Kembalinya Magic Assassin

Mengorbankan Katherine

”Aku adalah James yang datang dari neraka!”

[Magic Exchance diaktifkan]

Dalam sekejap, Bagas yang maju menyerang berhadapan dengan tiga musuh kuat dari Dark Head. Namun, saat benturan antara Solam dan Bagas akan bertemu. Mata Bagas melihat ke arah Katherine, dia tersenyum pada Katherine yang juga melihatnya. Kedua mata itu bertatapan tajam, Bagas menggunakan kemampuan perpindahan fisik.

Dan ...

Splash!

Brush!

Pukulan Solam mengenai Katherine yang tiba-tiba menggantikan posisi Bagas. Keduanya adu kekuatan, tak terhindarkan. Solam mampu memahami dengan baik, dia menghindari pukulan Katherine dan pukulannya mengenai perut Katherine karena tak bisa ditarik kembali.

Bug! Brush!

Sementara di belakang, Bagas yang mengganti posisinya dengan Katherine. Dia berada di samping Rakesh. Rakesh kaget dengan benturan yang terjadi antara Katherine dan tuan Solam. Namun, dia tak menyadari bahwa belati di tangan kanannya sudah direbut dengan cepat. Dia tak menyadari gerakan di sebelahnya, itu adalah gerakan dari Bagas yang langsung mengambil senjata Rakesh. Belati berbalik arah, dan menusuk dengan cepat di tubuh Rakesh.

Brush!

Tidak mungkin!

Mata Rakesh melotot. Dia melihat di sampingnya, pemuda itu telah menusuknya sangat dalam. Tubuh Rakesh bergetar. Dia menyadari, sebelum menghembuskan napas terakhirnya, dia tahu bahwa pemuda yang mengaku sebagai James itu. Dia adalah seorang malaikat maut.

”Kamu adalah ..., Dewa!”

Srak!

Tubuh Rakesh terjatuh ke lantai, dia sudah tidak bergerak. Bagas menarik belatinya lagi, bersiap menghadapi dua pembunuh yang tersisa. Di depan sana, Solam dan Katherine terlihat marah. Mereka saling melihat, dan gerakan assassin super cepat diperlihatkan. Pertemuan dari pertarungan mereka pun bertemu kembali.

Brush!

”Jangan bermain trik murahan lagi!” teriak Solam. Dia menggunakan kecepatan tertingginya, dia maju mendahului Katherine. Kecepatan Solam dengan dua trisulanya mampu mencapai Bagas dengan cepat.

Klang! Klang! Klang!

Bagas menahan dua serangan dari trisula Solam dengan belatinya. Bagas mengakui, bahwa Solam memiliki kekuatan yang sangat baik sebagai seorang assassin. Bagas sudah pernah bertugas dan melihat kemampuan Solam. Jadi, Bagas paham dengan kecepatan dan kemampuan Solam. Dia mendapatkan julukan sebagai salah satu pembunuh tercepat di seluruh dunia.

Wooshh!

Klang!

Salah satu trisula Solam berbenturan dengan belati Bagas, dan satu trisula lagi mengarah pada perut Bagas. Dia melihat Bagas terbuka celahnya. 

Kena!

Woossh!

Bagas konsentrasi penuh, Solam bukanlah lawan yang mudah meskipun Bagas adalah pembunuh yang sangat cepat. Keduanya pernah berlatih bersama, dan Bagas hanya satu tingkat saja dari kekuatan Solam. Maka, Bagas tidak boleh lengah sedikitpun. Karena, dalam pertarungan, lengah sepersekian detik adalah kematian itu sendiri.

Woosh! Wosh! Wosh!

Atas, kanan, bawah dan kiri. Serangan Solam begitu tertata dengan baik, dia tak  membiarkan Bagas memiliki celah untuk membalas. Bagas terdesak, dia mundur dan menghindar. Bagas belum memiliki peluang untuk membalas dan sibuk menghindari serangan-serangan cepat dari Solam.

”Mana kemampuanmu itu, Bocah! Tunjukkan lagi jika kamu memang tidak mau mati!”

Woosh! Wosh! Wosh!

”Jangan pernah sombong, Solam! Apakah kamu tahu, Peter tidak pernah menganggapmu. Dia hanyalah orang yang memanfaatkan orang lain. Dia adalah iblis yang sebenarnya!” teriak Bagas.

”Tahu apa kamu, jangan pernah mengira kamu bisa memprovokasiku!”

”Kamu tahu kenyataannya, Solam! Aku adalah James, jadi aku tahu apa yang dipikirkan oleh Peter!”

”Kamu tidak mungkin, James. Tidak ada di dunia ini orang mati dan bangkit kembali!” teriak Solam dan terus menyerang dengan dua trisulanya. Dia terus menyerang dan mencari celah untuk menghabisi Bagas.

”Kamu terlalu naif, Solam!”

Klang! Bagas terus menahan serangan cepat Solam dengan belatinya. Belati Bagas mulai berlubang dan tak lagi utuh karena menahan dua trisula yang terus menggempurnya. Keduanya terus bertarung, memperlihatkan kecepatan mereka. Mereka seperti dua bayangan yang bertemu, ada sinar yang pecah ketika benturan keduanya terjadi.

