Squad Star Girls Story

Baekhyun Lagi Bucin

"Anjir, lo pikir gue dan yang lain bakal rebut cewek Lo gitu, emang secantik apa gebetan lo hah? Lisa? Jennie atau Rose?" seru Bobby sambil terkekeh mendengar ucapan Moobin yang menduganya akan merebut kekasihnya. 

 

Sedangkan di aula Baekhyun begitu terpana melihat Lisa yang dance di atas panggung, cewek itu selalu membuatnya terpesona dan semakin jatuh cinta dia tidak merasa menyesal sebagai cowok normal karena sudah menembak Lisa meski ditolak dengan alasan yang tidak jelas baginya. 

 

"Tuh kan, gue gak pernah bohong sama lo," ujar Chanyeol sambil menaruh tangannya di pundak Baekhyun yang sedang fokus memperhatikan Lisa. 

 

Semua penonton kembali bersorak ramai saat Lisa melepas kemejanya dan hanya memakai baju lengan pendek sehingga menampilkan ketiaknya yang putih mulus. 

"Sial, kenapa Lisa melakukan itu di depan semua orang sih?" gerutu Baekhyun dengan emosi dia tidak terima dengan hal yang dilakukan Lisa. 

"Eh Lo mau ke mana Baekhyun?" tanya Chanyeol begitu melihat temannya berjalan ke depan. 

 

Jennie memperhatikan Eun woo yang tidak berkedip melihat Jisso dan sesekali bersorak ketika Jisso maju ke depan. 

"Jen, Lo kenapa?" tanya Sanha yang melihat raut sedih pada wajah Jennie.

Jennie hanya menggelengkan kepalanya, Sanha tentu saja tahu apa yang sedang diperhatikan oleh cewek di sampingnya ini.

 

Begitu Baekhyun ke depan penampilan Lisa dan Jisso pun berakhir. Saat Lisa dan Jisso turun dari atas panggung, Baekhyun langsung mengikuti mereka berdua hingga masuk di ruang penampilan. 

"Ka Baekhyun?" tanya Hanbin kaget melihat Baekhyun yang mengikuti Lisa. 

Dengan cepat Baekhyun menarik tangan Lisa yang bergerak bebas, membuat cewek itu berhenti. 

 

"Baekhyun?" teriak Lisa terkejut mendengar ucapan Lisa, Jisso pun langsung menoleh.

Baekhyun memberikan jaket Lisa yang tadi sempat dilepaskan di atas panggung lalu memakaikannya di tubuh Lisa. Mengundang semua mata tertuju pada adegan romantis yang membuat semua orang iri melihatnya.

 

"Lo boleh dance di depan anak-anak, tapi jangan membuat cowok-cowok melotot melihat lo, kaya gak tau sendiri banyak mata keranjang di sekolah ini." 

Baekhyun menatap Lisa begitu dalam, membuat hati cewek itu melemah dibuatnya jantungnya berdebar begitu kencang. Chanyeol menyaksikan perlakuan Baekhyun kepada Lisa membuatnya menggelengkan kepalanya tidak percaya.

 

"Jangan diulangi lagi yah!" pinta Baekhyun matanya kini menatap Lisa dengan teduh.

Jisso akhirnya mencoba menyadarkan Lisa yang sepertinya terhipnotis dengan lakukan Baekhyun saat ini. "Ya namanya juga dance ka, lagian itu kan hanya di akhir saja, terserah ka Lisa dong mau dance gimana, mengapa ka Baekhyun jadi emosi gitu?" celetuknya dengan berani. 

 

Anak Squad star girls emang selalu bisa beradu argumen dengan lawan melawan jenis, mereka tidak suka ditindas dan disalahkan oleh para laki-laki yang selalu bullshit. 

Kata-kata Jisso membuat Baekhyun sadar jika Lisa bukanlah miliknya, akhirnya dia melepaskan tangannya dari pundak Lisa.

 

"Gue pergi dulu," kata Baekhyun berlalu pergi dia tidak ingin berdebat dengan Lisa maupun Jisso karena teguran Lisa waktu dia menyakiti Jennie pun masih terasa sakit. Seakan-akan Lisa membela Eun woo yang jelas-jelas sudah menantang dirinya.

"Lah ke sini mau bilang itu doang ka Baekhyun?" teriak Jisso dengan heran. 

Lisa masih tidak mengerti apa yang dilakukan Baekhyun tadi kepadanya, dia menggenggam jaketnya lalu pergi duduk di bangkunya tadi. 

