Solo Leveling (Indonesia Terjemah)
Lantai 100, Mengalahkan Iblis Baran
Seperti yang dikatakan Eshil, tingkat kesulitan dari lantai 90 ke atas meningkat secara extreme.
Kekuatan dan jumlah monster yang menjaga kastil, tak sebanding dengan yang berasal dari lantai yang lebih rendah.
Ini memiliki arti, jika ada banyak Shadow Army yang hancur dan ber-regenerasi.
Tapi… Jin Woo tak sampai ke lantai 90 hanya karena keberuntungan semata.
Ketika datang kemari dari lantai paling bawah, Jin Woo telah mengasah dirinya sendiri.
Semakin kuat perlawanan yang diberikan oleh para Iblis bangsawan tingkat tinggi, semakin kuat pula serangan yang Jin Woo berikan.
Dan setelah itu, Shadow Army akan menembus pertahanan para bangsawan.
[Anda naik level!] Semacam kabut muncul dari tubuh Jin Woo, yang saat ini sedang membawa izin masuk ke lantai 97.
Eshil yang telah menunggu sambil bersembunyi, melihat Jin Woo dan berlari mendekatinya.
Sebuah kastil yang terbakar terlihat di belakang Jin Woo.
Pada keluarga Arkansas peringkat empat …` Eshil tak punya energi untuk terkejut lagi, untuk apa yang Jin Woo lakukan.
Jika semua penyusup sama seperti dia, mereka pasti tak akan pernah bisa selamat.
“Apa ada orang lain yang kekuatannya sama denganmu?” Eshil bertanya penasaran.
Sedangkan untuk sisanya, Baek Yoonho dan Choi Jongin, Jin Woo merasa merasa mereka tak terlalu kuat.
Secara khusus, Choi Jongin yang dijuluki sebagai senjata terkuat, tampaknya dinilai lebih tinggi dari hanya kemampuannya saja.
Itu semua karena, dia memiliki guild terbaik di Korea, Hunters.
`Jika aku hanya menilainya berdasarkan kekuatan, Cha Haein lebih kuat dari Choi Jongin.
Itu seakan dia berada di kelas yang berbeda dengan Hunter S-Rank lainnya.
“Bagaimana rasanya, ketika aku keluar dari sini?” Sama seperti dia pertama kali bertemu Baek Yoonho, dan kemudian bertemu Cha Haein.
`Apakah akan ada perubahan dalam pandanganku sendiri, ketika aku melihat Go Gunhee nanti?` Jin Woo sangat tak sabar untuk mengetahui itu.
Hanya ada empat lantai yang tersisa.
Jin Woo memberi tahu Eshil.
” Ketika Eshil mendengar jika ada dua orang lagi yang sekuat Jin Woo, dia masih membeku.
Dan saat Jin Woo berkata padanya, dia secara reflek terjejut.
“Ya?” “Mulai dari sini, aku akan melakukannya sendiri.
” Berkat Eshil yang menunjukkan jalan, dia dapat dengan cepat menemukan kastil para bangsawan.
Tapi sekarang, Jin Woo tak butuh bantuannya lagi.
Tak ada alasan untuk berkeliling untuk mencari mereka, karena tujuannya sudah ditentukan.
“Yah, apa aku tak berguna sekarang?” Wajah Ehsil mejadi pucat.
” Jin Woo harus menahan tawanya, karena Eshil selalu menunjukkan reaksi yang tak terduga.
Kemudian, Eshil masuk ke dalam portal lingkaran sihir.
Kemudian, dia melihat Jin Woo sedang mengangkat tangannya.
Dan tangan itu, secara perlahan mendekati wajahnya.
Ngomong-ngomong `Apa?` Tangan Jin Woo diletakkan dengan ringan di pundak Eshil.
Dan wajah Jin Woo begitu dekat dengannya.
` Setelah mengucapkan selamat tinggal dengan caranya sendiri, Jin Woo pergi.
