Sang Pelindung Bumi

Munculnya Blue Eyes

Ligra tidak menerima kekalahan Sarken. Bagaimana bisa dia dengan armor yang sangat tebal dan kuat itu bisa dikalahkan oleh manusia bernama Dinan tersebut.

”Oson, serang di bersama-sama!” teriak Ligra. Ligra sendiri adalah pemimpin dari dua rekannya tersebut. Jadi, Ligra lebih kuat dari keduanya, baik itu Sarken maupun Oson.

Ligra berlari ke arah Dinan dengan perubahan tangan yang kini memanjang sebagaimana manusia. Kakinya seperti kaki kanguru, dan kepalanya seperti naga. Dia menyerang dengan tekanan luar biasa dari kedua tangannya yang menghembuskan energi kuat ke arah Dinan.

Dinan menghindari pukulan Ligra dan mundur ke belakang. Sayangnya, di belakangnya Oson sudah menggunakan keempat kakinya seperti kadal itu untuk menyerang Dinan sekaligus dari belakang.

Wuunngg!

Klap!

Dapat! Setelah berulang kali mencoba menepuk tubuh Dinan. namun, Dinan selalu menghindari dengan cepat ke kanan dan ke kiri. Meliuk dan akhirnya Oson merasa bahwa kedua tangannya mampu memhancurkan tubuh Dinan seperti seekor nyamuk.

”Aku sudah mendapatkaya, Ligra. Kita sudah berhasil! Aku meremukkanya,” Oson meremas kedua telapak tangannya. Dia merasa bahwa Manusia itu pasti sudah digencet-gencet dalam telapak tangannya.

Ligra yang mendengarkan hal itu dari Oson menjadi ragu. Benarkah manusia kuat itu berhasil dihancurkan dengan kekuatan dari Oson? Si ular monster itu, dia tak akan berbuat sesuatu kecuali kadang hanya membuat rusuh saja.

Ligra sendiri menjadi pemimpin bagi Sarken dan Oson. Namun, Oson yang selalu sulit diatur dan hanya menuruti kemauannya sendiri. Kali ini, Oson bahkan melompat ke udara karena merasa sudah menang. Tangannya masih menekan manusia itu. Dia merasa menang karena bisa mengalahkan manusia itu. Sedangkan, Sarken bahkan dihempaskan dan terluka.

”Aku menang!” teriak Oson lagi dan melompat kembali.

Wuunngggg!

Suara dengungan yang sangat kuat. Oson kaget, kedua tangannya dipaksa terbuka. Ada apa ini?

Dari kedua tangannya itu, cahaya kuat membuka paksa kedua tangannya yang mengatup. Tangan terbuka dan Oson tak bisa menahannya lagi. Oson kaget karena manusia itu membuka tangannya dengan dua pedang.

[Pedang Fire Dragon diaktifkan]

Kedua tangan Oson di paksa terbuka dan saling berpisah. Dinan keluar dengan dua pedang di tangan kanan dan kiri dan langsung menerjang ke arah wajah Oson. Dua pedangnya disilangkan dan Oson terdorong jauh ke belakang. Tangan dan ekornya saling tertabrakan dan dia menghantam gedung-gedung tinggi di belakangnya.

Dinan melihat Oson yang sudah terlempar, kini dia berbalik dan melihat Ligra. Keduanya saling menatap dan sekejap kemudian mereka saling menerjang dengan kekuatan penuh mereka.

Semburan api dari Ligra memenuhi tempat bagaikan serangan kosmik yang besar, menghancurkan apapun dan menghantam tubuh Dinan.

[Skill Death Strong diaktifkan, kekuatan dari rasa sakit yang tak terhitung jumlahnya. Kekuatan akan semua energi dari kumpulan energi yang sudah diserap disatukan]

Semburan api dari Ligra terus menyerang Dinan, dan cahaya yang besar keluar dari serangan api itu. Dinan menerjang dengan cahaya yang berpendar-pendar dan menembus serangan api dari Ligra. Dinan selamat dari serangan kuat Ligra. Dia mendekat ke arah Ligra.

Cakar dari kedua tangan Ligra menghalangi Dinan untuk mendekat dan menghantam tubuh Dinan. Dinan menghindar, serangan cakar tangan yang lain. Serangan itu mengenai Dinan namun dia menahan dengan dua pedangnya.

