Pasukan Langit

Menembus Dimensi Cermin

”Alicia, kita bisa menembus dunia Cermin dengan kekuatan gabungan kita!”

Ide itu muncul begitu saja dari pikiran Gayatri. Benar, jika dia menggabungkan kekuatan dari penguasaan ruang Alicia dan kemampuan Gayatri melacak energi Aji yang tersisa. Maka, mereka bisa menemukan dunia cermin yang dalam pemahaman Gayatri adalah ada di ujung dunia dan hanya berseberaganan dengan dunia nyata.

Kita ibaratkan sebuah cermin. Jika kita ingin mencapi sebuah cermin kita harus menempelkan tangan kita di cermin itu. Barulah kita akan sangat dekat antara satu objek dengan objek lainnya. Contohnya seperti tadi, tangan kita menyentuh tangan kita di cermin itu.

Teoti dunia cermin adalah dimana dunia itu hanya bisa dilewati di ujung dunia dan dekat dengannya. Masuknya seseorag ke dunia cermin adalah karena pemahaman mereka tentang dunia cermin itu sendiri.

”Tapi ..., aku tidak bisa menembusnya sama sekali?” Alicia masih keheranan dengan arah pembicaraan dari Gayatri.

”Kita akan menggabungkan energi kita, kamu yang menguasai ruang dan aku akan mentransfer warna energi yang bisa aku lacar dari arah energi Aji. Dengan demikian, mungkin kita bisa menembus dunia cermin itu,” Gayatri terlihat bersemengat untuk dapat membantu Aji jika dia sedang berhadapan dengan Lord Demon saat ini.

Alicia masih sedikit bingung, tapi dia bisa membayangkan apa yang hendak dilakukan oleh Gayatri. Dia pun mengikuti arahan dari Gayatri dan menyetujuinya.

Keduanya menempelkan telapak tangan kanan dan kiri. Mereka berkonsentrasi untuk menyatukan kekuatan mereka dalam pemahaman ruang dan warna energi. Kedua telunjuk mereka pun bersatu menunjuk untuk membuat rangkaian energi dan membentuk sebuah portal.

Alicia masih sedikit bingung, tapi dia mulai merasakan aliran energi dari Gayatri. Begitupun juga dengan Gayatri dia juga mulai merasakan energi Alicia. Kekuatan mereka nampak menyatu dan membentuk energi tipis yang mengelilingi mereka berdua. Mereka saling memandang dan mengangguk.

Jika mereka bisa membuat portal ke dunia cermin, mungkin mereka akan bisa membantu Aji dalam mengalahkan kekuatan dari Lord Demon. Aji pasti sedang bertarung keras melawan kekuatan dari Lord Demon.

Setidaknya, mereka bisa menjadi bantuan saat-saat pertarungan terakhir mereka. Mereka sudah melihat para pendekar yang dapat menguasai keadaan. Pasukan yang tertinggil dari pasukan kegelapan sudah dikalahkan dan ditangkap untuk diadili.

Jadi, Gayatri dan Alicia dapat berkonsentrasi penuh untuk bisa membuka portal dimensi ke dunia cermin. Itu pun jika mereka bisa melakukannya. Setidaknya, mereka sudah melakukan uji coba dan jika gagal mereka akan melihat dimana letak kelemahan mereka dan melakukannya lagi dengan cara yang benar.

Ujung tangan mereka yang bersatu mulai mengalirkan energi dan mulai bergerak perlahan untuk menggambar sebuah portal teleportasi. Alicia mencoba mengikuti alur energi dari Gayatri untuk mencari arah warna energi Aji yang tertinggal. Dia merasakan warna energi yang dirasakan oleh Gayatri.

Matanya tak percaya melihat jenis warna energi yang ditunjukkan oleh Gayatri. Itu adalah warna energi dari Aji. Sebuah energi dengan warna yang melebihi semua warna, dia menjadi berwarna-warni dan memiliki kombinasi warna yang sangat indah dan kompleks.

Alicia juga melihat semua pecahan warna kehidupan manusia, dan itulah yang selama ini dilihat oleh Gayatri. Itu artinya, dia mengetahui betul dengan warna energi manusia dan para pendekar sehingga tebakannya selalu akurat. Gayatri mampu melihat hal itu dan membantunya melalui ujian saat pertama masuk ke Pasukan Langit. Tes yang dilakukan oleh mereka selama itu sudah diketahui oleh Gayatri bagaimana dia melewati setiap ujian dan memperhatikan semua peserta.

