Kembalinya Magic Assassin

Pertarungan Samuel VS Bagas

Pertarungan tak bisa dihindari, Bagas dan dua rekannya harus melewati pasukan pembunuh terlebih dahulu jika mereka ingin mengejar para pemimpin organisasi pembunuh. Para pemimpin itu sedang terburu-buru, semua ingin segera menyelesaikan tugas yang diberikan pada mereka untuk menghabisi presiden dan para menterinya.

Wossh!

”Kita tidak punya waktu, kita harus cepat!” Jodi memutar tubuhnya, menggunakan kakinya untuk menendang seorang musuh.

Brush!

Inspektur Jodi teringat dengan kakaknya, kakaknya adalah salah satu menteri di dalam kabinet presiden saat ini. Mereka sedang mengincar para eksekutif, semuanya akan mati jika mereka tidak bergerak dengan cepat.

Pasukan para pembunuh yang tergabung dalam rumah pembunuh itu menyerang Bagas dan juga lainnya. perbedaan jumlah yang cukup banyak, tiga orang tersebut dikepung secara penuh dan semua pembunuh menyerbu dan mencob menghabisi tiga orang yang menganggu pekerjaan mereka tersebut.

Woosh!

Serangan bertubi-tubi menyerang dan ingin menjatuhkan Shadow Eagle. Namun, Shadow Eagle atau Bagas menghindari semua serangan yang mengarah padanya. Serangan tajam dan memiliki damage yang besar. Tentu saja! Mereka semua adalah pasukan inti dari tiap-tiap organisasi pembunuh. Serangan mereka semua, sudah melalui pelatihan dan pengalaman yang  tak terhitung jumlahnya.

Tangan mereka, para pembunuh itu sudah berlumuran darah. Tentu saja, Bagas dari balik topengnya begitu paham hal itu. Dia melihat semua gerakan puluhan orang yang menyerangnya, dari segala penjuru. Mencoba menjatuhkan Bagas dengan mencari celah saat dia menghindari setiap serangan.

Namun, Bagas sangat paham dengan strategi mereka. Dia menghindari semua serangan itu, mundur dan menyamping. Mengambil kesempatan dan memutar tubuhnya.

Brush! Bug!

Dua tentangan berputar mengenai dua musuhnya. Keduanya terpental jauh dan membentur dinding.

Brak!

Para penyerang sudah mendapatkan informasi tentang Shadow Eagle dan kemampuannya. Mereka sudah berhati-hati dan menyatukan kekuatan mereka. Namun, cukup sulit untuk mengalahkan sang legenda pembunuh legendaris tersebut. James sering disebutkan sebagai jenius tercepat saat ini. Dan kini, mereka harus menghadapinya bersama-sama.

”Sudah cukup, maju kalian semua!” teriak Bagas dari balik topeng hitamnya.

Serangan datang lagi, dari semua arah.

[Fokus ditingkatkan]

Kemampuan Bagas meningkat, matanya menyala dan dapat melihat semua pergerakan para assassin hebat yang menyerangnya. Kemampuan bawaan dan kemampuan tambahan dari magic assassin sistem membuat Bagas mampu merasakan pergerakan semua musuhnya. Mereka semua seperti melambat dalam pandangan Bagas.

Wossh!

Brak! Bug!

Bagas bergerak bagaikan cahaya, dia melewati para pembunuh hebat itu dan mereka sudah terpental dan tercabik oleh senjata. Mereka berjatuhan dengan kekuatan Bagas, dan semua orang mengira itu adalah Shadow Eagle dengan topengnya.

Bagas mampu melewati beberapa pembunuh itu dan mereka tak bisa menangkis serangan Bagas. Bagas tidak lagi ragu menggunakan senjata dagger, pisau tajam yang cukup panjang. Mereka semua adalah pembunuh yang sudah melakukan banyak kejahatan, membunuh mereka tentu lebih baik saat ini. Negara dalam kekacauan, jika mereka dibiarkan negara akan dalam kondisi kehancuran dan krisis. Meskipun, Bagas juga tahu, dirinya adalah reinkarnasi dari pembunuh. Namun, di akhir usia James, dia ingin memperbaiki semua kesalahannya.

Menjadi pembunuh, dia pun dikhianati oleh rekan-rekannya. Maka, hari ini dia akan menyelesaikan semuanya hingga ke akar-akarnya.

Srak!

Bagas menekuk satu lututnya setelah menjatuhkan para pembunuh yang dilewatinya. Matanya tajam ke depan, para pembunuh kita mulai gemetar melihat kemampuan Bagas. Inspektur Jodi dan Khalid juga menjatuhkan beberapa orang dan sedang bertarung di sisi yang lain.

”Menyerahlah kalian semua, jika kalian ingin mati maka aku akan mengabulkannya dengan senang hati. Namun, masih ada kesempatan bagi kalian untuk menyerahkan diri pada hukum dan menerima hukuman kalian di penjara. Kalian bisa memilih jalan kalian sendiri dengan baik.”

Bagas mengatakan hal itu an berdiri kembali, mempersiapkan dua dagger di tangan kanan dan kirinya. Dager yang berlumuran darah. Bagas menggerakkan dua dagger tersebut dan mempersiapkan kuda-kuda untuk menyerang para pembunuh itu kembali.

