Pasukan Langit

Rahasia Pemecahan Tubuh

Dasatama menggunakan kecepatan tinggi dan menghindari serangan dari satu raksasa Hexos. Dia memutar dirinya dan menggunakan tendangan kuat untuk menendang punggung Hexos.

Bug!

Serangan itu kena. Tubuh Hexos itu terpental namun itu seolah dia sedang menendang sesuatu tanpa ada efek dari serangannya. Tubuh Hexos yang terkena berbalik dan bersiap menyerang kembali. Mereka seperti tubuh tanpa rasa sakit. Artinya, itu adalah tubuh bayangan dari Hexos dan bukan tubuh yang asli.

Apa rahasia kekuatan Hexos? Dasatama terus mencoba menelaan sambil melawan sepuluh monster itu. Dia pun terlihat tertekan karena serangan dari sepuluh Hexos. Namun, serangan-serangan itu sepertinya tidak memiliki efek ancaman yang kuat. Sekedar seperti pasukan kegelapan biasa.

Apa artinya? Benar! Dia ada di dalam salah satu tubuh Hexos itu dan mencoba mencari ruang celah baginya. Mereka sedang mengumpan dirinya dengan serangan biasa. Serangan kejutan pasti akan digunakan oleh Hexos untuk mengakhiri Dasatama. Kini, Dasatama paham dan bersiap pada resiko pertarungan ini.

Sedari awal, Dasatama tidak menggunakan pedangnya. Dia menghargai lawannya adalah seorang warior yang sudah melepas senjatanya. Jika musuhnya ingin adu kekuatan dengan tangan kosong, maka pantang bagi Dasatama untuk menggunakan senjata. Dasatama mencoba membuka celah sambil mencari letak musuh yang sebenarnya.

Tangan kanan Dasatama yang sudah diselimuti armor kuat dan kekuatan penuh, diangkat ke langit. Kepalan tangannya menyebabkan efek energi yang pekat, energi dari langit seolah turun dan terserap dalam kepalan tangan Dasatama. Tubuh Hexos yang berjumlah sepuluh mundur beberapa jarak, mereka mengetahui kekuatan Dasatama itu besar. Maka Hexos juga mencari celah sambl menunggu Dasatama mengeluarkan energi besarnya.

Itu adalah rencana Hexos, begitu Dasatama lelah setelah mengeluarkan energi besar. Dia butuh memulihkan diri, saat itu, adalah saat kematian bagi Dasatama.

Tangan Dasatama yang menusuk ke langit, diikuti dengan energi halilintar yang bercahaya dan terus memancarkan energi cahaya yang menyilaukan mata. Energi itu meluap, sepuluh monster Hexos yang masih mengepung bersiap siaga.

Blaarr!

Energi ledakan terjadi dari kepalan tangan kanan Dasatama. Dasatama sengaja memecahkan sebagian energi agar dapat menekan dengan areal di sekitarnya. Dengan itu, Dasatama berharap mengetahui salah satu dari sepuluh tubuh Hexos yang asli. Lalu, dia akan memberikan serangan penuhnya pada tubuh asli tersebut.

Ledakan itu memancarkan energi yang pekat dan tekanan energi. Sepuluh Hexos menahan dengan Shield mereka. Hexos mengira bahwa itu hanya energi gertakan, namun itu adalah energi yang besar. Sepuluh tubuhnya itu terdorong ke belakang karena besarnya energi Dasatama yang keluar.

Benar! Hexos malah tersenyum. Jika Dasatama sudah habis-habisan dan mengeluarkan energi besar. Semakin dia bisa membunuh Dasatama saat lengah dengan serangan pukulan penuhnya. Tak mengapa. Kesempatan bagi Hexos. Dia pun mengeluarkan energi pelindung dari tubuhnya dan itu adalah salah satu tubuh Hexos yang menahan serangan energi berupa tekanan kekuatan Dasatama.

Sembilan tubuh Hexos lainnya mundur dan terpental. Satu tubuh Hexos yang besar itu mampu menahan serangan Dasatama dengan mudah dan membuat perisai di depan tubuhnya dengan kedelapan tangannya yang maju, menahan tekanan serangan dari Dasatama.

Jadi itulah tubuh asli Hexos. Tidak salah lagi! Dasatama mengalirkan kekuatan yang besar dan memfokuskan pada kepalan tangannya yang dipenuhi armor tebal dan besar itu, energi yang meluap dan penuh dengan cahaya yang menyilaukan. Kepalan tangan itu di tarik ke belakang tubuhnya, energi halilintar nampak terlihat dahsyat mengelilingi dan berpusat pada kepalan tangan Dasatama.