*Ding!* [Terbuka dari lantai 1 hingga lantai 96] [Ke mana Anda mau pergi?] Ketika Jin Woo berbalik dan menatap wajah Eshil, dia melihat keterkejutan dan kesedihan terpancar dari wajahnya.
`Apa dia itu benar-benar berasal dari dunia lain, atau hanya monster yang diciptakan oleh Sistem?` `Aku belum tahu kebenarannya.
“Hei…” Eshil memanggil Jin Woo.
Hampir pada saat yang sama, Jin Woo mengangkat kepalanya, menjawab pesan sistem.
Hanya tersedia di lantai 99 dan digunakan pada portal lingkaran sihir] Jin Woo memeriksa levelnya, sebelum naik ke lantai 100.
Seluruh tubuhnya dipenuhi dengan kekuatan, dan inderanya juga menjadi lebih sensitif.
Ini adalah yang terbaik.
Jin Woo pernah sekali membalut tangannya dengan Dagger saat melawan para Knight.
Yang kini sudah menjadi bagian dari Skill-nya.
`Sudah lama, sejak aku mengalami ketegangan, seperti saat itu.
. Jin Woo yang membuat bayangan di semua sisi, bergerak dengan ganas.
“Fuuuii…” Setelah terengah-engah, Jin Woo yang mengatur penasapasannya, masuk ke dalam portal lingkaran sihir.
” Ketika Jin Woo memberi tahu tujuannya dan portal lingkaran sihir berkedip, latar belakang daerah sekeliling, langsung berubah.
Jin Woo memeriksa daerah baru itu.
Dan hanya ada sisa-sisa kebakaran yang terlihat di lantai ini.
Ketika dia melihat ke atas, itu jatuh dari langit.
`Salju?` Jin Woo mengulurkan tangannya, karena warna saljunya yang aneh.
Tapi salju yang jatuh di telapak tangannya secara aneh tak mencair.
Abu itu jatuh seperti salju dari langit.
Mata tajam Jin Woo langsung terpaku ke langit.
[Raja iblis, Baran telah menemukan penyusup!] Titik hitam melayang di langit.
[Raja Iblis, Baran] Kening Jin Woo berkeringat dingin.
`Umm?` Monster itu yang tampak seperti kadal yang ditungganginya, juga punya nama.
Jadi di dunia iblis, Shadow Army tak bisa meningkat.
Tapi, monster yang bos tunggangi itu tampak sedikit berbeda.
Tapi, Baran mulai mengangkat tangannya.
*Ding!* [Raja Iblis Baran memanggil Devil Army!] Dengan pesan itu, sejumlah Devil Army mulai muncul di sekitarnya.
“Apa ini permulaannya?” Mata Jin Woo menyipit.
Saat tangan Baran yang terangat ke langit, menunjuk ke arah Jin Woo dengan bangga.
Devil Army yang ia panggil, mulai berlari berbondong-bondong menyerang Jin Woo.
” Jin Woo melihat pasukan raja iblis, dan mengangkat mulutnya.
” Bayangan Jin Woo mulai menyebar.
Ketika pasukan raja iblis menginjak tanah yang menghitam, Jin Woo berteriak pada Shadow Army.
Kedua Class Knight, Iron dan Tank terjun ke dalam pertempuran dengan kecepatan penuh.
Saat itu, lebih dari seratus Shadow Army mulai bergerak seperti gelombang pasang.
Tapi, di atas kepala Raja iblis yang sedang memanggil tentaranya, Tusk muncul dan menggunakan skill `Song of the Dragon` untuk menyerangnya.
. ` Baran yang menghindari pilar api itu, mendarat agak jauh.
Jin Woo teringat dengan pola pertempuran para bangsawan iblis.
Kemudian Iron, yang mencoba untuk menyerang Baran yang berada di garis depan.
Dan dengan itu, Iron diterbangkan ke udara.
` Jin Woo menangkap Iron, yang hampir jatuh ke tanah dengan skillnya.
