Sang Pelindung Bumi
Bertemu dengan Dion
Dinan sudah memastikan bahwa adik lelakinya Dion, dia sudah tidak ada di dalam bunker Minimarket tempat paman Agra. Artinya, sesuatu terjadi dan Dion pasti sudah pergi atau ada yang menjemputnya.
Dinan pun paham ada satu orang yang bisa menemukan adik lelakinya, siapa lagi kalau bukan rekan di dalam menara. Dia adalah Raymond. Sosok yang log out setelah melewati lantai 10. Perjuangan bersama melawan para monster di dalam menara, Dinan sangat mengingat Raymond.
Sosok Raymond yang selalu memanggilnya, Kakak lelaki. Jika diingat waktu di dalam menara ujian, maka sudah seratus tahun mereka tidak bertemu. Namun, pada waktu dunia, mereka hanya berpisah selama satu bulan.
Raymond pasti telah menjaga adiknya, seperti permintaan Dinan sebelum mereka berpisah di menara. Saat itu, Raymond tak sanggup lagi untuk meneruskan ujian di menara. Raymond sudah sangat gembira bisa melampaui ujian hingga lantai 11. Dia sudah senang bisa menjadi seorang Hunter dengan rank B.
Itu sangat bagus, kata Raymond. Raymond sudah sangat bangga bisa menjadi seorang Hunter dengan rank B. Raymond juga menjadikan Dinan sebagai pahlawan baginya. Dari Dinan, Raymond belajar banyak dan bisa menjadi seorang penyerang jarak jauh dengan baik.
Dinan yakin, Raymond pasti yang menjemput adik lelakinya.
Dinan sekali lagi melihat bunker di dalam Minimarket tempat dirinya bekerja. Dia ingin melihat apakah ada sesuatu yang ditinggalkan di dalam bunker. Saat pertama kali melihatnya, dia tidak teliti.
Bunker di belakang kasir minimarket itu sudah terbuka, dan saat dia memasuki bunker. Ada kertas yang ditinggalkan disana. Benar, itu adalah surat yang ditinggalkan oleh adik lelakinya dan juga Raymond. Dinan membaca surat tersebut.
”Kakak, adik lelaki anda, Dion. Dia aman bersama saya. Jika kamu ingin mengambil dia, ada alamat di belakang kertas ini. Ada Alamat dan juga nomor telepon, Sharelock juga ada, Raymond.”
Kertas itu menunjukkan kalau adik lelakinya kini aman bersama Raymon. Setelah membalik kertas, Dinan mendapatkan alamat lengkap dari Raymond. Itu tidak terlalu jauh dari rumahnya, hanya sekitar 20 kilo meter saja. Bisa ditempuh dengan perjalanan 30 menit menaiki sebuah kendaraan.
Dinan mencoba bergerak ke arah rumah Raymond, rumah yang ditunjukkan dalam kertas selembar yang ditigngalkan Raymond tersebut.
Saat Dinan mulai berjalan, dia teringat dengan kemampuan Portal teleportasi. Benar juga! Dia punya kenangan semua yang dimiliki oleh Abras, Guardian of Earth. Kenapa dia tidak menyadarinya?
Suasana sangat sepi, pasti penduduk setempat sudah banyak yang pindah. Kehancuran nampak dimana-mana. Kerusakan yang disebabkan monster, pasti membuat manusia tidak betah hidup dalam ketakutan.
Tapi, dimana tempat di dunia ini yang bisa terhindar dari portal dimensi dan kemunculan monster?
Dinan tak sabar, dia harus cepat. Dia berkonsentrasi dan mencoba melihat semua data tempat dari sistem yang diberikan Abras padanya. Ingatan yang begitu luas dan semuanya terhubung, dunia seolah dalam genggaman dan dia dapat melihat semua sisi, titik koordinat yang ingin dilihatnya.
