Sang Pelindung Bumi
Gronax Mempermainkan Hunter
Gronax menghempaskan Hunter sekaligus, kekuatannya memang memadai sebagai bagian dari kekuatan terkuat Giganos. Dia sudah bertarung ratusan tahun bersama rajanya, bertarung tanpa henti dengan pengalaman yang tak terhitung jumlahnya.
Gronax kini dikepung empat Hunter Rank S sekaligus, dan Gronax melarang pasukannya untuk membantu. Dia merasa bahwa dirinya sanggup untuk mengalahkan keempat manusia itu.
Empat Hunter itu adalah; Albert, Thomas, Maxime dan Sophie. Mereka mengepung Gronax dan melancarkan serangan-serangan kuat mereka. Sophie agak jauh dari pertempuran dan menyerang dengan energi kosmik, mencari celah dan menghantamkan serangan energinya.
Maxime juga merupakan Hunte Penyihir kuat. Dia menggunakan kekuatan elemen, dia menerjang dari sisi lain dan kedua tangannya menyala. Dia menyerang dan bertahan sekaligus.
Wusshh!
Energi tekanan dari ayunan tombak Gronax, Maxime menggunakan defensif dari elemen air dan tanah. Namun, kekuatan serangan Gronax mampu memecahkan defensif eleme milik Maxime. Dia pun terdorong hingga beberapa meter dan kakinya membentuk garis karena tanah terbuka dengan energi besar tersebut.
Albert dan Thomas menyerang sekaligus dari atas, mereka menggunakan pedang mereka. Dari dua sisi, serangan ke arah Gronax datang.
Brush!
Serangan mereka mengenai serangan kosong dan pedang mereka menghancurkan tanah. Bagaimana sosok monster itu menghilang? Mereka berdua jelas-jelas sudah mempersiapkan diri, saat Gronax menyerang Maxime. Albert dan Thomas menunggu waktu yang tepat untuk menjatuhkan Gronax tersebut.
Albert dan Thomas baru menyadari bahwa Gronax melayang di atas mereka. Dia menggunakan tanga tombaknya. Dia memutar tombaknya ke arah Albert dan Thomas sekaligus. Pusaran tombak yang mengerikan, dan Albert terhempas karena menahan energi tombak. Dia terpental.
Gronax mementalkan Albert dan tombaknya mengarah kedua kalinya pada Thomas. Thomas tak sempat membalas karena baru saja menghempaskan damage ke tanah. Maka, dia hanya bisa membuat energi defensif dari kekuatan internalnya. Tetap saja, Gronax harus terdorong hingga bergulingan di tanah.
Maxime menggunakan energinya kembali, dari tanah keluar empat pilar di sekitar Gronax. Sangat besar seperti tangan ransasa dari tiap sudut Gronax. Benar saa, pilar itu membentuk tangan yang terbuat dari tanah dan langsung menghantamkan kekautan tangannya pada Gronax.
Blaammmm! Booommm!
Gronax menahan empat pilar tangan besar dari golem besar itu, Gronax menghentakkan pangkal tombaknya ke tangah dan energi defensif lingkaran kuat mengelilingi tubuhnya. Hal itu membuat serangan tangan energi tanah itu tertahan dan tak bisa menembus lingkaran pelindung yang mengelilingi Gronax.
Prang!
Energi pelindung digerakkan oleh Gronax dan pecah, golem yang berbentuk tangan dan mencoba menekan Gronax. Semuanya hancur tak bersisa, Maxime bahkan harus terluka dalam karena kekutan kontrolnya pada energi tanah dihancurkan oleh Gronax.
Sophie di udara, dia mengeluarkan energi besar dari kedua tangannya yang terbuka. Dari dua tangannya, ribuan kekuatan kosmik menyerang Gronax sekaligus dari udara. Seperti burung yang mengepakkan sayapnya dan menyebar dari tubuhnya, Sophie membuat energi dari tubuhnya berpendar, dan mencoba mengarahkan semua serangan ke arah Gronax.
Serangan sihir kuat Sophie bepencar dan pada akhirnya semuanya memusatkan seraangan kosmik itu pad Gronax. Gronax menggunakan tombaknya dan membuat semua Hunter menyadari, Gronax adalah panglima perang yang tak terkalahkan!
Gronax memutar tombaknya dan energi kuat yang diarahkan Sophie padanya dihancurkan dengan kekuatan tombaknya. Serangan Sophie yang memiliki damage kuat itu hancur setelah terkena serangan efek dari putara tombak Gronax.
Giliran Gronax, dia memutar tombaknya dan memberikan serangan pusaran badai ke arah Sophie. Sophie membuat barier dari kekuatan energi magic, sayangnya serangan Gronax terlalu kuat dan barier pertahanan milik Sophie pecah dan dia pun terpental.
Tidak ada yang bisa mengalahkan Gronax meskipun empat Hunter Rank S bekerjasama. Gronax tertawa dan dia yakin bahwa tidak perlu menunggu pasukan susulan dari raja Giganos. Pasukan dengan dua puluh persen yang dikirimkan saat ini, pasti sudah bisa membuat bumi menjadi planet yang akan dikuasai oleh Cyprus.
Syuungg! Wuusshh!
