Sang Pelindung Bumi
Maju Bersama dalam Penyerangan
Ice Drake meraung kuat, gigi-giginya terlihat mengerikan. Roland sudah hancur, Sovie yang melihat itu tak percaya. Monster sekuat itu muncul di portal rank B? Bagaimana hal ini bisa terjadi? Apakah ini semua karena bola merah yang sebelumnya?
Saat tubuh Roland hancur oleh kekuatan tangan Ice Drake, bola merah itu menyala dan melayang di udara. Ice Drake menggerakkan kepalanya dan menyedot bola merah itu ke arahnya. Bola merah bergerak ke arah Ice Drake dan bola itu terserap sepenuhnya ke arah Ice Drake.
Syuunngg!
Splash!
Ice Drake berbalik arah, membiarkan para Hunter yang terjatuh dan terluka. Sovie masih kaget melihat salah satu rekannya terbunuh. Dia mendekat ke arah Gana yang terlihat masih terluka. Dia berusaha membantu Gana. Nadia datang dan memberi penyembuhan pada Gana.
Saat itu, Ice Drake membuka kedua tangannya yang memiliki sayap yang sangat besar. Dia menggerakkan tangannya ke arah portal keluar dari portal tersebut. Energi terkumpul di tangannya yang besar seperti tangan kelelawar tersebut.
Roooaarrrrr!
Teriakan Ice Drake, dia membuat portal bergetar dan seluruh ruangan di dalam portal ikut berguncang. Apa yang dia lakukan?
Sesuatu terjadi dengan sangat aneh. Portal yang tadinya hanya setinggi empat meter dan berbentuk oval itu dipaksa oleh Ice Drake dengan kekuatannya dan lubang portal ke arah luar itu menjadi sangat besar dan bahkan sekarang setera dengan tinggi Ice Drake yang sekitar lima belas meter itu.
Sovie memahami hal itu, Ice Drake berusaha keluar dari portal ini dan dia ingin masuk ke dunia di mana bumi adalah tempat tujuan dari portal tersebut.
Tidak bisa!
”Kita harus menghalanginya! Dia akan membuat kehancuran dimana-mana!” kalimat itu diucapkan Kyra. Dia maju, apapun yang terjadi dia tak boleh keluar. Itu sangat berbahaya.
Kyra memutar tangannya dan lingkaran sihir keluar dari depannya. Kyra melepaskan kekuatan terkuatnya, dia tak peduli. Monster besar itu tidak boleh ke luar ke bumi. Itu akan menghancurkan apapun dan akan banyak korban berjatuhan.
Tugas seorang Hunter adalah melindungi orang – orang umum. Mereka harus dilindungi!
Ledakan energi kuat, energi kosmik seperti senjata-senjata energi keluar dari lingkaran yang dibuat oleh energi divine magic milik Kyra. Semuanya menyerang punggung dan sayap Ice Drake.
Booom! Booom! Boom! Blaarr!
Ledakan dan ledakan terjadi, Ice Drake kaget karena punggungnya digempur dengan serangan energi. Dia bergerak dan berbalik lagi. Dia marah. Dia ingin keluar dari portal tersebut.
”Semuanya bersiap! Kita akan menghadapinya bersama!” teriak Sovie, dia sekarang memberi perintah.
Nadia bersiap, Gana pun bersiap. Nogar dan Jackson kini bersiap juga, mereka semua gemetaran. Ice Drake membuka mulutnya yang besar. Ada energi yang besar keluar dari mulutnya.
Gana melesat lebih dulu, dia harus menghentikan lebih dulu. Dia menggunakan kecepatan tertingginya, God Speed. Dia melesat sangat cepat, namun belum sempat Gana mencapai Ice Drake. Ice Drake memberikan tekanan melalui energi yang diledakkan dari tubuhnya.
Bruusshh!
Gana terpental lebih dulu dan tekanan itu membuatnya terlempar jauh.
”Bertahan!” Sovie berteriak lagi, Kyra bersiap dengan energinya dan Nadia juga bersiap mengeluarkan energi serangan. Meskipun Nadia fokus pada Healer, tapi dia juga memiliki elemen sihir yang bisa menyerang musuhnya.
