Pasukan Langit
Pilihan dan Kehancuran
Penghalang yang menutupi tubuh Marie pecah, ledakan yang menghentak kuat dari pukulan Aji membentur penghalang lingkaran di atas dan penghalang itu pun hancur. Ledakan yang muncul sangat besar karena serangan tinju dari Aji, sebagian dipentalkan dan menyebar ke semua tempat menyebabkan ledakan di semua tempat.
Aji yang terus memaksa masuk dengan kekuatannya pun akhirnya bertahan, dan terus mendorong penghalang sehingga penghalang itu pecah.
Jonas melihat bahwa hal itu berbahaya dan dia bersiap menerjang dengan kecepatan penuh untuk menyelamatkan kekasihnya itu. Dia takut, dia akan kehilangan kekasihnya itu, lebih baik mati dari pada harus kehilangan Marie. Kekuatan cinta mereka sudah tak bisa dipisahkan, hidup dan mati mereka adalah kebersamaan.
Jika Aji mampu membunuh Marie, maka dirinya pasti akan menyusul kekasihnya itu. Ketika Marie menyambungkan energi pada dirinya, maka dia dalam keadaan terlemahnya dan sedang memusatkan fokus konsentrasinya. Jika dia bangun maka terpisahnya energi keduanya yang bersatu akan menimbulkan tolakan yang berbahaya bagi keduanya.
Itulah kelemahan penyatuan jiwa dan penyatuan energi, kekuatan mereka akan bertambah sangat pesat namun kelemahan mereka adalah Marie yang harus dilindungi, karena dia berkonsentrasi memberikan kekuatan penuhnya pada Jonas. Salah satu dari mereka dalam bahaya maka satunya juga bisa dalam bahaya.
Aji menyelubungi Marie agar tidak jatuh ke bawah, dia mengapung sebelumnya di udara dalam perlindungan pertahanan. Setelah pertahanan itu hancur dia hampir jatuh, dan Aji menggunakan sihir energi pengikat agar Marie tetap bisa melayang dengan kekuatan energi kontrolnya.
Jonas melesat ke arah Aji, tapi Aji memberi kode kepada Jonas untuk berhenti. Benar! Marie dalam pengaruh kekuatannya, Aji bisa melakukan hal buruk padanya dengan kekuatannya. Aji berada di dekat Marie yang masih melayang di dekatnya.
”Lepaskan Marie!” teriak Jonas.
”Sekarang pilihlah! Kalian mati, atau aku kirimkan ke Mirror World?”
Jonas tak lagi bingung, dia pun memutuskan bahwa Marie adalah segalanya. Dia tak punya lain selain menuruti perintah pemuda itu.
”Baiklah, aku dan Marie akan ke tempat dimensi yang kamu sebutkan! Tapi jangan pernah apa-apakan Marie!” pinta Jonas.
”Tentu saja. Tapi, bagaimana dengan pasukanmu?” tanya Aji.
”Itu terserah mereka, mereka berhak memilih keputusan mereka sendiri,” jawab Jonas. Jonas dan Marie tidak pernah memaksa para pengikutnya yang berjumlah dua ratus ribu pasukan. Mereka semua awalnya adalah pasukan kegelapan yang bergabung dengan Lord Demon, dan diminta untuk menjadi bawahan dari Jonas dan Marie.
Jonas pun memberikan pengumuman bahwa dia akan pergi bersama dengan Marie. Mereka berhak memilih jalan hidup mereka selanjutnya. Jika memang mereka masih tetap ingin bersama dengan Lord Demon, maka mereka bisa bergabung dengan mereka.
Jonas juga menjelaskan bahwa mungkin ini adalah salam perpisahan darinya. Dia akan pergi bersama dengan Marie. Jonas menjelaskan, baginya dia hanya ingin bersama Marie dan tak peduli lagi dengan perang antara pasukan kegelapan dan juga pasukan bela diri. Dia akan pergi bersama Marie.
Pasukan kegelapan yang berjumlah 200 ribu pasukan kegelapan itu merasa kehilangan karena tuan mereka akan pergi. Jonas tak ingin berpisah dari Marie, pemuda itu akan mengirimnya ke dimensi yang berbeda dan mungkin mereka tak akan bertemu lagi. Pasukan kegelapan pun boleh memikirkan apa yang akan mereka kerjakan dan keputusan tetap pada mereka.
Aji menyudari salam perpisahan Jonas dan pasukannya. Dia mengeluarkan energi dari tangannya kanannya. Sebuah portal yang tingginya dua meter muncul di depan Aji. Aji menggerakkan tangan satunya untuk mengontrol tubuh dari Marie untuk mendekati portal itu.