Langit siang itu juga mengalirkan energi yang kuat menuju kepalan tangan Dasatama. Bisa dibilang, mungkin dengan kekuatan itu adalah perbedaan dari Swordmanship dan wariorship. Biasanya dengan pedang yang menyatu dengan tubuh dan seolah pedang itu bagian dari jiwa dan dapat dikendalikan dengan baik. Kali ini, kekuatan warior dari kepalan tangan Dasatama juga menggambarkan sebuah kekuatan fisik ditambah kekuatah sihir.

Kekuatan sihir dan kekuatan pelatihan internal menjadi satu, aliran listrik tercipta di setiap sisi Dasatama. Energi yang besar, siap menghancurkan tubuh Hexos yang ditargetkan oleh Dasatama.

Waktunya menghabisi Hexos!

Wuushh!

Kecepatan tinggi, kekuatan maksimal. Dasatama melesat dan energi listrik seolah tercipta dari garis kecepatan yang dilalui oleh Dasatama. Kecepatnnya jadi seolah tak terlihat dan menghilang dan hanya menciptakan bekas sengatan listeri yang kerlap-kerlip dalam lintasannya.

Dalam sekejap dan seolah tanpa jeda waktu, Dasatama sudah berada tepat di depan Hexos yang dicurigai Dasatama sebagai tubuh aslinya.

Bruush! Booommm!

Kekuatan penuh, pukulan warior kuat dibarengi kekuatan sihir yang dahsyat. Hexos juga menggunakan delapan tangannya untuk membuat serangan kegelapan yang kuat. Pertemuan kekuatan itu juga mampu menghasilkan benturan energi yang dahsyat sehingga mereka saling menekan dengan kekuatannya.

Keduanya sama-sama menyerap energi dari masing-masing kekuatan mereka. Kegelapan yang menyelimuti Hexos semakin pekat. Dia mencoba untuk terus mendorong. Demikian juga dengan Dasatama, dia menyerap energi kuat dan juga sinkron dengan energi internalnya. Dasatama perlahan dapat menguasai pertempuran.

Kekuatan Dasatama mulai bisa masuk ke pertahanan Hexos, entah kenapa kekuatan Dasatama kini  seolah terlihat di atas angin daripada kekuatan Hexos. Dasatama pun tak ambil pusing, kekuatannya diperbesar dan dia mampu terus maju dan menembus pertahanan Hexos, sepenuhnya.

Kekuatan pukulan yang kuat milik Dasatama masuk dan mengenai tubuh Hexos. Ledakan kuat dan diteruskan dengan segenap kekuatan milik Dasatama hingga pukulan kuat itu menejang tubuh Hexos dan menembus hingga ke semua organ tubuh Hexos yang besar itu.

AAAAAAAHHHH!

Teriakan Hexos menandakan dia sudah terkena energi Dasatama dan kekuatan itu menghancurkan tubuh Hexos. Bagian tengah dadanya hancur dan energi kegelapan di sekeliling Hexos pecah.

Apakah sudah berakhir! Dasatama mengakhiri serangannya dengan melewati tubuh Hexos. Dia yakin kalau itu adalah tubuh asli Hexos. Namun, kenapa tiba-tiba setelah terkena serangannya itu kekuatan Hexos tiba-tiba menghilang?

Benar saja, saat Dasatama memulai untuk memulihkan kekuatannya. Sembilan tubuh Hexos yang tersisa menyerang Dasatama langsung. Bagaimana bisa? Bukankah, tubuh asli sudah dikalahkan, harusnya mereka semua musnah bukan?

Dasatama terlihat sedang kesulitan karena energinya belum kembali pulih. Mereka menyerang. Dasatama menyambut salah satunya, tendangan kuat dari kaki Dasatama mengenai salah satu monster Hexos. Tubuh itu pecah dan hancur, tinggal 8. Dua raksasa Hexos maju lagi, Dasatama menyambutnya dengan dua kepalan tangannya. Kekuatan besar dialirkan lagi, dua monster besar Hexos pun hancur berkeping-keping. Tinggal 6.

Tangan-tangan Hexos menyerang di bagian belakang Dasatama, Dasatama memutar tubuhnya dengan cepat dengan energi tersisa. Pukulan tangan kanannya kuat, mengenai dada Hexos. Tubuh itu hancur. Tinggal 5.

Tiga monster menyerang bersamaaan. Dasatama mengeluarkan energi besar dan membuat ketiga Hexos itu seolah tertahan oleh kekuatan waktu dan mereka melambat. Pukulan kuat dipersiapkan dengan tangan kanannya. Pukulan kuat itu menembus tubuh Hexos hingga tiga Hexos sekaligus tembus terkena serangan energi yang menyembur panjang itu. Tinggal 2 Hexos.

