Pasukan Langit
Pemuda yang Menganggu Jonas dan Marie
”Siapa kamu?” Marie kembali menanyakan apa yang menjadi pertanyaan dari Jonas. Dia berdiri dari tempat duduknya saat menempel pada Jonas sejak tadi. Kedunya pun berdiri dan menatap pemuda yang bersantai di atas besi yang dipasang, untuk menahan tenda besar tempat mereka beristirahat.
Pemuda itu melompat turun dan berdiri di depan Jonas dan Marie. Jonas dan Marie sendiri baru melihat pemuda itu. Jika dia dari pasukan bela diri, kenapa dia bisa datang di tengah pasukan mereka yang begitu banyak dan tidak ada yang menyadari dirinya.
Pemuda itu bukanlah seorang pendekar biasa, itu adalah pikiran yang langsung memenuhi pikiran Jonas dan Marie.
”Kalian berdua tidak perlu heran denganku. Aku datang untuk menyelamatkan kalian berdua.”
Jonas dan Marie semakin bingung. Jonas yang terlihat sangat marah sudah tak bisa mengendalikan kemarahannya lagi dan bersiap untuk membunuh pemuda itu. Dia juga telah lancang berani menganggu waktu Jonas untuk selalu bersama kekasihnya. Itu merupakan kesalahan fatal bagi orang yang menanggu dirinya saat sedang bersama dengan Marie.
Jonas mengambil pedang sedang yang menjadi senjatanya yang tergeletak di sebelahnya. Dia memegang pedang itu kuat dan berdiri menatap pemuda itu dengan mata yang melotot marah.
”Kamu akan mati hari ini!” kata Jonas. Energi kegelapan mulai mengaliri pedangnya hingga sampai di ujungnya. Saat Jonas hendak bergerak menyerang, tiba-tiba Marie menahan dengan tangan kanannya di depan Jonas.
”Tunggu sayang!” Marie menangguk ke arah Jonas. Dia kemudian menatap pemuda itu, ”Siapa namamu dan ada perlu apa di tempat ini?”
Marie sangat penasaran dengan pemuda itu. Usianya mungkin sekitar dua puluh lima tahun, tapi dia memiliki enegi yang kuat serta bayangan yang tidak mampu dilihat oleh pasukan kegelapannya yang kuat. Artinya, dia memiliki tahapan seperti seorang assassin. Dia pasti memiliki tujuan khusus sehingga tidak menyerang mereka dari tadi.
Pemuda itu berjalan perlahan dan dia duduk begitu saja di kursi yang terdapat di depan tempat rebahan Jonas dan Marie. Pemuda itu setelah duduk dengan tenang dia pun tersenyum pada dua orang di depannya. Apa dia tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa? Kenapa dia begitu santai? Apakah dia tidak tahu siapa Sepuluh Iblis Pemusnah, yang merupakan pasukan terkuat yang menjadi andalan dari Lord demon?
”Namaku adalah Aji. Aku adalah seorang pendekar dari pasukan bela diri. Aku kesini karena aku melihat kelian berdua tidak seperti Iblis Pemusnah yang lain. Aku minta kalian berdua untuk tidak ikut dalam perang besar nanti.”
Jonas dan Marie semakin penasaran. Pemuda bernama Aji, dia seolah sudah mengerti bahwa mereka adalah bagian dari Sepuluh Iblis Pemusnah. Bahkan, dia menyadari akan persiapan dari pasukan kegelapan yang akan menyerang pasukan bela diri.
Lebih mengagetkan lagi, kenapa dia datang kepada Marie dan Jonas dan meminta mereka untuk mundur dari peperangan besar itu. Artinya, pemuda itu meminta mereka berdua untuk tidak berperang dan berada di pihak Shura.
Jonas sendiri tidak mengerti, pemuda itu bahkan asing. Tapi, apakah ini berhubungan dengan ingatan soal kemampuan masa depan yang dimilikinya? Apakah penampakan masa depan yang ditemuinya akan berhubungan dengan pemuda di depannya itu.
”Aku tidak tahu siapa kamu dan kamu bilang Aji. Maka, kami tetap akan bertarung di sisi Lord Demon. Kamu yang datang sendiri ke tempat kematianmu. Kamu tidak akan bisa lepas dari kekuatan kegelapan kami!” Marie mengancam pemuda itu.
