Pasukan Langit
Latihan Menyerang dan Bertahan dalam Pertandingan
”Tes kalian dalam penguasaan energi akan dimulai lagi. Kalian akan menghadapi rekan kalian dalam pertandingan. Aku akan melihat pertandingan kalian. Dua bulan sudah kalian lalui, kekuatan dan energi kalian butuh distabilkan dalam pertempuran.”
Belum berakhir?
Jadi dua bulan pelatihan hanyalah untuk mempersiapkan mereka dengan energi yang stabil dan menyatu dengan energi alam. Pertarungan belum mereka lakukan. Besok adalah latihan tersebut dan pejuang Jiro akan menjadi juri dalam setiap pertandingan mereka nanti.
Hari sudah menjelang sore, seperti biasanya. Alicia diminta membuat portal ke kediaman Pasukan Langit. Mereka semua pun pulang dan malamnya mereka kembali untuk melatih fokus dalam membuat energi di dalam diri mereka mengecil, dan membesar secara cepat dan terarah.
Mereka sendiri belum paham apa kegunaan dari latihan ini, tapi mereka yakin bahwa pelatihan dari pejuang Jiro ini akan membuat perubahan pada kekuatan mereka. Sama ketika mereka dilatih dalam beberapa hari dulu, dan mereka melawan kekuatan pasukan kegelapan saat bertugas dengan tim dan memberantas Mondu tempo hari.
Pelatihan kali ini sangat ketat, ada tujuan khusus dimana mereka akan menghadapi kekuatan dari Lima Gerbang yang akan mengincar Bunga Bulan.
Hari latihan pun tiba, mereka kembali berada di tengah padang hijau dan latihan tanding pun dimulai. Pejuang Jiro sudah membuat daftar bergantian untuk bertanding, dan mereka harus menggunakan kekuatan mereka dalam menyerang dan bertahan dengan cepat.
Ketika dua orang bertanding yang lain memperhatikan dengan baik. Pertarungan pertama adalah Aaman melawan Barsha. Mereka sudah cukup kenal dengan baik karena mereka memiliki hubungan darah. Kali ini, mereka harus bertanding.
Aaman mengeluarkan pedangnya dan Barsha menggunakan dua belatinya. Mereka bertanding dengan kecepatan yang tinggi dan saling mendorong untuk menjatuhkan. Kecepatan mereka juga sangat cepat. Barsha adalah asasin dengan stealth tinggi, tapi Aaman juga sudah melatih kekuatan alam dengan baik.
Dia dapat merasakan pergerakan angin yang dilewati oleh Barsha, sehingga dia dapat menahan serangan bertubi-tubi dari Barsha.
Pejuang Jiro melihat hal itu, latihan mereka dapat dipraktekkan dan mulai terbiasa dengan kekuatan alam yang ada di sekitarnya.
Pejuang Jiro memberi arahan bahwa setiap kali kita hendak menyerang, maka kita fokus untuk menjatuhkan lawan kita. Tapi, kita jarang antisipasi jika ada serangan kejutan atau serangan balasan yang cepat.
Jika seseorang yang tidak berkonsentrasi tinggi, maka ketika dia fokus menyerang dan mendapatkan serangan balik yang cepat. Dia akan terkena pukulan cepat dan mengenainya, hal itu karena dia hanya fokus menyerang dan tidak mengantisipasi pertahanan dengan baik.
Fokus dalam pertarungan adalah latihan yang sudah mereka jalani selama ini, saat kita menyerang maka kita juga harus bisa refleks cepat ketika mendapatkan serangan balik. Secepat apapun serangan balik yang akan menyerang kita, kita akan langsung memindahkan energi serangan menjadi energi bertahan dalam tempo secepat-cepatnya.
Itulah kenapa dua bulan yang lalu, pejuang Jiro melatih mereka untuk membesarkan energi dan mengecilkannya dalam waktu yang cepat. Mereka harus bisa mengolah energi besar dan kecil beriringan dengan cepat. Konsentrasi mereka diasah dengan baik untuk pertarungan yang sengit dan juga ketajaman serangan ditambah kekuatan pertahanan.
Anggota Pasukan Langit kini mengerti kenapa pelatihan selama dua bulan lalu hanya melatih fisik, menguatkan internal dan fokus pada penyerapan dan pengolahan energi.
Latihan terus dilanjutkan, semua anggota Pasukan Langit dan Aaman kecuali Aji. Mereka hanya memahami kalau Aji dilatih khusus di dalam Dompai, untuk menstabilkan kekuatannya. Hanya itulah yang diterangkan oleh pejuang Jiro.
Pejuang Jiro yang secara khusus melatih dirinya. Itu penjelasannya.
