Pasukan Langit

Rahasia Widi

”Siapa namamu wahai pendekar?” tanya Tora sambil menarik kuat rantainya, dan dia menata rantai itu dan memutar ujung yang tajam dengan rantainya. Dia memutar berulang kali sambil berbicara, rantai memutar di lengan kanannya.

Jiro memahami kekuatan dari musuh di depannya itu, dia harus berhati-hati. Semua pasukan bela diri sedang berjuang keras menghadapi pasukan kegelapan, pertarungan tak imbang ini harus tetap ditahan oleh pasukan bela diri.

Pasukan bela diri juga masih ada yang berdatangan lewat jalur portal teleportasi, meskipun tak bisa banyak setidaknya dalam tiga menit akan ada bantuan dari pasukan bela diri sebanyak 30 hingga 40 pendekar selama 3 detik. Itu akan menambah sedikit pertahanan pasukan bela diri dan untuk menunggu bantuan besar dari empat benua.

Mereka semua harus bisa bertahan bagaimanapun caranya.

”Orang-orang memanggilku pejuang Jiro, dan apakah kamu adalah salah satu dari Iblis Pemusnah?” tanya balik Jiro.

”Ternyata aku cukup beruntung bisa bertemu dengan salah satu orang kuat di pasukan bela diri. Aku sudah banyak mendengar tentangmu pejuang Jiro, banyak pasukan kegelapan yang sudah kamu kalahkan. Aku tahu itu, tapi semua yang kamu lawan selama ini hanyalah pasukan kelas bawah dari pasukan kegelapan. Saatnya kamu menyadari kekuatan dari pasukan kegelapan dengan tingkat atas!” nada suara Tora penuh kesombongan.

Jiro pun tersenyum, ”Aku menantikannya dan ingin mengetahui sekuat apa pemimpin pasukan kegelapan, yang juga merupakan satu dari Sepuluh Iblis Pemusnah yang legendaris itu!”

Keduanya menyiapkan energi mereka. Saat pejuang Jiro maju dan mengepalkan tinjunya yang dipenuhi energi kuat, Tora juga menyerang dengan menggunakan rantainya yang langsung mengarah pada Jiro. Pertempuran mereka pun dimulai.

Di ssi lain, pertempuran yang sengit juga terjadi di segala sisi. Sebelah ujung dari pertempuran Jiro dan Tora. Beberapa prajurit bela diri sedang bertarung dan mereak semua memukul mundur dan dapat bertahan dengan baik dari serangan para pasukan kegelapan. Itu adalah kelompok dari beberapa pasukan pertahanan, ditambah beberapa Pasukan Langit yang berjuang disana membantu.

Tiba-tiba areal di sekitar mereka dipenuhi air yang membuat mereka seolah terjerat pusaran air. Mereka jadi sulit untuk bergerak karena air bah tiba-tiba datang, dan membuat mereka kesulitan bergerak.

Bagaimana mungkin tiba-tiba ada banjir di tengah lahan luas seperti ini? Tapi, itu adalah nyata. Di sana ada; Domar, Rosa dan juga Astro. Wakil ketua pasukan pertahanan yaitu ketua Gonan juga berusaha menghentikan air bah yang datang sangat deras itu. Dia menggunakan tongkatnya, dan membelah air bah yang datang sehingga melewati sisi kanan dan kirinya tanpa mengenainya.

Ketua Gonan tahu bahwa itu adalah sebuah ilusi yang sangat kuat yang digunakan oleh salah satu dari pasukan kegelapan yang memiliki kekuatan besar. Ketua Gonan bahkan belum bisa mematahkan sepenuhnya ilusi itu dan hanya bisa memecahkan areal ilusi semata. Kekuatan dari pemilik kekuatan ilusi itu pasti sangat kuat.

Ketua Gonan yang juga merupakan salah satu pendekar dengan kekuatan sihir bahkan sampai kesulitan. Saat membelah ilusi air bah yang besar itu, tiba-tiba datang gelombang kedua dan itu bukan lagi air melainkan angin yang menggulung-gulung dari langit, dan itu adalah angin yang bisa membinasakan apapun.

Pendekar yang tidak mengetahui kalau itu serangan ilusi, maka bisa jadi mereka akan diterbangkan angin itu. Kekuatan ilusi apalagi dengan kekuatan tingkat tinggi mampu membuat ilusi seperti kenyataan. kemampuan mempengaruhi mental dan pikiran seseorang sampai tingkat tertinggi akan membuat musuhnya mengalami hal ilusi seperti yang sebenarnya terjadi.