 

Acara masih terus berlanjut hingga hari menjelang sore jam 15:20 WIB. Ada sesi foto-foto di akhir acara, Hanbin menarik tangan Jennie untuk berfoto dengannya berdua, terlihat Jisso yang menarik tangan Eun woo untuk berfoto dengannya membuat Jennie merasa tersenyum kecut. Tatapan Jisso kepada Eunwoo membuat Jennie paham sesuatu bahkan dia bisa menebak dari gaya foto mereka berdua. 

 

"Hyun, foto sama gue yuk!" ajak Lisa dengan malu-malu kepada Baekhyun. 

Dengan senang hati Baekhyun menerima ajakan itu lalu mereka berfoto bersama dengan senyum lebarnya. 

 

Saat mata Jennie memandang Eun woo yang sedang asik berfoto dengan Jisso dan teman-temannya yang lain kedua mata cowok itu menoleh kepadanya membuat Jennie langsung menundukkan wajahnya menatap layar ponsel. Dia memang tidak suka berfoto jadi lebih memilih diam dan bermain ponsel.

 

"Yuk beres-beres kawan-kawan semua!!" teriak Eun woo menggunakan mikrofon menghentikan kegiatan foto-foto temannya.

 

Jennie merapikan barang-barang lalu menyimpannya setelah selesai dia menghampiri Lisa dan Jisso yang sedang berberes-beres di ruangan penampilan. 

 

"Kalian sudah sarapan?" tanya Jennie memandang satu persatu keduanya. 

"Belum, emang panitia gak dikasih makan apa ini?" sindir Lisa dengan ketus kebetulan tidak jauh dari mereka terdapat Eun woo dan Mj yang sedang beres-beres. 

"Iya laper banget tahu acara sampai sore tapi panitia gak dikasih makan," celetuk Jisso ikut mengadu karena perutnya memang sudah merasa perih. 

"Nanti setelah beres-beres ada sesi makan bersama kok, tuh si Hanbin sama Rose lagi beli nasi Padang." 

 

Lisa, Jennie dan Jisso mengangguk setelah mendapat jawaban dari Eun woo.

"Ternyata baik juga yah ketua panitia kita," seru Jennie sambil mengedipkan matanya kepada kedua temannya. 

 

"Gak salah berarti kita pilih dia jadi ketua haha," gelak tawa Lisa seketika menggema di ruangan yang kedap suara ini. 

 

Sampah-sampah sudah dikumpulkan dan dimasukan ke dalam plastik, bangku-bangku kelas pun yang tadi dipakai ruang untuk penampilan sudah dibereskan. 

"Ke kantin yuk beli minum," ajak Lisa sambil menggendong tasnya. 

"Hayuk, lagian semua udah beres kan tinggal pekerjaan yang berat-berat doang jadi biarin urusan cowok." Jennie pergi meninggalkan ruangan sekolah bersama kedua sahabatnya. 

 

Tidak lepas dari Jisso yang selalu punya banyak cerita. "Ka Jen, tadı ka Baekhyun menghampiri kita berdua setelah dance terus dia ngasih jaket ke ka Lisa katanya 'Lo boleh dance di depan anak-anak, tapi jangan membuat cowok-cowok melotot melihat lo, kaya gak tau sendiri banyak mata keranjang di sekolah ini'." 

 

"Seriusan Lis?" Mata Jennie membulat mendengar gosip hangat dari mulut Jisso.

Jika dalam persahabatan mereka tidak boleh berbohong meski itu bersikap pribadi bagi mereka apa gunanya sahabat jika tidak mengetahui masalah atau kebahagian yang terjadi pada sahabatnya? Karena dengan bersikap terbuka semuanya terasa mudah. 

 

Lisa menganggukkan kepalanya dengan malu-malu, padahal dia sudah memaki dirinya untuk tidak berhubungan apapun dengan Baekhyun namun hatinya kembali luluh dengan perlakuan cowok itu.

 

"Ya ampun ternyata ada yang mau buka hati nih," ujar Jennie sambil tersenyum melirik Lisa.

Jisso terkekeh dia masih ingat perkataan Lisa waktu itu. "Cinta itu tidak bisa dibohongi ka Lis, hehe."

 

"Apaan sih kamu nih, gue gak cinta sama Baekhyun cuma kenapa yah perlakuan dia tadi kaya buat hati gue luluh gitu, so sweet banget gak sih? kaya yang gue tonton di drama Korea itu terjadi didunia gue sekarang," ungkap Lisa dengan tangan yang sudah memegangi wajahnya karena hal yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya terjadi kepadanya.

Jennie menyentil jidat Lisa, "Sadar Lis, lo harus hati-hati sama cowok itu gue takut dia bakal buat Lo sakit hati kayak kemarin sama Bobby." 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!