Tekanan yang kuat dikeluarkan oleh Ice Drake, angin terlihat marah dan menyambar apapun. Pepohonan bergoyang sangat kencang, semua Hunter seperti didorong dengan energi angin yang kencang.
”Lari!” itu adalah suara Nogar. Dia tahu, musuh di depannya tak bisa dikalahkan. Dia lari lebih dulu dan Jackson tak bisa tidak, dia mengikuti Nogar ikut lari di belakangnya.
Sovie melihat itu, namun dia masih bertahan bersama yang lainnya. Saat itu, dari langit mendung energi muncul dan dari sana, muncul aliran energi yang dikeluarkan dari depan mulut Ice Drake. Spear energi muncul di semua tempat di sekitar tubuh raksasa Ice Drake.
Spear energi berbentuk tombak dengan dilapisi seperti kristal es. Semua tombak energi itu berbentuk kilauan dan itu adalah sihir terkuat dari Ice Drake.
Spear besar itu semua bergetar, Ice Drake sepertinya ingin menghancurkan apapun yang ada. Semua Hunter kini hanya bisa bersiap untuk menghadang serbuan serangan yang akan dikeluarkan oleh Ice Drake.
”ROOOAAAARRR!”
Serangan kuat dari energi yang dilepaskan Ice Drake, ritusan spear es besar semuanya dikerahkan dan menghantam apapun dan mengarah pada para Hunter.
Bruusshh!
Sovie, dengan kekuatan sebagai Hunter Rank A, dia membentuk sebuah perisai energi yang besar melindungi dirinya dan juga Kyra dan Nadia. Lingkaran perisai besar tercipta dan menghadang serangan Spear Ice yang datang bagaikan hujan yang deras.
Ledakan di mana-mana.
Boom! Booom! Boomm!
Perisai terdorong kuat, Sovie menguatkan kekuatannya untuk tetap bertahan dan melindungi dua Hunter yang berada di sisinya. Dari kejauhan, Nogar dan Jackson yang lari tak bisa menghindari serangan kuat dari spear energi yang jumlahnya ratusan dan besar itu.
Mereka terkena serangan itu dan tak sempat membuat perisai. Mereka memang awalnya masih bisa menangkis serangan itu, namun ledakan dan banyaknya spear energi membuat mereka akhirnya tertimpa Spear Ice yang tak henti datang menyerang karena kekuatan Ice Drake tak berhenti menyerang.
Booom! Boom! Boom!
Hunter Penambang ketakutan, mereka masih sembunyi di balik batu dan serangan menghancurkan semua tempat. Mereka bersembunyi di balik batu besar itu dan tak mau berpindah sama sekali. Mereka jauh dari para Hunter yang melawan monster itu namun mereka merasakan tekanan dan bumi yang bergoncang kuat.
Saat itulah, Dinan yang memikul tas besar dan di sebelahnya, Hunter Raymond berjalan melewati para Hunter Penambang.
”Kalian jangan ke sana! Berbahaya! Monster itu sangat kuat! Tunggu bantuan datang saja!” kata salah satu dari Hunter Penambang.
Hunter Raymond memegang senjatanya, dia melirik ke arah brother Dinan yang terlihat masih saja berjalan. Artinya, brother Dinan akan melawan monster itu. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Mati dan hidup dengan berjuang bersama brother Dinan adalah sebuah kebanggan.
Raymond pun tersenyum pada para Hunter Penambang itu, ”Kalian tunggu di sini saja! Kami akan melihat situasinya dulu!” Raymond pun melewati ketiganya. Dan, ketiga Hunter penambang itu hanya bisa menggelengkan kepalanya pada dua Hunter tersebut. Benar-benar cari mati!
Dinan dan Raymond mendekati arah pertempuran, mereka terus melangkah. Saat itu, serangan mulai reda dan dari kiri mereka berjalan. Seorang tampak tertimpa sebuah kayu, serangan menghancurkan apapun di sekitarnya. Itu adalah hunter Gana. Dia kesakitan.
