Kembalinya Magic Assassin

Serangan Mematikan Dua Prajurit

Khalid sudah terbiasa dengan kecepatan, dia menyerang lima prajurit yang tersisa dari Harold. Lima prajurit tersebut juga menjatuhkan senjata mereka. Pertarungan fisik merupakan cara seorang lelaki untuk menyelesaikan pertarungan dengan bela diri.

Woosh!

Dua serangan dari prajurit langsung datang dari arah depan. Keduanya menggunakan tangan kosong, maka Khalid pun menghormati pertarungan antar lelaki. Khalid berlari menerjang dua penyerang tersebut. Pertarungan mereka bertemu dan kedua prajurit tidak mampu melihat kecepatan Khalid. Khalid mendorong kedua prajurit itu dengan dorongan di perut mereka.

Brush! Brak!

Kedua prajurit terpental ke belakang, tiga orang datang lagi dua dari samping dan satu melompat di depan Khalid.

Tiga serangan sekaligus!

Khalid tersenyum, ini belum seberapa untuk Assassin yang sudah terlatih dengan baik. Bahkan, jika Shadow Eagle melawan seratus orang sekalipun. Dia akan berdiri dan menghabisi mereka semua. Dan, Khalid belajar banyak dari James karena dia dilatih khusus dalam pelatihan neraka untuk menjadi seorang assasin super cepat.

Khalid melompat kearah prajurit di sebelah kanan, tapi dia menggunakan kekinya untuk menendang pundak prajurit tersebut. Dia menolak kakinya dengan kuat, prajurit itu terhempas ke belakang. Khalid mendorong dengan tekanan kakinya tersebut dan memutar lututnya, kepala penyerang yang datang dari depan terkena lutut Khalid.

Brush!

Terakhir, Khalid turun sambil mengerahkan pukulannya dan memutar tubuhnya. Leher penyerang terakhir terkena pukulan Khalid.

Bruk!

Kelima prajurit elit itu dikalahkan Khalid dengan serangan cepat. Mereka semua sudah kesulitan bergerak. Khalid pun mengakhiri prajurit yang masih hendak bangun, Khalid melumpuhkan mereka semua sehingga yang tersisa di sisi lain adalah pertempuran antara inspektur Jodi melawan Harold.

Inspektur Jodi melompat mundur ke belakang, tendangan memutar dari Harold menggunakan dua kakinya sekaligus. Tendangan Harold tidak berhenti, dia memutar tangannya di tanah untuk bertolak. Selanjutnya, Harold mendorong kedua kakinya untuk rapat dan mengarah pada Jodi yang baru saja mundur.

Tak bisa menghindar, serangan itu sangat cepat. Itu sangat layak bagi Harold yang melakukan pelatihan tiada henti bersama dengan pasukan khusus milik Bison. Tak bisa dianggap mudah sama sekali. Jodi terpaksa memajukan kedua punggung tangannya sekaligus untuk menahan dua tendangan kuat Harold.

Brush! Bug!

AAAHHHH!

Jodi berjuang sekuat tenaga menahan serangan Harold, dia terserat beberapa meter dan langkah kakinya menyeimbangkan tubuhnya agar tidak jatuh. Harold masih mengangkat kaki kanannya dan kembali berdiri tegak.

”Lumayan, untuk seorang polisi yang selalu duduk di ruang kantornya!”

Harold bersiap kembali, memasang kuda-kuda sambil memberikan tekanan agar Jodi mengetahui posisina. Berbeda dengan Harold yang selalu berlatih dan melakukan misi khusus di tengah hutan atau misi rahasia. Dia hanya melakukan latihan dan misi. Itulah hidup Harold.

”Sebagai polisi, aku berbeda dengan mereka yang hanya duduk di mejanya. Aku menghabiskan waktuku untuk bersiap dan terus berlatih. Karena, aku tahu, hari ini mungkin akan tiba di sisa waktuku. Jadi, jangan pernah remehkan seorang polisi!”

Inspektur Jodi berdiri tegak dan bersiap, dia membuka bajunya dan kini memakai kaos, tubuhnya terliht atletis. Dia memang orang yang selalu berlatih kebugaran fisiknya, tak peduli jika dia dikenal sebagai seorang yang maniak untuk pertarungan.

Dan, sekarang adalah saatnya untuk menunjukkan bahwa polisi tidak hanya bisa memakai senapan dan duduk di kantornya. Seorang polisi harus siap jika negara membutuhkannya, meskipun harus mati.

Itu adalah tugas seorang polisi!

HIAAAAAAA!

HIIIIIIIAAAAAAA!

Keduanya saling menyerang, mereka bertukar serangan baik itu pukulan dan tendangan. Mereka sangat lihai, keduanya mengeluarkan kemampuan terbaik mereka dalam pelatihan pertarungan yang sebenarnya.

