Sang Pelindung Bumi

Bangkitlah Kekuatan Kuat!

Ratu Lomodo memperhatikan dengan seksama, tongkat trisula ditegakkan di ujung atap gedung. Dinan melihatnya. Dia masih diam memperhatikan para pasukannya menyerbu para Hunter.

Dinan memperhatikan bahwa Ratu Lomodo itu mengangkat tongkatnya dan dialah yang mengatur semua pasukannya. Dia memerintahkan para monster Lizard itu dengan telepati perintah melalui tongkat sihirnya tersebut.

Para Hunter terus melindung para Healer dan Mage serta Hunter penambang. Mereka semua bertarung habis-habisan meski mereka sudah mulai kehilangan banyak energi. Dinan sendiri mengawasi dengan seksama Ratu Lomodo. Peringatan untuk membunuhnya, itu adalah peringatan sistem. Penyerapan energi akan dilakukan otomatis, jadi jika ingin bertambah kuat. Dinan harus membunuh Ratu Lomodo tersebut.

Dinan berpikir ulang untuk melakukan hal itu, dia tidak mau mengambil alih misi tim tersebut. Jika dia melakukan hal itu, dia juga akan ketahuan. Dinan pun menunggu, apakah para Hunter akan bisa mengalahkan Ratu Lomodo tersebut atau dia yang akan bertindak nantinya.

Monster lizard yang berjumlah ribuan itu sudah tak ada lagi, hanya tersisa satu atu dua saja yang turun ke arah para Hunter. Namun, tembakan beruntun dari Raymond mampu membuat mereka tak bergerak lagi. Raymond sudah cukup lelah, begitupun dengan para Hunter.

Kini, mereka melihat salah satu monster yang tersisa dan itu adalah Ratu Lomodo. Dia memakai mahkota dan berdiri di pinggir atap sambil melihat ke arah para Hunter.

Tersisa satu saja, bos monster!

”Kita akan menyelesaikannya, setelah itu kita bisa pulang dan menghasilkan banyak uang!” kata Ben. Benar! Semua memahami hal itu dan mereka juga sudah lelah.

”Gunakan formasi untuk membunuh Bos Monster dan serang ketika ada celah dan hancurkan dia!” teriak Ben kepada semua Hunter.

Semuanya bersiap dan mereka mempersiapkan senjata yang mereka pegang. Satu aba-aba yang keluar dari mulut ketua Tim, maka mereka semua akan menghambur dan menyerang Bos Monster dengan semua kekuatan mereka.

Mayat para Lizard raksasa itu sangat banyak dan bergelimpangan di sana-sini. Para Hunter mulai berjalan dan menginjak mayat-mayat monster tersebut. Dan bergerak perlahan ke arah kedung di mana Ratu Lomodo berada.

Handon memiliki tugas pertama dari sekian Hunter di timnya. Dia adalah tanker, dia pun melompat dan menginjak beberapa tubuh kadal raksasa itu. Dia bersiap ke arah monster terakhir atau bos monster, Ratu Lomodo.

Handon berencana akan menghancurkan gedung itu dengan kekuatan kapaknya serta memberi efek slow pada Ratu Lomodo. Namun, Ratu Lomodo melompat dari atap gedung, dia menggunakan beberapa kakinya yang memenuhi tubuh dan ekornya yang panjang. Jika dihitung mungkin kakinya ada delapan atau lebih. Dia menuruni gedung dan melompat ke arah para mayat Lomodo.

Bruuussshhh!

Semua Hunter sedikit waspada dan menatap Ratu Lomodo. Mata Ratu Lomodo meruncing di bola matanya. Runcing atas dan bawah. Mengerikan. Hawa kematian seolah tiba-tiba menusuk ke tengkuk leher para Hunter.

Semua Hunter seolah tersihir dengan mata Ratu Lomodo. Mereka semua seolah diam sejenak untuk waspada atau karena menunggu apa yang akan dilakukan oleh Ratu Lomodo tersebut.

