Pasukan Langit
Jonas dan Gambaran Masa Depan
Energi yang dimaksud oleh Gayatri adalah beberapa pasukan kegelapan yang sudah bergerak keluar dari Second World. Mereka keluar dari penghalang dan bersiap di tempat terbuka dan begitu banyak pasukan kegelapan.
Mereka menunggu perintah selanjutnya dari Lord Demon. Saat itu, akan ada beberapa orang yang diutus ke tempat mereka. Bawahan dari Lord Demon yang menguasai khusus kekuatan memanipulasi ruang dan membuat perpindahan dengan teleportasi.
Orang-orang khusus yang dikirim oleh Lord Demon adalah mereka pasukan kegelapan yang hanya fokus belajar dengan menipulasi dimensi, dan kekuatan teleportasi dengan membuka gerbang teleportasi. Kemampuan mereka tidak lagi membutuhkan artefak, melainkan menggabungkan kekuatan yagn mereka miliki akan pemahaman ruang.
Kekuatan dari Lord Demon dari seratus orang tersebut adalah, mereka yang mampu memindahkan pasukan dalam jumlah besar ke tempat yang dituju. Setidaknya, butuh dua puluh orang untuk memindahkan dan membuat celah portal dimensi besar.
Seratus orang itu telah khusus belajar tentang ruang dimensi dan Lord Demon memberi mereka pemahaman yang tinggi tentang hal itu. Kekuatan mereka adalah ruang dimensi, tapi mereka lemah akan kekuatan fisik bertarung. Mereka bahkan selalu dilindungi oleh pasukan kegelapan yang kuat untuk menjaga nyawa mereka.
Kekuatan mereka sebanding dengan kekuatan ruang mereka. Hal itu karena mereka tidak berlatih untuk bertarung namun melayani perintah Lord Demon dengan kekuatan ruang mereka. Lord Demon dapat berpindah dari satu benua ke benua yang lain dengan mudah jika ada salah satu dari mereka.
Kekuatan memindahkan satu orang itu cukup mudah, tapi memindahkan ribuan bahkan puluhan ribu orang dapat dilakukan oleh kelompok khusus tersebut. Mereka harus menyatukan kekuatan dari beberapa orang. Semakin banyak yang bekerjasama maka semakin besar celah portal yang bisa mereka bentuk.
Semakin banyak dari mereka menggabungkan kekuatan, untuk membuka portal ke suatu tempat maka semakin banyak kapasitas orang yang bisa mereka pindahkan.
Lord Demon benar-benar mempersiapkan peperangan besar untuk menguasai dunia ini. Dia ingin dapat menjadi raja di seluruh benua dan mempersiapkan segalanya dengan baik. Menjadi raja dari semua raja dan membuat dunia penuh dengan kedamaian.
Itulah yang menjadi cita-cita dari Shura, dan anggota dari Sepuluh Iblis Pemusnah paham akan hal itu. Mereka pun siap mewujudkan mimpi Shura tersebut dengan taruhan nyawa mereka. Inti dari upaya mereka adalah kedamaian.
Kedamaian tidak akan datang tanpa penaklukan, dan pengakuan menyerah dari semua orang dan mengakui kekuatan Shura dan patuh padanya.
Kepatuhan itu akan menimbulkan ketakutan untuk berbuat jahat, mereka akan tunduk dan menjadi orang-orang yang taat. Tidak ada lagi kejahatan dan hanya kedamaian yang akan tercipta.
Energi itulah yang dirasakan Gayatri. Keluarnya para Iblis Pemusnah dan seluruh pasukan masing-masing saat keluar dari Second World. Mereka berkumpul setelah keluar dari penghalang Second World, dan menunggu utusan yang datang kepada mereka untuk membuka portal.
Iblis Pemusnah menyadari, biasanya saat pengumuman perang dikirim. Butuh waktu dua hari untuk mempesiapkan pasukan dan memberi waktu untuk bersiap secara maksimal.
Kali ini pun, mereka menyadari bahwa dua hari adalah waktu yang selalu digunakan oleh Shura. Mereka pun menunggu, saat itulah, energi kegelapan mereka terbawa oleh Gayatri. Namun, para pasukan kegelapan tidak menyadari bahwa ada sosok di Pasukan Langit, yang memiliki kemampuan untuk merasakan energi besar yang sudah muncul dari Second World.
