Pengorbanan Cinta David

Malam Seribu Bulan

Entah kapan tibanya malam lailatu qadar ini tetapi ustad Abdullah mengisi kultum yang membahas tentang malam yang istimewa itu, malam turunnya malaikat-malaikat untuk mencatat amal baik yang dilakukan oleh para manusia di bulan ramadhan ini.

 

"Lailatul qadar adalah malam yang penuh berkah, sering disebut sebagai malam beribu bulan. Keberkahan lailatul qadar ini berganda-ganda karena terletak di bulan ramadhan. Dari sudut pandang kemuliaannya, lailah al-qadr lebih utama dari seribu bulan. Surat al-qadr menggambarkan lailah al-qadr dengan turunnya para malaikat di malam itu untuk mengurus berbagai urusan, dan kedamaian atau kesejahteraan memenuhi malam itu hingga fajar menyingsing, seperti yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah." Begitulah isi singkat yang telah disampaikan oleh ustad Abdullah pada kultumnya pada malam ke 15 ramadhan.

 

Apa yang dikatakan oleh Gurunya itu selalu berhasil membuatnya paham dan masuk ke dalam pikirannya hingga dia akan selalu ingat akan apa yang telah disampaikan Gurunya itu, David juga sangat berterima kasih kepada otaknya yang mudah tangkap.

 

"Bagaimana Dan, lo sudah hatam berapa kali sampai hari ini?" ujar Alex dia penasaran akan kalah saing oleh Hamdan yang diam-diam saja atau mungkin temannya itu sudah lupa akan perlombaan yang sudah disepakati.

 

Hamdan memberikan senyuman kepada Alex wajahnya terlihat santai menanggapi pembicaraan cowok itu, "Kenapa? alhamdulillah gue udah hatam satu kali tadi malam gue harap tahun ini bisa hatam dua atau tiga kali."

 

Mendengar jawaban Hamdan membuat Alex melotot dia saja satu satu kali baru saja dia habis menghatamkannya lain dengan ekspresi dari David yang malah terkekeh melihatnya.

 

"Ayo semangat gue juga gak mau kalah sama kalian berdua bentar lagi gue juga mau hataman nih jadi kalian harus semangat juga apalagi tanggal sekarang sudah dekat dengan datangnya malam lailatu qadar," seru David dengan antusias selama ini dia tidak mau menyia-nyiakan waktunya untuk tidak membaca al-quran.

 

Hamdan menyandarkan punggungnya pada tiang masjid, "Mari kita sama-sama berjuang mendapatkan malam lailatul qadar yang konon katanya malam seribu bulan akan ada banyak malaikat yang turun ke bumi dan lebih istimewanya lagi malam itu akan terasa berbeda dari malam biasanya gue sendiri sih gak tahu pasti kapan malam itu akan datang yang pasti mulai dari sekarang kita harus menyempatkan waktu untuk rajin membaca al-quran, berbuat kebaikan dan beramal sholeh."

 

Selalu Hamdan yang akan menjadi pencerah bagi David dan Alex memang begitulah kehidupan jika kita bersama dengan orang yang salah maka akan tersesatlah kita begitu pun sebaliknya jika kita bersama dengan orang-orang yang baik maka kita pun akan berada di jalan yang benar.

 

"Ya sudah yuk baca al-quran lagi nanti jam 00:00 kita pulang, istirahat untuk besok bisa bekerja lagi." Alex pun menjadi lebih semangat lagi membaca al-quran, dia hanya memiliki waktu luang di malam hari karena waktu siangnya akan dia gunakan untuk berjualan.

 

Ada banyak bisnis di bulan ramadhan ini dan yang paling banyak adalah berjualan di toko baik baju maupun lainnya dan itu akan mengambil banyak resiko ketika kita menerima pekerjaan itu salah satunya kita tidak bisa ikut salat terawih di bulan ramadhan, tidak bisa buka puasa bareng keluarga dan tidak punya banyak waktu untuk mengaji karena biasanya jualan itu pulang pada jam 00:00 malam atau bahkan lebih jika sedang ramai. Jarang-jarang ada toko yang mau memperkerjakan orang di siang hari karena paling ramai di waktu malam.