Handon adalah satu-satunya Hunter yang sudah terbiasa dengan serangan. Dia harus mengambil jalan pertama. Dia harus bergerak. Kapaknya dipersiapkan, Ratu Lomodo diam saja. Itu kesempatan baiknya untuk bergerak. Handon akan menggunakan serangan kapaknya untuk memberikan efek slow pada monster itu dengan membenturkan kapaknya di sepajang jalan di depan.

Saatnya bergerak!

Handon melompat ke depan, kapaknya di arahkan ke bumi untuk memberi efek slow pada musuh dalam jangkauan puluhan meter di depannya.

Duag!

Semua Hunter kaget melihat hal itu, Handon yang melompat dengan kapak dan akan menghantam tanah di depan Ratu Lomodo. Namun, ekor panjang Ratu Lomodo sudah lebih dulu bergerak dan mengenai dada Handon dengan kuat.

Handon terpental sangat kuat hingga membentur dinding gedung di sebelah kiri para Hunter. Handon bahkan langsung pingsan dan tak bergerak lagi. Itu serangan yang sangat kuat. Para Hunter mulai merinding, bagaimana Handon yang kuat dengan kemampuan tank bahkan tak bergerak lagi?

Kini, para Hunter benar-benar panik. Satu tank sudah tak bergerak. Dan, Ratu Lomodo itu mulai bergerak ke depan, ekornya yang panjang meliuk dan kepala Ratu Lomodo itu bergerak ke kanan dan ke kiri. Semua Hunter pun bersiap.

”Jangan takut! Kita bisa mengalahkannya, fokus dan kerjasama!” teriak Ben lagi, dia harus mengingatkan tim untuk tidak boleh gentar. Hanya satu lagi monster, peluang mereka menang sangat banyak. Jadi, dia tak boleh lengah dan timnya harus bersiap menyerang dan fokus. 

Ben mengambil sikap, sebagai pemimpin dia harus tampil berani. Bahkan, ada dua Hunter rekrutan baru. Ini akan menunjukkan pada mereka tentang keberaniannya. Dia bukan seorang pengecut, dia pemimpin tim yang hebat. Begitu keyakinan Ben dan dia pun maju ke depan.

”Aku akan menggantikan Handon! Kalian serang dia ketika ada celah. Aku akan mengalihkan perhatiannya!” Ben memberikan perintah. Ben harus terlihat berani, dia maju, dia juga sedang mencontohkan pada tank satunya yang masih pemula dan belum berpengalaman.

Ben maju dengan hati-hati dan waspada, dia paham bahwa monster di depannya itu kuat. Hal itu melihat dua hal, pertama serangan yang kuat dan membuat Handon tak sadarkan diri. Kedua, ini adalah portal dengan pengukuran yang berubah dari C menjadi portal dimensional rank B. Bos Monsternya pasti kuat!

Dia semakin mendekat. Memegang pedangnya dan sedikit bergetar. Ratu Lomodo menggerakkan tangannya, Ben pun kaget dan waspada. Ratu Lomodo mengangkat tongkat trisula milikinya, dia memutarnya ke atas. Adan energi yang menyala di ujung tombak trisula. Apa yang akan dilakukannya? Ben kaget dan menunda serangannya. Dia sedang memikirkan apa yang hendak dilakukan monster itu lagi!

Srak!

Ratu Lomodo menghempaskan bagian bawah tombaknya ke lantai. Lantai di bawah itu pecah dan membuat getaran yang dapat dirasakan oleh semua Hunter. Gempa terjadi, mereka semua merasakan tanah bergetar kuat. Mereka semua, para Hunter menjaga kestabilan mereka agar tidak bergoyang.

”Bangkitlah! Bangkitlah jiwa-jiwa yang mati, Bangkitlah anak-anakku!”

