Pasukan Langit

Misi Dipersiapkan, Tujuan Bangau Emas

Dasatama merasa bahwa lelaki yang lebih muda di hadapannya kali ini terlihat aneh. Entah kenapa, setelah dia menugaskan adiknya itu sebagai pelatih khusus di Pasukan Langit. Adiknya itu memiliki banyak perubahan.

Namun, perubahan itu dirasa Dasatama sebagai perubahan positif. Dia tidak lagi searogan dulu yang selalu mengajaknya bertanding ketika bertemu. Kali ini, bahkan ketika bertemu dengannya, dia malah meminta sesuatu yang aneh. Permintaan itu adalah melengkapi Pasukan Langit dengan artefak senjata, karena menurutnya mereka membutuhkan itu untuk perkembangan Pasukan Langit di masa depan.

Sejak kapan, adiknya yang hanya peduli pada latihan sepanjang hidupnya kini bahkan sibuk untuk mempersiapkan dengan baik reputasi dari Pasukan Langit? Dia ingin bahwa Pasukan Langit yang dibentuk pertama kali ini, adalah contoh yang besar untuk masa depan. Pasukan Langit menurutnya akan menjadi sumbangan besar, saat terjadi perang dengan pasukan Lord Demon ketika mereka ingin menginvasi seluruh benua.

Adiknya itu, pejuang Jiro melakukan perombakan kepada setiap anggota Pasukan Langit dan menyesuaikan pelatihan masing-masing agar sesuai dengan mereka. Jiro menemukan bahwa mereka akan mendapatkan senjata khusus yang kuat, dan dapat menunjang kecepatan pelatihan mereka hingga ke titik puncak bela diri mereka.

Merasa agak bingung dengan ketidakbiasaan dari Jiro, biasanya tak peduli tapi kini seolah menjadi sosok yang melebihi dirinya dalam hal perencanaan. Maka, Dasatama tak berani menolak permintaan-permintaannya. Dia pun mengizinkan dan memberikan rekomendasi khusus agar para Pasukan Langit dapat mengunjungi perguruan Bangau Emas. Bangau Emas sebagai perguruan yang bertanggungjawab penuh, pada pembuatan artefak dan senjata di seluruh benua.

Bangau Emas merupakan perguruan paling terpercaya dan paling tinggi dalam hal pembuatan senjata. Mereka mampu mengolah artefak, logam kuat, hingga penguatan sihir pada senjata dengan menyatukannya.

Stempel khusus sudah diberikan, itu adalah surat mandat. Pejuang Jiro menerimanya. Jiro pun ingin berpamitan.

”Tunggu Adikku,” Dasatama merasa heran dan akhirnya ingin mengetahui sesuatu karena memang merasa penasaran.

”Ada apa Kakak?” Jiro menatap Kakaknya itu, semoga saja dia tidak curiga berlebihan. Dia sendiri mendapatkan permintaan khusus dari Aji. Pemuda yang mengalahkannya dengan mudah itu. Dia ingin mengungkap suatu rahasia pada perguruan Bangau Emas.

Jiro percaya saja dengan apa yang disampaikan Aji meskipun tidak mendetail, katanya ada rahasia besar yang disembunyikan oleh Bangau Emas. Hal itu, berhubungan dengan pasukan Lord Demon. Hal itu akan bisa terungkap jika Pasukan Langit diizinkan beberapa hari di sana dan menyelidiki lebih dalam. Meskipun Jiro tidak yakin pada informasi itu, tapi dia juga merasa penasaran karena Aji begitu sangat ingin membuktikan hal itu dengan mata kepalanya sendiri.

”Tidak biasanya kamu pergi tanpa mengajakku bertanding, Jiro?”

Itulah yang membuat Dasatama amat penasaran pada tingkah adiknya tersebut. Biasanya, dia selalu merengek bahkan tidak akan pergi jika belum bertanding bersama Dasatama. Terakhir mereka bertemu dan Jiro meminta bertanding. Mereka hampir seimbang, bahkan Dasatama mulai kelelahan saat menghadapi adiknya itu.

Dasatama memang dapat memenangkan pertandingan itu, tapi dia merasakan bahwa adiknya mengalami peningkatan yang luar biasa cepat.

Mungkin, beberapa tahun lagi. Dasatama merasa bahwa adiknya itu akan bisa melampauinya. Meski begitu, Dasatama juga tak pernah meninggalkan latihannya. Dia selalu berlatih saat senggang dalam mengurusi semua urusan di benua Orpris, dan juga di seluruh benua sebagai perwakilan asosiasi seluruh perguruan bela diri.

Jiro tersenyum pada kakaknya itu, ”Aku khawatir kalau kakak sekarang akan kesulitan mengalahkanku. Tahun lalu saja, Kakak sudah kelelahan meskipun menang dariku. Aku harus mencari lawan yang lebih kuat lagi untuk memberikanku semangat berlatih kembali.”

