Sang Pelindung Bumi
Pertarungan Pelindung Bumi
Gronax menyadari kekuatan manusia di depannya itu sekarang. Dia mampu merasakan tekanan yang kuat dikeluarkan Guardian of Earth. Dia memang memiliki kemampuan tersebut dan menggunakan kekuatannya untuk menahan serangan tombaknya.
Brandon segera paham situasinya, dia diselamatkan oleh orang yang pernah ingin dibunuhnya. Dia memahami dengan cepat, lalu melompat mundur ke belakang. Gronax membiarkannya, dia tak bisa menggerakkan tombaknya. Dia pun menggunakan kekuatan energi untuk memaksa tombaknya tergerak.
Srak!
Dinan melepaskan energi telekinesisnya, membiarkan Gronax mengendalikan tombaknya kembali. Dia pun turun ke tanah, kehancuran di segala tempat. Pasukan Giganos benar-benar merupakan makhluk yang suka menghancurkan. Pantas saja, alam semesta menjadi kacau. Hal itu juga yang membuat portal dimensi dan kehancuran dari keseimbangan alam semesta.
Mereka memang harus dihentikan!
Gronax menggunakan sinyal pada ujung tombaknya, suaranya menggema. Itu adalah pertanda bahwa Gronax menemukan sesuatu yang besar di dekatnya. Pasukan yang berada di bawah kendalinya yang muncul bersamaan dari portal. Mereka semua berkumpul di sekeliling Gronax karena sinyal yang diberika oleh Gronax.
Mereka berkumpul dengan jumlah yang sangat banyak. Ada apa hingga Gronax mengumpulkan mereka semua, tapi mereka melihat sosok manusia yang tengah berhadapan dengan komandan Gronax.
”Pasukan! Fokus pada Guardian of Earth, kepalanya akan membuat raja Giganos bangga pada kita semua. Serang semuanya ke arah lelaki itu!” teriak Gronax sambil mengacungkan senjata tombaknya ke arah Dinan.
Pasukan Gronax menyerang sekaligus ke arah Dinan. Dinan sudah mendapatkan semua posisi dari pasukan Gronax yang menyerangnya. Dia fokus untuk melihat semua posisi mereka dan menggunakan skillnya saat para pasukan Gronax menerjang kearahnya.
[Supreme One Nature diaktifkan]
[Telekinesis magic diaktifkan]
Semua pasukan dari Gronax berhenti di udara, mereka tertahan dengan kekuatan yang membuat mereka tidak bisa bergerak sama sekali.
Dinan menggunakan kekuatan tangannya untuk mengontrol mereka. Kekuatan segel Abras sudah terbuka seluruhnya. Kini, Dinan mampu mengontrol apapun yang bisa dilihatnya. Ini semua adalah anugerah kekuatan yang harus dimanfaatkan Dinan untuk mengalahkan pasukan Giganos.
[Manipulasi Kekuatan diaktifkan]
Dinan menggenggam tangan kanannya yang terbuka dan ribuan monster kuat dari pasukan Gronax saling terangkat dan mendekat. Kekuatan penuh didapatkan dengan energi divine magic yang kuat dan menciptakan sebuah titik pusat yang menyedot semua monster kuat dari pasukan Gronax yang ada dalam jangkauan pandangan Dinan.
Semua monster tersedot dalam satu titik tersebut. Mereka menyatu seperti tertarik magnet kuat dan tak bisa melawan sama sekali. Mereka menjadi satu, semakin banyak yang menyatu dan lengket tak bisa lepas dari kekuatan besar Dinan. Mereka terus bertumpuk hingga menjadi bulatan yang sangat besar. Tubuh monster-monster itu saling menekan dan menghimpit menjadi satu pusaran besar seperti bulatan planet.
Gronax tak percaya dengan kekuatan manusia itu, bagaimana dia bisa mengontrol pasukannya dengan mudah dan sebanyak itu. Sebanyak apa kekuatan yang dimilikinya hingga mampu melakukan kontrol energi yang sangat banyak tersebut?
Gronax melihat pasukannya semakin lama semakin banyak yang tersedot, dan terus membentuk bulatn dan menempel satu demi satu. Gronax tak mau diam saja, dia pasti sudah kelelahan karena menggunakan energi sebesar itu. Maka, itu adalah kesempatanya untuk menyerang Guardian of Earth tersebut.
Melihat kesempatan di mana Guardian of Earth masih fokus, mengatur kekuatannya pada pasukannya. Maka, kini Gronax menggunakan seluruh kekuatannya untuk mengumpulkan energi terkuatnya dalam tombaknya. Dia melihat kesempatan terbuka untuk membunuh manusia kuat tersebut.
Syuunngg! Brusshh!
Kecepatan dan kekuatan dimaksimalkan oleh Gronax. Dia menerjang dengan kekuatan penuh menggunakan tombaknya. Gronax memutar tombaknya di atas tubuhnya sambil melesat ke arah Dinan.
