Squad Star Girls Story

Baekhyun VS Eunwoo

Sekolah sedang ramai saat ini menjelang H-1 Diesnatalis ada latihan untuk siswa-siswi yang akan tampil nanti. 

"Jen, gue minta uang dong buat beli hiasan panggung," pinta Hyun jin dari bagian pubdekdok 

 

"Sebentar." Jennie menghitung uangnya yang sudah dia pisahkan untuk per bagian dengan menggunakan kertas yang sudah dikasih nama. "Nih punya pubdekdok," katanya seraya mengulurkan tangannya. "Ingat yah Hyun jin jika ada yang minta uang untuk keperluan pubdekdok di kamu aja gak usah ke saya, karena itu semuanya sudah di kamu dan jika masih ada lebihnya simpan nanti ketika laporan saya perlu nota dan sisa uangnya oke," lanjut Jennie panjang lebar. 

 

"Siap siap hehe," tawa Hyun jin mendengar ucapan Jennie yang seperti kereta. 

"Tuh dengerin Hyun jin Lo yang harus bertanggung jawab nantinya," sahut Lisa dengan penuh penekanan. 

Hyun jin pergi begitu mendapatkan uang dari bendahara dia terlihat terburu-buru khawatir tokonya sudah tutup.

 

"Lo gak kerja Lis?" tanya Jennie begitu melihat sahabatnya yang satu ini malah asik nonton drakor di sampingnya.

"Pekerjaan gue udah selesai jadi boleh dong santai dulu," sahut Lisa terlihat asik nonton drama Korea yang sudah lama dia tunggu-tunggu.

 

Jennie pun ikut duduk bersama Lisa, di saat yang lain sibuk mondar-mandir mereka berdua memilih untuk istirahat sejenak di taman sekolah.

 

"Apa judulnya Lis?" tanya Jennie penasaran jujur saja dia juga ingin nonton Drakor yang dibintangi oleh aktor Lee min ho.

"Vincenzo," sahut Lisa sambil tersenyum lebar. 

 

Song Joong Ki adalah aktor utama yang membintangi drama Vincenzo, duda tampan ini masih membuat para akhwat terpesona melihatnya. 

"Mau nonton juga Lis, cuma gue gak enak harus bantuin yang lain." Jennie juga sama sukanya dengan song Joong Ki, namun sebisa mungkin dia tahan untuk tidak nonton dulu sebelum pekerjaannya selesai.

 

"Yaudah sana lo coba cek pekerjaan yang lain takut butuh bantuan," tukas Lisa yang memang tidak suka diganggu kalau sedang menonton. 

Jennie tau betul Lisa sahabat yang satu ini tidak suka jika diganggu saat menonton Drakor jadi lebih baik dia pergi saja dan keliling untuk mengecek sudah selesai belum ruangan untuk besok acara. 

 

"Yaudah gue pergi ya Lis, hati-hati jangan ketawa sendiri nanti dihujat anak-anak lo tau sendiri kan?" Jennie memberi saran sebelum pergi, dia pernah dihujat oleh teman-temannya saat memasang foto wallpaper hp foto Lee min ho. 

 

Lisa yang asik menonton sudah tidak menghiraukan perkataan Jennie. 

Disaat Jennie sedang berjalan menuju aula, dia mendapatkan Eun woo dijalan. 

"Jen!!" panggil Eun woo sambil berlari menghampirinya. "Mau ke mana?" lanjutnya begitu sudah ada di sampingnya.

 

"Mau ke Aula, gue mau cek takut ada yang kurang," sahut Jennie sambil melipat bibirnya ke dalam. 

 

"Yaudah yuk bareng gue juga mau ke sana tadi MJ bilang disuruh bantu pasang lampu biar terang," kata Eun woo sambil berjalan memegang ponselnya. 

"Aish gue kira kenapa," gumam Jennie sedikit kesal dibuatnya. 

 

"Hehehe …." terdengar suara tawa Eun woo yang khas bagi Jennie.

Jantung Jennie kembali berdebar kencang karena berjalan bersama Eun woo membuat pasang mata menatap mereka. 

 

"Bobby, ini kenapa belum dirapikan astaga?!" teriak Eun woo begitu melihat bangku-bangku yang masih berantakan. 