Satu lagi menyerang dari atas Dasatama. Dasatama menahannya dengah shiel pelindung dari energi. Dia menahan serangan Hexos itu dari bawah. Dia tetap bertahan. Dengan energi yang tersisa, Dasatama melepaskan penghalang sihir dan terbang ke atas menyambut Hexos dan kecepatan Dasatama masih cepat dan melewati tubuh Hexos itu dengan serangan kuat.

One Attack Fist Thunder!

Kekuatan besar itu terinspirasi dari kekuatan Fist Thunder. Tubuh Hexos pecah dan hancur, tubuh sebesar itu benar-benar dihancurkan dengan pukulan kuat itu. Tinggal satu Hexos. Dan tanpa disadari oleh Dasatama. Hexos yang tinggal satu itu sudah berada tepat di belakang Dasatama bahkan dengan senjata kapaknya.

Sesaat sebelum Hexos menjebak Dasatama. Kekuatan Dasatama adalah bisa memecah tubuhnya, dia dapat berpindah dari satu tubuh ke tubuh yang lain. Bukan berarti salah jika menilai hanya satu yang asli dan semua bayangan. Namun, tubuh mereka terkoneksi.

Hexos mampu berpindah dalam hitungan sangat cepat untuk menuju tubuh lainnya. Sehingga tubuh sebelumnya menjadi tubuh bayangan. Itulah rahasia kekuatan dari Hexos. Maka dari itu, dia akan menjebak Dasatama seolah-olah Dasatama menyerang Hexos yang asli dan mengeluarkan energi terkuatnya.

Hexos akan menyerang Dasatama ketika Dasatama sudah benar-benar kehabisan energi dan saat itu adalah saat lemahnya Dasatama. Dia tak lagi berpikir berperanga sebagai ksatria. Mengalahkan Dasatama lebih penting dari apapun yang sudah dibangun oleh pasukan kegelapan selama ini.

”Kamu sudah terjebak Dasatama, kali ini kamu harus mengakui kekalahanmu! Sudah saatnya, nama God of War ditanggalkan dari dunia bela diri. Selamat tinggal, God of War!”

Hexos sudah mengarahkan kapak dengan dua sisi tajam itu mengarah ke punggung Dasatama. Dengan jarak yang begitu dekat dan kekuatan Dasatama yang sudah di ambang batas. Tidak mungkin dia akan bisa menghindari serangannya. Tak peduli dengan pertarungan ksatria dan juga pertarungan antar warior. Semua adalah untuk mencapai kemenangan, cara apapun bisa dilakukan. Apalagi, Hexos adalah petarung pasukan kegelapan.

Cara licik adalah ciri dari cara mereka dalam berperang. Mau bagaimana lagi, kalau bertarung satu lawan satu dan bertarung secara benar. Mungkin, akan sulit untuk mengalahkan Dasatama. Trik yang dimiliki Hexos dirasakan Hexos sangat tepat untuk dapat mengalahkan Dasatama itu dengan trik kotor. Tidak ada cara lain, ini satu-satunya cara untuk menang.

Tring! Splash!

Kapak besar dengan kekuatan besar, Hexos sudah mempersiapkan serangan kejutan. Dia berpindah setiap kali serangan dari Dasatama hampir mengenai tubuhnya. Tubuh yang terakhir adalah serangan terakhir untuk menjebak Dasatama. Kapak milik Hexos menembus tubuh Dasatama dan dia melewati Dasatama dengan senyuman kemenangan.

”Matilah dengan tenang, dengan kegigihanmu dalam membela kebenaran seperti yang selalu engkau dengungkan. Wahai God of War!”

Kekuatan pecah dari tubuh Dasatama. Tertinggal serpihan energi yang membuyar. Hexos memutar kapaknya dan berbalik dengan tubuh besar dan tangan delapan yang bergerak menyilangkan yang lain di dadanya. Sedangkan satunya masih memegang kapak besarnya.

Sudah berakhir! Saatnya membantu pasukannya yang lain. Saat Hexos akan pergi ...

”Kamu mau kemana, Hexos!”

Suara itu! Bukankah itu suara ..., Dasatama! Bagaimana mungkin!

Suara itu berasal dari atas Hexos. Seorang dengan pedang yang sudah dialiri energi berada tepat di cahaya matahari. Dia sedang mengangkat pedangnya yagn dipenuhi cahaya halilintar dan dia menerjang ke arah Hexos dengan kekuatan penuh. Bagaimana ini bisa terjadi? Hexos heran.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!