Pasukan Langit
Menolong Aji
Sesuatu di dalam Portal teleportasi yang sudah dibentuk oleh Gayatri dan Alicia nampak bergetar sangat kuat. Apa yang sebenarnya terjadi? Bukankah biasanya, ketika portal terbentuk dan mereka masuk di dalamnya mereka akan langsung terhubung dengan portal di tempat lain sehingga akan lansung keluar.
Berbeda dengan saat ini, Alicia dan Gayatri nampak seolah terjebak di dalam dimensi yang hanya ada garis dan kegelapan. Semuanya serba tidak jelas dan penuh dimensi di sekitar mereka. Mereka merakan goncangan hebat di dalam Dimensi yang baru saja mereka masuki.
”Sepertinya, Dimensinya sedang kacau, Alicia!” ucap Gaytri.
”Benar! Seluruh Dimensi ini nampaknya sedang kacau balau.”
Ada setitik cahaya seperti bersinar di ujung perjalanan mereka. Dimensi tersebut semakin bergoncang, mereka berdua tak memiliki pilihan lain selain segera menuju cahaya tersebut. Mereka terbang dengan kecepatan tinggi menuju cahaya itu, semakin dekat dan cahaya itu semakin terlihat. Itu adalah sebuah dimensi.
Ada kekacauan yang terjadi dalam dimensi yang sudah mereka buat. Sepertinya, di dalam Dunia Cermin ada pergolakan besar. Mereka dapat merasakan tempat mereka di dalam Dimensi tersebut seolah bergoyang dan seperti gempa.
Lingkaran dimensi semakin dekat dan mereka pun segera melesat dan masuk ke dalam dimensi bercahaya tersebut. Saat keduanya keluar, mereka melihat kehancuran dimana-mana dan ledakan masih terlihat. Dia setiap sisi yang mereka lihat semua adalah kehancuran. Di daratan sendiri semua terlihat bertantakan seperti baru saja kiamat terjadi di Dimensi tersebut.
Di depan mereka, tampak seorang sosok manusia tengah melompat ke atas dan melesat menyerang sebuah makhluk besar dan bentuknya seperti naga kegelapan. Pukulan kuat itu menghunjam deras dan menuju dada makhluk besar tersebut.
Serangan itu ..., dia adalah Aji. Sosok itu sedang menggunakan kekuatan maksimalnya untuk menyerang Naga hitam dan memukul bagian dada naga besar tersebut.
Bruushh!
Alicia dan Gayatri berspekulasi, apakah musuh yang sedang dihadapi oleh Aji itu adalah Lord Demon? Bisa jadi hal itu benar, hal itu karena Lord Demon sudah menggunakan perubahan iblisnya hingga ke tingkat maksimal sehingga tubuhnya berubah menjadi naga kegelapan dengan kulit besar dan terlihat kuat.
Namun, serangan Aji terlihat sangat kuat dan itu menggunakan seluruh kekuatannya karena energinya terlihat seperti terpusat seluruhnya. Serangan itu menyerang tepat di dada sang naga hitam dan dada itu hancur dan pecah.
Aji terlihat menembus dada naga kegelapan itu dan melewati punggungnya. Itu benar-benar serangan kuat yang menembus tubuh kuat naga hitam dan menjebolnya hingga ke belakang naga hitam. Tubuh Aji melesat setelah menembus tubuh naga hitam dan berdiam cukup jauh dari naga hitam itu.
Gayatri dan Alicia masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya. Tubuh naga hitam itu perlahan pecah seluruhnya, dimulai dari bagian dada hingga akhirnya menyebar dan menghancurkan seluruh tubuh naga hitam menjadi debu. Hilang begitu saja!!
Sebuah kristal bercahaya melayang setelah naga hitam itu pecah semuanya. Namun, kristal itu pun seketika pecah dan lebur menjadi debu dan hilang ditiup angin.
Wuusshh!
Sekejap kemudian, Aji terlihat masih berdiri tegar. Dan tiba-tiba tubuhnya bergerak dan dia terjatuh begitu saja dengan kepalanya turun lebih dulu. Tubuhnya melesat dengan cepat menuju bumi dengan kecepatan tinggi. Dia sudah kehabisan energi dan tubuhnya tak bisa dikendalikan lagi.
Sebuah jaring penghalang muncul dan menahan tubuh Aji yang hampir mendekati tanah. Itu adalah kekuatan dari Gayatri. Tubuh Aji dapat ditahan dengan baik. Dia melayang di udara dan alasnya adalah jaring energi yang dibentuk oleh Gayatri.