Dan tatapan Baran beralih pada Jin Woo.
Jin Woo juga bergerak dan memberi kekuatan kepada kedua tangannya, yang memegang Dagger.
Dan dia langsung menuju sang Raja Iblis.
Dua raja bentrok dan menghasilkan luapan energy, seperti tornado.
Nyala api mulai berkobar di antara pedang Baran dan Dagger Jin Woo.
Serangan Jin Woo mengenai tubuh Baran, tapi itu tak cukup untuk menembus armor yang digunakannya.
” Tapi, kali ini lawannya tak mudah dikalahkan dengan tangan kosong, seperti monster ber-armor lainnya.
Jin Woo tak punya pilihan, selain mencari kesempatan untuk menyerang.
“Daerah vital atau persendian?” Jin Woo mengintip mencari celah,dan Baran menyerang dada Jin Woo dengan Skill yang tak terlihat.
“Ouch!” Jin Woo yang diterbangkan, menyeimbangkan kembali tubuhnya dengan `Ruler`s Hand`.
” Jin Woo sangat yakin dengan pemikirannya.
Baran telah menggunakan `Ruler`s Hand` secara bebas, sejak awal.
Jin Woo mengulurkan tangannya.
Kali ini, dia mengarahkannya pada Baran.
Baik Jinwoo dan Baran terpental karena benturan itu.
Walau Jin Woo dan Baran seimbang, pada saat yang sama juga, mereka memiliki kelemahan satu sama lain.
Kemudian, ide yang bagus muncul di benak Jin Woo.
Jin Woo merobek perban yang mengikat Baruka`s Tanto ke tangannya, dengan `Knight Killer.
` Kemudian, dia melemparkan Baruka`s Tanto dengan kekuatan penuh.
“Dagger Throw!” Baruka`s Tanto yang terbang dengan kecepatan tinggi, dihindari oleh Baran dengan hanya menggeser kepalanya ke samping.
Baran yang menekuk lututnya untuk sementara waktu, melompat dan mendarat di hadapan di depan Jin Woo.
Clang… Setelah mendarat, Baran mengayunkan pedangnya pada Jin Woo.
Tangan kiri Jin Woo terkena serangannya.
Itu karena, ketika dia mencoba menahan serangan Baran dengan dua Dagger, pergelangan tangannya terbebani oleh kuatnya serangan Baran.
Melihat wajah Jin Woo yang muram, Baran terus melakukan serangan demi serangan.
Tubuh Jin Woo secara perlahan mulai terluka.
`Boo!` Tapi Jin Woo tak gelisah, dia sedang menunggu celah, dan berfokus pada pertahanannya.
Dan ketika kesempatan akhirnya tiba, dia mengulurkan tangan kanannya dan meraih Helm Baran.
`…?` Dari dalam helm, Baran terlihat penasaran, dengan apa yang akan dilakukan Jin Woo.
Jin Woo tersenyum.
Dan ketika dia menarik helm itu dengan sekuat tenaga, Baran mencoba menahannya, dan saat itu mulai terlihat sedikit celah, di penghubung helmnya.
” Dalam sekejap Baruka`s Tanto yang telah melayang di udara sepanjang waktu, berbalik dan mengarah celah di helm Baran.
`…!` Jin Woo terus mendorong Baran dengan bahunya, dan menusukkan Knight Killer tepat pada tenggorokannya.
Baran jatuh, dan melepaskan pedangnya.
Jin Woo tak tinggal diam, di naik ke bahu Baran dan memukul Baran dengan sekuat tenaga.
Dengan stats Strength yang tinggi.
Pesan yang membawa berita menyenangkan, muncul dengan suara mekanis itu.
[Anda telah mengalahkan Raja Iblis, Baran]
[Anda mendapatkan Baran’s Soul]
[Quest ‘Kumpulkan Soul Demon(2) selesai]
[Anda naik level!]
[Anda naik level!]
[Anda naik level!]
[Anda naik level!]