Tekanan energi berbenturan dan Dinan masih bertahan dari serangan energi dari tangan Ligra.

”Boleh juga kamu manusia! Aku mengakui bahwa kamu memang kuat. Tapi, kamu belum cukup kuat untuk mengalahkan kami!”

Serangan energi lagi.

Booommm! Brussshh!

Tekanan dengan kekuatan tertinggi milik Ligra menyerang Dinan dengan kekuatan penuh. Cahaya berpendar dan angin menderu marah menghantam tubuh Dinan.

[Kekuatan Defensif tingkat tertinggi digunakan]

Dinan merasa terdorong mundur, namun dia terus bertahan. Dinan tidak mau mengalah, tidak untuk setiap hari dia selalu menjadi orang yang harus lebih kuat. Menutup portal dimensi dengan kekuatan dari Tiga Artefak Semesta.

Tidak ada waktu untuk menyerah dan kalah! Semangat Dinan memenuhi jiwanya. Aku harus bisa mengusai kekuatan dari Abras secepat mungkin dan menyerap energi lebih besar lagi. Aku tidak boleh menyerah!

Dinan terus bersikeras untuk menahan serangan energi kuat dari Ligra. Dia mulai bergerak maju, mendorong kekuatan Ligra. Ligra pun kaget melihat kesungguhan manusia itu. Dia seperti sosok yang tidak mau menyerah meskipun tubuhnya bisa saja hancur karena serangan kosmik yang luar biasa dahsyat itu.

”HIAAATTT!”

Energi meluap dari tubuh Dinan, dia membangkitkan kekuatn baru dalam tubuhnya.

[Satu dari lima kunci yang menyegel tubuh anda terbuka, Hunter Dinan. Kekuatan dari segel tubuh anda membuka kekuatan Guardian of Earth sebelumnya. Kekuatan penuh dari Guardian of Earth akan sempurna jika anda membuka lima segel kunci di sistem anda]

Mata Dinan menyala, kekuatannya berpendar-pendar. Rasa sakit yang semula menyusupi semua bagian tubuhnya kini menjadi bagian dari kekuatannya. Dinan mendorong kekuatan serangan dari Ligra. Dan bahkan Ligra mulai terdorong ke belakang, energi manusia itu bahkan menembus pertahanannya. Energi itu adalah energi tekanan yang luar biasa kuat.

”Sarken! Oson! Bantu aku cepat!”

Teriakan Ligra membuat Sarken tersadar dari jatuhnya, dia sedang memulihka diri. Namun, dia melihat bahwa Ligra mulai kewalahan. Dia memenuhi tubuhnya denga energi terkuatya. Armor di tubuhnya dialiri energi terkuat dan dia menjadi lebih kuat lagi. Armor di tubuh gorilanya menyala. Dia pun melompat dan bersiap membantu Ligra.

Wuussshh!

Lompatan penuh dan dia turun di samping kanan Ligra. Dia menggunakan kedua tangannya untuk mengalirkan energi kuat dari seluruh tubuhnya. Dia membuka tangan kakannya ke kedua sisi. Energi berkumpul di kedua tangannya dan dia menyatukan kedua tangannya itu ke depan. Energi berbenturan dan energi kuat keluar dan menghantam tubuh Dinan dengan keras.

Brusshh!

Di sisi lainnya. Oson marah dan meliuk dengan kecepatan tinggi, tubuh ular dan juga keempat kakinya meliuk dan menghancurkan gedung yang dilaluinya. Dia berhenti di kiri Ligra.

Oson memajukan keempat tangannya. Semuanya membuka, energi dialirkan hingga ke semua tangannya. Dan, ledakan energi keluar dari empat tangannya dan menghantam tubuh Dinan. serangan energi kuat dari tiga monster raksasa itu menghantam tubuh Dinan yang menyala.

Energi defesif di tubuh Dian membetuk penghalang melingkar yang menutupi seluruh tubuhnya. Dia menahan serangan itu sambil tetap menekan tubuh Ligra.

