Pasukan Langit
Rapat Pasukan Langit
Para anggota Pasukan Langit pun hari itu pamitan kepada raja Yomura di kerajaan Hanusan. Nagada berpamitan, dan berpesan pada ayahnya untuk selalu menjaga kesehatan dan juga untuk melindungi kerajaan dari pengaruh pasukan kegelapan.
Raja Yomura pun melihat punggung anaknya pergi menaiki kuda mereka. Dia tersenyum melihat kepergian anaknya tersebut.
’Kamu sudah besar anakku! Berjuanglah tanpa henti untuk menghentikan pasukan Lord Demon. Kamu adalah kebanggan bagi seluruh kerajaan Hanusan. Beberapa tahun lagi, mungkin kamu bisa melampaui diriku.’
Raja Yomura pun berbalik dan para penasehat yang tersisa masih di belakangnya.
”Ayo! Kita benahi apa yang sudah memburuk di seluruh kerajaan. Kalian yang paham tentang situasinya!”
”Baik Raja!” para penasehat meletakkan tangan kanan mereka di dadanya.
Mereka berbalik dan bekerja keras untuk memperbaiki kesalahan beberapa tahun ini yang telah rusak disebabkan perbuatan adiknya, Toda. Itu semua karena Toda sudah dipengaruhi oleh kekuatan kegelapan Lord Demon.
***
Perjalanan Nagada, Sanji dan Yara dari kerajaan Hanusan ke kota Prisma tidak terlalu jauh. Mereka melaju kudanya dengan cepat. Tengah hari, mereka sudah sampai di kota Prisma dan bergegas menuju kantor Pasukan Langit.
Mereka memasuki gerbang kota Prisma dengan mudah, tanda pengenal dan baju kebesaran Pasukan Langit sudah amat dikenal oleh semua orang di seluruh benua.
Saat mereka sampai di kediaman Pasukan Langit, semuanya sudah berkumpul di tempat latihan. Semuanya berpencar di setiap bagian, ada yang duduk berbincang dan ada yang berdiri bersandarkan tembok.
Aji dan Barsha juga lengkap ada di sana. Artinya, misi mereka sudah selesai seluruhnya. Mereka adalah yang terakhir datang ke kediaman Pasukan Langit. Pejuang Jiro tidak ada, mereka menyelesaikan tugas masing-masing. Namun, wajah mereka semua nampak kurang bersemangat.
Rombongan Nagada pun bergabung dan menyapa mereka semua. Mereka nampak kurang bersemangat. Nagada dan timnya mengerti, mereka juga baru saja mengetahui bagaimana pasukan kegelapan menguasai banyak hal, dan bahkan mereka telah menanamkan benih kegelapan dalam jiwa seseorang dan menjadikannya pengikutnya.
Mental mereka semua mungkin kaget dengan kenyataan ini, betapa mereka semua baru menyadari beban yang dipikul di pundak mereka sebagai Pasukan Langit. Mereka menghadapi intrik dari kekuatan yang besar, dan mereka adalah anak-anak muda yang harus menjadi garda depan untuk menghadapi kekuatan yang bahkan bisa menghancurkan seluruh benua.
”Semua sudah berkumpul! Ayo ke ruang rapat!” Barsha mengeraskan suaranya. Dia pun berbalik dan pergi ke dalam.
Semua Pasukan Langit pun bergerak mengikuti Barsha, demikian juga dengan Aji yang masuk terakhir kali. Kali ini, Aji menatap langit sebelum memasuki ruang rapat. Semuanya akan berubah. Perjuangan melawan Pasukan Kegelapan memiliki persiapan yang matang.
Kali ini, seharusnya tidak akan seperti 20 tahun yang lalu. Aji pun tersenyum, semua orang sudah menyadari kekuatan dan bahaya dari pasukan kegelapan. Tidak dengan dua puluh tahun yang lalu, tidak ada yang menyadarinya dan semua sibuk mengurusi urusannya sendiri-sendiri.
Di dalam, Barsha berdiri di kursi tengah dan sisanya duduk di kuris sepanjang meja yang dibuat persegi panjang. Di seberang sana, Aji dan Lao duduk lurus dengan Barsha.
”Kita sudah mendapatkan laporan seluruh tim yang keluar untuk menyelidiki Mondu. Hasilnya sama, saya yakin di tim Nagada pasti juga menemui hal yang sama.”
Kata-kata Barsha diberi penekanan, para Pasukan Langit merasakan bahwa itu adalah tanda bahwa peperangan tidak akan lama lagi terjadi. Perang antara pasukan bela diri putih dan juga pasukan kegelapan.
”Benar kata ketua!” suara Nora, ”Pasukan kegelapan sudah masuk ke semua lini pemerintahan dan juga segala tempat. Kita sudah menggagalkan beberapa dari mereka. Namun, masih banyak Mondu yang masih bersembunyi.”
Para Pasukan Langit menyadari saat ini, beberapa data yang diberikan oleh Nasura sungguh sangat penting bagi mereka. Data-data itu adalah para pemesan senjata yang nantinya akan didistribusikan kepada para Mondu.
Jika demikian, jumlah senjata yang begitu banyak dan sudah disita pemerintahan, maka sebanyak itu pula para Mondu.
