Pasukan Langit

Cinta yang Dipendam Alicia

Mata Alicia bercahaya, dia melompat ke atas pohon di depan gerbang masuk kantor pusat Pasukan Langit di kota Prisma. Kantor mereka memang agak di pinggir kota, mereka lebih suka untuk melihat perkembangan dunia dari pinggir, dan bukan dari tempat ramai di pusat kota Prisma.

Sejak mereka masuk ke portal teleportasi dari kota Samarkan. Alicia kehilangan Aji, energi pemuda itu seolah menghilang begitu saja. Gayatri hanya menyebutkan kalau Aji akan menyusul sendiri kesini. Tapi kenapa, ada perasaan khawatir dalam hati Alicia. Apakah itu perasaan khawatir seorang teman?

Ah tidak!

Apakah aku mencintai Aji?

Alicia yang biasanya selalu anggun itu merasakan ada yang berkecamuk dalam hatinya. Dalam hidup Alicia, dia baru merasakan ada seorang pemuda yang bisa membuatnya khawatir dan juga membuat dirinya memikirkannya. Aji adalah pemuda yang menyelamatkannya dari perjodohan dengan perguruan Bangau Emas. Berkat Aji juga, Alicia mampu untuk membuat keluarganya diakui kembali di dunia bela diri setelah dilupakan oleh para pendekar.

Tapi, Alicia seolah menyadari bahwa dirinya mungkin tidak pantas untuk seorang pemuda bernama Aji. Dia seperti lelaki yang sangat kuat dan kokoh, tak pernah mengeluh sedikitpun dan menguasai kekuatan dari Tiga Legenda dengan baik.

Sosok itu adalah sosok yang seolah tidak pernah memikirkan hubungan dengan seorang wanita. Terlalu percaya diri jika Alicia berharap berlebihan pada seorang pemuda bernama Aji. Dia tetap saja bisa menjadi seorang yang besar di masa depan. Ah sudahlah! Alicia tak mau berharap lebih. Jika dia bisa melihat Aji selamat dan tidak apa-apa, cukuplah itu membuatnya bahagia.

Semalam semua Pasukan Langit masuk ke portal teleportasi kecuali Aji. Mereka semua pulang saat malam ke kediaman Pasukan Langit. Namun, Alicia merasa tak tenang dan merasa Aji seolah dalam bahaya. Dia pun keluar di pagi buat dan berharap Aji pulang dalam keadaan sehat. Itu saja harapan dari Alicia.

Saat Alicia berada di pepohonan tinggi dan berada di depan gerbang masuk kantor Pasukan Langit. Dia melihat ada cahaya yang muncul dan itu adalah sebuah energi. Sebuah titik cahaya dilihat oleh Alicia.

Titik energi itu dirasakan oleh Alicia, dan dia begitu penasaran untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Energi siapa itu? Titik energi itu membentuk garis melengkung dari atas hingga meliku ke kanan bawah. Garis itu terus membuat garis energi dan saat titik mula energi itu menyentuh pada titik permulaan di atas. Maka, sebuah portal pun terlihat dan itu benar-benar sebuah portal teleportasi.

Seseorang sedang menuju tempat itu, apakah itu adalah pendekar dari bela diri ataukah dari pasukan kegelapan. Alicia pun mencoba menyembunyikan keberadaan energinya, dan memperhatikan dengan seksama siapa orang yang membuat portal teleportasi menuju kantor Pasukan Langit.

Jika itu adalah musuh, maka Alicia bisa segera memberikan tanda bahaya, bagi anggota Pasukan Langit untuk bersiap dengan serangan dadakan dari pasukan musuh. Garis itu tetap solid dan masih di tengahnya sebuah dimensi kebiruan menunggu sesuatu keluar dari portal tersebut.

Alicia mendapatkan warisan dari saint Yonan melalui Aji. Pemuda itu memberikan gulungan berupa kemampuan sihir dari kakeknya. Sihir untuk membuat portal dengan kemampuan tinggi, yang mampu memindahkan manusia atau benda ke tempat titik target yang diinginkan. Meskipun portal dimensi bisa dibuat, tapi jika tidak fokus dan kurang memahami aturan ruang dimensi. Maka, bisa jadi seseorang akan tersesat di kedalaman dimensi dan tak bisa kembali.

Mempelajari teknik sihir portal dimensi, membutuhkan ketekunan dan fokus yang sangat tinggi. Mereka harus bisa merasakan aliran energi pada alam, mencari tempat titik koordinat yang tepat untuk melakukan tujuan teleportasi. Tidak sembarangan, dalam membuat portal teleportasi dibutuhkan energi yang kuat dan memakan energi yang cukup besar.

