Pasukan Langit

Kedatangan God of War

”Matilah kalian semua!” tiga orang bawahan dari Samoa nampak menyerang secara teratur dan sangat cepat. Mereka saling mengisi dan menyerang tujuh anggota Pasukan Langit. Tiga orang kepecayaan dari Samoa itu menggunakan pedang semuanya. Helm mereka disesuaikan dengan nama mereka; Emas, Perak dan Perunggu.

Mereka bertarung dengan kombinasi kombo, yang mampu membuat kondisi di sekeliling mereka menjadi seperti badai. Angin kencang penuh energi gelap, dan energi yang meraung-raung.

Barsha menggunakan kemampuan yang sudah dipelajarinya. Kecepatan tingginya digunakan dan dia melesat dengan sangat cepat bahkan tanpa disadari oleh tiga pasukan utama Samoa. Barsha dengan cepat sudah berhadapan dengan Samoa.

Samoa pun sempat kaget karena sosok Barsha sudah berada di hadapannya. Dia tak menduga ada juga golongan pendekar muda yang mampu dengan cepat, seperti seorang asasin tingkat tertinggi. Bahkan, tiga orang kepercayaannya tak menyadari kepergiannya dari pertarungan itu.

”Siapa namamu wahai wanita cantik! Aku akan melumatmu dan menyerap energimu itu. Katakan, agar kamu tidak menyesal mati di tanganku!” seringai Samoa sambil memegang gagang pedang, dan punggung pedangnya dikalungkan ke punggungnya.

”Ingatlah baik-baik, aku adalah Barsha. Cucu dari saint Ganada dan aku datang untuk membalas dendam pada kalian semua!” Barsha mencabut kedua belatinya dan memegang bagian tajamnya terbalik ke belakang. Energinya meluap dan dia bersiap menyerang.

”Sasaran yang empuk! Dulu kami Lima Gerbang bahkan dikalahkan oleh Tiga Saint itu. Kini, aku bisa puas dengan mencabik-cabik cucu salah satu dari mereka!”

Ledakan energi terjadi di tubuh Samoa dan dia menerjang kearah Barsha. Barsha menggunakan kekuatan tertinggi yang sudah dipelajarinya dari gulungan yang diberikan oleh pejuang Jiro. Entah kenapa, Barsha merasakan kalau itu adalah warisan dari kakeknya, Ganada.

Serangan brutal dari energi kegelapan pedang milik Samoa memusnahkan apa saja yang ditemuinya. Bahkan, pasukannya sendiri harus melompat dan mundur dari pepohonan. Efek serangan yang bahkan membuat ratusan pohon langsung tertebas, dan roboh itu nyatanya tidak mengenai Barsha.

Ghost Speed yang dimiliki Barsha sudah mencapai puncaknya. Dia kini bahkan mungkin mendekati atau bahkan setara dengan kakeknya, Ganada. Kecepatan itu bahkan mampu menghindari dengan baik serangan pedang besar dari Samoa.

Samoa pun kaget, karena Barsha tiba-tiba melewati serangannya dan kini bahkan menyerbu kearahnya dengan kecepatan tinggi.

Klang! Klang! Klang!

Sabetan belati Barsha seperti ribuan serangan dan mengarah pada tubuh Samoa. Samoa membentengi dirinya sambil menahannya dengan pedangnya. Tubuh milik Samoa tersayat-sayat dan ada darah kehitaman muncrat disana-sini. Semua itu karena kecepatan sabetan belati milik Barsha dan mengenai seluruh tubuh Samoa, dengan sangat cepat bahkan hampir tak bisa diikuti oleh mata.

Di sisi yang lain, pertarungan Emas, Perak dan Perunggu melawan enam Pasukan Langit; Lao, Nanji, Yara, Samuel, Rosa dan Binto. Mereka terlibat bentrok. Di awal, tiga pasukan inti dari Samoa itu bahkan menyepelekan kekuatan dari Pasukan Langit, dan seolah mereka saja cukup cepat menghabiskan mereka dalam beberapa menit.

Sayangnya, semua itu hanyalah anggapan semata. Mereka sudah melakukan kombo berulang kali, tapi mereka dapat menghindari serangan-serangan mereka. Parahnya, salah satu dari mereka adalah berkemampuan elemental support yang memiliki cakram yang dapat menerjang terbang dan menghancurkan formasi serangan mereka.

Emas sudah tak sabar, dia melakukan perubahan Demon Transform. Dia ingin menyelesaikan pertarungan dengan cepat. Perak dan Perunggu juga mengikuti langkah Emas, mereka bertiga menggunakan perubahan iblis. Mereka pun memberikan kode kepada semua pasukan kegelapan untuk membantu mereka, dan mengalahkan keenam anggota Pasukan Langit itu bersam-sama.

