Ketika suami izin menikah lagi dengan cinta pertamanya yang hilang, haruskah Amira menolak atau meraung-raung? Tidak. Amira tidak akan melakukan itu. Biarkan saja suami menikah lagi asal bisa memenuhi persyaratan yang diajukannya. Mampukah Arman memenuhi persyaratan itu? Atau justru dia menyerah dan memilih bahagia bersama anak dan istrinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelID , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelID sendiri
Comments