Saat menghadapi pasukan kegelapan dan Lima Gerbang sekalipun. Gayatri mampu dengan mudah mengenali dan mengetahui para mondu. Oleh karena itu, tidak heran jika Aji sangat membutuhkan bantuan kekuatan dari Gayatri.

Kedekatan mereka yaitu Aji dan Gayatri memang terlihat sangat dekat. Itu juga yang membuat Alicia menjadi cemburu. Namun, dia juga menyadari saat ini, kekuatan Gayatri sangat luar biasa dan membuat Aji selalu meminta bantuan kepada Gayatri.

Jika dipikir lagi oleh Alicia. Mungkin mereka memang cocok untuk menjadi seorang pasangan seorang ahli bela diri. Jadi, dia bisa meneruskan hidupnya tanpa berharap lebih pada pemuda itu. Ah! Kenapa dia jadi sentimentil begitu? Alicia membuang pikirannya itu dia kurang dalam konsentrasi sehingga penyatuan energi mereka agak terganggu.

”Konsentrasi penuh, Alicia. Kita hampir bisa membuka celah untuk melihat dunia cermin itu!” Gayatri meminta Alicia untuk fokus.

Alicia pun mengangguk, ”Iya, Gayatri.”

Alicia kini berkonsentrasi penuh dan menghilangkan prasangka dan gambaran soal energi dari Aji yang berwarna-warni. Dia konsentrasi melacak energi itu berada dimana dan dalam celah dimensi apa. Dia mulai melacak dari ribuan titik celah, di mengikuti alur energi warna Aji yang disalurkan oleh Gayatri.

Kedua telunjuk mereka yang bersatu kemudian mulai beresonansi dengan baik. Mereka mulia membuat gerakan energi dan tercipta sebuah garis. Mereka merasa menemukan titik dimana Aji kini berada. Tangan mereka gemetaran dan titik energi tercipta dan mulailah mereka menggunakan kekuatannya untuk mempertahankan keberadaan dari energi yang mereka rasakan.

Tangan mereka terus bergerak dan terus berkonsentrasi. Garis mulai terbentuk perlahan, itu bahkan menghabiskan energi mereka dengan cepat. Mereka lalu menggunakan energi circle dan menyarap energi alam untuk menstabilkan kekuatan mereka agar tidak pecah sebelum portal terbentuk.

Konsentrasi dan kecukupan energi harus mereka jaga. Hal itu karena ketika mereka berhenti maka garis portal itu akan menghilang kembali. Mereka harus mencapai titik awal kembali untuk membentuk portal teleportasi yang utuh.

Mereka terus menggerakkan jari mereka. Mulai melengkung dan membentuk setengah garis portal teleportasi. Mereka kehabisan energi dan memompa kembali melalui energi tambahan dari alam. Mereka terus melakukan hal itu sambil meyakinkan diri mereka kalau mereka bisa melakukannya.

Tujuh puluh lima persen portal itu hampir saja terbentuk. Mereka harus bisa terus menjaga kestabilan konsentrasi dan energi mereka. Terus dan terus. Mereka ingin membantu Aji dalam hati mereka. Mereka memiliki kekuatan untuk membantu Aji yang saat ini berkorban untuk menghadapi Lord Demon sendirian.

Dan, kerja keras mereka pun terbayar. Ujung dan awal garis energi itu bertemu, dan mereka membentuk garis melengkung berenergi.

Splash!

Energi dari bullet portal itu menandakan itu adalah celah dimensi. Gayatri dan Alicia sungguh kelelahan. Mereka tak bisa melepaskan tangan mereka yang bersatu untuk mempertahankan portal teleportasi tersebut. Tidak ada cara yang lain kecuali keduanya masuk bersama ke dalam dimensi yang sudah mereka bentuk tersebut.

Mereka harus bersama-sama untuk memasukinya. Jika mereka mundur atau melepaskan penyatuan kedua tangan mereka. Maka, portal itu akan hancur seketika. Jadi, mereka harus masuk bersama sambil mempertahankan portal teleportasi tersebut.

Barsha mengetahui hal itu, dia pun tak bisa ikut pergi. Dia menyadari bahwa sungguh sulit untuk melakukan perjalanan waktu ke dunia cermin yang pernah dia masuki bersama dengan Alicia. Mungkin kali ini, hanya mereka berdua yang bisa masuk kesana dan dapat membantu Aji di pertarungan akhirnya dengan Lord Demon.

