Pasukan Langit

Raja Memperbaiki Keadaan

Toda sudah kehilangan kesadarannya, kini yang ada di tubuh hitam dan bersisik itu hanyalah kebrutalan dan keserakahan. Tubuh itu bahkan hampir-hampir meledak dengan kekuatan yang besar, yang terlalu tinggi diakumulasikan dalam tubuh tersebut.

Toda maju dengan sayap-sayap tajam memenuhi setiap ujung lipatannya, sedangkan kekuatan besar juga menerjang dari bawah, kekuatan Yomura dengan pedangnya. Mereka bertemu di udara. Kekuaan energi saling mendorong, sesekali Toda dengan wajah iblisnya menyeringai mengerikan dan giginya juga terlihat taring tajamnya.

Keduanya saling terpental dan mundur, lalu keduanya saling menerjang lagi. Percikan energi dapat dirasakan oleh Pasukan Langit di sana. Mereka berbenturan dari segala sudut pertemuan mereka. Serangan bertubi-tubi pun terus menerjang, dan mereka seperti menggunakan kekuatan tertinggi mereka.

Kedua sayap-sayap yang tajam itu menyerang bergantian pada Yomura. Kanan dan kiri bahkan setiap sudutnya. Yomura menangkisnya dengan energi pedang yang sudah menyatu dengan jiwanya. Pedangnya demikian cepat menghadang setiap serangan dari Toda.

Serangan mereka bertemu, Yomura merasakan tubuhnya semakin ringan dan kekuatannya meningkat. Saat sayap sebelah kanan Toda menyerangnya, Yomura berputar sambil menerjang. Dia melewati serangan sayap tajam itu dan Toda kembali menghunuskan pedang hitamnya kearah terjangan dari Yomura.

Sraakkk!

Belum sempat pedang itu hendak diayunkan, Yomura sudah melewatinya dan menebas satu sisi sayap milik Toda hingga terjatuh.

Toda meraung kesakitan. Suaranya semakin mengerikan dan memekakkan telinga. Dari atas, Yomura kembali bertolak dan menghambur kearah Toda. Toda pun langsung berbalik. Mereka berhadapan kembali dan semakin dekat.

Inilah akhirnya.

”Selamat tinggal adikku Toda!”

Saat Toda hendak menghadang serangan dari Yomura, dia melihat cahaya yang sangat menyilaukan dari arah serangan Yomura. Benar saja, Yomura mengumpulkan energi besar pada pedangnya dan mengayunkan kearah Toda dengan kekuatan energi penuh.

Energi pedang langsung membesar, dan membelah tubuh Toda secara besar. Kegelapan yang menyelimuti Toda seolah pecah berkeping-keping.

Blaaaarrrrr!

Tubuh Toda bukan membelah, tapi pecah dilewati oleh energi serangan pedang dari Yomura. Tubuh itupun buyar bergantikan kemerlapan percik yang tipis dan kecil.

Senyum terakhir dari Toda pun terlihat hingga tubuhnya menghilang pecah ditiup angin.

”Pergilah Adikku.”

Yomura memperhatikan beberapa saat hingga pendar-pendar cahaya itu hilang seluruhnya. Angin sepoi menerbangkannya hingga benar-benar tidak membekas sama sekali. Angin pun menerpa wajah raja Hanusan itu.

Dia tersadar bahwa dunia sudah berubah, mungkin saja pertarungan demi pertarungan sebentar lagi akan pecah. Hal itu dapat terlihat dari kekuatan pasukan kegelapan yang kini mulai menguasai banyak hal.

Perguruan Bangau Emas, juga dengan Toda adiknya sendiri menjadi bagian dari kekuatan mereka. Pengaruh kekuatan pasukan kegelapan sudah masuk ke semua tempat dan mempengaruhi semua hal. Mereka benar-benar tidak menyerah dan tidak mau mengulangi kesalahan mereka dua puluh tahun yang lalu.

Mereka belajar dengan baik, sehingga kini mereka menyembunyikan taringnya pada orang-orang yang bisa mereka jadikan umpan. Mereka akan menguasai dunia lagi dengan memanfaatkan kelemahan manusia. Yaitu; kekuasaan dan juga keserakahan.

”Kamu tidak apa-apa, Nagada?” tanya Yomura ketika turun dan menghampiri puteranya tersebut. Perang sudah terjadi, Nagada dan anggota Pasukan Langit yang bersamanya sudah menunjukkan kekuatan besar mereka sebagai kekuatan dari Pasukan Langit.