Alicia dan Gayatri mengangguk, dan mendekati Aji yang masih ditahan tubuhnya di jaring energi agar tidak jatuh.
Jaring energi itu diuturunkan perlahan ke bumi oleh Gayatri, bersamaan dengan dunia yang hancur di sekitar mereka sudah mulai kembali dan bahkan hijaunya dengan cepat memenuhi bumi. Selian itu, tubuh Aji sendiri yang penuh dengan luka membuat Gayatri keheranan.
Sementara Alicia, dia sudah tahu tentang kekuatan penyembuh dari Aji. Lukanya yang hancur sekalipun akan sembuh, hal itu diceritakan oleh Jonas dan Marie sebelumnya. Mereka pernah memberikan luka yang serius pada tubuh Aji saat pertempuran mereka. Hebatnya, luka itu langsung sembuh dengan sendirinya.
Begitupun dengan kali ini, mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri, bagaimana luka yang dialami Aji dengan ledakan pertarungan tadi. Lukanya perlahan sembuh sendiri dengan adanya energi cahaya yang seolah bergerak dari satu luka ke luka yang lain.
Luka Aji langsung sembuh dengan cepat. Luka itu sembuh bukan karena energi dari tubuh Aji. Itu adalah penyembuhan diri otomatis, seolah-olah tubuh Aji merespon terhadap semua luka yang dialaminya.
Gayatri merasakan hal itu dan menyadari bahwa bisa jadi dalam tubuh Aji, ada sejenis artefak kuat yang membuat tubuhnya selalu bisa memperbaiki kerusakan dalam tubuhnya. Luka Aji akhirnya sempurna sembuh. Bajunya beberapa ada yang robek di beberapa bagian. Namun, mata Aji langsung terbuka dan dia seolah berpikir tentang keadaan yang terjadi di sekitarnya.
Aji mulai bergerak, dia turun sendiri dari jaring energi yang dibentuk oleh Gayatri. Gayatri pun sigap dan menghilangkan efek energi yang membentuk jaring dan jaring energi itu mulai buyar dan pecah secara perlahan.
Aji keluar dari jaring energi dan perlahan kakinya menapak di bumi. Apakah dia sudah berhasil mengalahkan Lord Demon? Hal itulah yang dilihatnya sekarang, dia mengedarkan pandangannya ke semua sudut tempat. Dia sama sekali tidak merasakan kehadiran energi kegelapan milik Shura. Bahkan, artefak Blood Supreme sudah tak dapat dirasakan, pasti artefak langit itu sudah hancur.
”Kalian datang kesini apakah untuk membantuku?” tanya Aji menghadap kedua wanita yang sudah berdiri di sampingnya tersebut.
Keduanya diam sejenak, mereka bahkan masih tak percaya bahwa pemuda di depannya itu bisa sembuh dari semua luka berat yang baru saja dialaminya. Lalu, dia mengalahkan Lord Demon sendirian dan masih bisa berdiri tegak kembali.
”Baiklah..., kalian pasti sudah melakukan hal berat sehingga bisa masuk ke Dunia Cermin ini dengan selamat. Kalian memang sangat berbakat untuk menjadi ahli bela diri di masa depan,” Aji paham, mungkin keduanya masih bingung dengan apa yang baru saja terjadi.
Dia juga tahu bahwa dirinya yang baru saja lemah dan tak lagi memiliki energi, dia sudah diselamatkan oleh Gayatri.
”Duduklah ...,” Aji duduk di sebuah batu besar, suasana di sekitarnya sudah berubah menjadi hawa sejuk kembali dan setiap kerusakan di tiap tempat sudah hancur, ”Sebentar lagi, kita akan kedatangan dua orang tamu kesini.”
Alicia dan Gayatri masih bingung dengan kata-kata Aji. Mereka pun akhirnya duduk di batu besar di sekitar mereka. Mereka masih bingung hendak berkata apa, hingga tampak dua sosok manusia tengah terbang dengan cepat menuju arah mereka.
Dua sosok itu sudah mendekat, dan mereka turun ke tanah setelah terbang cukup cepat kearah Aji dan dua wanita itu. Mereka berdua memohon izin untuk ikut duduk, keduanya adalah Jonas dan Marie. Mereka sudah merasakan bahwa perang usai jadi mereka memutuskan untuk mendekat dan mengetahui siapa yang berhasil menang dalam pertarungan dahsyat sebelumnya.
”Hari yang indah bukan?” Aji tersenyum dan bergantian menatap empat orang di sekitarnya.