Pasukan Langit

Pertarungan Akhir!

Tubuhnya ditusuk oleh tangan-tangan tajam milik Shura, yang muncul di belakang punggung Shura. Seperti biasa, para pendekar dengan energi kegelapan selalu bisa memunculkan apa saja dari tubuhnya.

Tubuh mereka yang sudah bersatu dengan energi kegelapan memiliki tubuh yang sudah menjadi bagian dari Iblis, yang membuat mereka mampu menjadi lebih kuat dan melakukan perubahan iblis pada tubuh mereka.

Kekuatan serangan Aji terlihat melemah dan Shura mengetahui hal itu. Dia menarik tanga-tangan tajamnya dari tubuh Aji yang menancap. Shura lalu menekan lagi dengan kekuatan penuh dari kegelapan dan Artefak Blood Supreme. Karena kekuatan Aji melemah, dia terpental dengan kuat dari serangan Shura tersebut.

Tubuh Aji terpental ke belakang dan jauh melesat menabrak pepohonan dan membuat ledakan karena saking jauhnya terpental dan pohon-pohon sejauh satu kilo hancur memebentuk lubang panjang besar karena terkena tubuh Aji yang terpental tersebut.

Booomm! Blaamm!

Shura seolah tak mau memberi kesempatan bagi Aji untuk pulih dari lukanya, dia pun langsung menerjang dengan kecepatan penuh dan aura kegelapan pekat. Dia langsung menuju arah jatuhnya Aji. Saat mendekat dan melihat tubuh Aji yang tertutup debu yang pecah. Dia langsung menggunakan tangannya dan berharap untuk menembus jantung Aji.

Jika kelemahan pendekar kegelapan adalah karena jantung mereka, maka bisa jadi pemulihan dari Aji Bagaskara atau Pemukul Halilintar juga sama. Maka, Shura menggunakan tangannya dan membentuk senjata tajam dan bersiap menembus tubuh Aji dan mengincar jantungnya.

Klap!

Tangan tajam milik Shura tertahan oleh kedua tangan. Itu adalah tangan dari Aji, dia memang jatuh membentur bumi dan menghadap ke atas. Dia ternyata masih bisa menyiapkan kekuatannya dan langsung menghadang serangan dari Shura.

”Kamu terkena jebakan, Shura! Karena aku tak mudah untuk dibunuh seperti dulu!” Aji tersenyum dan membakar tangan Shura, dengan kekuatan penuh yang merupakan ledakan dari energi alam dan juga Soul Deep. Aji semangat memerangkap Shura dengan menjebaknya, seolah-olah dia sedang terluka parah.

Aji memang menjebak Shura, meskipun dengan menggunakan tubuhnya dan rasa sakit dideritanya. Dia sudah terbiasa dengan rasa sakit yang luar biasa dirasakan selama ini. Saat dua puluh tahun lalu, dia pun masih naif berharap Shura akan bisa dinasehati.

Faktanya, dia mendapatkan serangan mendadak dan pedang menembus tubuhnya. Lalu, Yonan dan Ganada menolongnya. Yonan memasukkan artefak Soul Deep untuk mempertahankan sumber kehidupan bagi Aji.

Mereka berdua berkorban agar Aji selamat dan bisa meneruskan  perjuangan mereka bertiga, untuk menyelesaikan misi mereka dalam membasmi kejahatan dan melenyapkan Shura dari muka bumi.

Maka dari itu, rasa sakit sudah biasa dialami oleh Aji. Rasa sakit itu akan ditahannya demi untuk bisa membuat arwah kedua rekannya tenang di alam sana, dan tersenyum bahwa amanah yang mereka percayakan pada Aji dapat dilaksanakannya.

Api membakar dengan sangat kuat. Shura mencoba menarik tangannya itu namun cengkraman Aji tidak sekedar hanya menahan tangannya. Bahkan, jari-jari Aji menancap dalam lengan kuat miliki Shura. Aji menusukkan jarinya dan membuatnya menyatu dengan tangan tersebut dan membakarnya dengan kekuatan alam dan juga kekuatan Soul Deep.

AAAAAAAHHHH!

Teriakan Shura yang merasakan sakit, Aji paham bagaimana rasa sakit. Namun, dia tidak boleh naif lagi dan harus menyelesaikan misinya kali ini. Tidak boleh menunggu untuk lain hari, sekarang adalah waktunya untuk menyelesaikan semua yang tertunda dua puluh tahun yang lalu.

Aji sudah menunggu selama dua puluh tahun penantian yang panjang. Terpenjara sendirian di dunia tanpa penghuni. Kesepian setiap hari membautnya seolah tak memiliki siapapun dan hanya berbicara dengan bayangan semata.

