Pasukan Langit

Kesiapan Pasukan Langit

Aaman melesat dengan cepat, akan sulit sampai di kota Prisma karena dirinya sangat jauh jaraknya. Informasi penting ini harus segera disampiakan pada Aji, iya Aji akan mengetahui apa yang harus dilakukan dalam peperangan besar itu.

Aaman sudah keluar dari kediaman tempat Lord Demon dan dia masih berada di pulau Inka, butuh waktu yang lama untuk bisa menemui Aji. Ya, Aji adalah satu-satunya orang yang tepat untuk mendapatkan informasi penting ini.

Aaman punya cara, dia akhirnya mengirim pesan penting kepada Aji melalui cincin artefak komunikasinya. Hal itu agar Aji segera mengetahui apa yang sudah dilihat oleh Aaman, dan dia bisa melakukan koordinasi dengan Pasukan Langit yang lainnya dan juga berbicara pada Pasukan Pertahanan dan juga Dasatama sekaligus. Aji sangat dihormati oleh ketua pasukan pertahanan dan juga Pemimpin aliansi bela diri.

Pesan penting sudah disampaikan oleh Aaman, dia mengirimkan energi masuk ke dalam artefak komunikasinya dan mengirimnya kepada Aji. Pesan itu berbunyi bahwa ada dua sosok yang ada di ruang rahasia pasukan kegelapan yang ditinggalkan. Dua sosok itu adalah dua dari Tiga Legenda.

Benar, kedua mayat yang ada di dalam peti adalah sosok dari saint Ganada dan saint Yonan. Itu memang mustahil, tapi Aaman mengenali mereka karena dia selalu berhubungan dengan informasi dan intelejen. Penglihatannya kali ini tidak salah sama sekali. Saat Aaman sudah mengirimkan pesan itu, dia terus melaju dan hendak bergabung dengan pasukan pertahanan.

Namun, beberapa saat setelah dia mengirimkan pesan. Dia dikejutkan oleh sebuah portal teleportasi yang tiba-tiba muncul sekitar 30 meter dari arah larinya. Dia berhenti dari kecepatan lajunya, portal itu berada di depannya. Apakah itu adalah pasukan kegelapan yang kembali? Aaman pun segera menggunakan kekuatan stealth-nya dan melompat ke pepohonan yang tinggi.

Portal itu menunjukkan pergerakan, sesosok manusia keluar dari portal teleportasi tersebut. Dia seorang diri, dan Aaman segera mengenali siapa orang yang baru saja muncul dari portal tersebut. Dia dalah Aji.

Aji memang tak bisa lepas dari seluruh misteri yang ada di dunia ini. Pemuda yang memiliki kekuatan besar dan seolah energi yang dimilikinya adalah pelatihan yang sudah dilakukan puluhan tahun meskipun usianya terlihat muda. Pemuda itu juga pernah mengaku sebagai Pemukul Halilintar, sosok dari Tiga Legenda sejak pertama kali Aji bertemu dengan Aaman.

Meski seolah bercanda, tapi Aaman merasa bahwa pemuda itu tidak berbohong dan dia jujur. Bahkan, dia selanjutnya meminta Aaman agar menjaga rahasianya bahwa dia adalah Pemukul Halilintar. Kekuatan Aji memang sangat kuat, bahkan dia menghancurkan sebuah perguruan bela diri hanya dalam waktu yang singkat.

Energi Aji juga luar biasa dan penguasaan jurus bela diri, bahkan Aaman diberikan pelatihan olehnya untuk mengembangkan kekuatan assassin. Aji juga meminta Aaman untuk mengikuti pelatihan neraka yang dilatih oleh pejuang Jiro. Selain itu, energi penyerapan dalam sesi terakhir latihan itu adalah penyerapan pada artefak langit, Heart Dragon.

Kemajuan ilmu bela diri Aaman sudah mencapai tingkat yang sangat tinggi menurutnya. Kali ini, dia pun dibuat terpukau lagi oleh kekuatan dari Aji. Aji mampu membuka sebuah portal teleportasi dari arah kota Prisma menuju tempatnya saat ini, dan mengetahui dengan pasti posisi dari Aaman.

Aji mampu membuat bullet portal, artinya dia juga menguasai kekuatan sihir tingkat tinggi. Kekuatan ruang dimensi adalah kekuatan yang rumit dan hanya bisa dikuasai oleh segelintir orang di dunia ini.