Keduanya, sama-sama seorang prajurit di sisi militer tentara dan satunya polisi. Keduanya, membela tujuan yang menjadi prinsip masing-masing. Namun, keduanya selalu memegang prinsip ujung dari seorang tentara, yaitu keadilan! Namun, dengan versi mereka masing-masing.

Wooosh!

Brak!

Serangan cepat saling bertabrakan, beberapa kali serangan pukulan dari Harold mengenai perut inspektur Jodi. Namun, Jodi tetap melawan dan segera bangkit, dan saat Jodi lengah. Harold memutar pukulan tangan kirinya mengenai perut kanan Jodi.

Bug!

Serangan itu sangat kuat, tapi Jodi juga tidak mau kalah. Semangat Jodi membela negaranya berkobar, saat pukulan itu  menghantam perutnya. Jodi mendorong tangan kirinya ke tanah, pukulan Harold mendorongnya ke belakang. Dan, Jodi menahan pukulan itu sambil memutar kakinya dan tendangan kuat tak bisa ditahan Harold.

Bug!

Pukulan dan tendangan bersarang ke tubuh musuh, keduanya bergulingan ke belakang karena serangan mereka sama-sama mengenai musuhnya. Mereka terseret ke belakang. Debu menempel pada baju mereka, mereka tidak mau menyerah. Mereka bangkit lagi dan melompat untuk menghabisi lawan mereka.

Brush!

Keduanya berlari, semakin cepat dan pergerakan mereka seperti tidak terlihat. Mereka ingin mengakhiri pertarungan ini. Hal itu terlihat dari serangan mereka yang akan digunakan. Dari jauh, Khalid sudah mengalahkan beberapa prajurit yang tersisa. Dan, dia melihat kedua prajurit itu menggunakan kekuatan puncak, untuk mengeluarkan serangan terkuat mereka. Salah satu dari mereka pasti akan jatuh.

Kecepatan yang baik! Bagi seorang assassin terlatih, kecepatan adalah sebuah keharusan dalam melakukan keahlian mereka. Maka, mata Khalid mampu mengikuti serangan puncak dari kedua prajurit tersebut.

Wooossh!

Apakah pertarungan dua prajurit itu akan berakhir?

Dua pukulan dengan kecepatan tinggi, damage terkuat. Mereka sama-sam mengincar bagian vital dari musuhnya. Harold mengincar leher inspektur Jodi, satu serangan kuat akan menghancurkan tenggorokan polisi itu dan membuatnya mati di tempat. Harold merasa bahwa dirinya jauh lebih cepat daripada Jodi. Hal itu terlihat dari sepanjang pertarungan karena Harold lebih banyak memukul Jodi.

Kali ini, serangan cepat. Harold yakin akan berakhir. Dia meliukkan pukulan kuatnya.

Woooshh!

Saat detik pertemuan sudah dekat, Jodi sudah melihat arah serangan Harold. Dia menajamkan matanya dengan baik. Konsentrasi tertinggi digunakan, seorang musuh yang sudah merasa menang. Mereka akan melupakan kelemahan dan juga akan menjadi lengah. Dan, hal itu juga yang dipersiapkan oleh Jodi.

Pukulan kuat Harold hampir mencapai leher Jodi, dan sepersekian detik, Jodi mencoba menghindari pukulan itu dengan kecepatan tinggi. Sayangnya, pukulan itu masih menyerempet lehernya. Dan, pukulan kuat itu meleset mengenai pundak kiri Jodi.

Brush!

Sangat sakit bagi Jodi.

Srak! Bruk!

Keduanya saling melewati, inspektur Jodi terduduk dan lututnya mengenai tanah di pinggir jalan.

Bruk!

Namun, tubuh Harold yang semula berdiri tiba-tiba terjatuh ke tanah dan tak bergerak lagi. Tersisa inspektur Jodi yang terduduk, dia memejamkan matanya sejenak dan melihat ke arah Khalid.

Khalid tersenyum pada Jodi, dia menganggukkan kepalanya. Polisi yang hebat, refleksnya sangat cepat dalam keadaan adrenalin memuncak. Dia membiarkan bahunya terkena pukulan dan dia fokus untuk memukul dada Harold. Ya, jantung Harold terkena pukulan kuat dan pembuluh darahnya pasti rusak sehingga Harold harus kaku di tanah.

Pertarungan antar prajurit yang hebat! Khalid pun bersimpati para pertempuran mereka.

Di sisi lain, Shadow Eagle masih meliuk dan menghabisi beberapa prajurit milik Ricky dan Nicon. Seperti biasa bagi Khalid, prajurit sejumlah itu. Tak akan bisa menghentikan monster seperti James.

Brush!

”Saatnya kalian berdua menyusul prajurit kalian!” teriak Shadow Eagle dan melompat ke arah Ricky dan Nicon. Dua prajurit yang masih menghadang Shadow Eagle dilewatinya dan terpental ke sisi masing-masing.

Pertempuran dua prajurit Bison melawan Shadow Eagle dimulai.

HIAAAAA!

HIAAAAAAAA!

BRUSH!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!