Keenam Pasukan Langit pun segera memasang formasi berputar, karena ratusan pasukan kegelapan sudah mendekat dan bersiap menyerang. Mereka semua dikepung sangat ketat dari atas dan samping juga di bawah.

Tiga pemimpin mereka maju di depan, dan dan di sekeliling mereka pasukan kegelapan bagaikan lebah. Enam Pasukan Langit bersiap siaga dan mengeluarkan senjata mereka semua.

”Serang!” Emas memberi perintah. Dia juga menerjang, Perak dan Perunggu juga melesat maju. Lao menghadang mereka bertiga dengan cakram energi yang diciptakannya. Halilintar seperti benang menyatukan semua cakramnya, dan menahan serangan dari tiga orang pasukan inti Samoa.

Lao melompat dan meliuk, dia melesat menghindari serangan pedang dari Emas dan berputar. Kakinya langsung mengarah kepada pedang Perak. Benturan energi terjadi dan, di bawah Perunggu sudah menantinya. Cakramnya berbenturan dengan pedang Perunggu. Ketiga pasukan inti kegelapan itu melihat celah, dan mereka semua menyerang Lao bersamaan dengan pedang kegelapan yang sudah dialiri energi hitam.

Saat ketiganya menyerang bersamaan kearah Lao, Lao menarik energi cakramnya yang banyak kearahnya. Dia menarik energi cakram dari atas yang sudah dipersiapkannya dari tadi. Semuanya menggempur ketiga orang tersebut, yaitu Emas, Perak dan Perunggu.

Blaar!

Ketiganya menahan serangan dalam jumlah banyak energi cakram. Mereka seperti tersetrum dan Lao sudah melesat ke atas mereka sambil menekan kekuatan cakramnya, untuk mengendalikan energi cakram yang menyerang tiga pasukan kegelapan tersebut.

”HIIIIIIAAAAA!” Lao terus menekan dengan kekuatannya sambil menyerap energi alam, untuk terus menyerang mereka bertiga. Ketiganya sudah terperangkap.

Di sisi lainnya juga, para Pasukan Langit yang lain dapat mengimbangi serangan dari ratusan pasukan kegelapan dan mereka mampu mementalkan mereka satu-persatu. Mereka sudah menggunakan penyerapan energi alam, dan membuat mereka dapat melipatgandakan kekuatan energi mereka sama seperti para pasukan kegelapan.

Barsha juga bertarung dengan sangat sengit dan dia terus menyabetkan serangan energi melalui sabetan dua belatinya. Samoa seperti terdesak, tapi itu hanya sementara. Samoa meledakkan energi kegelapannya hingga ke taraf tertentu.

Hal itu mementalkan Barsha karena kekuatan besar milik Samoa. Dia mengeluarkan energi yang sudah diserap dari banyaknya pendekar dan juga kekuatan Demon Transform. Kekuatannya meningkat drastis dan membuat Barsha terpental karena energi ledakan itu.

Barsha segera mendorong energi agar tidak terpental terlalu jauh. Dia pun bersiap kembali sambil memulihkan energinya, kecepatan penyerapan energi alam sudah mencapai taraf tinggi karena pelatihan neraka dan juga penyerapan artefak Heart Dragon.

Keduanya kembali menyerbu kembali dan pecahan energi karena bertemunya energi cahaya dan kegelapan, seolah memberikan tekanan yang kuat dan menghancurkan apa saja di sekitar mereka yang mereka temui.

Di sisi lainnya juga, Lao merasakan serangannya seolah terpental. Benar saja, ketiga pasukan inti dari Samoa mengeluarkan kekuatan maksimal mereka dan mengubah perubahan iblis hingga ke taraf tertinggi mereka. Energi kegelapan mengalir di tubuh mereka, dan mereka sepenuhnya berubah wujud menjadi seperti monster.

Energi meledak dan menyerang Lao, Lao terpental ke belakang. Dia juga segera melakukan dorongan energi dan bersiap kembali. Pasukan Langit yang lain bertarung dan mementalkan satu-persatu pasukan kegelapan, meskipun mereka sedikit terpojok karena banyaknya serangan dan mereka seolah tidak ada habis-habisnya.

Saat semua Pasukan Langit disana mulai terlihat terpojok. Barsha masih menghindari serangan bertubi-tubi yang merupakan serangan balasan dari Samoa dan peningkatan kekuatannya. Saat Lao harus menggunakan segenap Cakram energinya untuk menahan satu-persatu dari serangan Emas, Perak dan Perunggu. Serangan itu menimbulkan luka karenan ketiganya sudah tidak bisa mengontrol dirinya dan mengamuk tiada terkendali.

Saat yang lainnya melawan pasukan kegelapan yang terus menerjang dan tak ada habis-habisnya.