”Ha.. ha.. ha..! Jangan sombong, James!” seseorang keluar dari kerumunan para pembunuh, dia adalah Samuel. Pembunuh inti dari rumah assassin Black Iron.

”Samuel!”

”Benar, Shadow Eagle. Sudah lama aku ingin menguji kemampuanmu itu. Selama ini, namamu memang menjadi salah satu pembunuh yang memiliki potensi tinggi untuk menjadi assassin tingkat tinggi. Namun, aku juga sudah berlatih dengan keras sebagai seorang pembunuh tercepat. Bahkan, kekuatanku tidak akan kalah dengan pemimpin Black Iron. Kini, aku adalah lawanmu!”

Samuel memang berbakat, namanya cukup dikenal banyak orang di dunia pembunuh. James juga pernah mendengar nama pembunuh Samuel. James harus hati-hati, apalagi tubuh Bagas yang kini dipakainya adalah tubuh seorang pemuda. James harus menyesuaikan dengan baik kekuatannya dengan tubuh Bagas.

Samuel menarik pedang pendek dari balik bajunya, di tangan kirinya memegang pistol yang diambil dari balik bajunya. Dua senjata dipersiapkan Samuel, pertarungan untuk menentukan siapa yang tercepat. Samuel sudah menunggu waktu ini, pelatihan yang sudah dilakukannya selama ini. Dia terlalu percaya diri untuk mengalahkan James, apalagi James pasti sudah cukup kelelahan.

”Mundur kalian! Ini adalah pertarunganku!” ucap Samuel.

Para pembunuh di belakang Samuel pun membiarkan Samuel, beberapa pembunuh inti dari organisasi pembunuh lainnya hanya melihat. Mereka belum mau turun tangan karena Samuel bersikeras ingin berhadapan satu lawan satu dengan James. Para pembunuh memiliki aturan yang tak tertulis. Jika ada dari para pembunuh yang ingin menyelesaikan urusan pribadi dengan pertarungan satu lawan satu. Maka, mereka semua harus menghargai hal itu. Seorang pembunuh adalah mereka yang sudah siap mati untuk tugas mereka.

Membunuh atau dibunuh!

HIIAAA!

Wosh!

Samuel mengayunkan pedangnya, gerakannya sangat cepat dengan langkah yang sangat terarah dan melakukan zig zag kaki. Dia ingin membuat James bingung dengan serangannya.

Klang!

Masih belum!

Serangan Samuel masih bisa ditahan dengan degger di tangan kiri Bagas. Samuel juga sudah tahu bahwa Shadow Eagle bukanlah lawan yang bisa dianggap mudah.

DOR! DOR! DOR!

Samuel menggerakkan tangan kirinya dengan cepat, arah tembakan adalah kepala. Namun, tiga tembakan yang memiliki jarak dekat itu dihindari sepenuhnya oleh Bagas. Dia mampu menghindari tiga tembakan beruntun dengan kemampuan mata yang tajam.

Woosh!

Bagas membalas serangan Samuel dengan menggerakkan tangan kanannya, dagger mengincar leher Samuel dengan cepat. Samuel pun mampu menghindari dengan cepat, serangan yang sangat cepat itu membuat Samuel menghindarinya meskipun beberapa helai rambutnya terpotong dengan serangan Bagas.

Klang!

Klang!

Serangan selanjutnya, kecepatan Samuel dalam menyerang mampu ditahan dengan baik oleh Bagas. Mereka terus bertukar serangan, tapi pada akhirnya Samuel mulai didesak.

”Hanya sebatas ini pelatihanmu untuk mengalahkanku, Samuel!”

”Berhenti berlagak James, aku adalah pembunuh terhebat!”

Samuel marah, dia menyilangkan pedangnya, pistol diisi dengan kecepatan penuh. Serangan berputar digunakan, tembakan dan sabetan yang menjadi andalannya. Dia akan menyelesaikan pertarungan ini.

Slap!

Dor!

Serangan cepat berhenti, semua orang disana berhenti dan memperhatikan akhir dari pertarungan antara Samuel dan Shadow Eagle. Keduanya saling memberikan serangan. Keduanya  masih berdiri, pedang dan dagger masih saling menahan. Tembakan Samuel mengenai pinggang kiri Bagas dan tusukan dagger milik Bagas salah satunya menusuk dada Samuel.

Apakah keduanya sama-sama tunggal.

Bruk!

Pada akhirnya, Samuel yang terjatuh dan tubuhnya bergerak untuk terakhir kalinya. Shadow Eagle masih berdiri meskipun sedikit merunduk. Semua melihat hal itu bahwa Shadow Eagle sedang merasakan sakit akibat tembakan dari Samuel.

[Health diberikan, memulihkan luka]

Saat Bagas menyadari sistem yang terlihat, lukanya mulai terasa hangat. Pertarungan ini memang tidak memiliki akhir selama misinya untuk menjadi pembunuh para assassin belum selesai. Dan, saat itulah, semua pembunuh yang tersisa menyerang Bagas secara bersamaan. Mereka semua  melihat peluang besar untuk membunuh Shadow Eagle.

Namun, Shadow Eagle melihat mereka semua.

[Kemampuan Stealth ditingkatkan]

HIIIIIAAA!

”Majulah kalian semua!”

Wosh!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!