Ratu Lomodo mengeluarkan suara yang melengking dan menakutkan. Suaranya bagaikan ratapan yang  mengerikan. Dia berteriak dengan bangkit, apakah masih ada monster yang disembunyikannya? Jadi saat ini, dia sedang memanggil monster lain? Ini bahaya!

Dan, semua mata para Hunter menatap para mayat di sekitarnya. Tubuh-tubuh para mayat Lizard bergerak, bagian tubuh mayat Lizart yang terpisah bergerak dan saling menyambung dengan bagian yang terputus. Energi dari tongkat Ratu Lomodo menyebar dan mengikat semua mayat-mayat itu hingga mereka bersatu. Sobekan luka seperti dijahit dan tubuh para mayat itu pun utuh kembali.

Monster Lomodo, mereka semua yang sudah dihabisi oleh para Hunter. Mereka bangun semuanya, mata mereka menyala merah. Dan mereka semua berdiri dipenuhi dengan energi sihir yang mengelilingi mereka.

Para Hunter kaget, monster-monster itu hidup kembali dalam jumlah yang banyak. Para Hunter juga sudah kelelahan. Energi mereka sudah melemah.

”Serang mereka!”

Teriak Ratu Lomodo lagi.

Ben mulai gemetar, namun dia adalah pemimpin tim yang bertanggungjawab. Para monster menyerang semua Hunter yang terdekat dengan mereka. Ben menggunakan pedangnya, dialiri energi dan menebas par monster yang menyerangnya lagi. Mereka sangat banyak, mereka kini membutuhkan bantuan.

Ben Mundur dan melindungi timnya.  Mauren bergerak cepat dan menebas leher para monster yang mendekat pada lingkarah Hunter. Serangan Mauren sangat cepat, kesana dan kemari, Raymond juga menembak dengan cepat.

Mauren sudah menjatuhkan banyak monster Lomodo yang dibangkitkan lagi. Namun, sebuah serangan tak terduga menghantam tubuhnya dengan kuat. Armor yang menempel di tubuhnya pecah dan tubuh Mauren terhempas ke dinding dengan kuat.

Blaaarrr!

Ratu Lomodo melepaskan energi serangan dari tongkat trisulanya. Mauren mencoba bangun dan dia benar-benar sudah kelelahan. Monster yang menyerang mereka semua jumlahnya sangat banyak karena dibangkitkan lagi.

Ben terus menyabetkan pedangnya, dia mendapatkan satu dan dua monster. Namun, kini dia menyesal. Dia tak akan bisa lepas dari situasi berbahaya ini dengan mudah. Dia tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Hunter yang lain untuk tidak menyelesaikan portal dimensi ini.

Portal dimensi ini bukan bagian dari tim mereka untuk bisa menyelesaikannya. Dia terlalu sombong. Kesalahannya kali ini, bisa membunuh semua tim yang mengikutinya.

Pasukan monster menyerang dari semua sisi. Mauren sudah pingsan. Tank yang satu dan terpental dengan banyaknya monster. Tersisa empat Hunter dari tim asli milik Ben. Dua di antaranya masih magang, tinggal Ben dan Odette yang berpengalaman.

Hiaaaattt!

Ben tetap maju dan menghadang serangan para monster. Dia menjatuhkan tiga sekaligus dan serangan monster mengenai lengan dan kakinya. Ben mendapatkan penyembuhan dari belakangnya. Itu kekuatan dari Odette. Ben mulai pulih dan Mira terus menyerang. Mereka sudah terdesak sangat dekat. Monster terus merangsek dan menekan mereka. Ratu Lomodo terlihat tersenyum dari kejauhan.

Raymond terus menembak dari belakang, dia menembak semua sisi, belakang dan depan, samping kanan dan kiri.

”Brother Dinan, kita harus keluar dari situasi ini! Kalahkan mereka brother Dinan!” Raymond tak ingin mati di dalam portal dimensi. Dia teringat semua perjuangannya di dalam ujian menara bersama brother Dinan. Dia pasti akan menyelesaikan monster-monster itu. Raymond hanya mengikuti instingnya seperti biasa.

