Sang Pelindung Bumi

Pertanyaan Sorkha

Di antara gedung-gedung yang tinggi dan hancur, pecahan jiwa dari tiga makhluk besar yang baru saja dikalahkan oleh Dinan semuanya menyebar dengan energi cahaya seperti kunang-kunang.

Cahaya yang muncul dan sangat terang tercipta dan itu adalah artefak Blue Eyes.

Dinan memilih pilihan dari sistem dengan menerima artefak Blue Eyes tersebut. Dia menarik dengan energinya dan mengontrol artefak semesta tersebut.

[Telekinesia Magic diaktifkan! Anda menarik salah satu dari tiga Artefak Semesta, Blue Eyes]

Bentuk dari Bule Eyes itu seperti bola mata kucing yang menyala dan membentuk bulatan oval dan bercahaya. Bentuknya berkilauan seperti kristal. Blue Eyes mendekat dengan energi tarikan dari Dinan. semakin dekat dan semakin dekat.

[Portal langka terbuka, anda bisa keluar dari portal dimensi yang mengurung Blue Eyes]

Dinan melihat pintu portal yang terbuka. Benar saja, dia sudah mengalahkan para raksasa di dalam portal langka ini. Jadi, pintu akan terbuka, hadiah untuknya selain mendapatkan Blue Eyes, dia juga membuka salah satu segel dari kekuatan Abras di dalam tubuhnya. Selain itu, dia juga menyerap energi dari tiga kekuatan raksasa; Ligra, Oson dan Sarken.

Apakah sudah saatnya untuk pergi?

”Manusia!” sebuah suara yang besar di belakang Dinan saat dia hendak keluar dari portal tersebut. Dinan berbalik ke belakang, ada makhluk seperti gumpalan energi yang berbentuk suatu makhluk meskipun dia hanya gumpalan energi. Namun, Dinan mampu melihatnya.

”Siapa anda?” tanya Dinan penasaran.

”Aku adalah penjaga dari Blue Eyes yang sudah kamu bawa. Aku menyebarkan tiga makhluk untuk menjaganya yaitu; Ligra, Oson dan Sarken. Mereka bertiga sudah kamu kalahkan dan mereka bertiga adalah bagian dari kekuatanku untuk menjaga Blue Eyes! Namaku adalah Sorkha.”

[Anda berhadapan dengan Sorkha, dia adalah makhluk yang menjaga salah satu dari tiga artefak semesta. Dia menggunakan tiga makhluk bawahan terkuatnya; Ligra, Oson dan Sarken untuk menjaga Blue Eyes. Dia mencari makhluk yang tepat untuk memiliki Blue Eyes]

Jadi begitu? Dia adalah makhluk yang selama ini menjaga Blue Eyes. Dan, Dinan mampu mengalahkan tiga pasukan terkuatnya lalu mendapatkan Bule Eyes tersebut. Lalu, dia muncul di hadapan Dinan.

”Jadi, apakah kamu tidak setuju aku memiliki Blue Eyes, tuan Sorkha?” tanya Dinan.

”Bukan begitu manusia. Siapa namamu?”

”Namaku adalah Dinan dan aku adalah Guardian of Earth yang baru.”

”Oh, baiklah. Dinan. kamu perlu tahu bahwa aku sudah tiada di alam semesta ini. Kamu sedang berbicara dengan sisa serpihan energiku. Serpihan ini sudah aku masuki dengan kekuatan untuk menjelaskan pada siapapun yang mendapatkan Blue Eyes. Jadi, kamu sebenarnya hanya bertemu dengan data yang sudah aku tinggalkan pada artefak.”

Dinan sudah paham sekarang. Ini seperti ketika dirinya bertemu dengan Abras yang hanya tersisa pecahan energi atau data yang ditinggalkan. Kini, dia juga bertemu dengan Sorkha.

”Jadi, apa maksud dari data yang kamu tinggalkan untuk menemuiku yang telah mendapatkan Blue Eyes?” tanya Dinan karena dia harus segera pergi. Portal dimensi yang sudah terbuka, biasanya hanya bertahan tiga jam saja. Dia juga harus segera pergi dari sana.

”Baiklah, Dinan. aku punya pertanyaan untukmu. Jika kamu bisa membuatku menerima alasanmu. Maka, aku akan memberikan hadiah padamu. Tapi, jika kamu tidak bisa meyakinkanku maka kamu akan pergi tanpa mendapatkan bantuan apapun dariku.”

[Sorkha, dia menguji anda tentang kesungguhan dan tekad anda. Pertanyaan apapun yang akan ditanyakan olehnya adalah jalan bagi Anda untuk melihat hadiah yang dia persiapkan]

Jadi begitu, hanya perlu menjawab pertanyaannya kan?

”Jadi, Dinan. Apa tujuanmu mengambil satu dari tiga Artefak Semesta, Blue Eyes? Apa yang ingin kamu capai ketika kamu mendapatkan kekuatan Blue Eyes tersebut?”

Pertanyaan yang harus dijawab oleh Dinan, Sorkha dengan bentuknya yang merupakan gumpalan energi dan memegang tongkat. Tingginya sekitar tiga meter dan melayang di udara. Dia menunggu jawaban dari Dinan tentang pertanyaannya barusan. Pertanyaan tentang untuk apa Dinan ingin mengambil Blue Eyes dan memilikinya.

Dinan menggenggam Blue Eyes lebih kuat di tangannya.

