Sang Pelindung Bumi
Kedatangan Musuh?
”Jadi ..., ini kartu nama saya dan juga ada nomor di sana. Kamu juga bisa menerimanya, Hunter Raymond.”
Aline memberikan sebuah kartu, dua buah. Satu untuk Dinan dan satu untuk Raymond. Aline bersikap seperti biasanya, dia penuh percaya diri. Dia melihat bahwa sejak tadi, Raymond selalu memanggil Dinan brother Dinan. Artinya, Raymond sangat menghormati Hunter Dinan.
Satu lagi, sepertinya Raymond sangat mengetahui kemampuan hunter Dinan. Dia pun terlihat menuruti dan hormat pada Dinan. Tidak mungkin secara umum, seorang Hunter Rank tinggi menurut pada seorang Hunter rank rendah.
Itu salah satu bukti kuat yang dimiliki Aline bahwa sosok Hunter Dinan adalah seorang Hunter yang kuat. Dia cukup lama dan diam ketika mendengar penjelasan Aline tentang Asosiasi Hunter.
Organisasi yang dibentuk untuk menjaga perdamaian dan menjaga agar tidak terjadi kerusakan oleh monster yang muncul dari portal dimensi. Dari beberapa penjelasan Aline dan juga Raymond, mereka bertugas mendata semua titik koordinat dimana semua portal di seluruh Prancis terbentuk.
Mereka, Asosiasi Hunter akan membagikan kepada Guild. Portal mana yang akan diambil alih oleh masing-masing Guild untuk diselesaikan. Jika ada portal yang tidak diselesaikan oleh Guild, maka itu menjadi tangung jawab Asosiasi Hunter.
”Jika sudah ada Asosiasi Hunter dan juga Guild, kenapa masih ada Portal Crash karena tidak ada Hunter yang menyelesaikan portal tersebut sebelum batas akhir Portal Crash terjadi?” tanya Dinan. Dia tidak mau berlama-lama dalam pembicaraan.
Untuk apa Asosiasi Hunter ada dan bahkan dengan Guild besar yang ada di seluruh negara ini. Kenapa masih ada Portal Crash terjadi? Dan tentu saja, penyebab orangtuanya meninggal karena dibunuh monster saat portal crash terjadi.
”Pertanyaan yang bagus,” Aline memutar pena di tangannya, ”Itulah kenapa hanya sedikit Hunter yang mau bergabung dengan Asosiasi Hunter. Itu karena, para Hunter tidak akan mendapatkan banyak uang. Guild berbeda, mereka menjadi sumber uang dan para Hunter lebih suka masuk ke Guild. Kami kekurangan Hunter dan hanya sedikit yang terlibat.
Kami tak bisa menyelesaikan banyak portal dimensi sendiri. Kami mendapatkan banyak portal sisa yang tak diselesaikan Guild.”
Aline menjelaskan dengan sangat jelas. Raymond pun membenarkan bahwa Asosiasi Hunter memang menyelesaikan misi portal yang tidak diambil alih oleh Guild. Selain itu, mereka juga bersama dengan pasukan pertahanan selalu datang ketika portal crash terjadi.
Aline juga menambahkan bahwa Asosiai Hunter tidak menyelesaikan semua portal dimensi karena keterbatasan Hunter yang bergabung dalam Asosiasi Hunter. Selain itu, Asosiasi Hunter sepenuhnya menjadi penghubung antara Pemerintah dan Guild. Jadi, Asosiasi Hunter juga memikul tanggung jawab berat karena harus mendamaikan semua pihak.
”Tapi ..., kenapa anda mencari saya dan Raymond, lalu mengajak kami bergabung dalam Asosiasi Hunter?” tanya Dinan langsung ke intinya.
Dinan merasa bahwa pasti ada sesuatu yang membawa Aline yang merupakan salah satu dari delapan Hunter Rank S di Prancis hanya datang untuk dirinya. Apakah dia sudah ketahuan? Kekuatan energinya yang memang sudah ada yang memperhatikannya?
Benar saja! Tidak mungkin kekuatan dirinya tidak ada yang mengetahui dengan kemampuan teknologi dan kekuatan Hunter yang demikian hebat seperti saat ini.
”Kami sudah menyelidiki berbagai macam Hunter yang sudah melakukan tes rank untuk Hunter baru. Kami juga punya data tentang kalian semua dalam beberapa hari dan kalian sudah masuk dalam banyak misi raid. Kalian memiliki potensi dan kami datang untuk kalian. Namun tetap saja, Asosiasi Hunter adalah tempat untuk berjuang dan bukan tempat untuk mencari uang dan ketenaran.”
Keheningan tercipta sejenak. Dinan akhirnya menyadari bahwa tidak mudah untuk mempercayai orang lain. Dinan belum bisa memastikan apakah perkataan Aline yang merupakan Hunter Rank S itu memang sepenuhnya benar. Setelah melihat banyaknya Hunter Rank tinggi yang selalu hanya mementingkan urusannya sendiri dan meremehkan orang lain.
”Saya akan memikirkannya terlebih dahulu, hari ini kami sangat lelah. Saya akan mengabari anda untuk selanjutnya,” Dinan berdiri, hunter Raymond pun tak bisa berdiam diri dia langsung berdiri dan menganggukkan kepalanya pada hunter Aline karena dia mengikuti brother Dinan yang langsung melangkah untuk pergi.