 

"Bobby keluar beli paku payung dan mengambil lampu LED di ruang pak Baek." Mj menyahut melihat kedatangan Eun woo yang langsung mengomel.

"Jen, sini!" panggil Rose yang sedang memasang box.

 

"Hanbin, Mj bantuin gue nih rapihin bangkunya." Eun woo akhirnya turun tangan melihat rekan kerja pada keluar untuk membeli peralatan dan konsumsi.

"Oke siap bos qu," sahut Hanbin dia memang sedang duduk setelah memasang Banner bersama Chanu dan Mj. 

 

"Mau berapa barisan emangnya Eun?" tanya Mj mengingat jika bangkunya harus terbentuk dan berbaris-baris.

Eun woo menoleh melihat ke arah kumpulan cewek-cewek, "Lisa kemana? Ini bangku berapa baris harusnya?" teriaknya. 

 

"Tes, satu dua tiga." Terdengar suara Chanu yang sedang mengecek sound dan mic.

Jennie terkejut mendengar Lisa dicariin Eun woo, "Lisa tidak ada bentar gue cek di grup untuk susunan kursinya," ujar Jennie bangkit dari duduknya dan menghampiri teman-teman cowok.

 

Setelah mengecek susunannya Jennie melihat luas dan lebarnya aula. "Untuk bangkunya disusun 4 baris 4 baris terus nanti jangan lupa dikasih jalan yah," jelasnya.

Aula ini menjadi tempat serbaguna di sekolah dan yang paling menyebalkan ya memang mengatur bangku-bangkunya yang selalu dipindah-pindahkan. 

 

Semuanya sibuk dengan tugasnya masing-masing, terlihat anak bagian konsumsi yang sibuk mengisi Snack box, yang dibantu dengan bagian lainnya yang sudah selesai tugasnya, ada pula yang sedang memasang lampu LED dan merapikan panggung serta menata tanaman untuk menghias depan panggung. 

 

"Apa maksud Lo ngomong begitu? emangnya Lo kira gue sebagai ketua gak kerja? Dari tadi gue juga bantu yang lain asal Lo tau." Eun woo tidak terima mendengar ucapan seniornya. 

 

Terdengar keributan di antara Eun woo dan Baekhyun, mereka saling dorong dan adu mulut.

"Gak usah belagu Lo jadi ketua, ngajak ribut??" Baekhyun menggulung bajunya bersiap untuk bertengkar dengan Eun woo.

 

Melihat keributan itu Jennie menjadi cemas, sedangkan anak cowok tidak ada yang mau melerai perkelahian antara Eun woo dan Baekhyun. 

"Eh bantu pisahin dong itu mereka astaga," teriak Rose ketakutan jika terjadi sesuatu kepada kedua temannya.

 

"Gue gak pernah lihat Eun woo seemosi itu," pekik Hanbin yang dibilang cukup mengenal teman kelasnya itu. 

Aksi pertengkaran mereka pun terjadi sampai bangku yang sudah dirapikan kembali berantakan, Baekhyun merasa harga dirinya dipandang rendah tidak terima akhirnya melayangkan pukulan kepada Eun woo, membuat cowok itu terdorong ke dinding.

"Astaghfirullah, Chanu gue mohon bantuin Eun woo," teriak Jennie dengan matanya yang mulai berlinang. 

 

Jennie begitu khawatir terhadap keselamatan Eun woo, baru kali ini dia juga melihat cowok itu bertengkar di sekolah.

"Gue takut Jen," sahut Chanu dengan keringat dinginnya, dia akui Eun woo terlihat begitu menyeramkan saat berantem. 

 

"Eun woo berhenti!!" teriak Jennie yang berusaha memisahkan perkelahian antara kedua cowok itu.

Eun woo sudah terpancing emosi, dia juga menghajar Baekhyun beberapa kali di matanya kini Baekhyun bukanlah seniornya. 

 

"Gue gak takut sama cowok bang**t kaya Lo," pekik Baekhyun sambil menyeringai, di sudut bibirnya sudah berdarah sebab pukulan Eun woo. 

Begitu juga dengan kondisi Eun woo yang babak belur. 

 

Jennie berusaha mengumpulkan tekad untuk melerai perkelahian mereka dia juga bertanggung jawab atas acara ini, semuanya jadi berantakan ulah mereka.

