Pasukan Langit
Penyambutan Walikota Elenoir
Perjalanan ke benua Emerald dilakukan dengan cepat. Mereka; Barsha, Aji dan Nora menggunakan portal teleportasi dari kota Prisma, ke kota Elenoir yang merupakan ibukota utama dari benua Emerald.
Pemimpin Kota Elenoir, Basel sudah mengetahui kedatangan mereka sehingga dia menunggu di kediamannya. Rombongan Barsha itu pun menemui Basel terlebih dahulu sebelum menuju ke kediaman penasehat Alex. Mereka disambut biasa, karena Pasukan Langit tidak ingin diistimewakan. Mereka berkunjung dengan tujuan hanya mengunjungi penasehat Alex.
Di kantor pemerintahan yang besar itu, ketiga anggota Pasukan Langit pun masuk dan Basel sudah menunggu mereka. Mereka pun dijamu dengan baik saat datang, baju kebesaran dari Pasukan Langit pun dikenakan mereka.
”Terima kasih kami ucapkan sebagai perwakilan dari Kota Elenoir dan juga seluruh benua Emerald. Kami merasa bahwa Pasukan Langit memang menjadi berkah bagi Tuhan untuk seluruh dunia.”
Basel menyembut mereka dan mempersilakan mereka duduk, pemimpin kota tidak duduk di kursi penerimaan tamu kediaman pemerintahan ibukota Elenoir. Mereka bertiga tersenyum.
”Kami hanya menjalankan tugas kami, wahai walikota Basel.”
Barsha mewakili dua rekannya untuk menjawab sapaan hangat dari Basel tersebut. Luar biasa, Pasukan Langit memang diterima dimana-mana dengan baik. Pasukan yang dibentuk untuk tujuan melindungi semua hak dari manusia di seluruh dunia. Memang, berat tugas itu diemban oleh para pemuda-pemuda yang masuk dalam Pasukan Langit.
Bagi mereka yang sudah masuk menjadi Pasukan Langit, mereka akan mendapatkan penghormatan kemanapun mereka pergi. Apalagi, informasi bagaimana mereka menguak misteri pengkhianatan perguruan Bangau Emas dengan menjadi anak buah dari Lord Demon tersiar. Bahkan, para Pasukan Langit bertarung dengan gagah berani, berdasarkan saksi mata yang ada di sana waktu itu.
Pertarungan dan kekuatan Pasukan Langit kini terkenal di selubuh benua, mereka memuja Pasukan Langit melebihi ekspektasi dari anggota Pasukan Langit sendiri. Tentu saja, Barsha dan yang lainnya pasti memikirkan bahwa rekan mereka yang lain akan mendapatkan penghormatan yang sama saat ini, karena mereka bertugas ke masing-masing termpat.
”Baiklah,” kata Basel, ”Siapa yang bernama Nora? Aku mendapatkan kabar kalau dia berasal dari tempat kami?” tanya Basel.
”Saya orangnya Tuan Walikota,” sapa Nora dengan ramah sambil membungkuk sebentar, pedang besarnya di ikat di punggungnya. Pria yang cukup berisi dan dapat diandalkan. Tentu saja, untuk menjadi Pasukan Langit bukanlah tes mudah. Pemuda itu berhasil masuk dan mampu membanggakan benua Emerald.
Basel dapat melihat dari sosok Nora yang gagah dengan pedang besarnya, tubuhnya yang juga besar membuat pemuda itu nampak terlihat gagah. Dia tipe orang yang besar dan tinggi, sungguh menjadi pasukan yang dapat menakuti musuhnya.
”Saya akan mengabdi pada Pasukan Langit dan juga berterimakasih pada semua penduduk di Benua Emerald, yang sudah membantu saya selama ini.”
Basel pun bangga pada pemuda seperti Nora. Dia pun mempersilakan mereka untuk makan siang, mereka pun menuju ruang makan. Di sana, ada beberapa pembesar yang ikut makan. Ada 4 orang yang juga mewakili daerah walikota yang memiliki batas. Timur, Utara, Barat dan Selatan.
Mereka adalah Bisma, Nougon, Nini, dan Kasput. Keempatnya adalah perwakilan dari Basel, dan diminta untuk mengawasi daerah masing-masing, yang sudah ada garis perbatasannya dengan keempat orang tersebut.
Mereka makan bersama dan terlihat keakraban pada mereka. Barsha langsung akrab dengan Nini, karena sama-sama perempuan.
”Oya, kalian kesini apakah hanya untuk menemui penasehat Alex?” tanya Basel.
