Sang Pelindung Bumi
Giganos Menghancurkan Segalanya
Nibiru tergoncang sekali lagi dengan keras, kali ini tanah di Nibiru meledak dahsyat karena Giganos dan tubuh energi milik Morgan dihempaskan dengan sangat kuat. Pasukan Cyprus kini melihat hal itu, mereka terdiam sejenak tak percaya. Pemimpin terkuat mereka dihampaskan ke tanah dan meledak.
Apakah Raja Giganos kalah! Mereka pun mulai kehilangan harapan jika hal itu terjadi. Mereka selama ini berani dan menguasai banyak planet karena kekuatan pemimpin Giganos.
Apakah ini menjadi akhir dari Raja mereka?
Di bawah kehancuran tanah di Nibiru, Giganos masih hidup dan menyelimuti tubuhnya dengan energi defensif yang kuat. Artefak Penghancur Semesta masih menyala di dalam tubuh Giganos. Dia melihat ke atas, dia terkubur cukup dalam di tanah Nibiru.
Dia pun teringat pada Ayahnya Norton, sosok yang membagi pecahan jiwanya agar ada penerus yang meneruskan perjuangannya.
Ada ingatan yang terbayang sebelum Norton meninggalkan Cyprus, sebelum dia berangkat ke bumi bersama Putri Yongmi. Saat itu, pertemuan mereka bertiga, yaitu; Docator sang pemimpin Cyprus, Putri Yongmi dan Norton.
”Kalian adalah Prajurit terkuatku di Cyprus! Aku mempercayakan benih jiwa milikku pada kalian berdua. Kalian harus menuju bumi dan menyuntikkan pecahan jiwaku ini di sana! Aku akan mengumpulkan energiku di sana sehingga aku terbebas dari kematian. Aku akan kembali dan membawa Cyprus dalam kejayaan!”
Hal itu dikatakan Docator saat kedua komandan terkuatnya, Yongmi dan Norton menekuk salah satu lutut mereka.
”Kami akan menjalankan perintah anda, Lord Docator,” Yongmi dan Norton hampir bersamaan menerima misi dari Docator untuk pergi ke dimensi bumi. Menanamkan benih jiwa milik Docator. Dia sudah cukup tua untuk usia bangsa Celestial Cyprus.
Dia butuh pemudaan terhadap jiwanya, jiwa yang ditanamkan akan menyerap energi di bumi. Docator akan memasuki benih itu dan membuat tubuh baru sehingga dia akan terus bertahan hidup.
”Yongmi, kamu tunggu sebentar di sini! Kamu, Norton pergilah dulu!” perintah dari Docator.
Norton paham dan segera meninggalkan Lord Docator dan Putri Yongmi.
Docator dan Putri Yongmi masih ada pembicaraan.
”Yongmi, kamu adalah yang paling aku andalkan. Aku tidak percaya pada Norton. Jadi, jika terjadi apapun padaku. Kamulah yang akan meneruskan tahta bagi Cyprus, sembari menunggu wadah jiwaku disiapkan di bumi. Aku ingin kamu yang memegang kendali sambil menunggu aku di ruang Inkubasi.”
”Tentu saja, Lord Docator. Aku akan menjalankan perintah anda!”
”Bagus, pergilah dan persiapkan perjalanan dimensi ke bumi. Aku menunggu keberhasilanmu, Yongmi!”
Yongmi pun undur diri. Namun, Norton masih mendengarkan percakapan itu ditempatnya bersembunyi. Selama ini, Norton tidak dianggap dan hanya menjadi pengganggu. Dia tidak dipercaya oleh Lord Docator.
Maka, sebelum berangkat ke Bumi. Norton membagi jiwanya, dia ingin ada yang meneruskan tujuannya. Menjadi pemimpi bagi Cyprus dan menghancurkan bumi serta menguasai seluruh alam semesta. Norton akan hidup kembali dalam pecahan jiwanya tersebut.
Di bumi, bahkan Norton mendapatkan kehinaan lagi. Yongmi berkhianat pada Cyprus dan bersama Guardian of Earth mengakhiri nyawa Norton di bumi. Semua itu terbayang dalam ingatan Giganos saat ini.
Dia adalah penerus bagi Norton, dalam tubuhnya mengalir jiwa dan ingatan sang Ayah yaitu Norton. Mereka berbagi kenangan dan kesulitan, serta rasa sakit yang bertumpuk dalam dirinya.
Jika apa yang diinginkannya tercapai, dia akan menguasai bumi dan mengumpulkan tiga artefak semesta. Dengan itu, dia akan menciptakan pasukannya sendiri yang tidak akan pernah menolak perintah Giganos. Dia akan menjadi penguasa tunggal di alam semesta.
Rasa sakitnya, pada Cyprus itu sendiri dan Bumi. Semua harus dibayarkan, Giganos tidak boleh menyerah di sini!
Tanah di Nibiru membara. Mata Giganos menyala diserta kekuatan besar yang menyelubungi tubuhnya mulai ke luar ke atas Nibiru.
Dinan dan Stanley kaget di udara. Mereka berpikir bahwa pertempuran melawan Giganos sudah berakhir. Kekuatan serangan dari Dinan sebelumnya sudah menyelesaikan Giganos dan jiwa milik Morgan. Morgan bahkan sudah mengorbankan jiwanya untuk menekan dan menyegel Giganos.
Tanah yang hancur karena terhempas tubuh Giganos di bahwa, kini seperti ada air yang mendidih. Tanah dan batu besar pecah dan terbang dari tempat tersebut. Ada sesuatu energi yang kuat di dalam sana yang hendak keluar.