Akhirnya Jennie melangkah maju dan menghampiri Eun woo dan Baekhyun. 

"Jennie, jangan Jen!!" teriak Rose ikut khawatir. 

 

"Bantuin Jennie, Chan, Hanbin," pinta Rose menoleh ke arah kedua teman cowoknya yang malah mendukung perkelahian itu 

 

"HENTIKAN!!!" teriak Jennie dengan tangannya yang terbentang di tengah-tengah Eun woo dan Baekhyun. 

Melihat keberanian Jennie, membuat Eun woo takjub, "Jen, minggir! Gak usah ikut campur!" liriknya.

"Hei Jennie Lo cewek, gak usah ikut campur ini urusan laki-laki, minggir!!" teriak Baekhyun seperti orang mabuk. 

 

Jennie cukup mengenal Baekhyun sang ketua tim basket di sekolah ini yang terus mengejar cintanya namun kini cowok itu tampak berbeda dari sudut pandang Jennie sebelumnya. 

 

Baekhyun yang masih belum puas menghabisi Eun woo kembali melayangkan pukulan yang malah salah sasaran karena Jennie dengan sigap mendorong Eun woo. 

"Astaga Jennie!" teriak Rose dia berlari menghampiri sahabatnya yang jatuh pingsan. 

 

"Jennie!!" teriak Eun woo terkejut. "Kurang ajar Lo!" Eun woo kembali murka dia bangkit untuk membalas dendam.

 

"Eun woo, hentikan! Gue mohon sudah, Lo harus tahan emosi, tidak usah dibalas." Hanbin datang memeluk Eun woo dari depan untuk menahannya.

"Sudah cukup hentikan Baekhyun, gue mohon!" Lisa memegangi tangan Baekhyun berusaha membujuk cowok itu untuk pergi dari sana. 

"Senior seperti Lo gak pantas dihormati!" teriak Eun woo, dirinya masih dikuasai oleh emosi. 

"Awas Lo Eun woo!!" sahut Baekhyun sambil menunjuk ke arah cowok itu.

 

Lisa akhirnya bisa membawa Baekhyun keluar dari aula bersama kedua teman cowok Baekhyun yang memang sejak tadi membiarkan Baekhyun menghajar junior satu itu. 

"Eun woo gak usah diladenin, mending kita bawa Jennie ke UKS," ujar Hanbin yang masih menenangkan emosi temannya ini.

 

Eun woo pun menoleh dan mendapati Jennie yang masih belum sadarkan diri, membuatnya langsung berlari ke arah cewek itu.

 

"Jennie bangun Jen," pekik Eun woo tampak khawatir dengan kondisinya.

Melihat Jennie gak bangun-bangun Eun woo akhirnya menggendong Jennie "Gue mau bawa Jennie ke UKS dulu." 

 

Semua mata terpana melihat Eun woo menggendong Jennie, banyak suara-suara yang cemburu melihatnya.

"Woww Eun woo menggendong Jennie," gumam Mi Ran dengan nelangsa seumur-umur dia belum pernah digendong sama Eun woo.

 

"Gue jadi pengen pingsan juga biar digendong sama Eun woo," timpal Rona yang pura-pura lemas.

 

"Sini gue gendong," sahut Chanu yang sudah siap menyambut Rona diperlukannya. Yang dibalas dengan muka jutek Rona. 

 

"Dramatis banget sih kalian, itu juga Jennie pingsan sebab membela Eun woo wajar saja Eun woo menggendongnya ke UKS," celetuk Lisa dia sangat kesal dengan drama teman-temannya yang ingin ada di posisi Jennie saat ini.

 

Berbeda dengan Rose yang memilih bungkam meski hatinya terluka melihat kemesraan Jennie dan Eun woo di depan matanya sendiri. 

 

"Gue susul mereka yah gue khawatir dengan keadaan Jennie, kalian lanjutkan kerjanya," pinta Lisa dengan tangannya yang menyilang di depan dada. 

 

Dulu Baekhyun pernah nembak Lisa namun tidak direspon oleh Lisa karena dia masih trauma berpacaran sejak dijadikan pelampiasan oleh kekasihnya dulu.

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!