Sang Pelindung Bumi
Kedatangan King of Beast
Duag! Bug!
Dinan memukul beberapa kali pada tanah di bawahnya. Dia merasa tidak berdaya, terlalu sulit rasaya memasukkan kesadaran ke dalam klon tubuhnya.meskipun hanya satu yang bisa dibentuk oleh Dinan, namun memasukkan kesadaran ke dalamnya dan berbagi dengan kesadaran dari tubuh asli. Itu adalah sesuatu yang sangat sulit. Lebih muda memikiran dan mengatakan daripada praktek sebenarnya!
Dalam kurun waktu di dalam portal cermin di dalam menara ujian, Dinan sudah berlatih selama satu tahun lamanya. Setelah delapan bulan di dalamnya dan hanya menguasai untuk memberikan kesadaran pada klonnya sehingga dapat dikontrolnya. Itu sesuatu yang sulit.
Kasa memahami apa yang dirasakan oleh Dinan. Dia dahulu memerlukan waktu selama lima tahun untuk berhasil memasukkan kesadarannya dalam klon jiwa dan akhirnya bisa menguasai penggandaan diri serta membuat klonserta tubuh asli yang bisa saling terhubung.
Dinan kini bisa menggerakkan klon jiwanya, hanya saja. Dinann tidak bisa merasakan apa yang dirasakan oleh klon jiwanya. Dia belum terhubung, namun Dinan bisa mengontrolnya bergerak dan melakukan sesuatu. Hanya saja, dia belum bisa merasakan apa yang sedang dipegang oleh klon jiwanya jika mereka berjauhan.
Sebagai contoh, klon jiwa yang dikirim di tempat yang jauh misalnya, maka apa yang dilihat oleh klon jiwanya seharusnya dapat dilihat oleh tubuh aslinya secara sama persis. Itulah kekuatan dari inti dari penggandaan jiwa dengan membagikan kesadaran di dalamnya dan saling terhubung kesadaran itu.
Tingkatan Kasa dalam hal itu juga tidak seperti yang dibayangkan oleh Dinan. Kasa hanya bisa merasakan apa yang terjadi oleh klon jiwanya ketika dia ingin merasakannya saja. Jadi, kekuatan Kasa memang terhubung antara kesadaran tubuh asli dan klon, hanya saja itu tidak selalu terhubung melainkan hanya saat dia memerlukan informasi dari klonnya tersebut.
Artinya, butuh energi tambahan untuk melihat dan merasakan apa yang klon jiwa rasakan. Dan itu membutuhkan energi untuk menyambungkannya kembali. Seperti sebuah televisi, dia akan menyala ketika dinyalakan layarnya. Jadi, itulah kekuatan Kasa yang dikuasainya.
Dinan tidak seperti itu, dia terus berlatih untuk dapat terhubung secara simultan dan tanpa batasan. Tidak bisa dipisahkan walaupan tidak dibutuhkan. Dia ingin merasakan semua hal yang dirasakan oleh klon yang dibentuknya.
Kasa masih kebingungan dengan apa yang diinginkan oleh Dinan. Bagaimana Dinan berpikir untuk bisa terus terhubung, tersambung dan online dengan semua klon tubuhnya. Bagaimana jika menciptakan klon tubuh yang banyak jumlahnya. Maka, energi yang dibutuhkan untuk tersambung dengan semuanya pastilah membutuhkan energi yang sangat besar juga.
”Kenapa sulit sekali!”
Dinan hampir saja putus asa. Namun, dia teringat bahwa tidak ada kegagalan sebelum kematian itu datang menjemput. Ribuan kali kematian dan tak terhitung lagi rasa sakit saat ujian di menara pernah dirasakan oleh Dinan. Jadi, kenapa dia bisa memikirkan cara untuk menyerah begitu mudahnya setelah semua yang terjadi padanya? Rasa putus asa adalah kemustahilan itu sendiri. Jadi, tidak akan ada lagi putus asa dan harus terus berjuang!
Dinan pun membayangkan senyuman indah dari adik lelakinya, Dion. Bahkan, masih ada peluang menghidupkan mereka yang meninggal karena portal dimensi dan belum melakukan pembangkitan kekuatan. Dinan teringat senyum Dion, senyuman seluruh manusia dan itu memberikannya energi dan semangat yang kuat.