Serangan datang dari atas, sebuah pukulan sangat kuat dan menggunakan energi divine magic yang tinggi. Serangan itu adalah serangan dari Hunter Brandon yang baru saja melawan para pasukan Gronax. Dia melihat teman-teman Hunter kesulitan menghadapi Gronax, dia pun datang dengan kekuatan pukulan pemusnah yang menjadi keahlian dalam kekuatannya.
Beberapa waktu yang lalu, Brandon dikalahkan oleh Hunter Dinan dengan mudah. Namun, Brandon mengingat kata-kata dari Dinan. Bahwa, tugas Hunter adalah menjaga perdamaian dunia maka berlatihlah dengan keras dan tekun. Kekuatan yang dimiliki Hunter pasti akan dibutuhkan untuk penyelamatan seluruh penduduk di dunia ini.
Sejak dikalahkan Dinan, Brandon berlatih dengan tekun dan melatih fokus pada pukulan pemusnahnya. Energi yang didapatkan dari penyerapan energi alam, hal itu karena energi internal manusia kebanyakan terbatas. Terbatas dalam arti mereka berlatih kekuatan fisiknya. Namun, energi alam atau divine magic sangat melimpah dan bisa kita serap untuk membuat serangan kita semakin kuat.
Maka, saatnya untuk menunjukkan latihannya. Brandon mengarah pukulannya dan mendekat ke arah Gronax. Seperti petinju, Brandon menggunakan kecepata tinggi dan menyerang dengan pukulan tangan kanan dan kiri. Bergantian. Pukulan kuat dari Brandon diselimuti divine magic, dia berharap untuk menghajar Gronax dan mengecek soal kekuatannya.
Wussh! Wussh! Wuussh!
Brandon mampu mendesak arah musuhnya, serangan semakin kuat dan dia mengarahkan serangan pukulan tanpa henti. Berharap dia akan menjatuhkan Gronax yang bahkan tidak bisa dihentikan oleh empat Hunter Rank S sekaligus.
Brandon terus mendesak, dia yakin pasti bisa mengalahkan Gronax, maka dia pun menyerang dengan kecepatan penuh. Semakin dekat dengan kepala Gronax, semakin cepat pula Brandon menantikan pukulannya akan mampu menghancurkan Gronax.
Bug! Brush!
AAAAAHHHHH
Brandon merasakan seluruh tubuhnya seperti hancur. Dia terjebak dan lupa dengan defensifnya. Dia terlalu yakin bisa mengalahkan Gronax. Pada akhirnya, Gronax hanya mempermainkan Brandon seolah dia terdesak.
Saat Brandon bergembira dan merasa di atas angin, Gronax menantikan saat tersebut. Dia menampar kesadaran Brandon dan langsung memasukkan pukulannya ke perut Brandon dengan kuat.
Brandon terpental dan terserat, dia menghantam dinding bangunan yang sudah sebagiannya hancur. Brandon tengkurap dan kesulitan, dia berdiri sekuat tenaga dan harus bersiap kembali. Namun, Gronax sudah berdiri kokoh di depannya saat Brandon mulai menyadari dan mulai berdiri lagi.
Gronax merasakan pertempuran di tiap sisi tempat di seluruh dunia, perang sedang berkecamuk dimana-mana. Bumi pasti akan merasakan dan mengetahui, bangsa Cyprus lebih berhak untuk menempati bumi.
”Matilah sebagai seorang pahlawan bagi penduduk duniamu! Kamu akan menjadi tumbal bagi kekuasaan pasukan Raja Giganos di awal kedatangannya!”
Gronax mengangkat tombaknya tinggi, ujung tombak sangat mengkilap dan tentunya sangat tajam. Gronax menarik gagang tombaknya dengan cepat, ujung tombak mengkilat sedang mengarah ke tubuh Brandon. Apakah ini akhir bagi hunter Brandon?
Wush! Klang!
Ujung tombak terhenti sebelum menembus perut Brandon. Ada kekuatan besar yang menahan laju dari tombak kematian milik Gronax.
[Telekinesis magic diaktifkan. Anda dapat mengontrol benda ataupun fisik dan mengaturnya dengan kontrol kekuatan anda]
Dinan datang dan melayang di udara, dia menggunakan kekuatan telekinesis untuk menahan tombak milik Gronax untuk membunuh Hunter Brandon. Semakin Gronax ingin menekan tombaknya, semakin dia kesulitan untuk memajukan tombaknya. Dia melihat aliran kekautan itu, dari atas.
Gronax melihat lelaki muda yang melayang di udara, tidak begitu tinggi hanya sekitar sepuluh meter. Dia menggunakan tangannya untuk mengontrol energi yang akhirnya membuat Gronax tak mampu menusukkan tombaknya.
”Siapa kamu, wahai manusia? Aku akan menghancurkan kalian semua dan termasuk kamu yang sudah mengganggu kesenanganku!” teriak Gronax marah.
Lelaki muda itu turun dan sejajar menghadap Gronax, ”Aku adalah Guardian of Earth. Jadi, mulai sekarang. Bersiaplah untuk mati menyusul rekan-rekanmu, Aries!”
Mata Gronax membulat besar. Dia menyadari bahwa Aries sudah dikirimkan raja Giganos ke bumi terlebih dahulu. Jadi, benarkah lelaki di depannya itu adalah Guardian of Earth yang sudah mengalahkan Aries?