Semua yang sudah ditahan oleh Aji tidak bisa dibendung lagi. Semua ini harus diakhiri, penantian panjang akan menemukan akhirnya. Ini adalah hari penantian yang selalu ditunggunya, tidak akan ada hari yang lain.

”Maafkan aku, Shura. Tapi, aku harus menghentikanmu sampai disini. Kamu tidak boleh meneruskan cita-citamu yang penuh tipuan! Kamu hanya akan menyebabkan kehancuran di bumi dan bukan kedamaian. Kamu harus sadar itu, Shura!”

Aji terlihat marah dan membakar dengan sangat kuat dengan energi yang bisa dia keluarkan. Kibaran api yang besar itu bahkan menyingkap kekuatan kegelapan yang dimiliki Shura yang mencoba untuk menghalau panas kekutan dari Aji.

Aji tak membiarkannya, dia terus menekan kekuatan penghalang dari kegelapan yang diciptakan oleh Shura. Kekuatan artefak Blood Supreme dan Soul Deep kembali berlawanan dan menyerang. Namun, kekuatan cengkraman Aji sangat kuat dan mencoba membakar habis tubuh Shura.

Shura tidak bisa menerima hal itu, dia terus melawan. Bahkan jika perlu, dia akan menggunakan seluruh kekuatan dari Blood Supreme sehingga dia akan menjadi bentuk terakhir dari perubahan Iblis.

Dia tak mau kalah lagi dari Aji. Dia tak peduli lagi dengan apa yang akan terjadi padanya setelah melakukan perjanjian akhir dengan iblis dan menyerahkan jiwanya. Dia tidak rela jika pemenang dalam pertarungan kali ini adalah Aji. Dia tidak terima!

”Aku tidak akan kalah, Bagas!”

Teriakan Shura bersamaan dengan ledakan dalam tubuhnya. Artefak Blood Supreme menyebar dan pecah di dalam tubuh Shura. Dia telah menanamnya dalam jantung Shura. Blood Supreme pecah menjadi asap hitam dan menyebar ke seluruh tubuh Shura dan memancarkan energi yang sangat kuat.

Api yang kuat dan membakar tubuh Shura sebelumnya didorong hingga padam. Aji menyadari kekuatan itu. Itu adalah ledakan yang sangat kuat dari artefak Blood Supreme. Dia telah melakukan cara terakhir dalam salah satu resiko tertinggi dalam menggunakan kekuatan kegelapan.

Penyatuan total.

Ultimate Demon Transform, Resonansi Blood Supreme!

Aji mundur jauh dan terpental karena kekuatn besar dari Shura. Dia telah nekat melakukan perubahan total menjadi iblis tersebut dan bahkan bersatu dengan artefak Blood Supreme. Itu artinya, dia tahu bahwa dia tidak akan kembali lagi dalam wujud sebagai Shura.

Dia telah memberikan jiwanya pada iblis kegelapan. Energi kabut kegelapan menyebar dan membesar dari tubuh Shura. Wujud terakhir dari perubahan total iblis itu pastilah menjadi kekuatan yang sangat besar.

Kekuatan akhir dari Shura adalah perubahan total dan ditambah dengan kekuatan dari Blood Supreme secara penuh. Kekuatannya pasti akan berlipat ganda, tapi tentu saja hal itu bukan tidak memiliki kelemahan.

Kekuatan yang dipaksakan dengan cara perubahan iblis dan penyerahan jiwa. Maka hal itu tidak akan berlangsung lama. Dia akan mengalami ketidakstabilan karena perbedaan antara tubuh raga manusia dengan artefak Blood Supreme dan kekuatan iblis.

Aji harus bertahan dan membuat peperangan ini memiliki durasi waktu yang lama, hal itu akan menghancurkan tubuh Shura jika dia terlalu banyak menggunakan kekuatan kegelapan. Sayangnya, Aji tidak mau melakukan hal itu. Itu adalah cara yang paling aman dengan membuatnya mengulur waktu.

Aji adalah seorang ksatria, sampai akhir darah ksatria sudah mengalir dalam tubuhnya. Jika musuh menjadi semakin kuat, maka melawannya pun kita harus semakin kuat. Pelatihan selama puluhan tahun, artefak yang sudah memasuki tubuhnya, kekuatan yang sudah diwariskan oleh kedua rekannya. Semuanya bukanlah suatu pajangan semata.

Dia lahir dan berlatih untuk menghadapi kekuatan dari Shura. Meskipun kali ini, dia sedang menjadi bagian dari iblis. Dia bukan lagi Shura yang dia kenal, namun tetap saja. Seorang ksatria disiapkan untuk bertarung dengan gagah berani.

Pertarungan akhir ini, adalah pertarungan yang tidak akan ada dalam sejarah. Mungkin, tidak akan ada yang mengenangnya. Namun, senyum dari kedua rekannya di alam sana pasti akan terbuka menunggunya untuk mengalahkan kekuatan iblis.