Mempelajari teknik pembuka ruang itu memerlukan fokus yang tinggi. Maka dari itu, dari seluruh pendekar bela diri, hanya sedikit pendekar yang mampu membuat bullet teleportasi yang stabil. Hal itu agar aman untuk dilewati dan memindahkan makhluk hingga mencapai tempat yang dituju.

Sebuah tangan mulai keluar dari lingkaran teleportasi tersebut. Tangan itu keluar dan terlihat cukup berat dan perlahan. Setelah tangan orang itu keluar, kepalanya ikut keluar dan akhirnya kaki kanannya terlihat melewati garis portal tersebut.

Itu adalah ..., Aji. Aji bisa menggunakan kekuatan ruang teleportasi? Jadi selama ini, dia hanya memberikan sebuah warisan dari kakeknya, tapi dia sendiri bisa melakukan perpindahan dengan bullet teleportasi. Pemuda itu memang memiliki banyak misteri yang masih disembunyikannya.

Tidak ada yang tahu, kemampuan apa lagi yang dimiliki oleh pemuda itu. Alicia mencoba menyembunyikan keberadaannya. Namun, dia melihat ada yang ganjil dengan Aji. Dia memegang pinggiran portal itu dan seolah kesulitan bergerak. Apa yang terjadi padanya? Apakah dia ...., terluka? Bagaimana bisa?

Aji terlihat keluar sepenuhnya dari bullet portal. Namun, dia seperti kesulitan hendak melangkah. Dia pun agak membungkuk seperti memang tubuhnya yang berat. Alicia tetap melihat dari atas, dan belum melakukan apapun. Dia ingin melihat, apa yang akan dilakukan Aji selanjutnya.

Aji membalikkan badannya. Dia menggerakkan tangan kanannya meskipun sedikit kesulitan. Dia menggerakkan telapak tangan kanannya. Portal bullet itu menghilang, cahayanya pun hilang seolah tak ada bekas energi di sana. Aji memegang dadanya, seperti ada yang sakit. Dia terduduk dan terlihat kelelahan. Aji menyandarkan punggungnya pada batang pohon, dia terlihat kesusahan saat duduk.

Aji benar-benar terluka?

Aji terlihat menggerakkan tangannya memutar bergantian hingga membentuk energi memutar. Tangannya disatukan, energi terlihat mulai mengalir dari sekelilingnya. Aji sedang melakukan pemulihan diri. Sesuatu yang besar telah terjadi, sosok yang kuat itu bahkan sampai terluka cukup parah dan mencoba memulihkan kekuatannya sendiri.

Alicia bingung hendak melakukan apa, apakah dia bisa membantu Aji?

Alicia mencoba memberanikan dirinya. Dia turun dengan tanpa membuat suara, dia turun dengan energi angin dan perlahan turun di atas tanah. Dia melangkah dengan kekuatan angin sehingga tidak dapat dirasakan oleh orang lain.

Alicia memang merasakan harus membantu Aji. Sosok itu telah banyak membantu kehidupan dan perkembangannya. Dia harus membalas budi, bukan untuk tujuan apapun. Aji juga manusia, jika dia terluka maka dia harus dibantu. Tak peduli seberapa kuat dia, dia telah terluka dan Alicia pun memutuskan untuk membantunya.

Sepertinya, Aji begitu fokus untuk memulihkan dirinya. Dia seperti tidak merasakan ada seseorang yang mendekatinya.

Alicia melihat Aji yang sedang memulihkan kekuatannya. Terlihat dia begitu tenang dan Alicia merasakan energi dari alam terus masuk ke tubuh Aji untuk memulihkan kekuatannya. Apakah dia baru saja bertempur dengan sosok musuh yang kuat, sehingga membuatnya seolah kehabisan energi?

Alicia hanya bisa membantu percepatan pemulihan Aji. Dia pun duduk di samping Aji. Rambutnya yang beberapa diikat itu ikut tergoyang karena angin pagi itu yang semilir. Wajah putihnya seolah merah menatap wajah pemuda itu. Alicia segera menyadari dirinya, dia tak boleh berlama-lama.

Dia menghulurkan kedua tangannya dan membuka ke depan. Dari samping, Alicia menggunakan kekuatan energi sihirnya. Energi tipis keluar dari kedua telapak tangannya, itu adalah salah satu kemampuannya. Kemampuan untuk membantu rekan lainnya, dia membantu Aji untuk membuka semua titik kekuatan energinya. Itu sangat berguna bagi siapapun yang memiliki kemampuan energi. Titik-titik dari tubuh Aji seolah dibantu terbuka, dan mampu dengan cepat menyerap energi alam untuk memulihkan kekuatannya.