Nagada tersenyum, ”Tidak apa-apa Ayahanda. Semua sekarang sudah selesai, biarkan para prajurit yang membereskan semua kerusakan ini!”

Beberapa saat kemudian, para prajurit mulai datang dan sisa dari penasehat yang diasingkan pun datang. Mereka adalah tiga orang penasehat yang masih setia pada Yomura, dan juga Nagada. Mereka bahkan tidak mau dibayar dengan uang dan diberikan fasilitas mewah keduniaan.

Akhirnya mereka paham. Kekuatan uang dari pihak pasukan kegelapan melimpah, dan mereka memberikannya dengan cuma-cuma kepada mereka, yang mau setia menjadi anggota dari pasukan Lord Demon.

Janji ketika mereka sudah menjadi bagian dari pasukan kegelapan, dan ketika dunia sudah dikuasai oleh pasukan Lord Demon. Maka, mereka akan diberi keamanan, kedudukan dan kekayaan yang melimpah.

Dari janji pasukan kegelapan itulah, para Mondu bermunculan sebagai bentuk dari kekecewaan pada kehidupan mereka yang merasa diabaikan. Mereka mengambil jalan dan mengambil keputusan untuk setia dalam persembunyian, untuk menjadi bagian dari pasukan kegelapan.

Tiga orang penasehat yang tersisa segera memberi hormat pada raja mereka yang kini sudah sadarkan diri. Mereka bersumpah akan selalu setia dan berjuang untuk rakyat Hanusan. Selama ini, mereka tetap setia dan diboikot oleh Toda dan pasukannya. Mereka diabaikan dan bahkan tidak diperbolehkan untuk ikut menata kerajaan.

Kekacauan pun terjadi di seluruh kerajaan, dan rakyat banyak yang menderita karena ketidakberpihakan kerajaan pada kemakmuran rakyatnya.

Yomura merasakan penderitaan rakyatnya dan juga kesetiaan para pejabat yang tetap setia kepadanya. Mereka pun kembali ke kerajaan Hanusan untuk memperbaiki segala yang sudah dikacaukan oleh pasukan kegelapan melalui adiknya Toda.

Kerusakan dan kehancuran kediaman Yomura sendiri dipasrahkan kepada beberapa prajurit, untuk membereskan sisa pertempuran yang terjadi. Ketiga anggota Pasukan langit termasuk Nagada menemani Yomura ke kerajaan bersama rombongan para penasehat.

Yomura juga ingin mendengarkan yang menimpa seluruh benua dari puteranya sendiri. Dia ingin berbincang lebih dalam, hingga anaknya kembali lagi ke Pasukan Langit di Kota Prisma.

Di kerajaan, mereka segera berbenah. Siapa saja yang menjadi bagian dari Pasukan Langit pun diperiksa. Raja Hanusan juga meminta penulis untuk menuliskan aturan baru atau pengumuman yang akan disampaikan kepada rakyatnya.

Dia harus segera bertemu dengan rakyatnya. Namun setidaknya, surat untuk rakyat akan dibacakan terlebih dahulu, untuk memberitahu bahwa dirinya sudah sadar dan akan mengembalikan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Hanusan.

Peraturan yang sudah dibuat Toda sementara kemarin dihapuskan, termasuk pajak dan mengambil rakyat untuk bekerja keras tanpa upah dan hanya diberi makanan saja.

Penulis menuliskan hal itu dan Raja Yomura mengatakan apa yang harus dituliskan semuanya. Raja Yomura mendapatkan informasi lengkap dari tiga penasehat yang masih tersisa dan setia. Mereka menjelaskan semua masalah yang tercipta sejak sang raja tak sadarkan diri.

Raja Yomura langsung mengatakan hal-hal yang segera diumumkan melalui diskusi dengan para penasehat. Setelah semua dituliskan, utusan pun dipersiapkan untuk memperbanyak dan mengumumkannya pada rakyat. Juga, di tempelkan di setiap tempat untuk dapat dibaca oleh semua orang.

Nagada dan para anggota Pasukan Langit yang lain pun berbincang dengan Raja dan para penasehat di ruang tamu kerajaan itu. Mereka bercerita banyak hal mulai dengan rencana pasukan Lord Demon, dalam menguasai dunia. Pasukan Langit bekerja untuk mencegah itu semua bekerjasama dengan semua aliansi seniman bela diri, dan kerajaan dan pemerintah yang ada di seluruh benua.

Raja Yomura merasa bangga pada anaknya itu, dia telah menjadi dewasa saat dirinya tak sadarkan diri karena racun.

Dia akan menjadi orang yang tepat untuk meneruskan kerajaannya di masa depan.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!