Ketua Gonan memperkuat dirinya, tongkat pendeknya diangkat ke atas dan dia juga menciptakan energi kekuatan berupa semuburan api yang menggulung dan banyak jumlahnya. Gumpalan api itu mencoba menghentikan angin yang demikian besar dan dahsyat itu. Serangan gulungan api yang banyak dari ketua Gonan, seperti membentur dinding di pusaran angin tersebut.

Gulungan angin yang kuat itu semakin mendekat, dan ketua Gonan masih berusaha untuk menghancurkan ilusi gulungan angin tersebut.

Gulungan angin semakin dekat dan ketika mendekati ketua Gonan, puluhan makhluk energi tiba-tiba muncul dan mereka adalah makhluk energi yang sangat besar dan menahan gulungan angin itu dengan senjata-senjata mereka. Angin yang menggulung itu tertahan oleh makhluk-makhluk energi itu.

Sesosok wanita tua dengan tongkat tumpul di bagian atasnya itu, mampu menghentikan serangan dari ilusi tersebut. Dia, nenek Silvi. Penasehat dari benua Frost Line yang terkenal dengan kekuatan energi makhluk yang bisa bertarung dengannya bagaikan makhluk panggilan atau summon.

Salah satu makhluk energi yang paling besar, memegang trisula panjang dan bercahaya menghempaskan ilusi dari gulungan angin itu.

Splash!

Gulungan angin yang semual mendera itu hilang dan pecah. Sesosok wanita dengan wajah yang ditutupi sedikit di bagian pipinya dengan armor kehitaman. Dia adalah sosok pemimpin di pasukan kegelapan. Salah satu dari Sepuluh Iblis Pemusnah, Widi. Kemampuannya adalah ilusi dan kekuatan mengendalikan energi. Kipasnya terbuka di tangan kanan dan kirinya.

”Nenek Tua, kamu hebat juga ya,” wanita dari pasukan kegelapan itu tulus memuji nenek Silvi yang mampu memecahkan ilusinya itu.

Nenek Silvi turun ke tanah dan berada di depan ketua Gonan, dan juga pasukan bela diri lainnya saat menghadapi kekuatan dari Widi.

”Tidak aku sangka dalam hidupku akan bertemu dengan legenda dari pasukan kegelapan. Sosok yang pernah menghilang dari pendekar bela diri karena melakukan kesalahan. Saat akan dihukum di penjara, kamu menghilang begitu saja!”

Nenek Silvi sangat memahami siapa sosok Widi yang ada di depannya itu. Dulu, dia adalah seorang penjahat yang memimpin pasukan bandit dan memiliki kemampuan ilusi. Dia akan merampok saudagar yang melintas di suatu wilayah. Dia akan menggunakan kekuatan ilusinya dan merampok dengan mudah.

Suatu kali, dia dikepung oleh pasukan pertahanan dan dia tertangkap. Kejahatan yang telah diperbuatnya sangat banyak, sehingga dia dihukum di dalam penjara dan mendapatkan hukuman yang panjang. Hingga, dia menghilang dari penjara itu. Benar saja, Widi diselamatkan oleh Lord Demon dan menjadi bagian dari kekuatannya dengan memberinya kekuatan, dan pelatihan. Pada akhirnya dia bisa menjadi sangat kuat dengan kekuatan ilusinya.

”Jadi kamu sudah sangat mengenalku nenek tua, lalu siapakah dirimu sehingga aku mungkin bisa ingat dengamu?” Widi bertanya balik.

Nenek Silvi memajukan tongkatnya ke depan dan menyentuh bumi dengan pijakan tongkat yang kuat, ”Aku adalah nenek Silvi, aku adalah salah satu orang yang menangkapmu saat kamu hendak merampok para saudagar. Aku ada di antara mereka dan memenjarakanmu saat itu, aku tahu bahwa kamu diselamatkan oleh Lord Demon. Dan aku kaget karena kita bertemu lagi disini wahai Widi sang Ilusi!”

Widi jadi mulai mengingat peristiwa dimana dirinya dijebak oleh rombongan saudagar yang membawa harta. Saat itu dia bersama anak buahnya adalah perampok ulung dan terkenal. Hingga mereka dijebak, dan ternyata dalam rombongan itu sudah menyiapkan sergapan untuk Widi. Widi pun tertangkap dan saat itu belum memiliki kekuatan kegelapan.

Widi sudah melupakan hal itu karena sudah sangat lama. Namun, dia ingat bahwa jebakan itulah yang membuat dirinya di penjara dan kemudian Lord Demon menyelamatkannya. Sudah lama sekali, Widi jadi teringat masa lalu. Jadi, di depannya itu nenek setengah baya atau berumur 50 an tahun lebih itu adalah salah satu pendekar yang menangkapnya.