Aji juga mendapatkan tempat tersendiri pada pemimpin aliansi bela diri dan bahkan juga ketua Yarko. Sosok Aji, bahkan jika Aaman menilai sekarang adalah tumpuan harapan kemenangan di pasukan bela diri. Dia seperti seorang utusan dari dewa untuk membantu pasukan bela diri dalam menghadapi ancaman Lord Demon.

Saat ini, bahkan Aaman percaya seratus persen. Jika pemuda di depannya itu adalah sang legenda bela diri, Pemukul Halilintar. Hal ini menjawab soal dua sosok di dalam peti mati yang merupakan dua dari Tiga Legenda. Kedua legenda yang sudah dikuasai oleh Lord Demon entah bagaimana caranya, namun tidak untuk Pemukul Halilintar yang tidak dikuasai oleh Lord Demon. Hal itu menjawab pertanyaan dari Aaman.

Pemukul Halilintar itu sekarang ada di hadapannya dalam bentuk seorang pemuda. Entah apa yang terjadi pada kisah Aji, tapi Aaman percaya bahwa sosok itu adalah Pemukul Halilintar yang sebenarnya.

”Keluarlah Aaman, kita tidak punya waktu lagi.”

Kata-kata Aji itu langsung membuat Aaman melompat dari dahan pohon dan melompat ke arah Aji.

”Katakan padaku detailnya, benarkah apa yang kamu ceritakan soal dua dari Tiga Legenda?”

Aaman pun mengangguk dan menceritakan apa yang dilihatnya di dua ruang rahasia milik pasukan kegelapan, di sebuah pulau tersembunyi yang sebelumnya dikabarkan oleh Aji untuk diselidiki. Itu adalah pulau terpencil dan tak terjamah. Aaman pun melakukan penyelidikan dan menceritakan semua yang dilihatnya dalam dua ruangan yang membuatnya bahkan tak percaya.

Aji pun mendengarkan dengan baik, jadi itulah kartu as yang dipersiapkan oleh Shura untuk menguasai dunia. Dia begitu percaya diri untuk menang melawan pasukan bela diri. Pantas saja Shura begitu sombong dengan mengerahkan semua pasukannya, dan juga dua kunci kemenangannya. Kali ini, Aji harus bergerak lebih cepat.

Aji kemudian mengajak Aaman untuk pergi dari sana. Aji membuka portal teleportasi kembali dan meminta Aaman untuk masuk duluan. Mereka akan menuju langsung ke benua Orpris di Kota Prisma. Aji sudah merencanakan sesuatu untuk menghadapi kekuatan pasukan kegelapan.

Splash!

Portal teleportasi pun menghilang dan keduanya sudah dipindahkan.

***

Rapat Pasukan Langit masih dilakukan, hal itu berdasarkan keputusan dari asosiasi dan juga pasukan pertahanan. Jika pasukan kegelapan menyerang dan bala bantuan masih belum datang maka mereka harus mempertahankan kota Prisma dan bertahan hingga bantuan dari pasukan di seluruh benua datang membantu.

Pasukan Langit akan membantu pasukan bela diri dalam mempertahankan kota dari arah samping. Pasukan pertahanan akan menghadang dari depan dan dari gerbang. Hal itu karena bisa jadi pasukan kegelapan akan menyerang melalui gerbang utama, dan pasukan pertahanan membantu prajurit kota Prisma untuk menahan serangan mereka sebisa mungkin.

Saat itulah, Pasukan bela diri dan juga Pasukan Langit membantu dari arah luar gerbang melalui dua celah samping pasukan kegelapan yang menyerang. Ini akan menjadi perang yang besar, nyawa bisa menjadi taruhannya dan semua pasukan baik itu bentuk lembaganya. Semua bahu-membahu untuk melawan pasukan kegelapan.

Mereka memiliki satu tujuan untuk membawa perdamaian dan menegakkan keadilan. Kejahatan harus diberantas dan disingkirkan. Kini, mereka mampu bersatu dan tidak seperti sebelumnya yang saling berebut kekuasaan.

Ancaman kali ini sama, jika mereka terpecah belah maka mereka akan mudah untuk dimusnahkan oleh pasukan kegelapan.

Sudah saatnya bagi pasukan bela diri untuk menyatukan semua elemen, baik itu pasukan pertahanan, aliansi bela diri, para pemimpin benua, para perguruan bela diri dan juga dari kerajaan-kerajaan yang ada di seluruh benua.