Namun, senjata itu juga akan digunakan oleh pasukan Lord Demon.
”Lalu..., apa langkah yang harus kita lakukan sekarang?” tanya Sanjo di barisan sebelah kiri.
”Itu yang harus kita diskusikan di sini. Kita harus menyusun rencana karena beberapa bulan lagi akan ada kejadian besar yang akan terjadi di benua Frost Line. Hal itu nanti yang akan diterangkan oleh wakil ketua. Saat ini, kita akan membicarakan bagaimana misi kita tetap dilanjutkan untuk mengungkap Mondu dan menyingkirkan pengaruh mereka.”
Kejadian besar? Mereka semua penasaran akan hal itu. Kejadian besar yang dimaksud itu adalah cerita dari penasehat Alex kepada tiga Pasukan Langit yang bertugas saat itu; Barsha, Aji dan Nora. Bunga Bulan, sebagai sesuatu yang muncul dalam seratus tahun sekali.
”Baik! Kita lanjutkan diskusi kita! Alicia, apakah kamu memiliki hal yang perlu kamu sampaikan?”
Alicia kaget namanya disebutkan, dia baru saja menjalani tugas yang cukup berat. Dia datang ke benua Fosfit di ibu kota Godam. Di sana, dia bersama tim dari benua Fosfit, ada tiga orang yang membersamainya; Namud, Rosa dan Arion.
Mereka mengalami kejadian yang cukup berat di sana. Mereka menemui pemimpin kota Godam, Mondu itu adalah adik dari pemimpin Kota Godam.
Saat diinterogasi, Sonta yang merupakan adik dari pemimpin Kota Godam marah dan mengeluarkan kekuatan gelapnya. Dia sudah tak tahan saat diinterogasi Pasukan Langit dan juga pemimpin Kota Godam.
Pemimpin kota Godam yaitu Nexus baru menyadari bahwa adiknya sendiri adalah pasukan kegelapan. Dia benar-benar tidak mengetahui dan saat itu terjadilah pertarungan yang sengit, Sonta sendiri memiliki banyak pengikut di kota Godam.
Pertempuran tak bisa dihindarkan. Sonta yang sepenuhnya sudah dikuasai kekuatan gelap bukan lagi menjadi tandingan pemimpin kota. Nexus kewalahan menghadapi gempuran dari Sonta yang sudah tak bisa mengendalikan kekuatannya, karena kekuatan gelap telah mempengaruhinya dan kekuatannya naik berlipat ganda.
Saat itu, Pasukan Langit mengambil alih perlawanan Nexus. Latihan keras yang mereka lakukan dengan arahan dari pejuang Jiro membuahkan hasil. Alicia sendiri yang mendapatkan gulungan dari Aji yang merupakan peninggalan atau warisan dari kakeknya, Yonan. Mereka semua mampu mengalahkan Sonta dengan baik.
Kekuatan tempur Pasukan Langit mendapatkan pujian dari Nexus, dan mereka selaku seluruh rakyat di benua Fosfit mengucapkan terima kasih kepada Pasukan Langit yang sudah mengutus perwakilannya. Meskipun mereka hanya empat orang, tapi kekuatan tempurnya diakui sudah seperti kekuatan satu kota Godam.
Pasukan langit dalam hari-hari ini sudah diakui oleh seluruh benua, bahwa mereka memang layak untuk mengemban tugas membasmi para Mondu.
”Kami menyarankan agar kita meminta bantuan dari pasukan pertahanan dan menghubungi ketua Yarko. Hal ini akan mempermudah kerja kita dalam melemahkan pasukan kegelapan Lord Demon. Jika kita bisa membersihkan Mondu, maka kekuatan Lord Demon pasti akan melemah.”
Alicia melihat bahwa akan lebih efektif untuk mengajak kerja sama dengan pasukan pertahanan dan juga intelejen pertahanan. Hal itu akan lebih efektif, dimana Pasukan Langit tidak akan kehabisan waktu, apalagi mereka harus berlatih lebih kuat hari-hari ini untuk mempersiapkan perang besar melawan Pasukan Kegelapan, Lord Demon.
Para anggota Pasukan Langit memikirkan usulan Alicia itu matang-matang. Benar saja, Barsha pun menyadari, kekuatan tempur mereka masih jauh. Mereka mengharapkan pelatihan kuat lagi dari pejuang Jiro. Dia menyadarai bahwa Bulan Bulan yang disebutkan penasehat Alex benar-benar akan menjadi pertempuran yang dahsyat. Pasukan Langit harus mempersiapkan diri untuk pertempuran tersebut.
Setidaknya, para anggota dari Lima Gerbang pasti akan datang pada saat itu.
”Baik, saya setuju dengan usulan Alicia. Kita akan meminta bantuan dari pasukan pertahanan agar semuanya lebih mudah.”
Pada dasarnya, Pasukan Langit juga sudah menumpas para Mundu dalam skala besar, dan juga mereka para Mondu yang menguasai orang-orang dan pejabat penting di pemerintahan. Daftar yang ada tinggal di beberapa kerajaan, dan juga kepemimpinan kecil dari kota-kota kecil di seluruh benua.
Pasukan Pertahanan dan intelejen akan menumpas sisa Mondu yang ada.