Harapannya kali ini, hanyalah Dinan.

Odette dan Mira sedikit mendengar teriakan Hunter Raymond. Mungkin demikian, karena Ben pemimpin Tim bahkan sudah terpental ke arah mereka lagi. Tank satunya sudah terhempas tak sadarkan diri. Kali ini, hanya tinggal mereka berdua yang bertahan di tim asli. Ben sudah kelelahan. Sekarang, dia mendengar Raymond meminta temannya yang seorang pengangkut untuk bertarung? Dia pasti akan langsung mati jika maju.

Odette dan Mira masih menyerang dengan serangan jarak jauh mereka. Ben berusaha bangkit dan maju dengan pedangnya. namun, serangan energi menghentikannya dari Ratu Lomodo. Armor Ben pecah dan dia terhempas ke belakang. Dia lelah dan tak sadarkan diri.

Bagaimana ini! Mereka semua akan mati! Odette dan Mira tak bisa lagi berpikir jernih.

Saat itu juga, sebuah tepukan pelan menyentuh kedua pundak Odette dan Mira. Mereka tak tahu siapa yang memegang pundak mereka dengan perlahan. Namun, mereka menjadi mengantuk berat dan langsung jatuh tertidur dengan pulas.

[Manipulasi kekuatan diaktifkan!]

Dinan sudah menaruh tasnya terlebih dahulu dan membuat dua Hunter yang jongkok ketakutan untuk tidur. Mereka berdua adalah Hunter penambang. Setelah itu, Dinan memegang kedua pundak wanita yang tersisa, Dinan membuat mereka rileks dan sangat mengantuk dengan kekuatan manipuasi. Tahap dimana Dinan mampu memanipulasi mental seseorang dan membuat mereka  langsung tertidur.

Monster Lomodo datang semuanya ke arah para Hunter. Semua tak sadarkan diri sekarang, hanya tersisa Dinan dan Raymond. Dinan tersenyum pada Raymond.

”Saatnya kita beraksi Raymond! Serang dengan kekuatan jarak jauhmu! Serang sebisamu dan serahkan sisanya padaku!”

Bruusssshhhh!

Dinan melompat ke depan.

[Pedang Fire Dragon di aktifkan!]

Pedang keluar begitu saja secara ajaib di tangan Dinan. Pedang yang memiliki tekanan dan membuat para monster Lomodo seperti melihat kematian mereka. Tekanan yang kuat mampu memberikan efek dorongan pada para monster.

Dinan menerjang dan menebas dengan mudah para monster itu.

”Siap brother Dinan. Aku percaya penuh padamu, aku akan memberikan support seperti biasanya!” Raymond terlalu bahagia. Dia kini melihat kembali punggung perkasa milik brother Dinan. Benar-benar mirip di dalam ujian menara. Kali ini, dia melihat kekuatan brother Dinan semakin mengerikan.

Dan, Raymond juga sudah meningkatkan levelnya. Dia bersemangat menjatuhkan para monster Lomodo dengan tembakannya.

Gerakan Dinan sangat cepat, bahkan tak terlihat. Raymond hanya melihat kepala dan tubuh monster Lomodo terpisah disana-sini. Tebasan dan kilauan energi pedang seolah ribuan dan terjadi disana-sini.

Raymond terus menembaki para Monster dan terus bersemangat sambil melihat bagaimana brother Dinan membunuh para monster seperti menginjak semut dengan mudah. Dia tak akan pernah kecewa pada kekuatan brother Dinan.

Monster Lomodo tersisa sedikit, ribuan dihabiskan dengan mudah. Tersisa sekitar tiga puluh monster Lomodo. Ratu Lomodo terlihat sangat marah dan kesal, namun dia tak bisa mengikuti pergerakan dari Dinan dan hanya melihat para pasukannya hancur dengan cepat.

