar Jennie dengan nelangsa sungguh dia tidak tega sebenarnya namun cowok ini begitu pemaksa.
"Tidak kok Jen, emang BB Lo berapa kayaknya Lo jarang makan yah?" pekik Taehyung merasa jika Jennie mempunyai tubuh yang langsing.
"40 mungkin, gue lupa tapi kalau Lo ngomong gue jarang makan itu salah akhir-akhir ini gue lebih suka makan malah," curhat Jennie dia mengingat jika Bundanya sampai heran melihat dirinya yang makan dengan dua porsi bahkan di sekolah pun dia suka sekali makan bakso dan ngemil.
"Aneh Lo, suka makan tapi berat badan Lo kok enteng banget ya, ada beban pikiran ya sampai gak jadi daging makanannya?" tukas Taehyung dia merasa senang mendengar cewek yang dia suka ini bercerita banyak kepadanya.
"Enak aja Lo gue gak punya beban pikiran, mungkin emang udah takdirnya badan gue kurus kaya gini," sahut Jennie seraya memukul bahu Taehyung karena sudah asal berbicara.
"Auw jangan dipukul, gue kemarin habis berantem jadi pundak gue masih sakit."
Seketika Jennie merasa bersalah dia langsung mengusap-usap bahu Taehyung kembali dengan lembut, "Ya ampun maaf gue gak tahu," katanya.
Taehyung seketika terkekeh membuat Jennie heran dia kembali memukul bahu cowok itu karena menduga jika Taehyung sudah berbohong dengannya.
"Aduh ampun, udah sampai turun!" Taehyung kembali jongkok dia meringis kesakitan karena ulah tangan Jennie.
"Makanya jangan bohongi gue!" omel Jennie tangannya sudah menyilang di depan dada.
"Ya udah yuk ke sana." Taehyung mengajak Jennie untuk duduk menghadap ke arah angin berhembus.
Udara sejuk Jennie rasakan, pandangan di atas sini pun begitu indah seakan-akan dia bisa melihat seluruh dunia. Perlahan Jennie menghembuskan nafasnya tangannya direntangkan sampai udara masuk ke dalam pakaiannya, sejuk.
Taehyung menikmati wajah Jennie yang begitu imut dan cantik, cewek ini berhasil meluluhkan hatinya sejak pertama kali melihat Jennie berdiri dibangku menontonnya bermain futsal, meski dia tahu kehadiran Jennie ke tempat itu bukan untuknya tapi sejak saat itu dia jatuh hati kepada Jennie.