Sang Pelindung Bumi

Rank Hunter Selalu Diperhitungkan

Klap!

Helm kaca di wajah Dinan terbuka. Dia membuka matanya, dia sudah keluar dari realitas buatan, augmented reality. Ujian kedua sebelumnya adalah pertempuran dengan melawan tim musuh. Dinan membuka helmnya, empat orang di sekitarnya, di sisi kiri dan sisi kanan tim lawan yang terlihat menunduk lesu. Tentu saja mereka lesu, mereka telah dikalahkan dalam pertarungan antar tim.

Nadia yang masih remaja, dia menatap Dinan.

”Terima kasih sudah berusaha sebaik mungkin!” katanya tanpa ekspresi. Dinan pun tersenyum, anak muda memang demikian, terkadang untuk mengucapkan terima kasih saja mereka masih sungkan.

”Tentu saja, terima kasih juga untuk buffnya. Kekuatanku terasa meledak,” kata Dinan sambil tetap tersenyum. Tim lainnya di pihak Dinan juga mengucapkan terima kasih karena mereka semua seudah bekerja dengan keras hingga memenangkan pertempuran tim di dalam pengujian level kedua.

”Brother Dinan, terima kasih sudah mempercayai dan melindungiku saat tes tadi,” itu adalah suara Sam.

Dinan pun menepuk pundak Sam, ”Lain kali, tidak perlu ragu dan gemetaran. Cukup berjuang saja dengan percaya diri. Kamu akan bisa menemukan jalanmu sendiri.”

Sam mengangguk dan keduanya harus berpisah. Tes selanjutnya akan dilaksanakan, mereka harus berpisah. Semua peserta ujian penilaian rank itu berpisah. Dinan diminta memasuki ruangan yang lain.

Prosedur lainnya dilaksanakan oleh Dinan, tempat pelatihan luas. Di sana, Dinan diminta untuk mengukur segala kemampuannya. Baik kekuatan poin pukulan, penggunakan divine energi, penggunaan kemampuan menghindari jebakan. Menghindari jebakan itu penting bagi seorang Hunter, dimana mereka di dalam menyelesaikan portal dimensi, mereka akan menghadapi monster yang datang tak terduga.

Meskipun semua Hunter sudah pernah menjalani ujian di menara, mereka tentu harus diingatkan kembali. Dinan pun mengikuti semua prosedur penilaian dan tidak berlebihan, dia cukup menyelesaikan semua pelatihan dan penilaian itu dengan sederhana dan tidak mengeluarkan energinya berlebihan.

Pada dasarnya, setiap manusia yang sudah keluar dari menara, mereka sudah memiliki kemampuan kuat. Hanya saja, setiap Hunter yang keluar dari menara, tidak ada yang tahu berapa lantai yang mereka lalui. Itu rahasia yang belum terpecahkan. Jadi, pengujian di dunia dilakukan agar Asosiasi Hunter mengetahui kemampuan mereka yang sebenarnya.

Ruang terakhir, Dinan diminta oleh petugas lagi. Itu adalah pengukuran dari kekuatan para Hunter. Alat itu adalah pengukuran kekuatan dari seorang Hunter. Alat itu seperti ruang lift yang hanya cukup untuk satu orang.

Dinan diminta masuk ke kapsul yang tegak tersebut. Pintu otomatis tertutup dan cahaya portable naik dan turun seperti cahaya screening yang mengarah pada kepala Dinan hingga ke arah kaki.

[Pengujian poin kekuatan dilakukan pada Anda]

[Manipulasi kekuatan diaktifkan! Menekan kekuatan Hunter, penilaian akan dikurangi hingga titik rendah. Divine power dimanipulasi]

Dinan mengatur kekuatannya, dia tidak mau kekuatannya akan meledak seperti penilaian tes pertama yang membuat mesin rusak. Rank Hunter bagi Dinan tidak penting, dia tidak mau mengambil banyak perhatian. Dia akan berjuang sendiri dan mempersiapkan kekuatannya untuk melindungi keluarganya.

Beberapa saat kemudian, penilaian divine power selesai. Pengukuran selesai. Dinan keluar dari kapsul dan dia keluar menunggu di tempat yang lain. Di ruang pengumuman dan Dinan bertemu kembali dengan Raymond.

”Sudah selesai Brother Dinan?” tanya Raymond.