Selubung energi mulai menutupi tubuh Marie tanda dia bersiap. Begitupun dengan Jonas, energi sudah sejak tadi menyala pada pedangnya. Aji adalah sosok yang baru saja mengenalkan dirinya. Dia merasa harus menghadapi keduanya dan jika negosiasi gagal, maka dia akan membunuh keduanya dengan kekuatannya.
Tapi ..., kenapa Aji bisa ada di ruangan Jonas dan Marie? Bagaimana dia bisa tahu tempat dari Jonas dan Marie padahal mereka juga berada di benua Denad?
***
”Apa jumlah pasukan kegelapan sebanyak itu Gayatri?” tanya Aji yang menemui Gayatri sore itu. Banyak pasukan kebenaran yang sudah diumumkan pengumuman buat mereka untuk bersiap berperang. Siapapun yang sudah memiliki kemampuan untuk mendaftar jika sebelumyat belum mendaftar.
Para pasukan dari aliran kebenaran dibutuhkan sebanyak-banyaknya. Mereka sedang membela seluruh benua. Jika sampai pasukan kebenaran kalah maka dunia hanya akan menjadi tempat yang tidak lagi menyenangkan, dan menjadi tempat pembantaian masal oleh pasukan kegelapan pada pasukan bela diri.
Lord Demon dan pasukannya pasti seperti yang dijelaskan Gayatri sebelumnya. Mereka memiliki pasukan luar kuat biasa, dan mereka muncul dengan jumlah ratusan ribu dan perpecah di semua benua.
Gayatri pun menjelaskan kepada Aji soal energi yang dirasakannya. Energi yang dirasakan dengan jumlah banyak itu pekat. Kemampuan Gayatri ini adalah, Gayatri mampu menembus penghalang air seperti lautan yang memisahkan benua dengan benua. Ketika
Kekuatan merasakan energi yang dimiliki oleh Gayatri, hanya gambaran musuh dan selalu membuat perubahan arah energi yang banyak jumlahnya ketika orang-orang itu melakukan pergerakan. Gayatri mampu melihat sumber energi meskipun itu juga belum bisa dikatakan seratus persen selalu benar.
Kali ini, Gayatri menjelaskan bahwa ada beberapa titik di seluruh benua yang dirasakan oleh Gayatri. Titik itu keluar dari masing-masing celah dan seolah muncul begitu saja dibumi. Namun kata Gayatri, ada satu titik dimana keluarnya pasukan kegelapan yang menjadi energi mereka itu paling banyak.
Di antara mereka yang keluar dari Second World. Ada kelompok yang dua kali lipat dibanding yang lainnya. Mereka juga memiliki dua energi yang sangat kuat di banding energi lainnya. Jika yang lain memiliki satu raja, disana memiliki dua raja sekaligus.
Aji segera berpikir soal keterangan dari saint Ganada, soal Sepuluh Iblis Pemusnah yang disegel oleh Shura dan mereka bersembunyi di suatu tempat. Jadi, itulah yang dilihat oleh Gayatri. Celah yang terbuka itu adalah pemisah antara dunia asli dengan Second Word. Celah itu adalah Second World.
Second World sendiri berbeda Mirror World. Second World hanya tempat untuk menyembunyikan keberadaan energi dan benda, sedangkan Mirror World adalah dunia terbalik dengan dunia nyata dan di sana hanya hilang semua manusia. Mirror World adalah dimensi yang diajarkan saint Yonan pada Aji, Aji pernah menggunakannya untuk membuat Gultron satu dari Lima Gerbang menghilang dari pertempuran dan membawanya ke Mirror World.
Aji merasakan penjelasan dari Gayatri cukup. Aji mengucapkan terima kasih dan meninggalkan Gayatri.
”Apakah kamu akan pergi Aji?” suara Gayatri agak ragu menanyakan hal itu pada Aji. Gayatri sedikit merasakan adanya energi yang dikeluarkan agak berlebihan dari tubuh Aji. Sesuatu itu adalah sesuatu yang terkumpul sangat besar dan seolah ada yang ingin dilakukan pemuda itu. Seperti biasanya, tidak ada yang bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh Aji. Aji selalu melakukan apapun sendirian sesuatu yang ingin dilakukannya.
Gayatri ingat dengan perkataannya bahwa jika Aji mengatakan, bahwa dialah yang menghancurkan Bunga Bulan tentu tidak akan ada yang percaya. Namun, Gayatri merasakan energi yang terhubung dari pasca Bunga Bulan hancur. Dari kekuatan Dasatama terlihat dia tidak mengeluarkan besar. Menghancurkan artefak langit membutuhkan kekuatan yang besar. Orang yang melakukannya pasti akan terkuras energi kekuatannya.
