Sang Pelindung Bumi

Bangsa dari Cyprus

[Hunter Dinan, selamat datang di lantai 100]

Dinan dipindahkan seperti pecahan cahaya yang memisahkan tubuhnya. Splash!

[Abras, Pencipta menara di seluruh dunia menunggu anda]

Lantai 100? Dan di sini adalah tempat pencipta dari kekuatan menara? Dia bernama Abras. Apakah Dinan akan bertarung melawan dari pencipta menara?

Sosok yang menciptakan menara ujian, pastilah orang yang sangat kuat karena dia sudah menghasilkan banyak manusia dengan kemampuan tinggi. Mereka menjadi Hunter dan memiliki kemampuan dengan kriteria kekuatan masing-masing.

Ruangan yang kini dilihat Dinan adalah seperti berada di angkasa dengan gemerlap bintang dan galaksi yang terlihat mempesona. Sesosok makhluk seperti manusia tengah membelakangi Dinan. Dia memakai terlihat memakai armor di kepalanya. Jubah panjang menutupi punggung sosok lelaki tersebut.

Sosok di depan Dinan itu pun berbalik dan lelaki dengan wajah tertutupi oleh helm armor. Di sekujur tubuhnya, dia juga memakai armor yang menutupi seluruh tubuhnya. Armor itu terlihat sangat kuat dan berkilau.

Tidak ada peringatan seperti status yang terlihat. Dinan merasa ini seperti di dunia nyata karena tidak ada lagi keterangan untuk melakukan sesuatu seperti dalam sebuah game.

Sosok itu berbalik ke arah Dinan. Dinan bahkan kaget dan mundur dua langkah tanda bersiaga. Itu adalah kebiasaan bagi Dinan untuk waspada pada serangan dari musuh. Refleks pertarungan Dinan terlihat.

”Selamat datang Dinan,” sosok itu mengangkat kedua tangannya membuka ke atas. Tiba-tiba saat kedua tangan itu sejajar dengan dada sosok pencipta tersebut. Saat itu juga, mereka berdua bergerak. Ada energi yang menggerakkan Dinan.

Namun, Dinan keliru. Bukan dirinya yang bergerak, namun suasana di sekitar mereka yang tiba-tiba seperti berputar. Bagaikan buku yang dibuka lembarannya. Mereka berganti tempat seketika itu juga begitu tangan sang pencipta bergerak.

Mereka berada dalam sebuah ruangan yang mewah, sosok memakai armor dan Dinan berdiri. Ada duduk yang begitu empuk di sekeliling mereka, dan bentuknya kotak. Mereka berdiri dan di bawahnya ada kursi yang empuk.

Pencipta menara itu menggerakkan tangan kanannya dari dada dan membuang ke atas. Tiba-tiba seluruh armor dalam tubuh pencipta menghilang. Dia memakai baju sederhana, seperti baju ahli bela diri. Ada gelang kain di kedua tangan sang pencipta dan ada ikatan tali di kening sang pencipta itu. Benar-benar seperi ahli bela diri di tahun 1900an.

Sosok itu kini berganti menjadi sosok yang tampan, seumuran dengan Dinan. Sosok itu tersenyum dan dia pun duduk, ”Duduklah Dinan.”

Dinan yang bingung akhirnya ikut duduk. Dinan sendiri masih mengenakan armor dan mantelnya, dia mengira bahwa dirinya akan bertarung kembali.

”Bertanyalah apa saja, aku akan menjawab pertanyaanmu,” kata-kata pencipta diucapkan penuh keakraban. Dinan pun merasa tidak lagi canggung.

Beep!

[Abras adalah pencipta menara di dunia, dia adalah Guardian of Earth. Bertanyalah padanya tentang apa saja, dia akan menjawabnya]

Pemberitahuan portabel kembali hidup. Dinan dapat membacanya, jadi itulah pencipta dari menara tutorial Hunter, Abras.

”Apa sebenarnya tujuan anda menciptakan Menara tutorial Hunter?” Dinan bertanya memberanikan diri.

Abras tersenyum, ”Aku selalu memperhatikanmu, Dinan. Sejak kamu memasuki menara ujian dan pantang menyerah untuk memanjat hingga lantai 100.”

”Ikuti aku!” kata Abras. Abras berdiri dan diikuti oleh Dinan. Suasana di sekitar mereka berubah kembali menjadi seperti di antara bintang-bintang dan Galaksi.