[ Teleportasi Bullet Portal – Anda bisa berpindah tempat dengan cepat tidak ada durasi waktu ]
Dia mendapatkan posisi di sekitar tempat tinggal Raymond. Dia tinggal di sekitar jalan Rue Tronchet. Dinan kembali konsentrasi dan membentuk sebuah portal di depannya. Dia mendapatkan titik koordinat paling dekat. Dia pun memasuki portal dimensi tersebut.
Splash!
Dinan sudah keluar dengan cepat, dia berada sekitar 200 meter dari alamat rumah Raymond. Kekuatan berpindah tempat milik Dinan sudah mencapai titik tertentu dan tidak memiliki durasi waktu dalam mempersiapkannya.
Tidak ada batasan waktu lagi, Dinan bisa menggunakannya kapanpun juga. Dalam menggunakan kemampuan portal dimensi, butuh kekuatan yang besar untuk menciptakan dimensi portal. Dalam pemberitahuan sistem, Dinan bisa melakukan perpindahan dimensi tanpa durasi waktu sama sekali.
Kini, Dinan harus terbiasa menggunakan kemampuan-kemampuannya. Dia harus bisa dalam waktu yang cepat, bisa menguasai kemampuan tersebut dengan baik.
Dinan keluar tidak jauh dari alamat, dia segera berjalan dan menuju rumah Raymond. Saat pertama kali menggunakan kemampuan portalnya tersebut, dia mendapatkan pemberitahuan dari sistem. Itu terlihat status window, pemberitahuan itu benar-benar membantu Dinan dengan baik.
[ Konsentrasi – pemahaman anda tentang semua letak di bumi ini sudah ditransfer dari Abras, Guardian of Earth ]
Kemampuan Abras benar-benar diberikan sepenuhnya pada Dinan. Ingatan Abras seperti tertata dalam pikirannya dengan baik. Dinan mampu merasakan bagaimana cara menggunakan kemampuan portal waktu.
Sistem mengajari Dinan untuk berkonsentrasi dan membentuk titik koordinat dimana dirinya akan berpindah. Peta lokasi tergambar dan dia membuat pola dengan tangannya dan portal dimensi pun terbuka untuknya.
[ Lokasi tujuan bullet portal dibuat ]
Itulah pengalaman pertama kali Dinan menggunakan kemampuan portal tersebut.di lain waktu, Dinan akan mencoba lagi dan lagi. Dia harus benar-benar mahir dan terbiasa, bahkan dia akan bisa berpindah tempat tanpa menggunakan tangannya dan sekedar menggunakan isyarat mata misalnya.
Dinan membutuhkan kecepatan dalam menggunakan kemampuan tersebut. Dinan terus melangkah dan menuju titik koordinat yang diberikan oleh Raymond.
Baju yang dikenakan Dinan juga terlihat lusuh, tapi biarlah. Dia hanya ingin memastikan terlebih dahulu, bagaimana keadaan adik lelakinya, Dion. Dia sudah sangat kangen dan ingin bertemu dengan adik lelakinya itu.
Dinan mendapatkan rumah, dalam titik koordinat sharelock. Rumah itu cukup mewah, apakah rumah itu benar milik Raymond? Jika benar, maka dia termasuk orang yang memiliki harta. Dia ingin menjadi seorang Hunter dengan tujuan mencari pekerjaan. Dia terlihat ketakutan saat di dalam menara.
Dia cukup beruntung dan menjadi seorang penyerang jarak jauh yang hebat. Dinan pun mengakui bahwa Raymond adalah sosok support yang bagus.
Dinan sampai di depan rumah mewah itu, dia menekan tombol. Beberapa lama kemudian, seorang lelaki kecil membuka pintu. Tubuh lelaki muda itu bergetar, wajahnya tak percaya melihat Dinan. Benar, dia adalah adik lelaki Dinan, Dion. Dion tak bisa melepaskan keterkejutannya, Dia pun langsung memeluk Dinan.
”Kakak!”
Dion bahkan tak bisa lagi menahan airmatanya, dia menangis karena takut jika dia akan kehilangan kakak lelakinya itu. Dia sudah kehilangan orangtua mereka, jadi kakak itu adalah satu-satunya keluarga yang dimilikinya di dunia saat ini.
