Nurbaya tidak tumbuh dalam kemiskinan, tapi juga tak pernah benar-benar bebas. Ia lahir sebagai perempuan Minang, anak sulung dari keluarga terpandang, dididik untuk menjaga pusaka, nama baik, dan adat. Di balik senyum ramah dan catatan akademik yang cemerlang sebagai dosen sosiologi di Universitas Indonesia, hidup Nurbaya adalah catatan panjang kompromi terhadap tuntutan tradisi dan keluarga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelID , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelID sendiri
Daftar Bab Novel NAMAKU NURBAYA BUKAN MILIK SIAPA-SIAPA:
Comments