Dinan meninggalkan Aline, dan Raymond mengikuti Dinan meninggalkan Alina. Aline pun tersenyum melihat kepergian mereka.
Hunter Dinan! Ini membuktikan kalau dia memang memiliki kemampuan kuat, jika dia seorang Hunter biasa. Maka, dia akan menerima permintaan dan akan bersikap berbeda begitu bertemu seorang Hunter Rank S.
Tapi, begitu melihat dan berbicara dengan dirinya. Bahkan, dia tak terlihat merasa tertekan sama sekali. Padahal, energi divine menekan yang halus sudah digunakan oleh Aline. Tapi, Dinan bahkan tidak terpengaruh sama sekali.
Satu lagi, sikapnya tentang Hunter. Itu semua karena kematian kedua orangtuanya akibat Portal Crash. Aline sudah mendata semua informasi yang sudah dicarinya tentang Dinan. Kekecewaan pada Hunter terlalu tinggi yang dimiliki oleh Dinan. Aline memaklumi itu semua.
Kenapa? Karena ayah Aline juga meninggal akibat melindungi Aline dan Ibunya dari serbuan monster. Ayahnya mengorbankan dirinya agar Alina, Ibunya dan kakaknya Rhoma bisa selamat.
Jadi, dia mengerti kekecewaan tinggi dari Dinan akan Hunter. Aline juga merasakannya dahulu. Untuk itulah dia bergabung dalam dengan Asosiasi Hunter agar tidak ada orang lain yang merasakan hal yang sama dengannya. Kehilangan keluarga karena serangan monster.
Jika memang takdir menuntun Dinan untuk bergabung menjadi Asosiasi Hunter. Maka, Pemuda itu akan bergabung dengan Asosiasi. Pada dasarnya, Aline juga curiga dengan portal yang baru saja diselesaikan oleh tim raid utama yang dipimpin oleh hunter Sovie.
Seperti beberapa portal yang diselesaikan oleh Dinan di beberapa portal dimensi. Dinan merupakan salah satu kunci menyelesaikan portal yang berubah rank dimensionalnya. Salah satunya adalah ketika dia menyelamatkan kakaknya, Rhoma dari serbuan White Orc.
Saatnya untuk pergi, kembali bertugas dan Aline berharap agar Dinan dan Raymond mempertimbangkan ajakannya untuk bergabung dalam Asosiasi Hunter.
***
Pagi hari yang cerah, Dinan bersama adiknya masih bermain sepak bola di belakang rumah seperti biasanya.
”Tendang bolanya, Dion! Tendang yang kuat!” teriak Dinan yang masih menjaga gawang. Adik lelakinya itu, Dion, dia langsung bersiap dan menggunakan kekuatan penuh agar bisa menggunakan kekuatan penuhnya. Dia pasti akan mengalahkan Kakaknya yang merupakan seorang Hunter kuat seperti yang dikatakan brother Raymond.
”Tangkap bolanya kalau bisa, Kakak!”
Serangan kuat, persiapan dan Dion langsung berlari dengan kencang menendang bola sekuat tenaga.
Wuuusshhhhh!
Ngiiinggg!
[Hunter Dinan, Ancaman datang! Energi besar menuju arah di mana anda berada. Kekuatan yang besar dan intimidasi yang kuat. Dia ingin mengancam keselamatan anda]
Saat bola ditendang oleh Dion. Bola itu melesat dengan cepat, namun saat berada di tengah dan sebelum menyerang ke arah gawang di mana Dinan berada. Sebuah energi melesat dari kejauhan bagaikan meteor jatuh. Kecepatannya sangat tinggi dan dia tepat menghadang bola yang akan mengarah pada Dinan.
Slap!
Seorang lelaki dengan salah satu kakinya menahan bola yang ditendang Dion dengan mudah. Kini, dia berdiri dan masih ada sisa energi dari bayangan karena kecepatannya yang datang dengan energi besar. Dia menatap Dinan yang kini melihat juga ke arahnya.
Sedetik kemudian, kaki yang menahan bola itu di angkat dan menginjak bola itu dengan energi penuh.
Bam!
”Jadi ..., kamu yang bernama Dinan?” lelaki itu, dia tenang menatap Dinan. Tangan kanannya masih mengepal dan ada energi yang besar yang menyelimuti tangan kanannya tersebut.
Sepertinya, dia ingin menyerang Dinan karena sorot matanya yang tajam dan menusuk.
”Benar, saya Dinan. Apakah ada sesuatu yang anda butuhkan?” tanya Dinan.
Bukan jawaban yang didapatkan Dinan. Tapi, lelaki itu menerjang dengan kekuatan penuh dan ada bayangan makhluk buas yang membentuk seperti hologram di belakangnya. Raungan yang kuat dan energi yang besar. Dia menggunakan kekuatan tinjunya dan mengarah pada Dinan dengan melompat tinggi.
Booommm! Ledakan besar terjadi, bumi bergetar dan angin saling bertabrakan.
Asap mengepul dan Dion dari kejauhan kaget karena serangan kejutan tersebut.