Sang Pelindung Bumi
Kesepakatan Kontrak untuk Hunter Dinan
Hunter Dinan tidak dicurigai sama sekali, bahkan dia dirangkul dan dibanti berjalan oleh hunter Raymond. Maka, hunter Healer menyembuhkan luka di bagian leher belakang dan kaki Dinan. Dinan pun berpura-pura sedikit sakit agar terlihat naturan lukanya.
Luka di kepala juga sudah diberikan obat, Dinan dan Raymond pun pulang. Mereka leluasi pulang, sedangkan Hunter Rank raid utama masih diinterogasi dengan ketat. Mudahnya menjadi Hunter tambahan. Meskipun tidak dikenal banyak orang, hal itu cukup karena tujuan mereka adalah mengalahkan bos monster dan menyelesaikan tiap portal dimensi.
Dinan dan Raymond pun bergerak setelah merasa bisa bebas, mereka berjalan keluar. Sudah tujuh hari mereka menjalani keluar dan masuk dengan portal rank A. Jadi, baik Dinan maupun Raymond sudah memiliki pengalaman bertempur dan melihat secara langsung bagaimana monster kuat di portal Rank A.
Telepon Dinan berbunyi, dan itu adalah panggilan dari hunter Aline.
”Apakah kamu sudah selesai dengan eksperimenmu memasuki portal dimensi rank tinggi?” tanya suara lembut di seberang telepon.
Dinan sudah memberi syarat yang diajukannya pada Asosiasi Hunter. Dinan juga harus memberikan laporan yang ingin diambil oleh Asosiasi. Selain itu, Dinan juga harus membuat keputusan apakah dia akan bergabung dengan Asosiasi Hunter atau tidak. Mereka janji untuk bertemu, hunter Aline meminta siang hari atau saat makan siang untuk besok. Dinan pun mengiyakannya.
”Apakah aku boleh istirahat, Brother Dinan,” Raymond meminta izin setelah Dinan mengakhiri teleponnya. Besok, Raymond ingin istirahat setelah tujuh hari melakukan raid penuh sebagai Hunter Magang.
”Istirahatlah, hasilnya akan aku kabari, Raymond.”
Raymond pun sudah percaya pada brother Dinan. Raymond akan mengikuti Dinan meskipun Dinan akan bergabung dengan Asosiasi.
Esok harinya, saatnya untuk bertemu dengan Aline dan memberikan keputusan. Hunter Aline juga menginginkan laporan langsung dari Dinan tentang apa yang mereka dapatkan di dalam portal rank tinggi. Mereka akan bertemu saat makan siang di restoran di dekat kantor Asosiasi Hunter.
Dinan membuka portal dari rumahnya setelah berpamitan pada adik lelakinya, Dion. Membuka portal ke arah kantor Asosiasi Hunter dan seorang penjaga menyambut Dinan. Penjaga itu juga seorang Hunter, dia sudah tahu tentang Dinan. Jadi, sebelum makan siang, Dinan diminta masuk ke sebuah ruangan dan diantar oleh penjaga kantor tersebut.
Ada sebuah ruangan yang besar dan luas, itu adalah ruang latihan. Saat Dinan memasuki ruangan besar itu, ada Hunter Aline di sana. Hunter yang mengantar Dinan pun berpamitan untuk pergi kembali.
Aline yang ada sendiri di ruangan itu, rambutnya sebahu dan saat menengok ke arah Dinan. Wajahnya benar-benar putih dan cantik. Di pinggir ruangan besar itu, ada senjata-senjata yang banyak macamnya, ada juga armor yang biasa dipakai Hunter saat memasuki portal. Tempat yang layak untuk dimiliki Asosiasi Hunter yang menjaga keamanan warga sipil. Mereka harus punya peralatan yang lengkap tentunya.
Dinan pun mulai mendekati Aline yang masih melihat-lihat senjata. Dinan agak canggung berada dekat berdua dengan seorang wanita cantik. Tentu saja, kecantikan Aline sudah diakui banyak orang, meskipun dia belum memiliki seorang kekasih. Aline pun tersenyum pada Dinan.
”Jadi ..., Hunter Dinan. Apa keputusanmu setelah menerima otoritas dan masuk ke portal rank tinggi?”
Aline tidak mau berlama-lama, Asosiasi sudah memberikan apa yang menjadi permintaan Dinan untuk memasuki Portal dimensi rank tinggi dan masuk bersama dengan Hunter dari Guild selama seminggu penuh. Pasti, Dinan sudah mempunyai keputusan dengan analisanya sendiri. Apakah memang akan bergabung dengan Asosiasi atau tidak. Biarkan dia sendiri yang memutuskannya.
”Sebelum saya memutuskannya, bolehkah saya bertanya terlebih dahulu, hunter Aline” tanya Dinan.
”Baiklah hunter Dinan, silakan.”
”Kenapa Asosiasi Hunter menginginkan saya bergabung? Padahal, saya adalah seorang Hunter rank rendah? Apakah ada sebuah informasi tentang saya yang sampai pada Anda?” tanya Dinan.
