Ringgo, Kura-Kura Menembus Batas

Mencoba Mencari Bantuan, Pemadam Kebakaran?

Kebakaran mengelilingi rumah dan pekarangan pak Tohir. Bahkan, kandang tempat menyimpan kayu terbakar habis. Pak Tohir lemas, dia mengambil air bersama dengan dua pemburu yang beristirahat di rumahnya. Api semakin membesar, mereka hanya bisa berpikir seandainya ada pemadam kebarakan.

Namun, tentu saja pemadam kebakaran di kota, jaraknya cukup jauh.

Sementara para kura-kura berteriak karena tempat mereka tidur dipenuhi api. Mereka semua terkepung api. Apa mereka akan menunggu begitu saja dan hangus terbakar? Sedangkan, jika mereka keluar dari rumah di bawah rumah-rumah mereka. Maka, mereka hanya bisa berjalan lambat dan mereka akan terbakar jika keluar dari rumah-rumah mereka.

”Apa yang harus kita lakukan?” teriak Rega.

”Kita akan terbakar!”

”Di sini semakin panas!” teriak para kura-kura lainnya.

Ringgo, dia memejamkan matanya sejenak. Dalam kondisi serba mengkhawatirkan, dia hanya bisa berpikir jika dia berlari dengan kecepatannya. Maka, dia pasti akan bisa selamat dengan mudah melewati kobaran api. Namun, jika dia melakukan hal itu maka dia meninggalkan teman-teman dan keluarganya.

Cukup lama bagi Ringgo untuk berpikir, tiba-tiba dia mendengar teriakan pemilik kebun.

”Seandainya disini ada pemadam kebakaran! Apinya pasti bisa dipadamkan!”

Mata Ringgo terbuka mendengarkan kata-kata pak Tohir itu. Pemadam Kebakaran! Ya, itu yang harus dibawa ke perkebunan milik pak Tohir. Dan, hal itu bisa menyelamatkan semua kura-kura!

Aku harus cepat! Kata Ringgo dalam hati. Dia pun mempersiapkan langkahnya, dia bersiap berlari dengan kecepatan tertinggi yang pernah dilatihnya.

”Ringgo, kamu mau kemana? Kamu akan terkena api jika keluar!”

Ringgo melihat ke arah Rega, ”Tunggu sebentar, Rega. Aku akan memanggil pemadam kebakaran!”

”Hah! Bagaimana kamu melakukannya? Jaraknya sangat jauh!”

”Tunggu saja disini!” kata Ringgo.

Wooossh!

Belum sempat Rega berkata lagi, Ringgo bagaikan angin dan menghilang dengan cepat. Dia kaget, bagaimana mungkin seekor kura-kura berlari sangat cepat bahkan tak bisa diikuti oleh kedua mata Rega?

Bagaimana bisa? Rega pun kebingungan.

Di sisi lain, Ringgo berlari sekuat tenaganya. Dan, dia melewati kobaran api seperti kilat.

Wooshh!

Ringgo tahu dimana arah kota, tapi dia belum tahu tempat dari kantor pemadam kebakaran. Hal itu karena, Ringgo sering berlatih di arah bukit dan melihat arah kota. Dia pun belajar berlari setiap hari dan mendekati batas kota. Dia kini berlari sangat kencang dan dalam hitungan detik, dia sudah berada di perbatasan kota.

Ringgo terus mencari tempat, dengan kecepatan tinggi dia berusaha untuk melihat kantor pemadam kebakaran. Kecepatan digunakan, Ringgo berlari kencang sambil menghindari kendaraan. Dia mampu melihat dengan sangat baik, di malam hari pun dia mampu melihat cahaya kendaraan manusia dan mampu menghindari semua kendaraan itu dengan baik.

Kecepatan ini adalah anugerah! Ringgo mampu berlari dengan kecepatan tinggi, melewati mobil dan motor yang sedang melaju. Dan, dia menemukan kantor rumah berwarna merah dan di samping bangunan ada beberapa mobil merah yang merupakan mobil dengan isi air di tanki belakang mobil.

Itu dia!

Tak butuh waktu lama, Ringgo segera berlari cepat ke arah bangunan kantor pemadam kebakaran. Dia memang kecil dan tak terlihat di bawah. Dia berlari tak peduli apapun, dia harus mencapai para pemadam kebakaran dan meminta bantuan.

Mereka sedang berkumpul bermain kartu, sambil menunggu panggilan jika keadaan darurat atau kebakaran sedang terjadi.

Ringgo berlari cepat di depan para pemain kartu yang merupakan petugas pemadam kebakaran. Sekarang, Ringgo bingung hendak melakukan apa untuk mengambil perhatian para pemadam kebakaran itu. Tentu saja, mereka semua tidak bisa melihat Ringgo di bawah, sedangkan tubuhnya juga sangat kecil.

Ringgo bingung, bagaimana dia harus meminta bantuan para para pemadam kebakaran itu? Namun, saat melihat ke arah para pemadam kebakaran. Ringgo melihat senter di kursi, di dekat mereka semua sedang main kartu untuk menghilangkan kebosanan. Senter! Untuk apa?

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!