 

Alex tidak bekerja di bawahan orang dia malah membawa temannya untuk ikut berjualan bersama dan membagi hasilnya jadi dia bisa mengatur waktunya dan bisa menjalankan ibadah di bulan ramadhan begitulah kehidupan, benar jika orang bilang bahwa dunia ini keras.

 

"Gue ke kamar mandi dulu deh mau buang air kecil sekalian wudhu biar gak ngantuk." David bangkit dari duduknya meninggalkan ke dua temannya yang sudah bersiap-siap akan melanjutkan tadarusannya di masjid.

 

Alex menoleh memandang David tangannya sedang membuka al-quran, "Dav jangan lupa pesan kopi di Pak Haji biar nanti setelah tadarus kita ke sana," ujarnya.

 

Setelah mendengarkan ucapan Alex, David pun langsung beranjak pergi bagaimana pun mereka selalu menyempatkan waktu untuk nongkrong di warung Pak Haji untuk makan atau minum.

 

Terlihat David, Hamdan dan Alex yang begitu semangat dalam membaca al-quran hingga pada pukul 23:35 WIB Hamdan lebih dulu mengakhiri bacaannya cowok itu langsung menghempaskan tubuhnya di lantai masjid, sepertinya rasa kantuk pada dirinya tidak bisa ditahan sehingga dia memejamkan ke dua matanya.

 

"Shodaqollahu adzim," ujar David mengakhiri tadarusannya dia menoleh memandang Hamdan yang sepertinya sudah berada di alam mimpi melihat Alex yang masih membaca akhirnya dia membuka ponselnya untuk melihat siapa saja yang telah mengirim chat kepadanya.

 

Saat melihat status Dinda, membuat pikiran David langsung tertuju pada cewek itu akhirnya dia mengirim pesan kepada Dinda, namun saat dia sudah mengetik pesan tangannya tiba-tiba menghapusnya kembali dia mengurungkan niatnya untuk mengirimkannya kepada Dinda. Akhirnya dia memutuskan untuk membaca artikel dari grup hijrahnya tentang keutamaan malam lailatu qadar.

 

"Hah kok ada salat lailatul qadar juga ya? gue baru dengar deh," pekik David saat membaca artikel yang telah dikirimkan oleh seseorang itu.

 

Sehingga sangat disayangkan bagi seorang Muslim apabila melewatkan Lailatul Qadar itu. Lailatul Qadar juga disebut sebagai malam 1.000 bulan dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Alquran.

 

Sebagaimana dalam surat Al-qodr ayat 3, yang artinya, jika seorang Muslim beribadah pada malam tersebut, berarti ia mendapat fadhilah ibadah selama 83 tahun lebih sedangkan belum tentu seorang Muslim bisa hidup selama itu. Tetapi Allah menyiapkan itu untuk umat-Nya.

 

Saat David bertanya di grup akhirnya seseorang pun telah memberikan jawabannya yang langsung dibaca olehnya rasa penasarannya tidak bisa disembunyikan sehingga saat seseorang menjawab dia pun langsung membacanya.

 

"Ada apa Dav?" ujar Alex yang sudah menyelesaikan tadarusnya entah sejak kapan cowok itu berada di sampingnya.

 

David pun menoleh, "Lo tahu salat lailatul qadar?" serunya dengan mengangkat sebelah alisnya.

 

"Tahu tapi gue gak tahu kapan biasanya ustad Abdullah akan mengajak kita salat bersama, lo pengen salat juga ya? gak usah khawatir nanti bakal dikasih tahu kok mendingan sekarang kita minum kopi dulu yuk." Alex langsung mengajaknya untuk pergi, matanya sudah tidak tahan untuk tertidur.

 

"Ya sudah gue bangunin Hamdan dulu ya, lo ke sana aja dulu biar langsung dibuatkan kopinya ingat ya kopi kesukaan gue!" David memperingatkan Alex untuk tidak salah memesan kopi untuknya.

 

Alex pun beranjak pergi terlebih dahulu sedangkan David membangunkan Hamdan yang sepertinya tertidur pulas sebab kelelahan banyak kerjaan yang akhir-akhir ini Hamdan lakukan. 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!