Kembalinya Magic Assassin
Menyelidiki Misi Gabungan Para Pembunuh
Pesta di sebuah tempat yang sangat megah, tempat termahal di kota ini. Semua pengusaha dengan kekayaan tinggi berkumpul di sana. Bahkan, para pejabat tertentu diundang dalam acara tersebut.
”Kamu boleh melihat-lihat ke lain tempat, Bagas.”
”Baik, Kakek. Aku akan pergi nanti.”
Mahmud menemui para pengusaha, Mahmud adalah pengusaha yang bergerak di bidang properti dan jasa lainnya. banyak orang menghormati kakeknya. Mereka bahkan memuji Bagas, tapi ada juga yang melihat kurang suka. Hal itu karena mereka tahu, Bagas adalah anak dari seorang pelayan yang dinikahi tuannya. Bagas tak peduli akan hal itu.
Suasana sangat ramai, beberapa orang penting dari negara sudah dipersilakan duduk.
Bagas meminta Khalid untuk melindungi Kakeknya, dia akan mencari udara segar.
[Aura para pembunuh, Assassin berkumpul di suatu tempat]
Sistem bahkan memberitahu Bagas akan hal itu, dia harus menyelinap. Di antara ribuan orang, Bagas melihat dengan kemampuan sistem yang diberkahi untuknya.
[Eye Assassin diaktifkan]
Aura para pembunuh berbeda, kemampuan itu muncul karena Bagas memiliki pengalaman dalam dunia pembunuhan. Dia mampu merasakan energi yang sangat kuat dengan tambahan sistem. Bagas terus mencari sambil mendengarkan earphone.
Di sana!
Da melihat empat atau lima orang bergerak, mereka memakai stelan jas seperti pengusaha. Namun, mereka tak bisa menutupi aura seorang pembunuh. Bagas mengikuti dari jauh, sambil terus terlihat santai. Itu adalah para pembunuh dari rumah pembunuh yang lain. Jadi, apa yang dimaksud dengan misi gabungan?
Bagas melewati dua wanita cantik, mata para pembunuh itu menaruh curiga. Mereka seperti merasakan sedang diikuti oleh Bagas.
”Hai, Cantik. Kalian sendirian?” suara Bagas menggoda dua wanita di sebelahnya. Mereka berdua memakai gaun mahal. Bagas harus mengalihkan para pembunuh itu, dia hampir satu ketahuan.
[Sense Assassin diaktifkan]
”Apa yang kamu lakukan? Kenapa berhenti?” tanya salah satu lelaki berjas biru tua. Dia kaget karena rekannya berhenti dan melihat ke arah keramaian.
”Aku merasakan sesuatu, kita sedang diintai,” kata Roger. Matanya melihat ke arah para pengunjung, dia melihat seorang pemuda sedang menggoda dua wanita. Sense pembunuhnya mengatakan dari arah sana, ada yang melihatnya. Terlalu banyak orang di sana, pemuda itu juga sedang asyik menggoda wanita.
Apa aku sedang mabuk?
”Kamu sedang berhalusinasi, Roger. Ayo cepat, kita harus bertemu dengan enam rumah pembunuh. Misi besar ini, adalah misi yang akan membuat kita berjaya dan menguasai seluruh negara,” lelaki itu tersenyum cukup lebar. Dia adalah, Nuras. Seorang pasukan dari rumah pembunuh, Lucifer.
Mereka pergi, menyelinap di antara banyak orang. Bagas mendengarkan dengan baik percakapan itu. Meskipun jauh, kemampuan sistem dalam dirinya mampu memilih suara mana yang harus didengarkan olehnya.
Bagas harus bergegas pergi.
”Hai tampan, bukankah tadi kamu menggoda kami. Kenapa sekarang kamu mau pergi?” tanya wanita muda yang sedang memegang gelas, dia tersenyum menggoda pada Bagas.
”Ah! Aku lupa, aku sedang bersama dengan bosku di sini.”
Bagas membuat alasan, dia pergi dan cukup cepat untuk mengikuti ke mana para pembunuh itu berkumpul. Mereka berkamuflase di antara para pengusaha. Tempat yang ramai ini, pasti mereka akan membicarakan hal penting sehingga mereka tidak akan dicurigai.
Brak!
[Sense Assassin kehilangan fokus, anda terburu-buru dan tidak berkonsentrasi]
Bagas bertabrakan dengan seorang wanita, Bagas hampir jatuh tapi wanita yang ditabraknya menggunakan tangannya dengan baik. Dia mendorong tubuhnya dan berdiri dengan anggun kembali.