Pasukan langit kembali berkumpul, di sana ada satu tamu yaitu Aaman. Aaman mengabarkan bahwa pasukan kegelapan sudah berkumpul meskipun belum seluruhnya. Dia melaporkan bahwa kekuatan pasukan kegelapan mungkin saat ini berkisar di angka delapan puluh persen. Artinya, sekitar satu juta pasukan sudah berkumpul di ujung selatan kota Prisma, dan sedang bersiap melakukan penyerangan total.

Pasukan Langit kaget mendengar hal itu, sebanyak itu pasukan kegelapan yang akan menyerbu kota Prisma. Aaman pun menjelaskan dari data di pasukan pertahanan, pasukan kegelapan akan memulai invasi di benua Orpris dan menaklukkannya. Kota Prisma sebagai pusat benua Orpris dan paling kuat dibandingkan dengan benua lainnya.

Jika benua Orpris sudah dikuasai, maka benua yang lain akan kehilangan mental mereka dalam melawan pasukan kegelapan. Pada akhirnya, semua benua akan dikuasai oleh pasukan kegelapan. Dimulainya penyerangan pada kota Prisma akan menjadi dampak besar bagi pertempuran selanjutnya.

Kota Prisma dan benua Orpris menjadi target utama dalam strategi penyerangan dari pasukan kegelapan. Jika Kota Prisma sudah dikuasai, menguasai kota dan benua lainnya hanya tinggal menunggu waktu saja.

Pasukan kegelapan juga memiliki kekuatan khusus yang mengatur kekuatan portal dimensi teleportasi. Hal itu mempermudah semua pasukan kegelapan untuk berpindah dengan sangat cepat dengan jumlah pasukan menyeluruh. Itu adalah kelebihan dari kekuatan kegelapan yang memang memiliki pasukan khusus yang hanya berlatih menguasai portal teleportasi.

Kekuatan pasukan Lord Demon untuk pertempuran kali ini memang mendominasi, dengan banyaknya kelebihan yang mereka miliki. Namun, pasukan bela diri juga memiliki semangat untuk melindungi orang-orang yang mereka cintai, dan tidak ingin pasukan kegelapan menguasai dunia dan hanya menebarkan kejahatan dan teror.

”Kita semua sudah diberikan tanggungjawab sebagai bagian dari Pasukan Langit. Hidup mati kita, kita akan berikan kepada seluruh dunia. Kali ini, perang besar ini akan menjadi momentum paling tinggi dimana Pasukan Langit ada bersama rakyat di seluruh benua. Kita harus terus berjuang sampai akhir!”

Ucapan motivasi dari ketua, Barsha. Hal itu membuat anggota Pasukan Langit yang lain menganggukkan kepala tanda setuju. Pertarungan yang sudah mereka alami bersama sudah membentuk persamaan tujuan perjuangan mereka sebagai anggota Pasukan Langit. Pertempuran di Dompai, pertempuran di perguruan Bangau Emas, pertempuran di Hutan Tulisma. Mereka sudah menjadi satu bagian untuk melindungi keadilan di seluruh benua.

Pelatihan yang mereka lakukan bersama-sama membuat mereka semua sudah seperti satu keluarga. Mereka menyatukan tekad untuk berjuang bersama, mereka tidak akan menyesal jika mereka harus mati dalam pertempuran besar ini. Keinginan mereka hanyalah menjadi bagian dari penegak keadilan. Nama Pasukan Langit akan menjadi sejarah yang baik bagi generasi mereka selanjutnya.

Rapat di bubarkan, dan anggota Pasukan Langit diminta untuk bersiap dengan segala persiapannya. Aaman pun undur diri dan ingin menyampaikan laporan pada ketua Yarko. Di ruangan itu hanya tinggal Aji dan Barsha.

”Aku ingin bicara sebentar, Barsha.”

Barsha sedikit salah tingkah, tidak biasanya Aji ingin bicara dengannya.

”Ada apa Aji?”

Aji menatap Barsha, ”Aku punya rahasia yang harus aku katakan padamu Barsha. Ini adalah sesuatu yang penting dan menyangkut kehidupan kita semua.”

Barsha agar gugup karena Aji seolah hanya fokus pada rahasia yang akan diucapkannya. Aji pun menjelaskan apa yang menjadi masalahnya, sebuah kisah disampaikan kepada Barsha dan terlihat raut wajah Barsha berubah drastis.

Penjelasan Aji itu telah membuat Barsha sepenuhnya gemetar, pertempuran besar yang akan terjadi dan arahan dari Aji untuk Barsha lakukan. Itu semua, seperti tidak masuk akal dan ganjil. Aji seperti sedang memberikan wejangan terakhir untuknya.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!