”Benar, aku sudah menyelesaikannya, hanya tinggal menunggu hasilnya,” jawab Dinan.

Raymond paham alurnya, pasti cukup melelahkan bagi Brother Dinan untuk menyelesaikan semua ujiannya. Dia juga pernah mengalaminya, sekarang hanya tinggal menunggu petugas memanggil nama Dinan dan memberikan lisensi identitas, rank Hunter dan juga nomor rekening langsung di dalam buku keterangan Hunter.

Kartu lisensi Hunter merupakan sesuatu yang di dalamnya data lengkap tersedia. Mulai dari rekening, lisensi rank Hunter, tanda pengenal,  bahkan dengan lisensi itu, Hunter memiliki otoritas untuk melakukan apapun dan masuk ke manapun. Lisensi Hunter adalah segalanya bagi seorang Hunter.

Salah satu lisensi Hunter penting karena hal itu untuk membuatnya bisa melakukan job misi dan menyelesaikan portal dimensi. Itu adalah syarat mutlak bagi Hunter untuk dapat masuk ke portal dimensi.

”Hunter Dinan!” suara panggilan lewat pengeras suara, ditambah ada layar besar yang tertulis di depan Dinan dan Raymond. Para Hunter yang sudah menyelesaikan ujian demi ujian untuk mendapatkan lisensi rank Hunter nampak masih menunggu di sana, mereka bergantian dipanggil. Banyak sekali para Hunter yang memang melakukan ujian Hunter setiap harinya.

Raymond bersemangat dan mendahului Dinan, dia ingin tahu dan penasaran dengan rank Hunter level yang didapatkan oleh Brother Dinan. Pasti sangat besar, itu pasti! Bagaimana tidak, brother Dinan sangat kuat dan bahkan mampu membunuh monster dan bos monster saat ujian di menara.

Raymond sangat yakin dengan kemampuan brother Dinan.

Mereka menuju meja petugas, mereka duduk di dua kursi yang ada di depan meja petugas tersebut. Petugas itu seorang wanita, Isabella namanya. Dia adalah petugas di bagian pemberian lisensi dan memberikan penjelasan dan arahan pada Hunter baru.

”Apa hasil rank lisensi Hunter kakakku, nona Isabell?” tanya Raymond tak sabar dan ingin segera melihat kartu lisensi Hunter brother Dinan.

Petugas bernama Isabella itu agak ragu mengeluarkan kartu lisensi Hunter milik Dinan. Dia melihat lelaki dengan lisensi Hunter rank B milik Raymond. Sepertinya, Raymond sangat berharap berlebihan pada kakak lelakinya itu.

Isabella menyodorkan kartu lisensi milik Dinan, untuk kejelasan tulisan di kartu itu masih ditutupi oleh tangan Isabella. Dia sendiri bingung hendak menjelaskan hasil rank Dinan. Hal itu melihat semangat dari Raymond yang tak sabar dan seolah yakin bahwa rank Dinan tinggi.

”Hunter Dinan ..., Anda harus berjuang lebih keras lagi. Selain di menara, anda masih bisa naik ke rank lebih tinggi. Menyelesaikan banyak portal dimensi dan berlatih dengan baik. Jika anda ingin melakukan pengujian di Asosiasi Hunter, anda bisa melakukannya lagi di tahun depan.”

Isabella menjelaskan perlahan dan memastikan kedua Hunter di depannya itu tidak emosi ataupun kaget berlebihan.

Dinan sudah menduganya, dia tersenyum dan paham karena dia menekan kekuatannya sangat banyak. Hal itu agar dia hanya dianggap Hunter biasa dan tidak menganggap dirinya menjadi pusat perhatian.

”Apa maksud anda, Hunter Isabella? Kakakku adalah seorang Hunter yang sangat kuat. Dia pasti akan tinggi hasil level ranknya.”

Kini, Raymond yang sepertinya belum menerima kata-kata dari Hunter Isabella. Hal itu karena sepertinya lisensi Hunter milik brother Dinan sangat kecil. Meskipun, dia belum melihat hasilnya dengan seksama.

”Maafkan saya, tapi ..., semua penilaian dari tes digabungkan dan semua menjadi hasil yang disinkronkan dengan data. Data komputer tidak mungkin salah karena sudah dibuat dengan software yang sangat ketat dan baik.”

”Tapi ...”