Seorang berpedang datang dari atas langit dengan kekuatan halilintar yang menyambar-nyambar. Dia melompat dari langit dan seolah  angin terbelah dan pecah, dia melompat dan mengayunkan pedangnya, dengan efek energi yang dahsyat bahkan membuat bumi bergetar dari puluhan pasukan kegelapan langsung musnah dan terpental.

Boooommmmm!

Asap mengepul dan membuat semua orang kaget di sekitar mereka. Lelaki yang baru datang itu, kekuatannya bahkan sangat luar biasa untuk diperkirakan. Dia memakai pedangnya dan pedangnya masih menghanntam tanah, menimbulkan keretakan di setiap tempat dan efek lubang yang panjang.

Lelaki setengah baya itu bangkit dan mengangkat pedangnya. Asap mulai tipis dan lelaki itu terlihat. Dia adalah God of War, Dasatama yang datang langsung ke medan perang setelah sebelumnya menghancurkan penghalang yang tercipta.

***

”Kakak! Mereka memasang sebuah barier, ini semua pasti bertujuan untuk menjebak seluruh pasukan pertahanan dan juga aliansi bela diri di dalamnya,” pejuang Jiro menyentuh barier yang tercipta. Barier itu sangat kuat bahkan bisa jadi itu adalah pelindung yang sangat kuat, dan tingkat tertingi dalam array.

”Kamu ingat kombo penghancur?” tanya Dasatama sambil turun dari kudanya, di belakangnya pasukan dari pemerintahan dan jumlahnya tidak banyak. Namun, Dasatama memilih mereka yang memiliki kemampuan tinggi untuk ikut serta.

”Apakah kakak yakin untuk menggunakannya kali ini?” pejuang Jiro balik bertanya.

”Lakukan saja!” Dasatama tampak tersenyum. Pejuang Jiro tidak mau bertanya lagi dia pun mundur ke belakang beberapa langkah dan bersiap.

Keduanya berdiri sejajar, mereka berdua telah mempelajari salah satu teknik terlarang. Itu adalah teknik penghancur bumi, ketika teknik ini dihantamkan ke tanah maka akan tercipta efek dari pukulan yang kuat itu, dan mereka menerjang dengan kuat dengan kecepatan penuh.

Pada dasarnya, mereka pernah melatih kemampuan itu bersama saat muda. Kekuatan yang mereka dapatkan inspirasinya dari Pemukul Halilintar dan juga Ganada. Mereka mencoba menggabungkan kedua kekuatan besar, yaitu menghantam tanah dan menciptakan efek, lalu serangan super cepat dengan damage terkuat.

”Kamu siap Jiro!”

”Siap Kakak,” jawab pejuang Jiro.

”Untuk kalian, tolong serang dengan sekuat energi kalian. Saat aku menyerang dengan pejuang Jiro, kalian serang dengan serangan energi kearah array, dan gabungkan semua kekuatan ledakan kalian!” Dasatama menoleh kearah pasukan terkuat yang dibawanya, jumlahnya sekitar 25 orang. Mereka semua adalah pasukan pilihannya yang memiliki kemampuan tinggi dalam aliansi bela diri.

”Siap Ketua!”

Dasatama dan Jiro bersiap, energi terkumpul pada satu titik, di kepalan tangan kanan mereka. Energi tersedot dengan cepat dan energi pekat seolah berkumpul dalam satu titik di tangan kanan mereka. Energi terus berkumpul dan terus berkumpul dan menciptakan badai kuat di ujung tangan kanan mereka. Dan....

Blaaam!

Keduanya menghantamkan pukulan sambil melompat ke depan, energi ledakan menggoncang bumi dan efek ledakan itu maju ke depan dengan cepat. Serangan efek dua kekuatan besar itu menghantam dincing array yang menutupi hutan Tulisma.

Crak! Crak!

Penghalang sepertinya retak. Dan keduanya yaitu Dasatama dan pejuang Jiro langsung mengembalikan energi dan mengumpulkan energi kembali dan bersama melesat bagai meteor yang terbang dengan kecatan kilat. Mereka menghantam dinding array bersama-sama saat efek ledakan sebelumnya masih mendesak array.

Retakan awal yang dibuat kini diserbu dua kekuatan lagi dengan sangat kuat. Prajurit di belakang mereka segera menghantam dinding array itu dengan kekuatan penuh mereka

”Craakkkk! Craaakkkk! Blaaarrr!”

Dinding energi itu pecah dan membuat Dasatama dan Jiro masuk ke dalam hutan. Penghalang pecah seluruh hutan, dan beberapa pendekar dari perguruan tinggi dapat keluar dengan cepat karena mereka sejak tadi terhalang dan tak bisa keluar. Mereka takut dengan pembantaian dari pasukan kegelapan yang sudah membunuh para pendekar di dalam hutan.

Dasatama bergerak dan melesat cepat untuk membantu para pendekar untuk menghadapi pasukan kegelapan.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!