Di sebuah tempat yang merupakan tempat berkumpulnya pasukan kegelapan di bawah kepemimpinan Jonas dan Marie. Mereka sudah keluar sepenuhnya dengan jumlah pasukan bahkan bisa mencapai dua ratus ribu pasukan kegelapan.
Mereka keluar seluruhnya dan bersiap menunggu kehadiran para utusan dari Lord Demon di benua Denad. Tempat persembunyian mereka selama ini adalah benua Denad. Mereka baru saja keluar dari Second World. Kini, mereka hanya menunggu utusan datang dan mereka siap bertempur melawan pasukan dari aliansi bela diri dan seluruh pendekar.
Jonas dan Marie masih bersantai di tenda besar mereka. Mereka hanya berdua, tidak ada pelayan dan dayang. Jonas dan Marie hanya menginginkan saat kebersamaan mereka tidak boleh diganggu, kecuali oleh urusan penting dan itu adalah ketika utusan dari Lord Demon datang.
Selain itu, mereka tidak boleh diganggu sama sekali. Keduanya masih berbincang dan saling tersenyum. Mereka hanya ingin berdua dan hidup selamanya. Marie sendiri sudah tidak terlalu mengurusi dunia setelah dirinya selalu bersama-sama dengan Jonas.
Jonas pun demikian. Dia kini tak penting apakah peperangan ini akan dimenangkan oleh Shura dan dia akan menjadi penguasa bagi seluruh benua. Dulu, keduanya memang memiliki semangat yang sama untuk membuat bumi lebih damai. Mereka adalah korban dari ketidakadilan dunia sehingga mereka mengikuti Lord Demon.
Mereka kini berbeda. Keduanya sudah menemukan arti hidup sebenarnya, keduanya saling melengkapi dan hidup bagi mereka sudah sangat sempurna. Saat ini, mereka mengikuti perang bersama Lord Demon hanya untuk membalas budi.
Pantang bagi seorang pendekar meskipun mereka adalah pasukan kegelapan, pantang bagi mereka mengkhianati janji mereka. Apapun yang terjadi mereka akan membantu Shura untuk bertarung dengannya.
”Sayang, menurutmu, kapan para utusan itu akan datang?” tanya Marie. Dia paham akan firasat dan gambaran masa depan yang bisa dilakukan oleh kekasihnya itu.
Jonas merasakan ada yang lain dalam peperangan kali ini. Entahlah, banyak sekali gambaran yang seperti tidak masuk akal dan kadang masuk begitu saja dalam pikirannya. Pertarungan yang terjadi bahkan seolah tidak menampilkan Shura, yang bertarung bersama Iblis Pemusnah. Dia sepertinya menghilang.
Gambaran lainnya yang muncul dalam ingatan masa depan Jonas bahkan memperlihatkan kalau sisi gelap dari Shura terlihat dan dia mengeluarkan senjata khusus. Itu adalah kekuatan tersembunyi dari Shura, yang dapat menghidupkan orang mati dan menjadi pengikut setianya tanpa ada kehendak untuk menolak dan keberatan atas perintahnya itu.
Pertempuran yang besar itu kenapa sampai Shura bisa menghilang dan membiarkan para pengikutnya untuk berperang sendiri. Ada apa dengan saat itu? Apakah Shura merencanakan sesuatu?
Tidak mungkin!
Itu hanya bayangan masa depan yang bisa salah. Untuk mengetahui ingatan masa depan itu, Jonas bahkan kehabisan energi dan menggunakan energi yang berlebihan. Rasa sakit yang dideritanya saat mendapatkan sesuatu yang terjadi di masa depan harus diterima efeknya, dengan tubuh seolah tercabik-cabik karena sakitnya.
Gambaran masa depan itu bisa jadi benar atau bisa jadi salah. Namun, selama ini gambaran masa depan yang didapatkan oleh Jonas biasanya selalu tepat.
Jonas tidak dapat menampik jika gambaran yang diperolehnya bisa saja salah.
Gambaran masa depan ini pernah terjadi dengan begitu tepat. Saat dua puluh tahun yang lalu, dia dipanggil dan saat itu dia belum bertemu dan mengenal Marie dengan baik. Saat persiapan dengan perang besar yang terjadi. Jonas melihat gambaran masa depan bahwa Shura terluka dan semua Iblis Pemusnah pulang dan bersembunyi kembali ke Second World.
Awalnya, Jonas seperti tidak mempercayai hal itu. Kenyataannya memang demikian. Dia harus mendapatkan kabar bahwa tempat utama sebelum semua Iblis Pemusnah berkumpul. Tiga Legenda menyerang Shura yang saat itu masih menyerap kekuatan dari Blood Supreme, dan juga menyerap energi dari banyak pendekar yang mereka bunuh.
