Sang Pelindung Bumi

Giganos Masuk Pertempuran

”Kamu telah banyak membunuh Bangsaku, Manusia! Saatnya kamu yang harus mati!” teriak Nariko marah dan tubuhnya seperti pusaran badai dengan dua pedangnya sebagai akhir dari kekuatan energi yang besar.

Dinan masih menggunakan kekuatan dari Artefak Kosmik. Benturan energi terjadi diantara dua pedang Double Penghancur milik Nariko dan Supreme Pedang Penghancur milik Dinan.

Booom! Brush!

HIIIIAA!

Nariko mengeluarkan kekuatan terkuatnya, sebagai prajurit terkuat dari Giganos saat ini. Dia tidak punya pilihan lain untuk menjadi contoh bagi prajurit yang lain. Meskipun dirinya harus mati bersama manusia itu. Maka, dia pun rela untuk hancur bersama dengan ancaman bangsa Cyprus.

Cyprus adalah segalanya bagi pasukan Giganos. Mereka siap mati demi kejayaan bangsa Cyprus.

”Matilah kamu, Manusia! Jadilah tumbal bagi kemulyaan Cyprus!” teriak Nariko sambil terus menekan dengan kekuatannya. Dua pedang yang dimilikinya memiliki item khusus yang mampu menyerap energi penyatuan dari alam di sekitarnya. Dua pedang yang merupakan magnet untuk menyerap energi. Kekuatan serangan Nariko bertambah kuat dan terus kuat.

Hal itu menjadi sumber kekuatan dari pemilik dua pedang tersebut. Jika Double Sword milik Nariko terus menyerap energi. Masalahnya hanya satu, seberapa kuat pemiliknya untuk menahan kekuatan dua pedang tersebut.

Nariko tak peduli lagi dengan tubuhnya, jika harus hancur maka dia akan membawa manusia itu hancur bersamanya.

Dinan mulai tertekan, kekuatan Artefak Kosmik dikuatkan. Kekuatan lawannya memang sangat kuat, dia juga mempunyai kekuatan yang besar. Namun, Dinan memahami bahwa musuhnya sedang memaksakan kekuatannya. Terlihat dari tubuhnya yang terbakar dengan paparan energi yang kuat.

Tekad yang luar biasa! Dinan tahu bahwa Nariko adalah seorang Ksatria. Sayangnya, dia membela tuan yang salah dan jalan yang salah. Bahkan, dia rela menghancurkan tubuhnya sendiri asalkan bisa membuat kemenangan pada pasukannya.

Inilah tekad Cyprus yang telah menggoncang alam semesta dan membuat banyak kekacauan. Mereka harus dimusnahkan untuk menghilangkan bahaya kerusakan alam semesta.

”Tekadmu sangat kuat, Ksatria Nariko. Sayangnya, kamu memilih jalan yang salah. Dan, aku harus menghentikanmu di sini!” Dinan menguatkan kekuatan energi kosmik di pedangnya. Kekuatan mereka imbang sekarang, tapi tubuh Nariko mungkin tidak akan mampu menahan kekuatan energi yang terus meledak dalam tubuhnya.

”Omong kosong kamu, Manusia! Aku yang akan memusnahkanmu. Meskipun, aku hancur bersamamu. Kamu akan bersamaku untuk mati!”

HIIIAAAA!

Energi dari kedua pedang milik Nariko semakin membara. Dinan mampu merasakan bahwa tubuh Nariko hampir tak bisa lagi menahan kekuatan itu. Dia memang berniat untuk menghancurkan dirinya sendiri dan membawa Dinan hancur bersamanya.

[Supreme Manipulasi Kekuatan fusion Artefak Kosmik]

Pendar-pendar energi dikeluarkan Dinan, dia membuat tekanan dan mencoba untuk mendorong tubuh Nariko untuk jauh darinya. Dia sudah berniat untuk hancur, maka biarlah dia hancur sendirian.

Woosshh!

Nariko merasakan tubuhnya terdorong ke belakang, tenaga yang sangat kuat dari manusia itu untuk mendorongnya menjauh. Tubuhnya sudah tidak tahan dengan kumpulan energi dari pedangnya yang ditingkatkan hingga maksimal. Kekuatan penyerapan energi mencapai batas.

Nariko semakin terbakar, tubuhnya sudah tidak mampu lagi. Dia terdorong kekuatan dari Dinan. Namun, dia memaksakan kekuatan terakhirnya untuk menggunakan booster dan menembus dorongan kekuatan Dinan. Tak peduli tubuhnya mau hancur atau tidak. Dia mendekat ke arah Dinan dengan dorongan booster.