”Pusaran Badai Besar!”
Kekuatan pusaran angin yang menggetarkan bumi, pusaran badai yang mampu membuat kekuatan seseorang dalam tekanan tersebut tak bisa bergerak. Selama ini, belum pernah ada yang bisa lolos dari kekuatan Gronax dengan Pusaran Badainya. Kali ini, Guardian of Earth sedang teralihkan. Saat dia sadar, maka dia tidak akan bisa bergerak dan terkurung dalam pembekuan.
Saat itulah, Gronax akan menghancurkan kesombongan manusia itu dan memberikan hadiah terbaik untuk raja Giganos. Gronax pun tersenyum dan pusaran badai energi menghempaskan kekuatan pada Dinan.
Brusshhh! Wuunnggg!
”Kena kamu sekarang manusia sombong. Saatnya untuk penghakiman dan akhir dari perjuanganmu membela bumi!”
Efek pembekuan dirasakan oleh Gronax. Dia merasakan bahwa tubuh Dinan sudah tak bergerak lagi. Dia menerjang dengan kekuatan penuhnya. Gronax memegang tombaknya dengan kuat, ujungnya bersiap dengan energi kuat dan mengarahkan serangan tusukan kuat pada tubuh manusia tersebut.
”Matilah dengan bangga! Tombak Penghancur Semesta!”
Crak! Brush!
Serangan tombak yang lurus dengan energi besar, ultimate serangan itu menembus tubuh Dinan. Namun, mata Gronax seperti melihat ada keganjilan saat tusukan tombaknya menembus tubuh Dinan. Gronax melewati tubuh Dinan yang membeku di udara dan dirinya juga menembus tubuh itu.
Kenapa seperti sebuah tubuh astral tak bermassa? Apakah itu sebuah tipuan? Tidak mungkin! Sebelumnya, Gronax merasakan bahwa tubuh Dinan benar-benar terkena pusaran badainya yang kuat. Namun, saat menusuknya dengan ultimate. Tubuh itu seperti sebuah pendar cahaya yang pecah. Apa yang sebenarnya terjadi?
[Anda menggandakan diri, memisahkan diri dari tubuh asli dan berpindah ke tubuh penggandaan dalam sekejap. Supreme One Nature ditambahkan, jarak bukan menjadi masalah. Selama dalam jangkauan mata anda, anda bisa berpindah dalam waktu sekejap dengan kekuatan gabungan teleportasi]
”Apa yang kamu cari, Gronax yang lemah!”
Sebuah suara mengagetkan Gronax yang tengah bingung. Suara itu dari atas. Itu adalah manusia yang mengaku Guardian of Earth sebelumnya. Dia melayang di atas lebih tinggi dari Gronax, dan memakai armor lengkap pada tubuhnya. Dia menggerakkan tangannya yang mengarah pada pasukan Gronax yang kini sudah terkumpul hampir seluruhnya. Membentuk bulatan besar dan semua pasukannya tak bisa bergerak dan saling menempel kuat.
[Manupulasi kekuatan diaktifkan. Penghancuran togal dan meledakkan pusaran titik pusat dari penyedot monster. Menghancurkan dengan kekuatan penuh]
Booom! Blaarrr!
Ledakan yang mengerikan terjadi. Semua mata tak percaya, monster yang terkumpul menjadi satu tersebut hancur dan meledak sangat besar. Menciptakan getaran kuat hingga menimbulkan kegoncangan pada bumi. Ledakan yang mampu dirasakan oleh semua monster dari pasukan Giganos yang ada di bumi. Mereka merasakan kekuatan besar yang menghancurkan para pasukan Cyprus dalam satu ledakan.
Apa yang terjadi! Semua pasukan di seluruh bumi yang dikirimkan Giganos. Mereka semua merasakan energi pasukan Cyprus yang mati dalam waktu bersamaan. Mereka semua gemetaran di seluruh tempat. Mereka semua merasakan ancaman kuat yang sedang mengintai mereka.
***
Di sisi lain, di planet tempat Giganos masih menunggu dan menyaksikan semua petandingan di planet Bumi. Pasukannya yang sebelumnya mampu bertarung dengan mengerikan dan membuat takut semua manusia. Giganos tertawa dan merasa puas karena sudah mengirimkan pasukannya dan membuat manusia mampu merasakan kengerian.
Namun, ada salah satu kekuatan yang diperlihatkan kamera dari energi pasukan penyihirnya. Salah satu pertarungan membuktikan hal lainnya. Ada seorang manusia yang meledakkan pasukannya dalam satu waktu dan ribuan pasukannya dikumpulkan dalam satu tempat. Energi kekuatan yang mampu membuat mereka saling bertabrakan dan diledakkan dalam satu serangan.
Giganos pun memperhatikan manusia itu sekilas, tapi hal itu hanya terlihat sebentar. Hal itu karena kamera dan pasukan yang merupkan penyihir yang merekam pertarungan itu. Ikut meledak dan hancur.