”Menyerah dan putus asa, adalah bagi mereka yang berdiri sebagai pengecut!”
[Supreme One Nature diaktifkan!]
Energi alam menyatu menjadi energi dalam diri Dinan, warna energi bersatu antara energi internal dan energi alam. Warnanya sudah menyatu dengan semua elemen dari dunia ini.
[Evolusi One Nature, Supreme One Nature dimaksimalkan. Anda bisa mengontrol kekuatan alam dengan kehendak anda, kekuatan Abras dari latihan lebih dari seratus tahun dimaksimalkan sebagai pengalaman tiada henti!]
Ini benar! Tidak ada kata menyerah untuk menguasai sesuatu. Karena ..., manusia adalah makhluk yang tidak memiliki batasan! Dan, Abras sudah mempercayakannya kekuatan itu untuk melindungi makhluk di bumi!
Dinan merasakan tubuhnya dipenuhi kekuatan. Energi alam terus-menerus masuk ke dalam tubuhnya. Ini adalah kekuatan yang luar biasa dan mampu dirasakan dengan baik oleh Dinan.
Kekuatan alam dan kekuatan manusia itu saling terkait. Jika manusia menjaga alam ini, maka alam ini akan memberikan balasan yang setimpal. Namun, jika memusuhi alam maka energi alam itu tidak akan mampu dirasakan oleh manusia.
Ledakan energi berpendar-pendar dari tubuh Dinan. Kasa merasakan matanya silau memandang Dinan yang dipenuhi dengan cahaya. Energi seolah meledak-ledak dari tubuh Dinan, seolah dunia itu adalah Dinan itu sendiri.
Dan, mata Kasa terbelalak karena di setiap sisi yang dilihatnya, semua tempat dipenuhi oleh klon jiwa Dinan yang sudah terbentuk sempurna dan energi mereka saling tersambung seperti benang energi yang sangat tipis dan transparan.
Semua klon jiwa milik Dinan terbentuk dan tersenyum ke arah Kasa, mereka semua, berjumlah ribuan klon. Semuanya sedang tersenyum dan ada yang menggerakkan tangannya dan ada yang melihat tangan serta ada yang menggerakkan kepalanya.
Dinan sudah melebihi ekspekstasinya. Dia mengontrol semua klon jiwanya dan bahkan memasukkan kesadaran pada mereka semua. Dan, dari tempat berdiri Kasa. Dinan yang asli tersenyum dan mengangkat tangannya.
Splash! Cahaya pecah dan berhamburan seperti percikapan kembang api sekali pecahnya menimbulkan percik salju lembut namun bercahaya.
Semua klon jiwa itu pecah dan buyar. Hanya tersisa satu tubuh Dinan yang tersenyum pada Kasa.
”Terimakasih atas pelatihanmu, Kasa. Sudah saatnya aku kembali!”
[Supreme One Nature, kamu dapat membentuk klon dan menempatkannya dimanapun seperti bayaangan. Anda dapat berpindah dalam posisi radius berapapun dan bertukar dengan tubuh dengan klon jiwamu. Tidak ada cooldown, tidak ada durasi waktu]
Hebat! Dinann bersiap untuk memulai misinya kembali.
***
Monster Golem setinggi lima meter itu datang menyerang. Hunter Tank di Asosiasi Hunter maju untuk menahan serangan dari para golem itu. Jumlah mereka sangat banyak, ratusan jumlahnya.
Mereka menahan dengan kekuatan serangan mereka. Mereka menghentak dan mengerahkan kekuatannya, sehingga para Golem terkena efek melambat dan sangat sulit bergerak.
Hunter Magic langsung menyambar mereka dengan kekuatan elemen dan serangan energi. Hunter penyerang pun segera bertindak dengan senjata mereka. Serangan damage mereka sangat kuat, mereka maju dan menghunuskan senjatanya kepada para Golem yang melambat datang.
Golem terpental karena serangan kuat itu dari para Hunter penyerang. Sayangnya, itu tidak cukup untuk menghancurkan golem raksasa itu. Ketahanan fisik mereka sangat kuat sehingga serangan dari Hunter yang mengenainya hanya menyisakan retak pada kulit luarnya saja.