Abras berjalan bagaikan berada di angkasa yang penuh kekosongan. Abras menunjukkan dengan tangannya, di dapannya ada tampilan seperti sebuah slide film yang menembus kekosongannya.

Ada sebuah pesawat bulat dan ada lancip di bagian depannya. Itu juga merupakan gambaran. Pesawat itu mendekati sebuah penghalang dan penghalang itu adalah atmosfir.

”Sepuluh tahun yang lalu, dimulai kekacauan alam semesta. Bumi terkena imbasnya. Sebuah pesawat mendekati bumi dan sampai di atmosfer. Seorang Pelindung bumi, Guardian of Earth mencegah pesawat itu memasuki bumi karena takut akan membuat masalah di bumi.”

Abras bercerita sambil menggerakkan tangannya sehingga gambaran ceritanya dapat dipahami dengan baik oleh Dinan. Pesawat itu berhenti di udara, seorang penumpang pesawat itu keluar dan bertemu dengan sosok Abras yang menemui sosok dari luar bumi tersebut.

Mereka berbincang dan makhluk dari luar bumi itu berkata pada Guardian of Earth yaitu Abras. Dia mengatakan bahwa planetnya, Ahkasa sudah dihancurkan oleh pasukan Giganos.

Dia mengabarkan pada planet-planet dalam galaksi yang ditemuinya. Dia memperingatkan bahwa pasukan Giganos akan menuju bumi di lintaran selanjutnya setelah beberap galaksi yang juga sudah diperingatkannya.

Sosok dari luar bumi itu menyebutkan bahwa dia satu-satunya dari planet Ahkasa yang masih hidup. Sosok itu bernama Kasa, dia berasal dari planet Ahkasa dan membawa teknologi tinggi dari planetnya. Teknologi, ’Nano Tekno!’

Kasa datang ke bumi untuk mengingatkan penyerangan Giganos dan pasukannya pada bumi.

Kasa sudah memperingatkan planet-planet berpenghuni yang ditemuinya di sepanjang jalan yang dilalui. Tiba giliran bumi, Kasa menyebutkan bahwa Giganos dan pasukannya akan menjadikan bumi sebagai tempat pusat pasukan mereka. Mereka berasal dari planet Cyprus, dan planet Cyprus kini hanya tinggal puing-puing semata.

Pasukan Giganos yang sudah menghancurkan planet Ahkasa merupakan pasukan yang mengerikan dan berambisi untuk menguasai seluruh planet di semua alam semesta. Berada di bawah kekuasaan mereka, pasukan dari planet Cyprus.

Apapun yang ingin dicapai oleh Giganos adalah sebuah ancaman bagi keberlangsungan seluruh alam semesta. Kekuatannya juga sangat mengerikan, hal itulah yang diceritakan Kasa kepada Abras.

Giganos dalam sebuah deklarasi di depan semua pasukannya. Kasa mengetahui hal itu karena Giganos juga menyebut bumi sebagai tempat mereka akan menyatukan semua planet di seluruh galaksi.

Bumi dalam gambaran Giganos adalah planet yang terletak di titik koordinat tertentu dan berada di irisan galaksi Bimasakti. Planet yang pernah diobservasi oleh utusan dari planet Cyprus dan melihat keadaannya. Saat itu, bumi pernah didatangi dan dimasukkan benih ke dalam kedalaman bumi.

Sayangnya, misi itu gagal. Bumi setelah gagal ditanamkan benih kekuatan dari Cyprus, kini dilapisi dengan pertahanan yang sangat kuat yang tidak bisa ditembus oleh pasukan Cyprus. Dimensi yang kuat sudah menghadang kekuatan ruang dimensi yang dimiliki planet Cyprus.

”Sebentar lagi, Giganos dan pasukannya akan menuju ke bumi dengan menggunakan sistem perjalanan angkasa dengan menggunakan pesawat mereka. Dimensi di bumi sudah aku buat untuk menghalangi mereka masuk dengan dimensi ruang seperti portal. Mereka yang memaksa masuk ke bumi, akan terkunci dalam dimensi yang berbeda di dunia.”

Abras menjelaskan hal itu pada Dinan.

”Jadi ..., apakah Anda yang menciptakan Portal Dimensi di bumi dan memunculkan monster dari dalamnya?” tanya Dinan yang penasaran.

Abras melihat Dinan, ”Bukan! Aku hanya membuat dimensi di dalam menara. Kekacauan alam semestalah yang membuat semua dimensi di seluruh alam semesta hancur. Dan, itu semua adalah ulah bangsa Cyprus!”

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!