Kekuatan seperti apa yang mampu melakukan hal itu? Kekuatan sekuat itu hanya bisa dimiliki oleh seorang Guardian Planet yang kuat. Kini, Giganos sadar bahwa hanya dirinya yang mungkin bisa menghadapinya.
Giganos sudah menemukan sosok yang pasti sudah melenyapkan Aries yang merupakan pasukan terkuatnya.
Jadi, itulah manusia yang bernama Dinan dan seorang Guardian of Earth. Makhluk yang sudah membunuh ayahnya, Norton. Giganos merapatkan tangan kanannya yang besar, suara gemeretukan terdengar dan bumi bergetar. Hal itu dirasakan oleh semua pasukan yang tengah mengelilingi dan berada di depan Giganos.
Mereka tahu, Giganos sedang marah. Bumi bergoncang dan dia pasti sangat marah dan ingin segera menuju ke bumi. Namun, Giganos mencoba menenangkan dirinya, dia masih mencoba melihat semua perkembangan pertarungan pasukannya di seluruh tempat di bumi.
Giganos tahu, bumi memang memiliki kekuatan energi yang kuat. Pasukan bumi memiliki kekuatan besar dan tidak mudah ditaklukkan. Seperti catatan ketika Ayahnya meninggalkan catatan kuno itu. Bumi memang merupakan tempat yang diinginkan oleh pemimin terdahulu, Docator. Dari seluruh planet yang sudah didatangi oleh peneliti dari Cyprus.
Bumi adalah tempat paling kuat yang menyimpan energi tidak terbatas. Jadi, untuk merebut bumi. Dibutuhkan persiapan kekuatan dan juga strategi yang baik. Dengan ini, Giganos akan melihat sebatas mana kekuatan pasukan di bumi sehingga dia akan bisa menaklukkan bumi setelah melihat kekutan dari pasukan bumi.
”Nariko! Perlihatkan semua pertempuran di bumi. Aku ingin tahu semua kekuatan dari pasukan di bumi. Kita harus mempersiapkan kekuatan dengan baik karena bumi memang memiliki kekuatan yang melimpah!”
”Baik, Rajaku.”
Nariko segera melakukan kontrol data, dan melihat semua pertarungan dari window besar yang muncul di depannya. Semua itu merupakan data portable yang terbuka secara besar dan mampu terlihat setiap layar pertandingan yang sedang terjadi di bumi.
***
”Aku sudah menghancurkan pasukanmu, jadi kamu adalah tumbal selanjutnya. Kamu harus tahu, bahwa Bumi adalah tanah kemerdekaan yang tidak boleh siapapun yang mengganggu kehidupan normal di bumi!” teriak Dinan.
”Manusia sombong!” Gronax mengeluarkan energi terkuatnya lagi, pasukan yang tersisa di belakangnya diperintah untuk menyerang Dinan bersama-sama.
Mereka melesat kuat, ada ratusan pasukan Gronax yang tersisa. Dinan pun maju dengan kekuatannya.
[Manipulasi waktu diaktifkan]
[Pedang Penghancur Semesta dimunculkan]
Wusshh!
Dinan mendapatkan semua posisi mereka, ratusan pasukan Gronax terbelah dengan kekuatan Pedang Penghancur Semesta. Dinan melewati mereka semua, dan membuat mereka terbelah seluruhnya. Terakhir, hanya tinggal Gronax yang mengarahkan tombaknya ke Dinan.
Keduanya bertemu, ujung tombak mengarah pada Dinan karena panjangnya tombak. Dinan menguatkan matanya, dia meliuk menghindari tombak dan memutar tubuhnya. Pedangnya menembus leher Gronax dan membuat Gronax tak lagi merasakan tubuhnya.
[Gronax terbunuh, penyerapan energi otomatis dilakukan. Ribuan monster dari pasukan Gronax ditambahkan pada energi anda]
Para Hunter melihat hal itu, kini mereka percaya dan melihat dengan mata mereka sendiri. Dinan, adalah sosok yang diutus sebagai pelindung bumi. Dia telah menyelamatkan banyak jiwa.
Dinan turun dari udara, dia turun ke bumi. Dia merasakan dengan sense kekuatannya. Perang di semua negera sedang terjadi, banyak Hunter menjadi korban. Perjuangan sebagai Guardian of Earth belum berakhir. Perang ini adalah perang puncang yang akan menghancurkan dunia ini.
Pilihan yang diambil Dinan adalah melawan dan juga berharap melakukan misi penghentian munculnya Portal Dimensi seperti saran dari Profesor Smith.
Dia akan berusaha melakukannya.
[Anda melakukan penggandaan klon jiwa 1000 / 1.000.000]
Kali ini, Dinan harus membelah diri dan menyelesaikan semua portal yang terbuka. Membantu semua Hunter di seluruh negara yang sedang bertarung habis-habisan melawan invasi dari pasukan Cyprus.