Pertanyaan itu wajib ditanyakan oleh Dinan, alasan dibalik kenapa dirinya diinginkan bergabung dalam Asosiasi Hunter.
Permasalahan monster di seluruh dunia dengan portal dimensinya, semuanya pasti sudah dipantau dengan baik oleh Asosiasi Hunter. Meskipun tidak dipungkiri, perebutan informasi dari masing-masing Guild juga memiliki pencatatan informasi sendiri. Bahkan, ada tim investigasi yang selalu meneliti soal Hunter dan portal dimensi. Semua informasi tentang Hunter juga bisa diakses dengan baik oleh semua orang yang berkepentingan, mulai dari Hunter Rank rendah hingga Hunter Rank tinggi. Setiap jadwal masuknya Hunter ke dalam portal, bahkan semua tercatat dalam data yang baik.
Namun, Dinan ingin memastikan sendiri kenapa dia sangat ingin direkrut oleh Aline dan Asosiasi.
Hunter Aline memberanikan dirinya untuk menatap Dinan sejenak, dia sedikit kaget karena kedua mata mereka saling menatap. Aline yang hanya sibuk mengurus pekerjaannya, monster dan urusan semua masalah di Guild dan juga portal dimensi. Dia merasakan ada debar lembut yang tiba-tiba bergetar di hatinya.
Pemuda itu terlihat sangat kuat dan menarik.
”Kakak kandungku, hunter Rhoma pernah kamu selamatkan. Dia adalah ketua rim raid pada saat melakukan penyelesaian portal. Dia melihat kemampuanmu dan hanya menceritakan hal itu padaku.”
Dinan paham sekarang. Jadi karena itu, hunter Aline mengejarnya sampai sejauh ini. Dia bisa mengerti dari kakak lelakinya, Rhoma. Rhoma berharap bahwa Dinan akan bergabung bersama Asosiasi karena mengetahui tujuan utama Dinan bukan mencari popularitas dan uang. Melainkan untuk menyelesaikan permasalahan portal dan monster.
Rhoma menyebutkan pada Aline, bahwa Dinan sangat cocok bergabung bersama Asosiasi Hunter. Selain itu, Aline juga menyebutkan bahwa kekuatan sense dalam dirinya menyebutkan kalau Dinan memang memiliki karakter yang kuat sebagai seorang Hunter dengan energi dan juga ketenangannya.
”Kami di Asosiasi, membutuhkan kemampuanmu untuk membantu kami menyelesaikan semua permasalahan portal dimensi di semua tempat. Kami hanya memiliki sedikit Hunter yang mau bergabung dengan kami karena kebanyakan mereka memilih untuk bergabung dengan Guild.”
Dinan memahami situasi tersebut, itu hal yang sulit bagi Asosiasi Hunter. Mereka seolah menjadi sapu bersih bagi keserakahan Guild dalam mencari keuntungan pribadi mereka saja. Lalu, letak yang jauh dan terpencil atau bahkan Portal Dimensi yang pengukurannya rendah, maka itu hanya menjadi tugas Asosiasi Hunter untuk menyelesaikannya.
Jika terjadi portal crash, maka yang paling sibuk adalah pasukan pertahanan dan juga Asosiasi Hunter. Pada akhirnya, banyak portal dimensi yang tidak diselesaikan dan terjadi portal crash. Seperti kasus saat keluarganya dulu, harus terpisahkan dan orangtuanya meninggal karena monster.
Benar! Tidak ada alasan untuk menolaknya.
”Baiklah saya akan bergabug, tapi saya akan mengajukan beberapa syarat. Hal itu adalah untuk keperlua saya dalam memperluas pengetahuaku tentang portal dimensi. Jika bisa, kita harus mengungkap dan menemukan alasan portal dimensi itu muncul dan kita bisa menutup kunci utama agar tidak ada lagi portal dimensi yang muncul!”
Ketegasan itu, Dinan adalah sosok pemuda pertama yang ditemui Aline dengan gagasan aneh dan asing tentang portal dimensi. Dan, seolah-olah tujuan itu bisa dicapai dengan menutup portal selamanya. Berita dan juga para Hunter kuat menjadi berita yang paling ditunggu, seolah mereka memang disihir untuk terbiasa dengan kehidupan dikelilingi dengan monster dan kebanggan bertarung.
Tidak bagi Dinan yang memiliki tujuan untuk menghentikan kehidupan penuh dengan monster seperti ini. Dan sejak itu, baru satu orang yang ditemui Aline yang memiliki cita-cita harapan untuk menghentikan munculnya portal dimensi. Dan, dia sangat percaya diri dengan perkataannya tersebut.
”Apakah ada cara yang anda temukan untuk menghentikan terjadinya portal dimensi, hunter Dinan?” tiba-tiba, pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Aline. Hal itu karena dia memang baru mendengar gagasan untuk menghentikan terjadinya portal.