”Kalian tidak akan mati, kalian akan hidup berdua di dimensi tersebut. Kalian bisa bahagia dan menikmati sisa hidup kalian di sana.”
Penjelasan dari pemuda itu begitu lancar dan tidak ada niat buruk dalam ucapannya itu. Jonas pun percaya begitu saja karena dia ingin agar Marie tetap hidup di sisinya. Jonas melayang dan mendekati portal dan ada Marie yang masih dalam kendali Aji.
”Lepaskan segel kekuatanmu dulu, Aji.” Jonas memohon.
Aji menatap Jonas, ”Pengaruh kekuatanku akan putus ketika Marie memasuki portal tersebut. Ingatlah untuk bahagia dan menikmati sisa hidup kalian.”
Jonas berada di sisi Marie yang masin melayang. Portal di dekat mereka seolah bergerak dan menuju ke arah Jonas dan Marie.
”Katakan padaku,” Jonas merasa bahwa dia benar-benar akan pergi ke tempat lain dari dunia ini, ”Kenapa kamu tidak berusaha membunuh kami berdua? Bukankah itu jauh lebih mudah daripada memindahkan kami?”
Aji tersenyum, ”Aku melihat cinta di antara kalian sangat tinggi. Tidak pernah kutemui dua orang dari pasukan kegelapan bisa saling mencintai dengan tulus. Aku hanya ingin memberikan kalian kesempatan untuk tidak menyakiti manusia, dan kalian bisa hidup bahagia berdua saja.”
Penjelasan Aji itu cukup aneh untuk seorang pemuda yang seolah memiliki kebajikan yang tinggi. Jonas sudah siap, portal semakin bergarak mendekati tubuh Marie dan Jonas. Jonas pun memegang tubuh Marie dan menggendongnya.
Portal mendekat perlahan dan mulai mengikis tubuh Jonas dan Marie untuk memasuki dimensi atau tempat tujuan tertentu.
Aji melihat Jonas sebelum pergi, ”Mungkin, kita akan bertemu lagi suatu saat nanti. Aku mungkin akan berkunjung ke tempat tersebut.”
Ucapan Aji itu menjadi ucapan perpisahan pada Jonas dan Marie. Keduanya menghilang dengan lewatnya portal ke tubuh mereka. Portal itu pun kemudian dihilangkan oleh Aji. Aji berbalik ke arah para pasukan yang berjumlah dua ratus ribu pasukan dari gabungan pasukan Jonas dan pasukan Marie.
Pasukan kegelapan itu menatap Aji yang melayang di udara, setelah memintahkan kedua tuan mereka ke dalam portal yang tujuannya tidak jelas.
”Wahai kalian pasukan dari Jonas dan Marie, sekarang kalian memilih untuk pergi meninggalkan Lord Demon atau kalian akan menghadapi aku!” teriak Aji yang menatap ke sekeliling, di mana semua pasukan Jonas dan Marie berada.
Pasukan dari Jonas dan Marie pun tidak menjawab pertanyaan dari Aji. Mereka semua sudah menjadi bagian dari kekuatan kegelapan dan tujuan mereka hanyalah melayani Lord Demon. Mereka bisa hidup selama ini karena kekuatan dari Lord Demon. Mereka semua memilih untuk tetap setia pada Lord Demon.
Pasukan Jonas dan Marie mengeluarkan energi mereka, semua orang disana menargetkan Aji dan menyerangnya dari segala penjuru. Mereka semua menyerang Aji karena mereka juga memahami jika pemuda itu akan tetap membunuh mereka, jika mereka tetap menjadi pasukan Lord Demon.
Energi dari pasukan kegelapan meluap dan mereka menyerang Aji dari segala sisi dengan kekuatan penuh mereka.
Aura kegelapan memenuhi tempat itu, seluruh Benua Denad seolah bergetar karena kekuatan pasukan kegelapan yang begitu banyak. Mereka semua mengeluarkan Demon Transform. Aji melihat kegigihan mereka, loyalitas mereka terhadap Shura adalah harga dari hidup mereka sendiri.
Aji pun mengeluarkan energi yang sangat besar dari tangan kanannya. Dia melompat dengan kecepatan tinggi. Energi dari langit seolah masuk ke lengan Aji yang ditarik untuk mempersiapkan pukulan yang kuat. Langit bergejolak dan seolah cahaya langit berpendar-pendar. Aji melesat ke arah pasukan kegelapan yang akan menyerbunya.