Kali ini, Aji giliran yang menjawab pertanyaan itu, ”Benar, kami ingin menemani Nora untuk bertemu penasehat Alex. Nora adalah seorang seniman bela diri yang sudah ditolong dan dibiayai penasehat Alex sejak kecil. Jadi, dia mau mengucapkan terima kasih secara khusus dan juga untuk menjalin kerjasama ke depan dengan seluruh penduduk di benua Emerald.”
Aji menjelaskan dengan sangat baik dan juga langsung. Ketegasan dan wibawa pemuda itu mampu membuat walikota Elenoir itu merasa kagum. Pemuda itu juga terlihat tidak canggung menghadapi orang dengan pangkat dan kekuatan tinggi.
Mereka kembali melanjukan makan mereka dan juga sambil berbincang.
Soal kejadian pasca pertarungan dengan perguruan Bangau Emas. Kata walikota dan para wakilnya itu menyebutkan, bahwa terlihat ada perbedaan cukup serius terjadi di hampir semua tempat di benua Emerald.
Perubahan seperti apa, para anggota Pasukan Langit pun heran.
Mereka menyebutkan bahwa tingkat kejahatan di benua Emerald cukup berkurang, hal ini berhubungan dengan sering terjadinya perampokan para saudagar di beberapa titik yang mengarah ke ibukota. Selain itu, ada kejadian penting di mana binatang di hutan berkurang. Hal ini karena para pemburu yang mencari buruan, mereka sering tak lagi menemukan buruannya.
Para perwakilan dari masing-masing tempat itu melaporkan, apa yang terjadi setelah insiden di perguruan Bangau Emas. Kejadian itu sudah terjadi sekitar 2 minggu, dan tentu saja kejadian yang baru dilaporkan oleh para wakil dari Basel tadi mengindikasikan sesuatu.
Para wakil dari Basel sendiri tidak mau berandai-andai terjadi sesuatu, hanya keheranan mereka saja. Terlebih, ini adalah musim kekeringan atau sedang musim kemarau. Bisa jadi karena hal itu, maka beberapa kejadian nampak terjadi setelah perang kemarin.
Mereka kembali ke topik santai. Mereka, yaitu wali kota dan para wakil memuji dan berterima kasih setulus hati mereka karena perjuangan Pasukan Langit, melawan para Mondu dari Bangau Emas.
Bangau Emas selama ini juga mendominasi, saat terjadi pertarungan atau kompetisi sesama perguruan bela diri di seluruh benua. Mereka baru menyadari kalau Bangau Emas sudah melakukan kerjasama dengan pasukan kegelapan.
Mereka bahkan tidak menyadarinya.
”Apakah informasi yang didapatkan Pasukan Langit soal Mondu? Apakah mereka benar-benar ada di setiap tempat?” itu adalah pertanyaan dari Bisma. Selama ini, Bisma selalu memikirkan bahwa jika para Mondu ada. Berarti mereka sudah menjadi bagian dari kekuatan bela diri dan bersembunyi dengan baik.
Barsha mencoba menjawabnya, ”Kami tidak tahu terlalu banyak. Kami di Pasukan Langit baru saja terbentuk. Kejadian kemarin itu adalah kejadian tak sengaja, saat kami membuat senjata untuk Pasukan Langit di sana.”
Benar, penjelasan dari Barsha itu membuat para pemimpin di kota Elenoir mengiyakannya. Mereka mendapatkan kabar, kalau saat itu mereka Pasukan Langit tengah membuat senjata. Mereka menyadari bahwa mereka diburu oleh pasukan kegelapan. Sehingga, disanalah terjadi pertempuran yang sengit antara pasukan kegelapan dan pasukan kebenaran.
Itulah yang didengarkan kabarnya oleh para pendekar dari masing-masing benua. Semua memaklumi, resiko menjadi Pasukan Langit tentu saja akan diincar nyawanya setiap saat oleh pasukan kegelapan.
Sudah cukup ramah tamahnya, para anggota Pasukan Langit pun berpamitan. Mereka disediakan kuda, sehingga ketika mereka ingin pulang mereka bisa mengembalikan kuda itu kembali pada walikota Basel. Mereka pun berpamitan dan menuju kediaman dari penasehat Alex, yang letaknya sekitar 10 km dari kediaman walikota tersebut.
Mereka pun bergegas, mereka tak boleh menunjukkan ekspresi penasaran. Mereka harus mampu menyembunyikan kecurigaan mereka pada penasehat Alex. Nora orang yang paling tidak terima, bahwa penasehat Alex berbuat hina dan menjadi gambaran bergabung dalam Lord Demon.
Aji dan Barsha pun mengikuti Nora dan mereka sampai di rumah di pinggir sebuah desa, dan berada di dekat pegunungan dan juga air jernih yaitu air sungai.
”Kita sampai rekan-rekan,” ucap Nora.