”Kuaaaaakkkkkk!” teriakan marah Ratu Lomodo, dia memerintahkan yang tersisa untuk menyerang bersamaan.

Raymond menembak para monster dengan bidikan yang tepat. Jantung atau kepala, satu tembakan selesai! Masih ada yang tersisa dan mereka semua menerjang ke arah Dinan dan Raymond.

[Stealth diaktifkan!]

Wuuuusssshhh!

Energi kilatan gerakan dari Dinan, merangsek maju dan semua tempat terlihat ada aliran kilat menyambar. Kilatan pedang memenuhi semua sisi tempat dan pasukan monster Lomodo yang tersisa dan menyerang Dinan. Semuanya sudah menjadi kepingan dan pecah seluruhnya. Mereka tercabik-cabik di tempat mereka akan menyerang.

Dinan melewati semua monster Lomodo yang sudah terbelah dimana-mana, dia menuju ke arah Ratu Lomodo. Dan, Ratu Lomodo menyongsongnya dengan marah.

”Matilah kamu, manusia lemah!” teriakan Ratu Lomodo lagi dan Dinan mampu mendengarkan apa yang dikatakannya.

Kraakk!

Sekejap dan sangat cepat. Bahkan, Raymond tak bisa mengedipkan matanya dan matanya melotot. Dinan dengan cepat melewati tubuh Ratu Lomodo. Tongkat Ratu Lomodo pecah hancur dan tubuh bos monster, Ratu Lomodo jatuh begitu saja. Tak bergerak lagi dan Dinan berdiri tegak di belakang Ratu Lomodo yang jatuh.

Dinan menghilangkan pedang di tangannya kembali.

[Hunter Dinan, anda membunuh Ratu Lomodo dan pasukannya. Penyerapan energi akan dilakukan secara otomatis]

[Hadiah kekuatan baru, Anda bisa menghidupkan jiwa seseorang yang baru saja mati dengan kekuatan pembangkitan. Namun, itu bagi jiwa yang memang menerima dan tidak berlaku untuk jiwa yang menolak]

Kekuatan baru! Dinan merasakn tubuhnya dialiri energi baru. Itu adalah kekuatan penyerapan. Sistem telah membantunya. Dinan merasakan kekuatan energi masuk ke tubuhnya. Dia memang harus bertambah kuat untuk melindungi keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Dinan kembali ke arah Raymond. Dia memejamkan matanya, tangannya bergerak dan berkonsentrasi. Luka para Hunter seperti dijahit otomatis. Luka tusukan pedang di perut Ben menutup dengan sendirinya

Raymond tak percaya melihatnya. Brother Dinan yang merupakan petarunga kuat bahkan bisa melakukan penyembuhan sebagaimana seorang Healer.

[Penyembuhan diaktifkan]

Luka para Hunter disembuhkan semuanya dengan fokus kekuatan Dinan. Raymond menyadari bahwa brother Dinan menutupi kekuatannya. Dia mengetahui itu sejak awal dan memang tak percaya dengan hasil pengukuran rank brohter Dinan.

Raymond tersenyum, brother Dinan memang orang terkuat yang dia temui selama ini.

Pintu portal ke jalan keluar terbuka. Raymond menjelaskan bahwa jika portal dimensi sudah ditaklukkan dan bos monster dikalahkan. Maka, pintu keluar akan terbuka dan mereka punya waktu beberapa jam hingga pintu tertutup dan portal dimensi itu akan menghilang selamanya.

Portal dimensi yang diselesaikan akan menghilang, tanpa jejak.

”Kita akan menungu mereka sadar, Raymond. Baru kita akan keluar bersama-sama,” kata Dinan, dia pun mengangkat tas besarnya kembali dan menaruhnya di punggungnya.

”Iya brother Dinan, siap!” jawab Raymond.

[Bos monster sudah dikalahkan, pintu Celah Dimensi akan tertutup dalam waktu lima jam]

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!