Dinan mendekati hunter Gana, Raymond paham keduanya mengangkat kayu dari pohon besar yang menimpa Gana. Kayu itu tergerak dan dipindahkan, Gana masih kesakitan dan dia mengucapkan terima kasih.
”Kami akan melihat situasi di sana,” kata Dinan sambil melangkah, Raymond pun mengikuti hunter Dinan.
”Tetaplah di sini hingga bantuan datang, atau jika bisa bergeraklah,” kata Raymond.
Mereka pun melangkah dan melihat dua orang yang sudah tewas terkena spear ice. Kedunya sudah tak bergerak, mereka adalah Nogar dan Jackson. Di depan sana Ice Drake bergerak dan tubuhnya sangat besar. Dia telah mengeluarkan cukup banyak energi. Dia mengaum kembali dan giginya terlihat mengerikan menandakan agar jangan mengganggu dirinya.
ROOOARRR!
Ice Drake berbalik lagi dan bersiap melangkah menuju portal menuju dunia nyata di bumi.
Dinan dan Raymond mendekati Hunter Sovie yang sudah sangat kelelahan, Kyra dan Nadia sudah kehabisan energi karena membantu menguatkan perisai energi saat menahan gempuran hujan spear ice yang menyerang mereka tanpa henti.
”Kita tak bisa berbuat apa-apa, Monster itu terlalu kuat dan dia akan memasuki portal bumi. Portal Crash akan terjadi dan dia akan mengamuk di bumi. Kita hanya bisa pasrah!” kata Kyra sambil terbatuk-batuk. Tempat di sekitar mereka sudah hancur tak berbentuk. Spear ice yang tersisa masih menancap di bumi dan pecah dimana-mana.
Sovie masih tak bisa percaya, pandangannya tak fokus. Dia masih sedih karena beberapa orang di timnya sudah terbunuh.
”Aku memang pemimpin yang lemah, aku tak bisa melindungi para Hunter itu!” kata Sovie, dia pun sudah kehilangan semangat bertarungnya dan energinya juga sudah habis.
Dinan melewati mereka bertiga dan maju ke depan, hunter Raymond mengikuti brother Dinan. Ketiga wanita itu bingung apa yang akan mereka berdua lakukan.
”Jangan kesana, kamu berdua bisa mati!” kata Nadia mencoba mencegah keduanya.
Dinan menengok ke arah mereka, ”Ingatlah hunter Sovie, kematian para Hunter itu bukan karena kesalahanmu. Mereka bertanggung jawab atas hidup dan mati mereka sendiri. Kesombongan akan membawa kematian lebih cepat!”
Apa yang dia bicarakan, seorang Hunter Pengangkut dan Hunter lemah itu, dia bahkan maju lagi.
Hunter Dinan menaruh tasnya di tanah. Bruk!
”Hunter Sovie, izinkan aku mengambil alih misi portal ini. Aku akan menyelesaikan raid ini bersama Raymond!”
”Apa!” hunter Sovie seperti tak percaya dan dia melihat punggung kedua hunter tersebut. Kyra dan Nadia bahkan juga tak percaya dengan apa yang mereka lihat.
Raymond mempersiapkan senapannya, energi Divine Power dialirkan hingga ke senapan, peluru dengan aliran divine power. Saatnya mencoba.
Dinan maju dan sebuah pedang muncul di tangan kanannya.
[Pedang Penghancur Semesta diaktifkan!]
”Raymond, bantu aku melumpuhkannya. Kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan bukan?” tanya Dinan.
”Tentu saja, brother Dinan!”
Keduanya maju saat Ice Drake akan melangkah keluar dari pintu portal tersebut.
Dor!
Tembakan divine power dari Raymond mengenai punggung Ice Drake, mengenai sayap kiri Ice Drake. Luka itu membuat asap dan Ice Drake merasakan punggungnya terluka. Dia marah dan berbalik. Para Hunter di belakang mereka heran, serangan senapan itu bahkan dapat menembus pertahanan Ice Drake? Saatnya pertempuran!