Shost Speed! Gerakan Aji menjadi cepat.
Magic Blast! Kekuatan energi berkobar dari tubuh Aji kekutannya terkumpul dan menyebar dari tubuhnya. Kekuatan yang luar biasa meledak di sekitar tubuh Aji hingga efeknya jauh ke seluruh penjuru tempat.
”Pukulan Halilintar!”
Aji memukul tanah, benturan kuat terjadi seolah bumi seluruhnya bergoncang karena kekuatan tersebut.
Boom!
Ledakan besar terjadi dan tempat itu hancur seketika dengan areal kerusakan mencapai diameter 20 kilometer. Sebuah pukulan yang meledak dan menciptakan debu yang menyebar, dan aliran listrik yang membuat area serangan luas itu seolah tak ada getaran apapun kecuali energi dari Aji yang saling terhubung.
Semua orang dalam radius 20 kilometer lenyap bagaikan debu, semuanya hancur dan debu pekat menyelubungi tempat ledakan dengan areal yang luas tadi. Debu yang beterbangan menciptakan ilusi pandangan yang buyar. Dari debu lembut yang masih menutupi pandangan. Satu sosok tubuh keluar dan terbang ke atas.
Dia adalah Aji, matanya bercahaya. Dia kemudian menggerakkan tangannya dan membuka sebuah portal dimensi. Aji memasuki portal bullet itu dan dia menghilang. Portalnya pun ikut menghilang. Tempat itu pun menjadi sunyi seolah tak ada kehidupan sama sekali, dua ratus ribu pasukan kegelapan seolah lenyap menjadi debu. Energi dan keberadaan mereka menghilang entah kemana.
***
”Tidak mungkin!”
Bagaimana hal itu bisa terjadi! Shura tiba-tiba berdiri dari kursinya dan tubuhnya gemetaran. Ada sesuatu yang pasti dirasakannya, itu adalah tebakan dari Nesia dan pasukan kegelapan yang berada di ruangan tersebut.
Pesan dari Nesia juga tidak mendapatkan balasan. Lord Demon mengira bahwa mereka, Jonas dan Marie sedang bertarung dengan sosok yang kuat. Lord Demon tidak terlalu menghiraukannya, karena dia merasa bahwa keduanya sangat kuat bahkan dirinya pasti kesulitan bertarung melawan mereka berdua.
Bagaimana bisa sekarang bahkan Lord Demon kehilangan ikatan energi kegelapan dari keduanya, dan juga seluruh pasukannya? Jadi, benarkah mereka semua dikalahkan dalam waktu singkat oleh kekuatan dari pasukan bela diri. Jika benar, maka bagaimana mereka bisa mengetahui sejauh ini padahal kekuatan dari pasukan kegelapan dan Sepuluh Iblis Pemusnah adalah kekuatan yang sangat rahasia.
Siapa dari pasukan bela diri yang mampu melakukan penghabisan, kepada dua pasukan sekaligus dan bahkan dua dari Sepuluh Iblis Pemusnah?
Apakah ada kekuatan dari pasukan bela diri yang mampu melakukan hal itu? Apakah dia adalah Dasatama sang God of War? Atauhkan sosok pendekar tersembunyi? Lord Demon juga sempat mendapatkan informasi soal anggota Pasukan Langit yang memiliki kekuatan besar meskipun mereka masih muda.
”Tuanku, apakah ada sesuatu yang terjadi pada Jonas dan Marie?” tanya Nesia memberanikan diri.
Lord Demon menatap Nesia, satu Lima Gerbang yang tersisa di pihaknya. Kekuatannya semakin melemah jika melihat Lima Gerbang yang tak lagi kuat, dan Sepuluh Iblis Pemusnah yang kini kehilangan seperlima dari kekuatan penuh mereka.
”Jonas dan Marie sudah dimusnahkan beserta prajuritnya.”
Penjelasan Lord Demon membuat Nesia kaget. Bagaimana bisa dua kekuatan besar yaitu Jonas dan Marie yang bahkan dihormati kekuatannya oleh Sepuluh Iblis Pemusnah, bisa dimusnahkan dalam waktu semalam?
Apakah mereka semua sudah ketahuan, sehingga mereka diserbu sebelum pasukan khusus yang mempelajari portal dimensi datang kepada mereka. Artinya, persembunyian mereka sudah terbongkar, dan rahasia penyerbuan pasukan kegelapan sudah diketahui oleh pasukan bela diri. Ini semakin menyusahkan, pikir Nesia.