Alicia sekuat tenaga membantu merasakan kekuatan Aji yang mulai deras masuk ke dalam tubuh Aji. Titik-titik bagian tubuh yang mampu menyerap energi itu terbuka dengan mudah, dan sepenuhnya mulai menyerap energi alam dengan cepat.

Aji merasakan hal itu, dia merasa dibantu dengan kekuatan yang membantunya membuka titik pembuka energi dalam tubuhnya. Aji baru menyadari bahwa ada orang yang mendekatinya dan membantunya membuka titik energi dengan mudah. Aji terbantu dengan menyerap energi alam dengan lebih cepat.

Aji tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dia pun langsung menyerap kekuatan alam yang melimpah dengan cepat. Energi dari alam pun dengan cepat disedot oleh Aji. Energi yang luar biasa banyak itu masuk dan seolah energi deras sebagaimana air terjun yang kuat mengalir.

Syuung!

Alicia merasakan bahwa Aji menyadari bahwa titik-titik energi dalam tubuhnya terbuka dengan baik. Dia langsung menyedot energi alam untuk memulihkan kekuatannya. Alicia bahkan merasakan energi yang sangat besar terus masuk ke dalam tubuh Aji. Itu bukanlah energi yang bisa diserap oleh manusia? Bagaimana bisa energi dengan jumlah yang sangat besar itu diserap oleh manusia dengan begitu banyaknya?

Alicia penasaran dengan kekuatan Aji itu. Dia pun mencoba memasuki laut kekuatan dari diri Aji. Laut kekuatan itu adalah jumlah energi dari manusia yang bisa ditampung oleh raga dan jiwa manusia. Orang yang memaksa energi besar masuk ke tubuhnya dengan kekuatan tampung yang tak sesuai, maka tubuh orang itu bisa rusak karena titik-titik energi di tubuhnya pecah.

Seperti gelas, dia hanya bisa menampung air sesuai dengan wadah gelas itu. Jika berlebihan maka akan tumpah airnya. Begitupun dengan fisik manusia, jiwa manusia. Jika mereka menampung energi yang melebihi kapasitas dari kemampuan tampungan fisiknya, maka mereka akan mengalami kerusakan energi karena berlebihan.

Namun, Alicia melihat bahwa energi besar dari alam terus terkumpul dan masuk ke dalam tubuh Aji. Jadi, sebanyak apa energi yang bisa disimpan oleh Aji dalam tubuhnya untuk memulihkan diri sepenuhnya?

Alicia mampu melihat kesadaran dari laut kekuatan seseorang. Dia pun  penasaran dan mencoba untuk menyelam seberapa kuat energi yang ada di dalam tubuh Aji. Alicia pun fokus untuk masuk melalui kesadarannya, untuk mengikuti alur energi yang masuk melalui titik-titik energi pada tubuh Aji.

Energi yang begitu luar biasa masuk terus-menerus ke tubuh Aji. Alicia dengan kesadarannya mengikuti aliran energi itu, dan dia tiba-tiba berada di sebuah tempat terbuka dan di atas sebuah air laut. Kesadarannya masuk ke dalam tampungan energi dari Aji. Jadi ..., dimana sumber energi milik Aji?

Alicia melihat kanan dan kirinya, dia hanya melihat lautan yang luas tanpa batas. Air yang tenang dan tak ada ombak apapun. Tapi ..., kenapa bisa begitu panas dari atas?

Saat Alicia melihat ke atas. Dia melihat sebuah bola energi yang sangat besar bahkan seperti sebuah planet besar dengan nyala energi yang menyala-nyala. Saat melihat gumpalan energi yang besar itu, posisi Alicia bahkan seperti debu yang tak terlihat. Energi seperti matahari yang berada sekitar  20 meter di atasnya itu besarnya seperti sebuah planet yang memenuhi langit. Energi dari seluruh tempat terus tersedot dalam gumpalan energi yang sangat besar itu.

Tidak mungkin!

Splash! Semuanya gelap dan cahaya menyilaukan mata Alicia. Alicia merasakan pusing yang luar biasa dan hampir saja dia jatuh.

”Kamu tidak apa-apa Alicia?” suara itu, Aji.

Aji memegang kedua pundak Alicia, Alicia kaget dan membuka matanya. Mereka berada di bawah sebuah pohon dan pagi masih buta. Keremangan pagi sudah terlihat. Jadi ..., Alicia tadi pingsan?

”Terima kasih sudah membantuku.”

Aji menyadarkannya, dia melepaskan kedua tangannya dari kedua pundak Alicia. Aji tersenyum dan mengajak Alicia untuk segera kembali ke kantor Pasukan Langit, mereka harus segera melakukan rapat.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!