Para Hunter sudah mulai datang, mereka merasa terpanggil karena monster-monster kuat sedang berusaha untuk menghancurkan semua tempat dan akan masuk ke wilayah pemukiman padat penduduk. Mereka juga monster yang kuat seperti dilaporkan pemerintah dan Asosiasi Hunter.
Ini akan menjadi pertempuran yang cukup berat bagi mereka. Bahkan, serangan rudal dari pasukan militer hanya mampu menggores golem tersebut.
Hunter Aline harus bersiap kembali, dengan kekuatan energi yang sudah pulih. Dia maju kembali untuk menghadapi para Golem raksasa tersebut. Pedang yang sudah diselimuti dengan energi internal, itu adalah pedang energi. Ketajaman pedang dibungkus dengan energi. Kekuatan seperti itu jarang dimiliki oleh seorang Hunter, dimana pedang mereka menjadi sangat kuat.
Booomm!
Ledakan besar, Aline sekuat tenaga menghantam salah satu Golem. Golem itu pun pecah dan terbelah menjadi dua. Golem itu mencoba bergerak lagi namun Aline langsung menyabetkan pedang energi di kepalanya hingga pecah. Golem itu tak bergerak lagi.
”Hancurkan kepalanya!” teriak hunter Aline pada rekan-rekan setimnya. Para prajurit dari pasukan pertahanan dan pasukan militer pun memahami hal itu sehingga kini mereka mengincar kepala Golem-Golem tersebut.
Pertarungan kembali terjadi, pukulan Golem dengan kepalan tangann mereka mengenai seorang Hunter Rank A, karena beberapa Golem mengepungnya. Meskipun Hunter itu adalah tipikal Tank, namun serangan kuat Golem itu membuatnya terpental dan terluka.
Hunter Tank itu jatuh dan salah satu Golem melompat ingin menghancurkannya, seorang Hunter penyihir membuat penghalang dan melindungi tubuh Hunter Tank tersebut sehingga serangan Golem tertahan. Hunter Healer melihat dan segera menyembuhkan Hunter Tank tersebut dari kejauhan. Tembakan dari para pasukan tentara juga menembaki Golem-Golem itu sehingga sang Hunter Tank bisa keluar dari serangan akhir Golem.
Hunter itu selamat, namanya Bruno. Cukup sulit baginya, meskipun seorang Hero Tank dengan banyaknya Golem raksasa yang kuat dan susah dihancurkan fisiknya. Dia pun mulai kelelahan meskipun Healer cepat bertindak. Musuh yang terlalu banyak dan itu sangat merepotkan.
Aline sendiri harus bergerak kesana dan kemari, kekuatan bayangan yang dimilikinya terus digunakan. Dia bergerak dan menghancurkan satu demi satu kepala Golem. Namun tetap saja, jumlah mereka sangat banyak sehingga itu sangat merepotkan. Pergerakan indah dan tak terlihat milik Aline sungguh diakui oleh semua Hunter Rank S di negara ini.
Sesekali, Aline membantu para Hunter yang tengah kesulitan atau kelelahan menghadapi para monster tersebut. Serangan pedang kuatnya juga mampu menghempaskan beberapa Golem sekaligus.
”Bruno! Tahan sebentar para Golem dengan energimu!” Aline berteriak pada Bruno, salah satu dari Hunter Tank.
Bruno meledakkan kapaknya dengan menghantam ke tanah.
Booommm! Ledakan kuat terjadi dan membuat efek slow pada beberapa detik kemudian kepada para Golem. Saat itulah, Aline mengerahkan kekuatan cukup besar untuk melesat dan menghancurkan para Golem dengan sabetan pedangnya yang dipenuhi dengan energi kuat.
”Crash Swordmanship!”
Blaarr!
Puluhan Golem hancur dalam hitungan detik. Akibatnya, Aline cukup kelelahan karena energi yang digunakannya sangat banyak. Dia mundur sejenak untuk menguatkan kembali kekuatannya dan memulihkan dirinya.
”Beri aku waktu untuk memulihkan kekuatan sebentar!”
Para Hunter maju, Bruno dan Jimy serta Hero lainnya paham dan memberikan waktu sejenak pada Aline untuk memulihkan diri.