Bagas melihat hal itu, wanita itu pasti memiliki kemampuan bela diri atau setidaknya berlatih bela diri. Dia mampu mempertahankan keseimbangan tubuhnya dengan baik.
”Maafkan ..., maafkan aku,” kata Bagas meminta maaf. Dia berusaha membantu wanita yang ditabraknya tersebut. Bagas tahu wanita itu cukup mahir, tapi dia merasa bersalah karena sudah menabrak dan memegang siku wanita itu.
”Aku tidak apa-apa, lain kali, hati-hati pemuda,” suara wanita itu sangat lembut tapi tajam.
[Mark diberikan, anda bisa melakukan mark pada manusia yang berhubungan dengan misi hidup anda]
[Mark atau tanda, hal itu akan bisa mengaktifkan Magic Exchange dengan mengambil jiwa seseorang dalam waktu terbatas]
Magic Exchange dalam waktu terbatas, mengambil jiwa seseorang? Ini aneh!
”Hai pemuda, apa kamu tidak mendengarku?” suara wanita muda itu lagi. Dia melihat heran ke Bagas, hal itu karena Bagas terlihat melihatnya dengan bengong.
”Maafkan ..., maafkan aku Nona. Saya kehilangan fokus saja, nama saya Bagas. Siapa nama anda?” tanya Bagas mengalihkan pembicaraan.
”Ayo, Alice. Kita sudah ditunggu, dan kenapa kamu berbincang dengan pemuda newbie sepertinya?” suara wanita yang datang di belakang Alice.
Bagas paham, jadi namanya adalah Alice. Lalu, kenapa bisa dia memasang mark pada wanita itu dan mengaktifkan sistem?
”Ah, baiklah. Hai, senang berjumpa denganmu, Bagas. Jika kita berjodoh, kita pasti bertemu lagi.”
Wanita itu pergi, bersama tiga orang yang mendatanginya. Mereka terlihat sangat profesional. Namun, mata Bagas tak bisa lepas dari salah satu wanita yang memiliki tato di leher belakangnya. Mereka adalah..., pembunuh!
Lambang bulan sabit, dengan salah satu ujung lancip bulannya adalah senapan. Mereka adalah, para pembunuh di rumah pembunuh Night Ghost. Jadi itu sebabnya, Bagas bisa memasang mark dan membuatnya bisa lebih dekat dengan misinya.
Ini semakin menarik. Mereka tentu akan segera berkumpul untuk membicarakan misi gabungan. Langit benar-benar membantunya untuk membalas dendam. Bagas pun menyelinap. Dia bisa memasang mark, tapi mark itu hanya jika sesuai dan searah dengan misi balas dendamnya.
Bagas melihat dengan sorot matanya, para wanita pembunuh itu menghilang di balik keramaian. Night Ghost memang berisi banyak pembunuh wanita, bahkan mereka hanya merekrut para wanita untuk menjadi pembunuh.
[Mark bisa diaktifkan, tapi anda butuh fokus tinggi dan menghindari keramaian]
Mengambil tempat yang sepi. Bagas mencari tempat paling belakang, di toilet. Dia bergegas, dan menutup pintunya.
[Target Mark telah siap, anda bisa mengambil alih jiwanya untuk waktu terbatas. Waktu terbatas sesuai dengan kemampuan anda mengendalikan jiwa yang ditandai]
Bagas sudah masuk ke dalam toilet, dia duduk di sana.
[Magic Exchange aktifkan, Mark diaktifkan]
Wooosshh!
Bagas membuka matanya, dan dia melihat semua orang sedang berkumpul dan mengitari sebuah meja. Semuanya sedang menunggu, sepertinya ada seseorang yang belum datang.
Bagas melihat ke samping kanan dan kiri, empat wanita di sekitarnya. Dia tengah duduk, dan Bagas benar-benar mengambil jiwa wanita yang baru ditandai mark. Dia adalah Alicia, jadi Bagas kini memasuki tubuh Alice.
Bagas mencoba tenang, dia tak boleh mencurigakan. Dan, dia adalah assassin hebat, dia sudah terbiasa dengan apapun.
Seseorang wanita memakai tablet masuk ke ruangan itu, semua orang melihatnya.
”Terimakasih sudah menunggu, Tuan kami telah datang.”
Kata wanita itu, dan seseorang datang masuk dengan dua pengawal kekar. Mata Bagas melalui tubuh Alice tak percaya dengan siapa yang datang.
Tidak mungkin!
Lelaki itu adalah ...., orang berpengaruh di negara ini. Jadi, apa misi gabungannya?