”Apa maksudmu, Bocah!”

”Kamu naif Solam. Apakah kamu tahu, pemimpin Dark Head yang sedang sakit, itu adalah perbuatan dari Peter. Dia ingin menguasai Dark Head dan menjadikan kalian semua sebagai budaknya semata!”

Klang! Brush!

Serangan keduanya terpental, Solam melompat mundur ke belakang. Solam memejamkan matanya sejenak, dia cukup kaget mendengar kata-kata pemuda itu. Mengaku sebagai James merupakan suatu yang mustahil. Dan sekarang, dia berkisah tentang Peter yang kini menjadi pemimpin Dark Head. Sebenarnya, siapa pemuda itu dan kenapa bisa tahu banyak hal soal hal tersembunyi Dark Head?

”Kamu terlalu berisik! Biarkan aku yang membunuhmu di sini!”

Solam membuka matanya, Ultimate Ghost Spirit digunakan. Itu adalah kekuatan tercepat dan terkuat yang dimiliki Solam. Dia menajamkan matanya, kemampuan dari serangan terkuat dari Solam. Semua orang tahu, siapapun yang melihat jurus puncak dari Solam. Mereka tidak akan bisa hidup setelahnya.

”Jadi ..., kamu mulai serius, Solam! Majulah dan serang aku kalau bisa!”

WOOOOSSSH!

”Kamu yang memintanya, Bocah!”

Serangan super cepat, Solam seperti sedang menghentakkan kaki kanannya ke lantai. Dan, dia sudah berada dalam sekejap di belakang Bagas. Solam tersenyum, dia selalu membanggakan kemampuannya ini. Dan, dia melihat tubuh Bagas yang masih melihat ke depan. Solam berada di belakangnya dan bersiap menusuk dengan kedua trisula milliknya.

Wooossh!

[Magic Exchange aktif]

Splash!

Tidak mungkin!

Solam tahu trik pemuda itu digunakan lagi, apa yang dimiliki bocah itu sehingga mampu melakukan perpindahan? Sosok di depan Solam adalah Katherine. Dalam waktu sekejap, Katherine di depannya. Solam pun dapat menarik kedua senjatanya agar tidak mengenai Katherine. Kecepatan dengan kontrol yang baik mampu digunakan. Solam pun melompat mundur ke belakang.

Bagas berada di posisi cukup jauh, setelah bertukar fisik dengan Katherine. Dia maju ke arah Solam dan Katherine. Bagas mengarahkan belatinya, kecepatan penuh digunakan. Dia melihat Solam yang baru saja mundur. Dia pun menerjang dengan kecepatan penuh. Bagas melewati Katherine dan mengarahkan senjatanya kepada Solam.

Woooshh!

”Jangan meremehkanku!” teriak Solam. Dia segera menghadang serangan Bagas.

Klang! Klang! Klang!

Katherine melihat pertarungan dua orang itu, mereka bertarung seperti bayangan yang sangat cepat. Katherine melihat gerakan itu, dan dia sadar bahwa dia hanyalah seorang penonton dan tak bisa mengikuti gerakan keduanya.

Wosh!

Bagas memutar belatinya, Solam menangkis lagi. Klang!

Salah satu trisula Solam terlepas, kekuatan Bagas mampu mementalkan satu senjata Solam. Solam pun kaget, dia mundur tapi Bagas terus mengejarnya dengan menggunakan pisau. Solam mundur dan menghindar. Solam berada di samping Katherine, dan serangan pisau sangat cepat mengarah pada Solam.

Tidak ada jalan lain!

Solam melakukan kecurangan, dia menarik pundak Katherine yang kebingungan. Dan, tusukan Bagas menusuk tubuh Katherine karena Solam menggunakan tubuh Katherine untuk melindunginya.

Crop!

AAAAAAAHHHHHH!

Bagas pun kaget, gerakan itu sangat cepat. Dia tak menduga, Solam mampu mengorbankan orang kepercayaannya sendiri demi menyalamatkan hidupnya.

Crop!

Bagas kaget, sebuah senjata menembus tubuh Katherine dari belakang dan langsung mengenai perut Bagas sekaligus. Trisula Solam memanjang, dia tak peduli lagi pada Katherine. Dia sudah tidak berharga, dan Solam melihat peluang. Sehingga, dia menggunakan tubuh Katherine, menekan trisulanya agar memanjang dan menembus perus Bagas.

Mata Bagas membulat, dia kaget dengan kecepatan serangan Solam.

”Kamu ..., memang binatang, Solam!”

Ha.. ha.. ha..

Solam tertawa, dia telah menang! Tak peduli apapun, nyawa lebih berharga dan membunuh musuh tentunya menjadi keberhasilan dalam misinya. Dia merasa hebat, karena hanya dia yang selamat.

”Matilah dengan bangga!”

Bruk! Brush!

Solam tertawa dan menendang tubuh Katherine, tubuh itu pun terdorong dan menekan tubuh Bagas hingga terdorong jauh.

Sudah berakhir! Solam pun menyeringai.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!