Serangan para Golem tidak berhenti dan semakin gencar. Para Hunter mampu bertahan namun mereka bisa menghancurkan para Golem dan mereka terdesak kuat. Mereka didesak mundur dan menunggu Aline memulihkan dirinya secara baik.
Serangan Para Golem semakin deras. Para Hunter rank A didesak dan saling bahu-membahu untuk bertahan dan mencapai dimana Aline berada. Para Golem bahkan mampu membuat Hunter Rank A terluka dan mereka segera mundur untuk mendapatkan penyembuhan.
Mereka tak bisa lama lagi bertahan. Namun, bantuan besar datang di tengah pertempuran.
Boommm! Boommm!
Beberapa Golem raksasa itu terlempar ke atas dan ada yang hancur berantakan. Sosok kuat datang di tengah para Golem dan mengobrak-abrik barisan Golem dan menghancurkan puluhan Golem dengan serangan-serangannya.
Siapa dia?
Sosok lelaki besar dengan tubuh kekar dan raksasa. Dia dipenuhi dengan armor kuat di tubuhnya, dari armor pada kepalanya ada tanduk yang sangat kuat. Itu adalah manusia dalam bentuk seperti badak besar. Kekuatan tangan dan kakinya sangat kuat dan kepalanya memiliki armor megah.
Lelaki yang memiliki kekuatan dengan mengadopsi bentuk binatang, siapa lagi kalau bukan King of Beast, Basten, pemimpin Guild Tiger. Mereka bahagia bahwa bantuan datang.
Pasukan militer terlihat gembira karena sebelumnya mereka didesak dengan sangat ketat. Kini, sosok Hunter Rank S, Basten datang dan menghancurkan pertahanan para Golem beserta pasukannya. Dia membawa sekitar 50 pasukan dari Guild Tiger, dengan kekuatan besar itu mereka mampu membawa perubahan pada pertempuran.
Basten menunjukkan kekuatannya dengan berlari kuat dan menabrak para Golem dan membuat mereka berjatuhan dan terbang. Hunter yang bersamanya mengambil kesempatan untuk menghancurkan para Golem yang kocar-kacir dengan kekuatan mereka.
Hunter yang bersamanya membuat serangan baik Sihir maupun tank, pertarungan menjadi lebih mudah bagi para Hunter untuk mengalahkan pasukan Golem. Aliran listrik terlihat dan Basten dalam bentuk Beast Badak mampu mendorong lima Golem sekaligus yang mengajak adu kekuatan.
Lima masih kurang! Lima Golem lagi maju dan mencoba menahan kekuatan Basten.
Hiaaat!
Satu langkah dan dua langkah, Basten masih bisa menekan mereka.
Brush Damage!
Basten mengerahkan kekuatannya dan membuat sepuluh Golem terpental dan saat itulah, Aline sudah memulihkan diri dan terbang dengan kecepatan penuhnya.
Dark Shadow!
Dia seperti bayangan hitam dan meliuk di antara para Golem yang terpental dan menghancurkan sepuluh kepala mereka hingga hancur berkeping-keping. Aline turun di sebelah hunter Basten.
”Suatu kehormatan bertarung denganmu, Senior!” Aline tersenyum.
Basten pun ikut tersenyum, ”Sudah menjadi kewajiban bagi Hunter untuk menumpas para monster. Dan maaf, aku terlambat!”
Pertarungan di depan mereka semakin menunjukkan titik baik karena para Golem sudah hampir dimusnahkan semuanya. Para Hero rank A di bawah kepemimpinan hunter Basten sudah bergerak dan menghabisi para Golem dengan kerjasama yang baik. Mereka juga dibantu Hunter dari Asosiasi Hunter. Apakah Dimensi Crash di Pegunungan Mont Blanc sudah berakhir?
Sayangnya belum, energi kuat masih ada di depan mereka dan mencoba mendekati mereka.
Basten dan Aline merasakan ada energi yang cukup besar sedang datang. Mereka adalah serangan ketiga dari Portal Crash.
”Persiapkan dirimu, hunter Alien,” kata Basten.
Aline paham hal itu, hunter Basten adalah salah satu Hunter paling senior dan juga Hunter dengan rank S pertama yang dimiliki Prancis. Ketajaman instingnya diakui oleh semua hunter Rank S di negara ini.
Serangan ketiga dari serbuan monster yang keluar dari Portal Crash akan datang.