Pasukan Langit
Penyerapan Energi Kegelapan
Aji mengangkat tangan kanannya ke atas, dia memutarnya dan membuat para pasukan kegelapan terpental. Aji memilih untuk mundur terlebih dahulu. Hal itu karena dia mengutamakan keselamatan para Pasukan Langit yang merangsek maju mengikutinya.
”Kita mundur!” Aji berteriak, benar kata Alicia. Jika dia tetap maju, mungkin dia bisa mencarapai Lord Demon tapi tidak untuk rekan-rekannya. Mereka bisa jadi hanya mengantarkan nyawa mereka karena berada dalam kepungan pasukan kegelapan.
Aji hanya khawatir jika Lord Demon akan menggunakan kekuatan pemusnah semesta. Hal itu akan membuat semua yang sudah direncanakan akan bisa hancur. Kekuatan mengerikan yang dimiliki Lord Demon benar-benar ditakutkan oleh Aji akan dikeluarkan disini. Mungkin, di seluruh pasukan bela diri hanya dirinyalah yang tahu kekuatan tersembunyi dari Lord Demon.
Kekuatan penghancur semesta itu, bahkan jika orang sempat melihatnya. Bisa jadi dia akan lenyap dari bumi saat itu juga. Aji ingin mencapainya agar Shura tidak sempat mengeluarkan kekuatan mengerikannya itu.
Melihat rekan-rekan Pasukan Langit ikut terlalu jauh, membuat Aji tak bisa meneruskannya. Dia mundur dan membelah pasukan kegelapan yang tersisa di belakang. Pasukan Langit yang lain, yang sudah mengikuti Aji pun akhirnya ikut mundur.
Aji harus mencari celah yang lain untuk mendekati Shura, sebelum semuanya terlambat. Mendekati Lord Demon harus dilakukannya sendirian. Dia harus membuat rencana untuk membuat sibuk Pasukan Langit sehingga mereka tidak mengikuti masuk ke pertarungan lebih dalam pada pasukan kegelapan.
”Apa rencana kita selanjutnya, Aji” tanya Aaman ketika mereka semua sudah berada di pinggir pasukan kegelapan dan peperangan masih berlanjut. Semua Pasukan Langit sudah keluar dari kerumunan pasukan kegelapan. Kekuatan bela diri juga sudah mengepung semua pasukan kegelapan dari semua sisi dan melingkarinya sehingga mereka tidak bisa keluar dari pengepungan pasukan bela diri.
Aji melihat ke arah Aaman, ”Tidak ada, kita harus membersikan semua pasukan kegelapan. Kita harus bertahap untuk mencapai Lord Demon dan mengalahkannya bersama-sama.”
Aaman mengerti sekarang, sejak tadi bahwa Aji memang mengincar Lord Demon. Dia ingin menembus pasukan kegelapan sendirian untuk berhadapan langsung dengan Lord Demon. Tapi, bukankah itu sama saja menyerahkan nyawa.
Pasukan kegelapan yang jumlahnya masih ratusan ribu bertahan dan melindungi Lord Demon. Lord Demon sendiri pasti berada di tengah pertempuran. Pasukannya juga masih terlalu banyak, pasukan inti juga masih banyak di setiap sisi pertempuran.
Secara garis besar. Pasukan kegelapan memiliki tahapan kekuatan. Selain Lima Gerbang dan juga Sepuluh Iblis Pemusnah. Di bawah mereka ada pasukan tingkat satu, kemudian tingkat dua dan terakhir adalah pasukan tingkat tiga yang paling banyak pada pasukan kegelapan. Mereka semua bisa menggunakan Blood Black dengan berbagai tingkatan yang dimilikinya.
Pasukan bela diri juga memiliki banyak tingkatan. Tingkatan pada pasukan bela diri ada sembilan tingkat. Untuk pertarungan ini, mereka hanya mengirimkan pasukan bela diri dengan tingkat minimal tingkat lima dan ke atas. Mereka semua siap bertempur dengan pasukan kegelapan.
Kabar pertarungan terkini bahwa pasukan kegelapan sudah terdesar lebih dalam. Mereka dikepung dengan semua pasukan bela diri. Namun, Lord Demon tidak gelisah sama sekali. Dia masih menikmati pertarungan semua pendekar dan juga pasukannya dengan santai.
Entah apa yang dipikirkan. Dia menyadari bahwa beberapa Iblis Pemusnah bahkan sudah dikalahkan. Lord Demon memang kaget karena kekuatan pendekar bela diri sudah mengalami perkembangan yang sangat bagus. Mereka bahkan mampu memukul mundur pasukan kegelapan. Mereka juga mengetahui kelemahan pasukan kegelapan.