Awan kegelapan mulai menghilang. Wujud akhir dari perubahan iblis Shura sudah mulai muncul. Kepala besar yang sangat mengerikan, giginya yang tajam menyeringai dan juga kulit  yang sangat tebal melebihi tebalknya sebuah karang di lautan.

Itu baru kepala, asap menghilagn selanjutnya. Sayap besar dan ekor yang sangat tajam dan memiliki duri-duru besar dan tajam memenuhi garig punggungnya hingga ke ujung ekornya yang tajam.

Dia telah menjelma menjadi naga besar dan bersisik coklat keseluruhan dan mata tajam. Kakinya yang di belakang besar dan kedua tangannya yang lebih pendek dengan cakar yang sangat tajam. Napasnya menyemburkan api yang sangat panas dan besar.

Naga kecoklatan itu menyembuskan napasnya, dan api yang dipenuhi kegelapan meluncur dengan jarak serangan jauh hingga lebih dari satu kilo meter lurus ke depan. Semburan api turun dan mengarah ke Aji. Dia mengincar Aji dan ingin menyelesaikan Aji dengan api itu.

Aji pun sudah bersiap dan menerjang dengan kekuatan penuhnya menghadang api yang menyerangnya. Panas yang luar biasa membakar tubuh Aji, dia tak peduli. Dia menyelimuti tubuhnya dengan kekuatan pelindung.

Crak! Crak!

Pelindung dari tubuh Aji perlahan retak dan pecah. Dia terus melundur ke arah kepala naga itu. Tubuhnya yang terbakar bahkan meleleh di beberapa bagian tubuhnya. Namun, kekuatan pemulihan masih terus digunakan sehingga tubuhnya meregenerasi tubuhnya dan mengganti sel yang mati. Dan, api terus membakarnya.

Tidak ada kesempatan kedua, ini adalah akhir dari segelanya. Aji semakin dekat dengan kepala Shura. Naga yang menjadi raga bagi Shura saat ini tak ingin membiarkan Aji mencapainya. Dia terus menyerang dengan semburan api kegelapan dengan kekuatan penuh. Artefak Blood Supreme telah hancur dan energinya dipusatkan ke dalam semburan api yang membakar tubuh Aji.

Hiaaatt!

Tubuh Aji seperti meleleh dan rasa sakit terbakar sangat menyiksa tubuhnya. Tangan kanannya yang terbakar dan juga terus memulihkan diri ditariknya ke belakang. Dia siap dengan pukulan kuat. Semua kekuatan disatukan, Aji memecahkan artefak Suul Deep di dalam dadanya yang ditanam oleh saint Yonan.

Dia meledakkan artefak itu dan menjadikannya kekuatan terakhir sebagai serangan terakhir. Tak peduli apapun yang terjadi, dia harus menyelesaikan Shura saat ini juga. Bahkan, jika nyawanya menjadi taruhannya. Kekuatan pukulan tangan itu meledak-ledak, energi alam diserap dari halilitnar yang terus menyambar dan menyalurkan energi kuat.

Energi internal, energi Soul Deep dan juga energi halilintar, kecepatan Ghost Speed, kekuatan sihir energi dari warisan Yonan juga disatukan dalam satu serangan. Semuanya harus berakhir.

Karena inilah dia diberi kesempatan, dia sudah mencapai garis akhir dari pertarungan dan tujuan hidupnya. Dia menerjang dengan kekuatan penuh di tengan kanannya. Dia dia mengarah ke kepala naga kecoklatan yang kuat dan besar itu.

Duag!

Tendangan kaki kanan Aji terlebih dahulu dengan memutar tubuhnya saltu. Itu adalah kekuatan kecepatan dan damage dari warisan saint Ganada. Dia salto dan menendang kuat dagu naga Shura itu.

Naga itu mendongak akibat serangan kuat dari kaki Aji, kepalanya terangkat dan semburan api membakar ke atas.

Kesempatan terakhir!

Kepala Aji di bawah setelah salto. Dia pun melihat dada naga Shura terbuka.

Ultimate Ghost Speed!

Ultimate nature Magic!

Kecepatan penuh bertolak, energi berwarna-warni mengelilingi tubuh Aji yang melesat menuju jantung naga Shura.

Sudah waktunya!

”Pukulan Halilintar Penghancur!”

Aji mengarahkan pukulannya pada dada naga Shura, tepat di arah jantungnya yang terlihat berdenyut.

Bruussh! Booomm!

Dari kejauhan, sebuah portal terbuka dan dua wanita keluar dan langsung disuguhi akhir pertarungan antara Aji dan Shura. Keduanya tak percaya karena kehancuran memenuhi seluruh tempat di Dimensi Cermin tersebut.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!