[Supreme Armor Defense ditingkatkan, Anda menahan serangan kosmik yang besar dari serangan tiga monster raksasa. Kekuatan energi yang sudah diserap dikeluarkan otomatis. Penyerapan energi diakumulasikan menjadi energi dalam diri anda]

Brusshh! Booomm!

Serangan dan ledakan energi terus menyerang Dinan. Tiga raksasa besar itu terus menyerang Dinan dengan energi terkuat mereka. Dinan tak mau menyerah dan menahan semua seranga kuat itu.

[Eight Hand Shadow diaktifkan, putaran Orb meningkatkan kekuatan anda hingga puncak tertinggi]

Delapan tangan besi yang muncul di armor orb di belakang punggung Dinan berputar sangat kencang dan melampaui kecepatan cahaya. Berputar sangat keras. Wuuusshh! Putaran menghasilkan energi tambahan dan pendorong pada Dinan.

[Kekuatan Segel pertama yang terbuka, Skill Circle Divine dibuka. Anda siap menggunakan kekuatan ledakan Circle Divine]

Mata Dinan menyala. Saatnya untuk menggunakan kunci segel pertama. Dinan menguatkan pegangan gagang pedangnya. Pedang Fire Dragon di tangan kiri dan Pedang Penghancur Semesta di tangan kanan. Aliran energi keluar dari tubuh Dinan dan halilintar menyambar menyelubungi tubuh Dinan.

Ligra, Sarken dan Oson kaget melihat kekuatan manusia itu yang tiba-tiba bertambah besar. Hal itu terlihat dari tekanan yang bertahap dan menembus tubuh mereka. Seperti terdorong lagi dan terdorong lagi. Tekanan enerti itu seperti tidak stabil dan membuat mereka kehilangan fokusnya.

”Ledakan, Circle Divine!”

Booommm!

Ledakan energi membentuk lingkaran dari tubuh Dinan. delapan lingkaran muncul dari tubuh Dinan dan membentuk singgungan lingkaran yang saling melengkapi dan energi circle lingkaran dengan jumlah delapan itu pecah ke segala arah. Energi tekanan membuat Ligra, Sarken dan Oson kehilangan kestabilan tubuh mereka.

Energi mereka hancur dan seragan mereka pecah. Kekuatan Circle Divine itu sangat kuat sehingga mereka bertiga, raksasa kuat penjaga Blue Eyes itu terpental ke belakang. Mereka mundur beberapa langkah karena tekanan kuat yang dikeluarkan Dinan.

Dinan pun menyadari kalau mereka hendak melawan lagi. Ketiganya mempersiapkan energi lagi dan hendak menyerang Dinan bersamaan. Dinan menggunakan semua kekuatannya.

[Kekuatan puncak, Supreme Power diaktifkan! Kekuatan penuh dari semua energi kekuatan yang sudah didapatkan. Akumulasi semua skill]

Dinan memutar tubuhnya, lingkaran pedang berputar. Pedang Fire Dragon dan Pedang Penghancur Semesta membentuk lingkaran serangan energi yag memecah ke arah lingkarah tiga raksasa yang akan menyerang Dinan. dan semuanya terkena energi itu meskipun para raksasa mempersiapkan energi untuk menahan. Pada akhirnya mereka semua meledak dan semua tempat di sekitar Dinan hancur tak bersisa karea kekuatan energi serangan Dinan.

Booommm! Blaarrr!

Dinan melayang di udara, semua tempat bagaikan kehancuran dan menjadi serpihan debu. Dinan melihat bahwa di bawahnya, seperti ada meteorit jatuh dengan ledakan yang tak bisa dipikirkan dalam imajinasi manusia.

Dinan melihat ke bawah dan hanya ledakan dan kehancuran.

Sebuah cahaya keluar dari tanah, itu adalah energi yang kuat. Sebuah benda kecil seperti kristal yang menyala sangat indah dan kuat. Kekuatannya sangat besar, dia sejajar dengan Dinan.

[Satu dari Tiga Artefak Semesta muncul. Blue Eyes mencari tuannya, siapapun yang menerima kekuatannya. Dia akan mewakili sepertiga dari alam semesta untuk membentuk sebuah kekuatan kosmik yang besar. Blue Eyes menunggu keputusan anda, apakah anda ingin mendapatkannya atau dia akan menghilang kembali. Terima atau tolak]

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!