Mungkin saja, ada pengkhianat di antara pasukan kegelapan. Namun, hal itu tidak membuat perubahan pada wajah Lord Demon. Dia masih tetap menikmati pertempuran yang terjadi antara pasukannya dan para pendekar tersebut.
Tidak masalah untuk Shura! Semua kemungkinan yang terjadi selama perang ini sudah dalam kalkulasi Shura. Dia sudah menyempurnakan penyerapan Blood Supreme. Di tambah, dia sudah menyerap pengorbanan yang begitu panjang.
Melalui Lima Gerbang, mereka semua menyerap energi manusia dengan melimpah. Mereka tidak sadar jika penyerapan itu terhubung pada Blood Supreme. Artinya, Shura bisa mengambil energi mereka kapan saja.
Pada lahirnya, Lima Gerbang memang membunuh banyak para pendekar dan manusia. Mereka pun menyerap kekuatan mereka. Namun sesungguhnya, nutrisi penyerapan dari ribuan jiwa manusia itu kembali kepada Lord Demon.
Ketika Lima Gerbang mati, maka Lord Demon menarik energi kegelapan mereka kembali. Selama ini, Lord Demon hanya meminjamkan energi kegelapan itu pada mereka. Lord Demon hanya menunggu waktu yang tepat untuk meledakkan semua kekuatan kegelapan yang sudah membanjiri jiwa dan raganya.
Dan sekarang, energi dari kegelapan itu sebenarnya sudah mulai kembali kepada Shura. Kekuatan Nesia dan seluruh energi hitam milik Lima Gerbang mengalir kembali ke dalam tubuh Shura dengan cepat. Pasukan kegelapan yang mati semua energinya terserap kembali ke tubuh Shura.
Kematian beberapa anggota dari Sepuluh Iblis Pemusnah pun tertarik ke dalam tubuh Shura, begitupun semua prajurit kegelapan yang dikalahkan. Energi mereka kembali ke dalam tubuh Shura. Hal itu hanya disadari oleh dua orang; Gayatri dan Aji.
Gayatri yang tengah menghadang serangan dari para prajurit kegelapan dan menghantam musuhnya dengan energi senjata yang bisa digerakkan dengan jemari Gayatri. Senjata-senjata enerti itu melayang dan melesat menghantam tubuh para prajurit kegelapan dan menembus jantung mereka. Mereka pun berjatuhan.
Saat mereka mati, energi mereka seolah hilang dan terserap. Gayatri fokus dan mencari tahu kemana energi-energi mereka menghilang. Dan, dia melihat energi kegelapan yang sangat pekat dan seolah menutupi semua langit. Energi itu menuju ke arah tengah dimana pasukan kegelapn berada.
Energi yang melayang terbang itu terserap oleh satu sosok yang berada di tengah pasukan kegelapan. Tidak salah lagi! Itu pasti adalah induk dari segala kejahatan, warna energi yang pekat itu tidak bisa lagi dibayangkan oleh Gayatri. Jika dia menggunakan kekuatannya, entah seperti apa bumi akan berubah.
Gayatri tak bisa lagi melihat dengan jelas, dia tak yakin dengan kekuatan sebesar itu akan dikalahkan dengan apa. Energi yang sangat besar yang dimiliki pemimpin pasukan kegelapan. Benar saja, jika Lord Demon adalah makhluk yang paling ditakuti oleh semua orang. Seperti yang Aji katakan, bahkan seluruh ahli bela diri dunia berkumpul. Mereka tidak akan bisa mengalahkan Lord Demon.
Apa kata-kata itu dulu memang benar? Lalu ..., bagaimana bisa mengalahkan orang seperti Lord Demon jika semua pendekar bahkan tak bisa mengalahkannya?
”Hanya ada satu cara!” kata-kata Aji saat itu dikenang terus oleh Gayatri, mungkin banyak orang akan menganggap tak percaya dengan kata-kata Aji. Namun, dia berkata seolah itu adalah kebenaran dan tak peduli apakah orang akan percaya padanya atau tidak.
”Aku akan mengirimnya ke dimensi yang berbeda dengan dunia ini dan mengurungnya di sana!”