”Selalu ada cara penyelesaian dalam setiap masalah. Selama kita memiliki sebab munculnya portal dimensi dan juga menutup celah untuk menghentikan portal tersebut untuk muncul. Kita akan menutup sambungannya, dan hal itu mungkin dengan mengetahui aliran energi pada dimensi portalnya.”
Hal itu terdengar bisa diterima dengan akal pikiran dan masuk ke logika. Hanya saja, semua orang sudah berhenti berharap untuk menghentikan munculnya portal dimensi. Jika hal itu bisa terjadi dan terealisasikan, maka manusia akan mengalami kehidupan normal kembali tanda adanya monster dan pertarungan mengerikan.
Entah seperti apa kehidupan manusia yang berjalan tanpa adanya monster dan portal dimensi. Mereka pasti sudah melupakan itu dan hanya menjadi kenangan. Semua itu tidak bisa dibayangkan karena sudah sangat lama manusia menjadi terbiasa dengan portal dan monster. Mereka sudah terbiasa berdampingan dengan para monster dan Hunter.
”Baiklah, kami akan mendukungmu. Lalu ..., apa saja syarat yang akan kamu ajukan, kita akan menuliskannya dalam kontrak kerja. Kami juga akan menugaskanmu dalam beberapa penyelesaian portal dimensi selama Guild tidak menyelesaikan portal dan menyerahkannya pada Asosiasi.”
”Tentu saja,” kata Dinan.
Dinan juga akan menyelesaikan portal dimensi dan tidak akan ada lagi portal crash. Itu yang diharapkan Dinan. Namun, dia butuh kekuatan baru selain fisik dirinya sendiri. Dia tidak akan mampu menyelesaikan banyak titik koordinat portal yang tercipta sekaligus. Meskipun dia bisa transport ke titik dimanapun setelah menyelesaikan portal dimensi.
Ada satu cara, dia harus memiliki kemampuan menggandakan diri atau membuat klon dalam satu waktu. Atau ..., dia memanggil beberapa makhluk melalui kekuatan summoner. Dinan harus bergegas untuk mempelajari kekuatan tersebut.
Persyaratan yang diinginkan Dinan sudah disebutkan. Meskipun hunter Aline sedikt ragu dengan apa yang disebutkan Dinan. Namun, dia tidak berani menolak permintaan Dinan. Contohnya, portal dimensi yang tinggi di negara ini. Dinan akan berusaha mengikutinya. Meskipun hanya sebagai Hunter magang. Selain itu, jika ada portal dimensi dengan rank tinggi yaitu Rank S, Dinan ingin masuk ke dalamnya.
Dinan memiliki tipe seorang Hunter gila yang memiliki lisensi Hunter Rank D, namun ingin memasuki portal tertinggi. Namun, lelaki itu tidak memiliki batasan dalam hal soal Rank Hunter. Sebut saja, dia telah menyelamatkan kakak lelakinya yang ranknya jauh lebih tinggi, namun kakaknya itu kalah terhadap monster. Dan, Dinan membunuh mereka semua.
Jadi, mereka sepakat. Dinan juga menyertakan Raymond dalam kontrak dan menjadi bagian dari Asosiasi Hunter. Mereka saling menandatangani kontrak kerja sama dan selanjutnya, Raymond juga akan menandatanganinya sendiri. Dinan juga disebutkan mendapatkan gaji khusus, apalagi pendapatan dimana dia bisa menyelesaikan banyak portal dimensi yang tidak bisa diselesaikan oleh par Guild. Misalnya di daerah terpencil dan juga portal rank rendah yang tidak diambil oleh Guild.
”Berikan aku beberapa waktu, ada hal penting yang harus saya selesaikan terlebih dahulu. Jika sudah siap bertugas, saya akan menghubungi anda, hunter Aline.”
”Baiklah, saya menunggu anda kembali, hunter Dinan.”
”Baiklah, dan ..., panggil saja aku, Dinan.”
”Baiklah ..., Dinan.”
Mereka berpisah. Dinan tak lagi menutupi kemampuannya. Di dalam ruangan itu, Dinan membuat portal teleportasi. Dan, dia menghilang dari sana. Aline mengerti sekarang, informasi itu benar. Dinan dapat melakukan teleport sebagaimana Hunter Portal. Dia bisa pergi kemanapun yagn dia mau oleh karena itu dia bisa menyelesaikan banyak portal. Dia memiliki banyak rahasia, dan karena itu dia dapat menjadi pusat perhatian di masa depan.
Mereka berpisah, bahkan lupa untuk makan siang bersama karena sibuk dengan percakapan soal kontrak. Mungkin, lain kali.
Pilihan Aline kali ini tidak salah untuk mendapatkan seorang Hunter yang kuat untuk bergabung dalam Asosiasi dan berjuang bersama. Kekuatan Dinan sangat dibutuhkan semua orang, dan Asosiasi Hunter menjadi tempat yang tepat untuknya. Dan, Aline menunggu aksi dari Dinan, suatu hari nanti.