Woooshh!

Dinan tak menyangka, prajurit Nariko itu benar-benar keras kepala. Bahkan, dia sudah hampir hancur dan terus mencoba menembus tekanan yang sudah dibuatnya.

”Matilah bersamaku!”

[Booster Time Breaker! Maksimal Double Sword. Kekuatan Nariko mencapai puncak, kekuatan yang tak bisa dikendalikan dan ledakan besar untuk menghancurkan apapun yang ada di sekitarnya]

”Booster Time Breaker!”

Wooooshhh!

Dinan tak bisa lagi menahan tubuh Nariko yang terdorong dengan sangat kuat ke arahnya. Tabrakan tak bisa dihindari dan ledakan besar menghancurkan apapun di sekitarnya. Para pasukan Cyprus di sekitarnya hancur. Pasukan dan klon milik Dinan yang lain merasakan bahaya dan melesat mundur ke sisi lain.

Duaaarrr! Booom! Booooom!

[Manipulasi kekuatan, Berpindah dari tubuh asli ke klon jiwa. Klon jiwa fusion bullet teleportasi. Klon jiwa hancur dan memindahkan jiwa ke klon]

Ledakan yang sangat kuat, Dinan masih bisa menghindari hal itu dengan memindahkan tubuh aslinya ke jiwa klon yang lain. Kekuatan yang sudah dipelajarinya dari Kasa memang sangat berguna. Dalam pertempuran hidup dan mati seperti ini, dia bisa melakukan perpindahan tubuhnya ke klon dengan fusion dari bullet teleportasi.

Meskipun mampu berpindah dengan tepat waktu, luka karena ledakan masih terasa cukup menyakitkan bagi Dinan. Hal ini karena, musuh yang dilawan Dinan saat ini bukan lawan biasa. Mereka semua adalah para pasukan yang sudah terlatih dan bertempur ratusan tahun.

Tubuh Dinan masih merasakan luka yang cukup kuat, Nariko benar-benar bisa menghancurkan dirinya sendiri demi menghancurkan musuhnya.

[Kekuatan Healing diaktifkan! Heal dilakukan untuk menyembuhkan organ yang terluka dan membersihkan tubuh dari luka ledakan. Proses penyembuhan diproses]

Masih ada Rasmun dan Gaia yang sudah menghindar. Kini, Dinan melihat pertempuran yang dahsyat di semua tempat. Dia tak bisa berlama-lama di Nibiru. Dia harus mencapai Giganos dan berusaha untuk mengalahkannya.

Di sana!

Giganos masih duduk, dan bahkan Dinan baru menyadari bahwa arah dari mata Giganos mengarah padanya. Dia benar-benar memiliki kekuatan sense yang kuat sehingga dia mampu merasakan tubuh asli Dinan yang sudah menggunakan kekuatan teleportasi dengan cepat.

Meskipun klon tubuh Dinan ada di mana-mana. Namun, dia melihat Dinan yang asli dan matanya nampak melihatnya pada titik saat ini. Oleh sebab itu, pertempuran melawan Giganos bukan soal bisa mengalahkannya saja. Semua itu akan berat karena Giganos adalah kekuatan puncak dari seluruh kejahatan yang mengguncang kestabilan alam semesta.

[Giganos menyadari keberadaan anda, bahkan dia menyiapkan serangan untuk anda. Anda tidak bisa menipu sosok yang sudah bertarung ribuan tahun dan sudah mencapai pengalaman bertempur yang tiada terhitung jumlahnya]

Ini adalah detik pertempuran yang sudah ditunggu oleh Dinan. Dia pun tak ragu lagi menggunakan Mode Armor Supreme dan kekuatan tertingginya. Dia merasakan bahwa tekanan dari Giganos sudah mencapai dirinya, meskipun jarak mereka jauh. Pertempuran ini tak bisa lagi dihindari.

Dinan pun bersiap.

”Guardian of Earth, Dinan! Kamu aku akui memiliki kemampuan. Maka, aku yang akan turun dan menghancurkanmu. Aku akan menghancurkan seluruh organ dan tulangmu hingga hancur!”

Wooosshh!

Tekanan yang luar biasa, bahkan Dinan tertekan dan terdorong. Dinan menggunakan supreme defensif untuk menahannya. Dua artefak dalam tubuhnya bergejolak. Sepertinya, Giganos juga sudah menggunakan kekuatan artefak penghancurnya.

Inilah pertempuran penentuan, Bumi sedang dipertaruhkan dalam pertempuran final ini!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!