”Maafkan aku, tuan Sorkha. Aku belum tahu untuk apa aku mengambil Blue Eyes ini di tanganku. Tapi ..., aku juga sedang mencari tahu bagaimana menutup portal dimensi yang muncul di duniaku! Aku juga berharap agar kekacauan semesta yang terjadi di seluruh alam semesta ini berakhir. Sisanya tentang selain itu, aku tidak tahu.”

Penjelasan yang cukup sederhana. Sorkha menyadari bahwa manusia bernama Dinan itu tidak ingin melakukan sesuatu yang berbahaya dengan artefak Blue Eyes. Selama ini, banyak makhluk dari semua planet di semua tempat di alam semesta. Mereka mengejar Blue Eyes. Betapa kekuatan dari Blue Eyes mampu  untuk menghidupkan suatu planet yang mati atau tak ada kehidupan.

Blue Eyes adalah kehidupan itu sendiri. Menyebarkan energi untuk menghidupkan planet mati. Blue Eyes juga merupakan energi perekat antara semua planet di seluruh semesta. Dengan energi perekat itu, siapapun yang memiliki Blue Eyes bisa mengendalikan banyak planet di seluruh alam semesta dan membuatnya menjadi satu kesatuan dalam kekuatannya.

Jika Blue Eyes dimiliki makhluk yang memiliki kecenderungan kekuasaan dan arogan, maka alam semesta hanya tinggal menunggu kehancurannya.

”Baiklah, Dinan. aku percaya bahwa kamu tidak memiliki unsur apapun untuk membuat dirimu berkuasa atas segala makhluk. Kamu adalah makhluk manusia yang sangat sederhana. Jadi, artefak itu akan aman bersamamu. Kamu akan menjadi penjaga selanjutnya setelah aku hancur dengan berpindahnya Blue Eyes ke makhluk yang lain.

[Sorkha akan menghilang selamanya jika ada makhluk yang bisa mendapatkan Blue Eyes. Itu adalah data energi yang ditinggalkan oleh Sorkha. Sorkha sendiri tidak tahu apakah dia sudah mati atau sudah meninggal. Dia tidak pernah muncul di bumi lagi, dan tidak ada orang yang pernah bertemu dengannya].

”Aku memutuskan untuk membantumu menyerap energi dari artefak Blue Eyes. Aku akan membantu mentransplantasikan kekuatan Blue Eyes menjadi bagian dari kekuatanmu. Kamu juga bisa mengambil lagi artefak semesta tersebut dan memilih untuk memakainya atau melepaskannya.”

”Tapi, apa untungnya bagiku menyerap energi Blue Eyes itu, tuan Sorkha?” tanya Dinan yang masih bingung dengan kekuatan Blue Eyes.

”Jika kamu belum menyerap Blue Eyes, kamu tidak akan bisa menyatukan dua artefak lainnya dari artefak semesta. Hal itu adalah langkah untuk menghantikan kekacauan semesta dan mengembalikan dimensi masing-masing dari tiap putaran tata surya yang berbeda.”

Dinan masih sepenuhnya paham, tapi jika Blue Eyes adalah salah satu langkah dalam penyerapan energi dari tiga Artefak Semesta. Maka, Dinan akan menyerapnya.

[Blue Eyes, mewakili perbaikan dimensi yang rusak dan hancur. Artefak lainnya menambah efek kekuatan lainnya. Apakah anda akan menerima bantuan Sorkha untuk menyerap kekuatan Blue Eyes?”

”Kamu membutuhkan bantuanku untuk penyerapan Blue Eyes agar lebih cepat. Jika kamu menyerapnya sendiri, maka mungkin tubuhnya tidak akan bisa menahan serangan kuat dari artefak Blue Eyes.”

”Baiklah tuan Sorkha, aku membutuhkan bantuanmu!”

”Bagus! Sekarang kamu cukup berkonsentrasi dan tahan semuanya hingga kamu mencapai puncak ketenangan dan penyerapan baru bisa dilakukan sepenuhnya.”

Dinan mengerti, dia pun berkonsentrasi dan mencoba menenangkan dirinya. Artefak Blue Eyes melayang kembali dari tangan Dinan. Kristal artefak itu melayang di depan Dinan, namun Dinan tak melihatnya karena dia fokus pada kekuatan penenangan jiwanya.

Namun, Dinan masih merasakan energi kuat dari artefak Blue Eyes.

”Bersiaplah Dinan! tahan kekuatan ini dan jadilah penegak yang bertujuan untuk memperbaiki!”

Kedua tangan Sorkha yang merupakan gumpalan energi maju ke depan, di tengah tangannya ada Blue Eyes. Blue Eyes bergetr sangat kuat dan bergerak maju, Blue Eyes maju lagi dan berada di depan tubuh Dinan.

Kedua tangan bercahaya milik Sorkha, dia membimbing Blue Eyes bergerak dan semakin dengan dengan tubuh Dinan. Sorkha menggerakkan lagi kristal itu dan dalam waktu sekejap, kristal Blue Eyes menyambar dengan cepat menembus dada Dinan dan anergi kuat mengalir dalam tubuh Dinan.

[Penyerapan energi dan juga penyatuan salah satu artefak langit, Blue Eyes dilakukan. Penyerapan membutuhkan kekuatan dan kesabaran, karena rasa sakit penyerpannya Blue Eyes tidak terbayangkan rasa sakitnya]

AAAAHHHHHHHH!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!