Kabar mengejutkan itu membuat Jonas mempercayai kemampuan melihat masa depannya. Seiring waktu, Jonas mempelajari tentang kekuatan tersembunyinya itu. Dia pun bertemu dengan Marie saat mereka bertemu, dan akan pergi bersama sebelum utusan dari Lord Demon datang dua puluh tahun yang lalu.
Mereka pun bertemu dan baru mengetahui, bahwa mereka adalah sama-sama sebagai Iblis Pemusnah yang akan membantu Shura, dalam memenangkan pertarungan melawan pasukan bela diri.
Mereka pun menjadi dekat. Selama dua puluh tahun mereka selalu bersama dan menyatukan pasukan masing-masing menjadi satu. Mereka menjadi pasangan tak terpisahkan. Selama dua puluh tahun itulah, Jonas memperdalam kemampuan melihat masa depan tersebut.
Di samping menguatkan kemampuan melihat sisi masa depan dan menceritakan hal itu pada Marie. Mereka juga belajar bersama mengenai kemampuan mereka dan menyatukan sisi dua kekuatan saat bertarung.
Mereka mendapatkan banyak serangan dan jurus baru selama berlatih bersama. Mereka akan semakin kuat jika bertarung bersama. Mereka juga pernah mengundang para Iblis Pemusnah lainnya untuk menjajal kemampuan berperang mereka berdua saat bertarung bersama.
Hasilnya. Mereka dapat bertarung dan bahkan seimbang dengan lima orang dari Iblis Pemusnah sekaligus. Mereka mampu mengimbanginya, tapi mereka tak akan bertahan dalam pertarungan jika mereka saling terpisah dan tidak menyatukan kekuatannya.
Iblis Pemusnah menyatakan bahwa mereka takjub dengan kekuatan gabungan keduanya. Mereka bahkan menggoda mereka dengan pasangan paling serasi di seluruh dunia. Entah itu pujian atau ejekan. Namun, Jonas dan Marie sangat bahagia jika keduanya dipuji sebagai pasangan yang hebat, sehidup semati dan lain sebagainya.
Tujuan mereka saat ini tidak lain hanyalah terus bersama. Perang ini, mereka hanya sebagai penghibur dan membantu Shura semata. Tidak ada keinginan untuk diberikan bagian ketika menang nantinya.
Cukup mereka selalu bersama. Mereka sudah sangat bahagia dengan selalu bersama. Para prajurit mereka pun semuanya merasakan bahwa kedua tuan mereka seperti dua magnet yang selalu menempel.
”Kamu melamun lagi Sayang, sepertinya memang ada yang kamu sembunyikan dariku,” Marie mulai menatap kedua mata Jonas dan penasaran. Dia merasakan kalau Jonas semakin terlihat berbeda sejak pesan untuk berperang dari Shura datang kepada mereka.
Marie semakin curiga jika Jonas menyembunyikan sesuatu, mungkin itu soal gambaran masa depan yang muncul dalam pikiran Jonas?
”Apakah ini soal gambaran masa depan yang kamu dapatkan?” Marie mencecar kekasihnya itu dengan banyak pertanyaan.
Jonas terlihat bingung hendak menjawab apa. Sepertinya dia ketahuan karena sering melamun beberapa waktu ini.
”Tidak! Tidak apa-apa sayangku. Besok adalah saat dimana utusan akan datang. Aku melihat hal itu. Utusan-utusan itu akan membuka gerbang untuk kita semua. Shura membutuhkan kita, semakin cepat perang ini berakhir, maka semakin cepat kita bisa bersama lagi tanpa ada gangguan lagi.”
Gangguan yang dimaksud adalah, ketika Shura menguasai dunia. Mereka berdua tidak akan diminta tolong kembali. Mereka berdua pun bisa menyembunyikan diri dari dunia dan hidup bersama untuk selamanya.
”Utusan itu tidak akan bertemu dengan kalian, dua dari Sepuluh Iblis Pemusnah.”
Sebuah suara! Jonas dan Marie kaget. Suara itu dari atas, seorang lelaki duduk di penyangga tenda besar mereka. Dia seorang pemuda, Jonas dan Marie bahkan tidak menyadari kehadirannya. Apakah mereka terlalu fokus pada pembicaran mereka?
”Siapa kamu?” tanya Jonas sambil berdiri.