Pasukan Langit

Dinding Lingkaran Hitam

Gayatri maju begitu saja kearah serangan yang mengarah padanya, bertubi dan terus-menerus. Namun, Gayatri dengan mudah menyibakkan serangan energi kegelapan itu dengan tangannya bergantian dan membuat energi itu melesat ke tempat lain dan meledak di segala penjuru.

Nesia kaget, semua serangan kuatnya dihalau dengan mudah dan seperti sedang menepuk seekor nyamuk. Serangan Nesia dikuatkan lagi intensitasnya, semakin kuat dan semakin banyak. Gayatri pun membuka kedua tangannya dan dari tangannya itu keluar perisai energi dan menahan serangan Nesia. Kekuatan ledakan itu meledak di depan tubuh Gayatri. Namun, Gayatri seolah tak peduli.

Armor Gayatri yang terbentuk dari keping cahaya itu kuat melindungi tubuhnya, ledakan besar dan banyak di depannya tak mempengaruhinya sama sekali. Nesia memusatkan kekuatan lagi dan sekarang bula kegelapan besar dilemparkan ke arah Gayatri pun sama. Gayatri menahannya dengan perisai energi dan meledak dengan sangat kuat.

Blaarr!

Nesia kaget setelah ledakan besar itu pecah. Gayatri masih berdiri disana dan armor cahayanya bahkan tak tergores sama sekali. Baru saja, Nesia berpikir bahwa kekuatan Gayatri itu adalah ancaman bagi pasukan kegelapan di masa depan dan dia harus menghentikannya sebelum itu. Namun, wanita itu telah menunjukkan kemajuan pesat dalam kekuatannya. Ini akan semaki sulit untuk diselesaikan, pikir Nesia.

Sayap-sayap yang berjumlah empat pasang di punggung Nesia bergerak dan membentu senjata tajam untuk tiap bulunya. Sayap-sayap itu mengepak dan Nesia terbang mendekati Gayatri yang masih mengambang di udara. Sayap-sayap besar itu mengepak dan menstabilkan gerakan cepat Nesia.

Begitu Nesia mendekati Gayatri yang sudah bersiap dengan energi yang terbentuk yaitu sebuah tombak cahaya. Gayatri pun bersiap menghadang serangan dari Nesia. Nesia bersiap dan saat dekat, sayap-sayap gelapnya itu mengibas ke depan dan senjata tajam berupa metal kegelapan menyerang Gayatri dalam jumlah banyak.

Gayatri memutar tombak cahayanya dan mementalkan setiap serangan dari sayap-sayap Nesia itu. Tombak cahaya milik Gayatri bahkan berputar sendiri tanpa harus dipegang dan hanya dikontrol dengan kekuatan sambungan energi dari kekuatan Gayatri.

Semua serangan Nesia dipatahkan, Nesia maju kembali dengan mengepak sayapnya. Pertarungan jarak dekat. Nesia menyerang dengan sayap-sayapnya yang besar dan berjumlah delapan. Saling bergantian menyerang ke arah Gayatri dan mencoba menembus armor dalam tubuh Nesia.

Bagi Gayatri, pertarungan jarak dekat juga tidak masalah. Ukuran Nesia yang besar itu memberondong Gayatri dengan serangan sayap yang memanjang dan dipenuhi energi kegelapan dan sayap-sayap itu sangat tajam.

Setiap serangan dari sayap milik Nesia ditangkis dengan tongkat cahaya milik Gayatri.

Klang! Klang! Klang!

Benturan sayap dan tombak terus terjadi. Nesia mempercepat serangan dari sayap-sayapnya itu bergantian dengan kecepatan tinggi. Namun, Gayatri masih bisa mengimbanginya. Saat tombak tak bisa menghadang serangan sayap Nesia, Gayatri membentuk lingkaran sihir penghalang sehingga serangannya dapat ditangkis dalam pertahanan energi itu.

Sulit menembus kekuatan dari Gayatri, Nesia pun mengangkat semua sayapnya ke atas dan melambung tinggi. Sayap kegelapan itu menyebar ke semua tempat di langit, di atas tubuh Gayatri seolah akan mengurungnya dalam kegelapan. Gayatri merasa kaget dengan hal itu, kekuatan kegelapan yang melampaui perkiraannya. Kekuatan dari Limba Gerbang dan sayap Nesia menyebar dan membuat suasana dalam pertarungan mereka itu dipenuhi kegelapan.