Pertandingan terus dilanjutkan, pejuang Jiro mendata nama mereka dan membenturkan kekuatan dengan spesifikasi yang berbeda. Semisal assassin melawan warior, swormanship melawan warior, atau mage melawan warior.
Hal ini penting, mereka harus melawan seseorang yang berbeda spesifikasi. Hal ini akan mempercepat proses pengendalian energi pada diri mereka, dibarengi dengan kecepatan energi alam yang diserap oleh mereka. Mereka harus bisa menggunakan kemampuan sekaligus mereka dari internal dan dari eksternal di luar fisik mereka.
Misalnya saja, seorang warior yang bertarung dengan seorang penyihir atau mage. Maka mage akan selalu mengerahkan kemampuan sihir, dan melepaskan kekuatan serangan jarak jauh. Maka warior akan kesulitan mendekati penyihir itu, dia harus bisa mendekat sambil menghindari serangan dari penyihir tersebut.
Berbeda tentunya jika pertarungan antar sesama warior, mereka akan bertarung dengan jarak dekat dan beradu kekuatan karena sama-sama seorang warior. Pelatihan kali ini adalah memaksimalkan kekuatan energi mereka dengan peralihan yang cepat antara menyerang dan bertahan.
Hal itu sangat efektif bagi pertandingan yang dilakukan oleh Pasukan Langit. Jiro melihat pertandingan demi pertandingan yang dia lihat, mereka mampu beradaptasi dengan cepat.
Nora dengan pedang besarnya harus melawan Alicia. Kita bisa ambil contoh di mana Nora yang seorang swordmanship yang sudah digembleng dengan kemampuan sihir tingkat tinggi milik Alicia.
Meskipun Nora tidak bisa melakukan serangan pada Alicia, tapi dia dapat menangkis serangan bertubi-tubi dari Alicia. Apapun jenis serangan yang kuat dan bahkan dari segala arah karena pejuang Jiro menyuruhnya untuk mengeluarkan kemampuan yang tinggi. Nora dapat menangkisnya dengan baik dan memblokir serangan dari Alicia. Meski kesulitan pada awalnya mengendalikan kekuatan bertahannya.
Nora bahkan sempat akan menyerang balik meskipun Alicia segera melancarkan serangan energi dari energi pedangnya. Nora pun membatalkan serangannya dan segera beralih kepada kekuatan bertahan dan menahan serangan energi pedang yang kuat dari Alicia.
Pertarungan mereka selesai dan Nora nampak sangat senang, karena dapat menghindari serangan dari Alicia yang kini sudah mencapai rank 9. Itu adalah rank tertinggi bagi seorang penyihir dengan senjata pedangnya.
Nora sudah mencapai tingkat rank 8. Semua Pasukan Langit sekarang tidak ada yang berada di bawah rank 8. Mereka semua telah mengalami peningkatan dan bahkan beberapa orang sudah mencapai tingkat rank 9 meskipun baru saja mencapainya. Mereka butuh waktu untuk menstabilkan kekuatan mereka.
Rank itu ditentukan dari seberapa besar energi yang didapat dikeluarkan dan diukur dengan alat artefak tingkat kekuatan rank seseorang. Tidak bisa dikatakan seratus persen tetap. Hanya saja itu sebagai panduan, bahwa kekuatan mereka ada pada tahapan yang berbeda antara satu seniman bela diri dengan seniman bela diri lainnya dengan pelatihan dan pemahaman yang mereka dapatkan.
Kadang, seseorang dapat tercerahkan dengan melihat kemampuan orang lain dalam menggunakan kekuatannya. Saat itu, rank tingkatannya naik karena melihat pencerahan dan dapat melihat teknik yang luar biasa dan dapat dia lakukan.
Pencerahan itu didapatkan dengan latihan dan konsentrasi tinggi dalam menguatkan energi dalam tubuhnya. Untuk energi eksternal itu berbeda, butuh latihan penyatuan dengan alam yaitu menyatukan energi internal dengan energi alam dengan membuatnya menjadi sebuah garis yang lurus dan sepadan.
Jika tidak, penolakan akan terjadi dan energi alam dan energi internal akan bertabrakan dan terpental. Itulah konsentrasi menyatukan energi diri dengan alam, latihan kestabilan fisik diperlukan guna menampung energi alam yang melimpah dan dapat dinetralisasi dengan seimbang dengan energi dalam tubuh kita.
Pejuang Jiro menyampaikan bahwa dalam satu minggu ini, dia akan melakukan pelatihan dan bertanding. Bahkan, dirinya akan ikut dalam pertandingan dan dia akan mengajari langsung, bagaimana menggunakan teknik penyerangan sekaligus pertahanan yang tepat dan sesuai.
Semua itu karena pelatihan dan dalam praktek pertarungan asli, akan didapatkan pengalaman yang sangat cepat untuk dapat dipahami.