”Sudahlah Raymond, apapun hasilnya. Aku tidak mempermasalahkannya. Aku hanya ingin bisa memasuki portal dimensi dan bekerja dengan baik. Itu saja.”

Penjelasan dari dari Dinan mampu membuat Raymond menghentikan protesnya. Hunter Isabella menjadi lega, dia melihat Hunter Dinan sebagai sosok yang bijak dan tidak mempermasalahkan hasil pengujian Hunternya.

Dia bisa menerima kekuatannya sendiri dengan hasil Rank yang sudah dijalaninya. Itu semua karena pastinya, dia sudah yakin bahwa kekuatannya memang sesuai dengan ukuran hasil lisensi Hunternya, begitu pikiran Isabella. Dia juga menganggap bahwa Dinan adalah sosok Hunter yang mungkin keluar dari menara di lantai keempat atau kelima.

Sungguh kasihan, mereka orang-orang yang sudah log out terlebih dahulu. Perjuangan mereka sederhana dan dirasa sulit, mereka pun memutuskan keluar dari pengujian di menara.

Hasilnya, lisensi Hunter mereka rendah.

Kartu diberikan sepenuhnya pada Raymond, dia menerima dan melihat hasil lisensi Rank Hunter milik brother Dinan. Raymond sendiri meskipun kaget, namun dia tak berani lagi untuk protes. Hunter Arya, kemampuan level Hunter, Rank D.

Semua ini pasti salah! Raymond bahkan harus memperjelas matanya. Dia, brother Dinan adalah sosok yang meneruskan ujian di menara hingga masuk ke lantai sebelas. Bahkan, setelah itu dia baru keluar setelah satu bulan kemudian. Kemudian dirinya, Raymond. Keluar di lantai 11 dan menyelesaikan lantai 10 dan hanya berjuang sebagai seorang support. Dia mendapatkan Rank Hunter level B.

Ini tidak masuk akal! Dan ..., Raymond masih belum menerima hal itu dalam pikirannya.

Raymond juga paham, protes dengan petugas tersebut juga tidak akan menyelesaikan masalahnya. Hal itu karena mereka petugas yang berbeda dengan bagian pengujian.

Jadi ..., jika ingin protes maka mereka akan melaporkan laporan untuk melakukan tes ulang kembali. Itu sangat merepotkan!

Dinan paham kegelisahan Raymond, dia pun menenangkan Raymond dan mengajak untuk pulang. Selama Dinan bisa memasuki portal dimensi dan bekerja untuk menghasilkan uang, itu sudah cukup baginya. Jika nanti memang membutuhkan tes ulang, maka Dinan akan melakukannya lagi di tahun depan.

Akhirnya, Raymond pun menerima hal itu. Dinan harus memperbaiki keadaan ekonomi keluarganya. Dia harus bisa membahagiakan adik lelakinya, Dion. Dion harus mendapatkan pendidikan yang layak dan juga kehidupan yang baik.

Memprihatinkan melihat dia dulu selalu hidup kesusahan dan tak bisa membeli apapun sesuatu barang yang diinginkan. Dinan akan bekerja dengan baik untuk membahagiakan adiknya Dion. Di samping itu, dia akan terus bertambah kuat untuk dapat melindungi orang-orang yang dicintainya.

Hunter Rank D, tidak masalah!

Kata Raymond, Dinan bisa menjadi Hunter pengangkut sekaligus menjadi Hunter penambang kristal di dalam portal dimensi. Dan ..., itu bisa didapatkan dengan mudah untuk memasuki portal dimensi.

Meskipun, Raymond merasa kasihan pada brother Dinan karena dia harus menjadi Hunter rank rendah. Pastinya, dia akan diremehkan oleh semua Hunter saat menyelesaikan portal dimensi. Raymond juga tahu kalau Dinan adalah sosok yang menerima segala hinaan dengan baik.

Raymond hanya terlalu khawatir pada brother Dinan. Raymond akan memandunya untuk mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai seorang Hunter.

Dengan demikian, perjalanan Dinan sebagai seorang Hunter akan dimulai sekarang juga. Hunter adalah pahlawan bagi dunia, apapun Rank dan posisinya sebagai Hunter. Mereka berjuang mengamankan warga sipil dari serbuan monster.

Mereka adalah jalan baru untuk menuju masa depan yang lebih baik.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!