Benar saja, Gayatri terkurung dalam kegelapan yang diciptakan oleh Nesia. Ini adalah kekuatan terakhir yang dimiliki Nesia. Dia mau mengakhiri pertarungan dan kemenangan harus berada di pihaknya. Gayatri terperangkan dalam lingkaran hitam besar yang dibentuk dengan sayap-sayap Nesia. Kini, di dalam lingkaran hitam itu di dalamnya hanya ada dua orang; Gayatri dan Nesia.

Seolah, mereka terpisah dari dunia luar dan hanya dalam lingkaran besar tersebut. Sayap-sayap Nesia menyebar dan mengembuat dinding hitam besar dan menutupi semua celah. Benar-benar di dalamnya hanya ada Gayatri dan Nesia dengan tubuh monsternya.

”Hari ini  kamu akan mati wahai anggota Pasukan Langit. Sayang sekali, bakatmu yang luar biasa akan segera menghilang. Ini adalah area yang sudah kepelajari, di dalamnya. Kekuatanmu akan ditekan dengan sangat besar dan kamu tidak akan bisa keluar dari  lingkaran kegelapan ini. Jadi, kamu akan mati dengan cepat setelah ini.”

Gayatri memang merasakan adanya tekanan dalam kekuatannya, energi itu mampu menekan dia dari mengeluarkan kekuatan maksimalnya. Seperti ada benang energi kegelapan yang mengitari tubuh Gayatri.

”Keluarkan saja semua kekuatanmu Nesia! Buktikan dan jangan hanya suka bicara.”

Benar-benar mulutnya yang tajam, Nesia merasa terhina dengan diremehkan kekuatannya. Bahkan, Lord Demon saja tidak pernah memperlakukannya dengan buruk. Kali ini, dia benar-benar marah dan bersiap mengakhiri Gayatri.

Di sisi Gayatri, dia merasa berhasil untuk membuat emosi Nesia naik. Ketika seseorang baik itu pendekar bela diri ataupun para pendekar dari aliran kegelapan. Semuanya adalah para petarung, jika mereka menjadi emosi dan hanya bepikir untuk mengakhir lawan tarungnya. Maka, dia akan bertarung tanpa fokus yang kuat dan itu adalah kelemahan seorang pendekar yang bertarung namun masih marah dan dikuasai balas dendam.

Gayatri sendiri memang mengakui bahwa dia ingin membalas dendam atas kematian keluarganya. Namun, dia kembali menenangkan dirinya. Semua hal sudah terjadi dan tak bisa kembali. Persoalannya adalah, kali ini Gayatri bertarung dengan pasukan kegelapan untuk menciptakan perdamaian di deluruh benua.

Agar, tidak ada orang lain yang mengalami hal yang sama seperti dirinya. Kehilangan orangtuanya karena pasukan kegelapan.

Nesia mengeluarkan jarum yang besar yang keluar dari dinding energi kegelapannya. Semua sisi mengeluarkan duri dan serangan ke arah Gayatri. Jadi begitu, dia memanfaatkan kekuatan tempar dan energinya untuk membuat musuhnya akan mati dalam serangan-serangan kuatnya itu!

Tidak mudah untuk mengalahkan Gayatri, dia sudah bersiap dengan segala kemungkinannya. Dinding energi kegelapan itu memunculkan duri besar dan siap menghancurkan apapun. Semuanya mengarah pada tubuh Gayatri bersamaan. Nesia berharap kali ini semuanya beres dan dapat selesai.

Serangan duri besarn dari semua dinding hitam energi itu menyeruak dan semuanya bersamaan menyerang Gayatri. Tidak mungkin bagi Gayatri menghindari serangan yang tidak memiliki celah.untuk menghindari serangannya. Namun sayang, harapan dari Nesia itu harus pupus karena Gayatri tidak menggunakan kekuatannya untuk menghindarinya. Gayatri menerbangkan semua duri hitam itu dan membenturkan segalanya ke semua arah di dinding kegelapan itu.

Gayatri mengeluarkan kekuatan angin yang sangat kuat dan menghempaskannya dengan kekuatan penuh. Angin itu menghentak dengan sangat dan duri hitam yang menyerangnya itu hancur berkeping-keping dan meledak karena dikacaukan oleh Gayatri.

Nesia tak menyangka wanita itu akan menggunakan kekuatannya sendiri untuk menghancurkan duri hitam yang ada. Bahkan, dia dengan mudah masih bisa menghimpun kekuatannya padahal kekuatannya juga telah ditekan dan tak bisa mengeluarkan kekuatan maksimalnya. Ada apa dengan gadis itu?