Dasatama tersenyum, benar juga. Jika patokannya hanya mengalahkan kakaknya, maka dia akan berhenti berlatih karena tidak mempunyai tujuan yang lebih besar lagi dalam berlatih. Dia harus mencari lawan yang lebih kuat lagi, lalu adakah yang lebih kuat darinya di seluruh benua ini? Apakah para penasehat dari masing-masing benua? Tentu saja mereka tidak akan mau meladeni dirinya.

Dasatama pun kembali tersenyum, ”Baiklah, terserah padamu. Kamu pasti tak akan mendengarkanku dan akan terus berlatih seperti biasanya. Tapi setidaknya, pikirkanlah untuk memiliki keluarga. Mereka akan membuatmu lebih tenang di saat kamu membutuhkan tempat untuk kembali, Adikku.”

Bukannya melawak saat diledek hal keluarga seperti biasanya, kali ini pejuang Jiro kaget dan terdiam cukup lama. Pesan itu juga yang disampaikan oleh Aji, bahwa Pemukul Halilintar berpesan untuk tidak menjadi seorang pendekar seperti dirinya, yang melupakan soal keluarga dan memilih jalannya sendiri sebagai seorang petarung.

Dia menyesal akan jalannya itu, lalu Aji menyebut bahwa jika seorang memiliki keluarga maka dia akan memiliki semangat untuk memenangkan pertarungan dan kembali dari medan perang dengan selamat. Dia juga akan berlatih lebih keras karena ada orang-orang yang menunggunya dan mencintainya.

”Kakak..., jika kakak menemukan ada seorang wanita yang mau menerimaku. Maka... carikan aku seorang wanita untuk kunikahi.”

Agak ragu pejuang Jiro mengatakan hal itu, tapi dia merasa bahwa memang benar perkataan Aji dan juga perkataan dari kakaknya itu. Dia tidak ingin mengambil jalan yang salah yang membuat Pemukul Halilintar yang dijadikannya contoh akan terulang pada dirinya.

Hal itu bahkan membuat Dasatama, sang kakak menjadi sangat heran dan kaget. Sejak kapan, bahkan apakah adiknya kali ini benar-benar sehat? Dia yang selalu tak memikirkan soal wanita dan keluarga, tak peduli apapun! Bahkan hanya peduli dengan bertemu dengan orang yang kuat dan meminta pengarahan. Kali ini dia meminta untuk dicarikan seorang wanita?

”Itu.., jika Kakak tidak keberatan. Aku tidak akan memaksa...”

”Tidak! Tidak! Aku akan berusaha untuk mencarikanmu seorang isteri. Aku akan segera mengabarimu secepatnya,” Dasatama langsung memutus pembicaraan adiknya itu, dia takut kalau Jiro akan segera berubah pikiran kembali. Dia tahu usia Jiro juga tak lagi muda, dia sudah berada di usia di atas 30an dan hampir 40 tahun. Penting untuknya membina rumah tangga dan memiliki anak seperti dirinya.

”Jika Kakak mencarikanku seorang isteri, maka carikan saja wanita biasa. Aku hanya ingin seorang wanita yang mencintaiku dan menunggu kepulanganku.”

Benar-benar berubah total. Itu yang dirasakan oleh Dasatama terhadap adiknya hari ini. Benar-benar bukan seperti adiknya seperti biasanya. Dia juga tidak meminta mencarikan seorang isteri yang memiliki kemampuan bela diri tinggi, sehingga bisa untuk saling melengkapi untuk kemampuan bertanding. Tapi hanya mencari seorang wantia biasa.

Mungkin, ada perubahan besar kala dirinya itu menjadi seorang pelatih khusus bagi Pasukan Langit. Bahkan, Dasatama merasa keputusannya benar setelah memintanya khusus untuk melatih anggota Pasukan Langit.

Bahkan, baru sekitar seminggu saja, perubahan total terjadi pada adiknya itu. Temperamennya pun berubah dan kini menjadi lebih halus dan sopan. Dia juga memahami karakter para anggota Pasukan Langit dan baik, dan bahkan mempersiapkan senjata buat mereka satu-persatu dengan memfokuskan pada senjata yang tepat sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing.

Pejuang Jiro pun berpamitan pada kakaknya itu, dengan membawa stempel surat mandat kepada petinggi di perguruan Bangau Emas untuk menampung secara khusus para Pasukan Langit dalam membuat senjata khusus untuk mereka. Dengan demikian, Bangau Emas tidak akan punya alasan apapun untuk menunda permintaan khusus dari pemimpin tertinggi asosiasi bela diri seluruh benua.

Tugas untuk menyelidiki perguruan Bangau Emas akan semakin mudah dijalankan. Jiro sendiri penasaran, apa yang ingin dibuktikan oleh Aji. Dia menantikan hal itu dengan tak sabar.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!