Hal itu tidak dilihat Gayatri pada Dasatama. Tapi saat itu, dia melihat Aji yang seolah energinya ter-reset dan sedang terkumpul dengan cepat. Tebakan Gayatri adalah, Aji baru saja menggunakan energi yang besar dan itu akibat dia menghancurkan Bunga Bulan.
Tidak ada yang tahu, satu-satunya orang yang tahu adalan pemimpin aliansi bela diri, Dasatama.
Aji menengok sejenak ke arah Gayatri yang masih duduk, ”Mereka yang kamu lihat dengan energi yang besar adalah Sepuluh Iblis Pemusnah dan pasukannya. Mereka selama ini disembunyikan oleh kekuatan dari Lord Demon, Gayatri. Kali ini mereka sudah keluar dari sarangnya, artinya perang dengan mereka sudah di depan mata.”
Penjelasan yang tidak masuk akal kembali dikatakan oleh Aji. Namun, Gayatri sudah mengenal sosok Aji sudah lama. Dia tidak pernah berbohong dan apapun yang dia katakan dan lakukan selalu dilakukannya untuk membantu para pendekar.
Kali ini dia menyebutkan soal Sepuluh Iblis Pemusnah. Itu semua tidak ada dalam catatan kuno apapun, atau cerita dari para pendekar. Sepuluh Iblis Pemusnah adalah pasukan khusus milik Lord Demon yang disembunyikan keberadaannya dari dunia.
Jika itu benar, maka Lima Gerbang dan pasukannya selama ini bukanlah kekuatan dari Lord Demon yang sebenarnya.
Panglima-panglima perang Lord Demon, dan pasukan asli Lord Demon adalah bagian dari Sepuluh Iblis Pemusnah.
Hal itu belum diketahui oleh siapapun. Guru dari Gayatri sendiri, kakek Jinho tidak pernah menceritakan apapun soal Sepuluh Iblis Pemusnah. Semua kisah dunia sudah diceritakan kakek Jinho pada dirinya dan Lao.
Namun soal Iblis Pemusnah, itu tidak pernah diceritakan. Artinya, kakek Jinho bahkan yang sudah melalang buana ke seluruh penjuru benua tidak mengetahui informasi ini.
Jadi, apakah Gayatri akan bisa percaya pada Aji kali ini?
”Kamu bisa saja tidak percaya padaku Gayatri soal Sepuluh Iblis Pemusnah. Namun, aku percaya dengan kemampuanmu melihat sumber dan warna energi. Energi kegelapan yang kamu lihat dalam jumlah sangat besar itu, adalah Sepuluh Iblis pemusnah dengan pasukan khusus mereka. Para pendekar harus bisa menghadapi Sepuluh Iblis Pemusnah jika mereka ingin bisa mempertahankan keadilan di dunia ini.”
Aji mengatakan hal itu, dia percaya selama ini pada Gayatri. Bahkan dalam rapat terakhir, dia yang membela Gayatri dengan menguatkan pendapatnya.
”Kenapa dengan Sepuluh Iblis Pemusnah? Bukankah ancaman terbesarnya adalah Lord Demon?” Gayatri penasaran.
Aji masih menengok ke samping, ”Kamu akan melihatnya dalam pertempuran besar nanti. Aku akan pergi dulu. Mungkin aku akan kembali malam hari.”
Aji mulai melangkah.
”Apakah ..., Apakah kamu akan bertarung?”
Aji melambatkan langkahnya, dia merasa Gayatri memang memiliki kemampuan yang kuat akan insting. Dia melihat energi dirinya yang seolah bersiap untuk bertarung.
”Aku akan mengurangi kekuatan tempur Shura terlebih dahulu.”
Aji pun pergi keluar. Gayatri tak tahu akan berbuat apa. Dia melihat dan menyimpulkan, Aji bergegas ke salah satu titik, di mana energi kegelapan itu bermunculan. Itu adalah firasat dari Gayatri, dan hal itu dibenarkannya karena saat Aji sudah agak jauh dari tempatnya. Dia melesat dengan kekuatan tinggi dan menuju ke benua Denad, dengan kekuatan yang sangat cepat. Bahkan, dia menghilang?