Kalimat Aji yang pernah didengarnya itu kini sudah terbukti bisa dipahami sepenuhnya oleh Gayatri. Dimensi yang dibentuk untuk mengurung Lord Demon. Meskipun kekuatannya sangat besar dan hebat. Namun, terjebak di dimensi ruang adalah sebuah penjara yang tak bisa dihancurkan sama sekali.
Kesimpulan paling kuat yang didapatkan Gayatri adalah, Aji mampu menguasai kekuatan ruang dimensi dengan sangat baik. Seperti pertarungan sebelumnya, Aji mampu mengirim makhluk ciptaan dari Lord Demon yaitu fisik Ganada dan fisik Yonan. Aji membuka portal untuk mengirim mereka beserta dengan Alicia dan Barsha.
Gayatri menyadari bahwa waktu portal dimensi itu mundul dan membawa fisik dua saint dan juga mengirim Alicia dan Barsha. Energi Barsha dan Alicia hilang sepenuhnya dari bumi. Gayatri mencoba fokus mencari energi keduanya, tapi dia gagal dan tak menemukan jejak dari energi keduanya.
Gayatri menyadari bahwa ada dimensi khusus yang telah dibentuk oleh Aji. Dimensi yang membuat Alicia dan Barsha menghilang seolah-olah tak pernah ada di dunia ini. Mereka dipindahkan ke lain dimensi. Gayatri sendiri tidak memahami dimensi tersebut, tapi dia mengetahui bahwa ada singgungan dimensi yang berbeda dengan dimensi yang ada saat ini.
Kekuatan ruang adalah kekuatan yang mampu mendalami kekuatan ruang. Mereka orang-orang yang fokus belajar ilmu ruang dimensi. Seperti pasukan kegelapan Lord Demon, mereka semua muncul di satu titik di kota Prisma, mereka semua diteleportasikan dengan kekuatan ruang yang sangat tinggi sehingga bisa memindahkan pasukan dalam jumlah yang besar.
Berbeda dengan stasiun teleportasi yang ada di setiap kota di seluruh benua. Kemampuan ruang itu hanya memindahkan di satu dimensi dan tidak bisa lebih dari sepuluh orang. Semakin kuat pemahaman seseorang tentang ilmu ruang dimensi. Maka, mereka semakin bisa untuk membuka tabir soal dimensi yang berbeda dengan dimensi di dunia ini.
Aji juga merasakan hal yang sama, semakin banyak energi kegelapan yang diserap oleh Shura. Jika saja Shura sudah berhasil menyerap Blood Supreme maka ini akan sangat berbahaya. Perang dua puluh tahun yang lalu, saat Lord Demon belum menyempurnaan Blood Supreme. Kekuatan yang dimiliki Shura sudah sangat mengerikan.
Jika hari ini, Shura segera melepaskan penghancur semesta, maka semuanya akan terlambat. Semua pasukan bela diri dan pasukan kegelapan akan berada dalam pemusnahan total.
Aji berpikir keras untuk melakukan sesuatu.
”Aji,” suara Gayatri, dia bergerak mendekati Aji, ”Apakah ada jalan untuk mengalahkan Lord Demon saat ini?”
Aji melihat Gayatri. Benar saja, dia tak bisa dibohongi dengan kekuatan energi pekat yang mengarah ke satu titik. Gayatri pasti sudah menyadarinya. Rencana Aji sebenarnya adalah untuk mendekat ke arah Lord Demon dan berusaha untuk melawannya. Saat itu, dia akan mencabut Blood Supreme secara paksa dari tubuh Lord demon dengan kekuatan artefak dalam diri Aji.
Namun, Aji belum bisa yakin jika cara itu akan berhasil. Hal itu karena, kekuatan Shura setelah melakukan penyerapan total pada Blood Supreme, tak bisa lagi dipahami bahwa keduanya terpisah. Jika dia telah sempurna menyerap artefak langit itu, maka memisahkan Shura dengan Blood Supreme bisa jadi mustahil dilakukan.
”Pusat dari kejahatan ini adalah Shura. Jika Shura dihentikan maka bencana ini akan berakhir. Aku berusaha menggapainya, tapi itu masih sangat sulit karena kekuatan kegelapan masih begitu banyak.”
Benar, kekuatan tempur pasukan Lord Demon masih sangat banyak. Itu akan sangat menyusahkan untuk mendekatinya.
Pertarungan di sekitar mereka belum berhenti. Mereka semua bertarung dengan sangat dahsyat. Ledakan, dentuman dua senjata dan energi yang bertabrakan. Semua itu menyisakan luka dan kematian dimana-mana.
Perang memang selalu mengorbankan segalanya.