Duar! Boom!
Tanah semakin kuat meledak dan berhamburan. Energi kuat mulai tercipta, Dinan dan Stanley harus mundur dan bersiap kembali. Jika Giganos masih hidup, maka akan sulit mengalahkan kekuatan tanpa batas miliknya tersebut.
Brush!
Ledakan energi terjadi dari tanah di Nibiru, tanah pecah dan sesosok bercahaya kembali muncul. Dia menyala dipenuhi energi yang berpendar-pendar hitam. Dia telah mencapai kekuatan maksimal dengan menguasai kekuatan dari Artefak Penghancur Semesta. Kini, dia melihat Dinan dan Stanley yang juga bersiap.
”Aku adalah Raja Penghancur. Tidak akan mudah membunuhku, Manusia. Aku akan menghancurkan semua penghalang yang mencoba menghentikanku. Aku tidak terhentikan, sampai kapanpun. Aku akan melumat kalian semua!” Giganos membuka kedua tangannya. Pedangnya sudah hancur, dia sudah tidak butuh pedang lagi. Kekuatan dari Artefak Penghancur Semesta dimaksimalkan dengan energi yang dimilikinya.
”Giganos! Kita sama-sama berasal dari Cyprus. Aku adalah pecahan dari jiwa Yongmi. Mari sudahi saja semua yang tak perlu ini. Lebih baik, kita hidup biasa saja dan tidak perlu saling bermusuhan. Kita bisa tinggal di planet ini, dan menikmati hidup sampai kita mati!” teriak Stanley.
Giganos semakin kesumat, dia melihat ke arah Stanley.
”Apakah kamu tahu! Cyprus tidak menginginkanku, mereka sudah menghancurkan mimpi Ayahku, Norton! Yongmi telah menjadi pengkhianat dan bahkan membunuh ayahku. Jadi, aku juga akan menghancurkan dirimu bersama dengan semua penduduk bumi. Aku, penerus dari Norton. Aku yang akan menghancurkan seluruh pasukan Cyprus dan juga manusia di bumi!” Giganos mempersiapkan kekuatan terkuatnya.
”Setelah itu! Aku akan menggunakan tiga Artefak Semesta untuk membuat kehidupan baru yang damai dan semua akan menjadi budak dan bawahanku semata. Aku akan menjadi raja, bagai seluruh alam semesta!”
Kekuatan Giganos mencapai puncaknya. Dia menggunakan kekuatan puncak dari Artefak Penghancur Semesta. Giganos sudah mampu untuk mengendalikan Artefak Semesta itu dengan kekuatannya. Dia tidak perlu takut bahwa tubuhnya tak bisa mengontrol artefak serta hancur.
Dinan dan Stanley bersiap dengan energi mereka.
[Kekuatan Giganos, mengaktivasi kekuatan Artefak Penghancur Semesta. Dia mampu mengendalikan benda yang besar dan kecil. Menghancurkan apapun dengan kehendak kekuatannya]
Ini berbahaya! Dinan mengetahui kekuatan dahsyat yang dimiliki Giganos saat ini.
”Mari kita hentikan dia, Tuan Stanley!”
”Baik, Hunter Dinan!”
Giganos menggerakkan kedua tangannya, dia mengontrol sesuatu dari bawah. Dia menguatkan kekuatan internal dan Artefak Penghancur. Dia membuat Nibiru bergoncang sangat kencang. Getarannya luar biasa dan mampu dirasakan semua pasukan Cyprus yang tersa dan juga klon jiwa milik Dinan.
Nibiru bergetar dan seolah akan hancur berkeping-keping.
Brush! Brush! Crak!
Setengah dari Nibiru seolah diangkat oleh kekuatan tangan Giganos. Pertempuran di sekitar Nibiru goncang, tak peduli klon jiwa Arya yang sudah dimanipulasi dengan bentuk dan kekuatan berbeda, tak peduli dengan pasukannya sendiri. Giganos sudah sangat marah. Dia ingin menghancurkan segalanya.
Bagaikan pohon yang dicerabut hingga ke akar-akarnya, Dinan dan Stanley berada di antara reruntuhan yang terbalik karena mengarah ke atas. Dinan menahan benturan gelombang energi, begitupun dengan Stanley. Mereka seolah ikut tertarik ke atas.
Giganos benar-benar handak menghancurkan Nibiru! Dia memaksimalkan kekuatannya, dia hanya ingin menghancurkan segalanya!
Kekacauan terjadi dan gemuruh suara tanah yang terangkat, lalu dikumpulkan ke satu titik kembali dimana Dinan dan Stanley berada. Pasukan Giganos juga banyak yang tergulung gelombang tersebut. Sudah hampir seluruh pasukan Cyprus bahkan hancur dengan kekuatan itu.
Mereka yang tidak memiliki defensif yang kuat, maka mereka akan hancur terkena efek tekanan dan energi yang dahsyat. Energi yang membara dari Artefak Penghancur Semesta.
”Hancurlah!”
Teriakan Giganos sambil mengarahkan tinjunya kembali ke depan, dan ledakan besar seperti gelombang penghancur yang dihempaskan. Giganos mengangkat tanah dan menghantamkannya lagi. Benturan besar tak bisa dihentikan.
”Ledakan Big Bang!”
Semua pecahan yang diangkat oleh Giganos disatukan ke arah Dinan dan Stanley, dan ledakan besar mengguncangkan tata surya bahkan bumi pun ikut terkena imbas getaran ledakan dari Nibiru. Bumi ikut tergoncang dan seolah mereka merasakan bahwa langit akan runtuh.
Booommm!