Tepat sekali! Saatnya untuk membalas dendam. Kali ini, Widi akan membuktikan kekuatan yang sudah dipelajarinya, dan dia akan menghabisi semua pasukan bela diri dan membuat mereka semua menjadi budak atau bahkan menjadi mayat untuk diinjak.

”Tepat sekali momen ini, aku akan membuat kalian semua tenggelam dalam ilusi yang menghisab darah kalian semua!”

Widi berteriak sambil mengangkat kedua tangannya menyamping, dan tiba-tiba dari belakang Widi bermunculan makhluk naga dengan kepala yang mengerikan dan dipenuhi gelombang kegelapan. Naga, monster besar yang mengerikan seolah bermunculan dari belakang Widi dan bersiap memakan apa saja yang ada di hadapannya.

Nenek Silvi tahu bahwa ilusi musuhnya kali ini kuat. Jika mental para pendekar tidak kuat, mereka akan dimakan dalam ilusi dan mereka akan mati.

”Waspada kalian semua! Jika mental kalian tidak kuat, kalian akan terhisab dalam kekuatan ilusi itu dan tak bisa melakukan apapun! Fokus dan perhatikan musuhmu!”

Teriakan penasehat Silvi langsung didengarkan oleh Domar, Rosa dan Arion. Begitu juga dengan ketua Gonan. Mereka semua bersiap menghadapi serangan hewan-hewan mengerikan dengan dipenuhi energi kegelapan dan semuanya mengarah pada mereka.

Gelombang kekuatan raksasa yang akan menyerang mereka, meskipun itu ilusi namun jika mereka diam saja, maka mereka akan terluka karena serangan itu. Kekuatan dari ilusi adalah kekuatan asli dan ilusi itu berberengan. Ilusi adalah nyata dan nyata adalah ilusi, maka ketika kita lengah ilusi itu menjadi kenyataan dan membunuh kita.

Serangan datang, ketua Gonan paham bahwa ilusi harus dihadapi dengan kenyataan. dia membentuk naga yang sebenarnya dengan kekuatannya, kekuatan ketua Gonan juga yang terkuat adalah membentuk sebuah kekuatan dimensi dan panggilan summon. Perbedaan panggilan summon milik ketua Gonan bukan ilusi, melainkan pemadatan dari energi sehingga summon yang dilakukan adalah asli.

Ketua Gonan tak bisa membentuk energi tersebut banyak, dia hanya bisa fokus memadatkan energi dan membentuk satu naga besar. Naga itu langsung menghadang serangan pasukan ilusi yang banyak dari Widi. Naga yang diciptakan dari energi oleh ketua Gonan menyambar ilusi dari Widi, dan ternyata serangan ketua Gonan efektif dan dapat mendesak mundur pasukan ilusi dari Widi.

Widi tidak tinggal diam, dia menyuruh makhluk ilusi untuk berpencar dan menyerang siapapun pendekar yang ditemuinya. Pasukan ilusi itu mempu memporak-porandakan pasukan bela diri karena seolah itu adalah asli.

Ilusi dari Widi mampu mempengaruhi dari pikiran para pasukan bela diri, dan membuat mereka kaget seolah serangan makhluk besar, dan naga dari Widi itu benar-benar ada. Hal itu membuat mereka menghindar dan bertarung dengan makhluk-makhluk itu.

Nenek Silvi membantu dengan mensummon makhluk-makhluk energi yang juga besar dan mencoba melawan ilusi dari Widi. Peperangan makhluk summon terjadi, sedangkan ketua Gonan memiliki kesempatan untuk menyerang Widi secara langsung dari naga yang dibentuk dari kepadatan energi.

Makhluk itu meliuk dan menghindari semua pertempuran dan menuju tubuh Widi. Kesempatan untuk menghancurkan banyak ilusi adalah menyelesaikan si pemilik ilusi. Hal itu akan membuat pemilik ilusi itu kaget dan kehilangan kontrolnya.

Makhluk naga buatan ketua Gonan mencapai titik di mana Widi berada dan menyerangnya. Ketua Gonan menilai saat itu, Widi pasti lemah karena dia fokus menguatkan ilusi dan membuat  pasukan bela diri kocar-kacir. Saat yang tepat karena Widi pasti  tidak konsentrasi dan makhluk energinya akan menyelesaikan monster itu.

Wuusshh!

Splash!

Apa yang terjadi karena seolah pandangan silau dan benturan baru saja terjadi. Apakah Widi sudah dikalahkan? Tanya ketua Gonan dalam hatinya.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!