”Kenapa Kakak lama sekali? teriak Dion sambil tersedu. Dinan membiarkan Dion memeluk dirinya. Sebulan lebih tentunya di waktu normal dunia nyata. Padahal, Dinan sudah melewati seratus tahun di menara dalam menjalani ujian yang kejam.
Dinan sendiri merasakan waktu yang teramat lama di waktu menara. Seolah, dia sudah lupa pada bumi dan segala isinya. Petarungan demi pertarungan yang tidak ada waktu istirahat.
Setiap lantai yang dilalui Dinan, penuh dengan pertarungan. Para monster yang kuat, yang tidak bisa dibayangkan sebelumnya. Dinan berjuang dan mengalahkan mereka semua hingga mencapai puncak.
Dia adalah manusia satu-satunya yang mencapai ujung dari menara dan bertemu dengan Guardian of Earth. Kini, dengan kekuatan yang dimiliki Dinan. Dia akan menjaga adiknya Dion dengan kekuatan yang dimilikinya. Tidak ada yang boleh menyakiti adiknya sama sekali.
Angin berhembus cukup menyegarkan, berbeda dengan hawa udara di dalam menara. Udara di dunia begitu segar dan menyejukkan. Dinan benar-benar rindu dengan suasana di bumi. Sudah saatnya menyesuaikan diri lagi di bumi.
Hidup di zaman dunia yang dipenuhi dengan portal dimensi dan monster yang menyerbu bumi. Dinan merasa, memiliki keluarga adalah nikmat terindah. Segalanya sudah dicurahkan Dinan demi keluarga, yaitu adiknya seorang. Dia sudah merasakan hidup yang susah dan kepayahan, setiap hari untuk makan susah dan makan seadanya. Di sisi lain, para monster mengintip melalui Portal Dimensi dan bersiap untuk memakan mereka semua.
Di tahun 2030 ini, Guardian of Earth ingin menciptakan manusia yang kuat dan dapat melindungi buminya sendiri dari ancaman monster dan sesuatu yang keluar dari portal dimensi. Mereka harus menjadi kuat, karena Abras tidak bisa menjadi Guardian of Earth lagi.
Pada akhirnya, Hunter mereka yang menjadi kuat dengan mengikuti ujian di menara. Mereka menjadikan kekuatan mereka untuk kepentingan pribadi mereka, mencari uang dan popularitas. Mereka menjadi artis dan menjadi terkenal. Membunuh monster dengan kebanggan dan menjadi idola.
Mereka tidak memahami, jika ancaman yang besar sedang mengintip bumi. Kekuatan mereka harus digunakan untuk melindungi, bukan untuk pamer dan mencari keuntungan pribadi.
Sudah 10 tahun menara dibuat, dan belum ada manusia yang menyelesaikan menara hingga lantai 100. Artinya, semua Hunter tidak mengetahui rahasia besar yang dibuat oleh Abras dan Kasa. Bumi sedang dalam bahaya, jika tidak ada yang menghentikan Giganos, maka dunia yang indah ini akan binasa.
Dinan, dia memutuskan untuk menjadi Guardian of Earth. Dia harus melindungi dunia yang indah ini dan senyuman adiknya yang selalu membuatnya damai.
”Kenapa kakak baru pulang? Kak Raymond bilang, Kakak pasti pulang tapi kenapa lama sekali?” tangis Dion seolah tak ingin lagi ditinggalkan oleh Dinan.
Dinan mendorong pelan kedua pundak adiknya itu, dia tersenyum padanya.
”Aku berjanji, aku akan menjagamu dan aku berjanji kita tidak akan kesusahan dalam hidup lagi. Kakak janji!”
”Apakah Kakak sekarang sudah menjadi seorang Hunter yang kuat?” tanya Dion penuh semangat.
”Kakak sekarang menjadi Hunter yang sangat kuat, untuk bisa melindungimu!”
Keduanya tersenyum, seperti senyuman matahari yang bersinar di langit.