”Pergilah kalian kesana berdua. Kami akan menunggu kalian disini. Usahakan untuk membantu Aji dan membawanya pulang bersama kita lagi.”

Kalimat dari Barsha itu seolah perintah bagi mereka berdua, yaitu Gayatri dan Alicia untuk masuk ke dunia cermin tanpa mengajak yang lainnya. Mereka tak akan bisa mempertahankan portal tersebut. Jadi, mereka berdua pun mengangguk dan melesat cepat ke dalam dimensi portal tersebut.

Splash!

Keduanya memasuki portal dimensi tersebut dan saat mereka masuk dan menghilang. Demikian juga dengan portal teleportasi yang mereka pertahankan. Portal itu pecah seketika dan meledak, menghilang bersama dengan menghilangnya Alicia dan Gayatri.

Para pendekar pun berharap bahwa keduanya mampu mencapai dunia cermin dan membawa pulang kembali Aji. Dan juga tentu saja, mengalahkan Lord Demon untuk selama-lamanya sehingga tidak lagi membawa ancaman pada seluruh benua.

Tugas besar itu diserahkan kepada dua gadis dari Pasukan Langit. Dasatama melihat hal itu, Pasukan Langit memang sudah menyumbangkan banyak prestasi dan juga membantu para pendekar dan seluruh penduduk di dunia. Mereka adalah pahlawan sebenarnya, para pemuda yang akan mengisi masa depan dunia ini menjadi lebih baik.

Dasatama pun tersenyum. Dia merasa sudah tua dan sudah saatnya para pemuda yang meneruskan misi dan tujuan kebaikan di seluruh dunia. Dia bangga karena menjadi salah satu orang yang pernah mendirikan Pasukan Langit dan dapat bermanfaat bagi dunia.

”Aku mempercayai kalian, wahai para pemuda yang menjaga perdamaian,” Dasatama pun berbalik dan memberi arahan pada para pendekar dan pasukan pertahanan untuk segera membawa semua sisa dari pasukan kegelapan dan membawa mereka semua untuk diadili seadil-adilnya.

***

Pertarungan dahsyat di Mirror World belum berakhir. Bahkan semakin sengit. Keduanya, Aji dan Shura sudah beradu pukulan dan saling menyerang. Mereka menyembuhkan diri dan bertarung kembali. Entah berapa kali mereka terluka dan pulih kembali. Mereka terus merasakan sakit yang luar biasa, namun mereka segera bertarung kembali.

Ini seperti pertarungan antar dewa yang bahkan meledakkan hampir separuh dari dunia. Namun, dunia pulih kembali setelah kehancurannya. Mereka tak peduli dengan apapun, bertarung dan bertarung dan menghancurkan apapun.

”Menyerahkan Shura! Kamu hanya akan menghancurkan dirimu sendiri. Kamu sudah terjebak di sini!” Aji melancarkan pukulan energi kuatnya dan melesat ke arah Shura. Dia akan menghancurkan tubuh Shura jika itu bisa. Namun, Shura juga memiliki kekuatan penahan yang sangat kuat dengan energi Blood Supreme yang dia miliki.

Aji pun menggunakan Soul Deep untuk memperkuat aliran energinya.

Shura membuat pertahanan energi dengan aliran kegelapan. Dia juga mempersiapkan pukulan kuatnya yang dipenuhi sebuah armor kuat dari kegelapan. Benturan dua kekuatan itu terjadi kembali dan ledakan itu menimbulkan gemuruh tiada henti.

”Aku akan menguasai dunia dan menjadikannya dunia tanpa kejahatan dan hanya berisi kedamaian. Aku akan menghabisimu yang selalu mengganggu hidupku, Bagas!”

Blaarr! Booomm! Baammm! Brussh! Wuusshh!

Kehancuran meliputi semua tempat. Mereka berdua sama-sama menekan dengan kekuatan terbesarnya.

Krak! Krak!

Beberapa tangan kuat muncul dari punggung Shura dan tangan itu terlihat gelap dan tajam. Kedua tangan Aji sedang beradu dengan Shura. Delapan tangan tajam dan kuat itu mengarah pada tubuh Aji. Kecepatan delapan tangan itu sangat cepat dan menghunjam tubuh Aji dengan cepat. Tangan-tangan dari Shura itu menancap semuanya di tubuh Aji.

Crop! Crop! Crop!

Aaaaahh! Aji merasakan sakit luar biasa. Energi meledak dari benturan energi mereka dan menghancurkan delapan tangan Shura sekaligus. Aji pun masih terluka karena tusukan tersebut.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!