Nesia tak habis pikir. Namun, saat dirinya sendiri masih berpikir untuk menyerang kembali. Sebuah energi mengarah pada titik dimana Nesia berada dan masih dengan sayap-sayapnya yang membuka dan menutupi semua sekelilingnya. Dan sayap itulah yang membentuk dinding hitam yang tidak bisa ditembus tersebut.

Tombak energi bercahaya itu mengarah pada Nesia dengan cepat. Melihat hal itu. Nesia membuat dinding baru di depannya dengan dincing kegelapan sehingga hal itu dibuat untuk menahan serangan tombak energi milik Gayatri.

Klang! Boommm!

Tombak energi terhalang dinding energi milik Nesia dan meledak. Asapnya cukup membuat gangguan pada mata Nesia. Saat asap itu mulai menghilang. Di depannya, Gayari sudah memegang kembali tombak cahayanya dan bahkan hampir memukul Nesia dan hendak membela Nesia dengan tombak tersebut.

Kratak! Splash!

Gayatri kaget karan serangannya yang hanya tinggal beberapa centi meter itu mengenai kekosongan. Ya, Nesia menghilang di hadapan Gayatri. Armor yang masih menempel di tubuh Gayatri terlihat bercahaya dengan sangat kuat, hal itu karena di dalam dinding lingkaran hitam itu. Semuanya serba hitam, energi armor yang kuat dan kekuatan penuh Gayatri menciptakan cahaya yang kuat di tengah kegelapan tersebut.

Nesia menghilang dan bersamaan dengan itu, dia melepaskan semua sayap yang menempel di punggungnya. Dia merasakam bahaya yang mendekat dengan kekuatan tinggi. Dia pun memutuskan penghubung kegelapan antara dirinya dan sayap-sayapnya. Saat sayap-sayapnya lepas, dia tak bisa menyalurkan kekuaan dari dinding kegelapan itu dan tak bisa mengeluarkan senjata kuat dari dinding-dinding kegelapan itu lagi.

Nesia cukup takut sekarang. Jika dia kembali menyatukan kekuatannya dengan dinding kegelapan, dia akan ditahan dengan kecepatan Gayatri yang cepat. Sebelum mencapainya, itu bisa saja menghancurkan tubuhnya. Meskipun kekuatan regenerasi masih bisa Nesia gunakan namun hal itu juga butuh waktu dan kecepatan Gayatri sudah sangat tinggi.

Pada saat kekuatan Gayatri di tekan saja, dia masih bisa menunjukkan serangan berbahaya pada Nesia. Hal itu juga yang membuat Nesia waspada. Jika dia terluka dan sedang memulihkan diri dengan Blood Black, serangan cepat akan terus dilakukan Gayatri sehingga dia akan kesulitan berkonsentrasi pada penyembuhannya.

Nesia mengkhawatirkan hal itu. Jika dia memecah dinding energi hitam yang dibuatnya. Maka, Gayatri akan bisa menggunakan kekuatan maksimalnya dan itu lebih merepotkan lagi. Jadi, biarkan untuk saat ini dan dia akan tetap ditekan kekuatannya.

Nesia menyilangkan kedua tangannya ke depan, kesempatan bagus selama kekuatan Gayatri masih ditekan. Nesia mengeluarkan kekuatan maksimal dengan api hitam kebiruan yang seolah hampir saja meledak-ledak. Seperti dalam sebuah halilintar kehitaman di dalam awan comulunimbus.

Gayatri pun di sisi lain bersiap. Sepertinya, Nesia akan mengeluarkan kekuatan besar lagi. Gayatri menguatkan energi cahaya di dalam seluruh tubuhnya. Meskipun dia sudah ditekan dengan kuat dalam mengeluarkan energinya. Namun, dia masih bisa mengeluarkan energi defensif dan armor cahaya di tubuhnya masih dalam performa yang baik untuk menahan serangan kuat.

Kali ini, dia harus bisa menahan serangan dari Nesia. Saat Nesia mengembalikan kekuatannya kembali, maka saat itu Gayatri akan menyerang balik dengan cepat.

Energi besar dan seperti awan hitam disertai halilintar mengelilingi tangan Nesia dan seluruh tubuh besarnya. Nesia membuka tangannya dan energi awan hitam seolah hendak meledak dan berdenyut.

Nesia akan mengeluarkan kekuatan penuhnya. Tidak akan ada manusia yang bisa bertahan dari kekuatan api hitam kuat ini. Begitu pikir Nesia. Semua yang ada di dalam dinding akan hancur dan dinding hitam itu akan menjaga kekuatan apinya tidak keluar. Ledakan api hitam kebiruan pun terjadi.  Crash Black Fire! Hancurkan semuanya!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!