Cinta Menyatukan Iman
Keponakan Baru
David kaget saat melihat status kakaknya yang mengupdate foto seorang bayi, pikirannya bertanya-tanya apakah itu anak dari kakaknya atau orang lain, akhirnya dia pun mengirim pesan kepada kakak iparnya untuk menanyakan kakaknya.
"Kak, itu anak siapa?" balas David pada status kakak iparnya itu.
Tok, tok, tok
Terdengar bunyi pintu kamar David diketuk oleh seseorang.
"Masuk!" seru David membuat orang yang berada dibalik pintu langsung masuk.
Ternyata Lala si pelaku yang mengetuk pintu kamar David.
Hari ini David masih menginap di villa Bandung untuk beberapa hari dia juga membawa asisten dan sekretaris nya serta admin kantor untuk ikut bersamanya ke Bandung sekaligus dia ingin membuka usaha di Bandung.
"Ada apa Mbak?" tanya David kepada Lala yang sedang berdiri.
"Ini saya mau menyerahkan revisian untuk rapat kemarin," sahut Lala dengan mengulurkan sebuah map merah kepada David.
Dengan segera David pun langsung mengambilnya, "Ya sudah nanti saya berikan setelah saya periksa."
Untuk saat ini David ingin bersantai dulu dan menunda pekerjaannya ini melihat Lala yang masih diam tidak bergerak keluar dari kamarnya membuat David mengernyit bingung.
"Ada apa lagi Mbak, apa ada yang mau disampaikan?" tanya David dengan menatap Lala.
"Hemm, saya mau izin Tuan muda untuk pergi keliling Bandung sebentar," sahut Lala dengan gugup dia takut bosnya ini akan memarahinya.
Mendengar perkataan Lala David tidak langsung menjawabnya dia mengecek ponselnya dan melihat apa ada jadwal lagi besok atau kosong, ternyata kosong membuat David akhirnya mengizinkan Lala untuk pergi jalan-jalan sesuka hatinya.
"Apa ada kerjaan yang belum diselesaikan?" ujar David ingin tahu apakah Lala sendiri tidak punya kerjaan lagi.
Lala menggelengkan kepalanya, "Semuanya sudah saya bereskan Tuan," sahutnya.
"Ya sudah saya izinkan tapi jangan sampai malam takut terjadi sesuatu yang tidak diketahui lagi pula Mbak Lala butuh istirahat untuk bisa menghadiri rapat nanti," pekik David santai kini dia membebaskan dua karyawannya untuk pergi beristirahat semau mereka.
Tadi pun Pak Hartono izin untuk keluar keliling Bandung, sekarang Mbak Lala sepertinya dia tahu bahwa David mengizinkan Pak Hartono pergi jadi dia ikut izin sebelum disibukan kembali dengan pekerjaannya.
"Terima kasih banyak Tuan muda kalau begitu saya pamit keluar," tukas Lala dan berlalu keluar dengan raut wajah yang senang karena sudah mendapatkan izin dari David.
David tersenyum, hari ini dia sedang berbaik hati jadi mengizinkan mereka untuk pergi akhirnya David memeriksa laporan yang tadi diberikan oleh Lala.
Tiba-tiba ponsel David kembali bergetar menampilkan pesan dari Pak Devan.
"David besok jangan lupa rapatnya jam 09:15 WIB."
"Baik Pak saya akan datang tepat waktu."
David meletakan kembali kertas laporan yang dibawakan oleh Lala tadi setelah menanda tanganinya, hari ini dia memang kosong karena jadwal rapatnya dimulai dari besok hingga seterusnya.
Udara pagi sangat sejuk, David mengambil jus alpukatnya dan meneguknya hingga tersisa setengah.
"Berenang dulu ah enak banget pasti kalau berenang," gumam David dan berlalu turun ke bawah di mana terletak kolam renang itu.
David pun melepaskan handuknya dan langsung nyebur, "Wahhh," seru David dengan senangnya ketika tubuhnya sudah tersentuh air.
Sudah lama David tidak berenang rasanya agak asing, dia mencoba untuk berenang dari ujung ke ujung untuk melatih kemampuan berenangnya dulu.
'Nikmat Tuhan yang mana kau dustakan?' arti dari surat Ar-rohman itu menjadi motivasi David untuk senantiasa bersyukur atas segala sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT.
Tidak lupa David untuk melaksanakan salat sunnah dhuha di jam 09:12 WIB setelah berenang dia langsung bergegas untuk salat.
Begitu banyak keutamaan ketika salat dhuha salah satunya ya terbukanya pintu rezeki.
Sebagai umat muslim, menunaikan shalat lima waktu setiap hari adalah wajib hukumnya. Namun, di samping shalat wajib ini, ada berbagai jenis shalat sunnah yang bisa ditunaikan guna menambah pahala. Salah satu jenis shalat sunnah tersebut adalah shalat dhuha.
Shalat dhuha adalah shalat yang dilaksanakan pada waktu dhuha, yakni saat matahari mulai naik kurang lebih tujuh hasta sejak terbit sampai waktu zuhur tiba. Shalat dhuha ditunaikan dalam jumlah minimal dua rakaat. Dan ada beberapa surat yang baik dibaca pada saat melaksanakannya.
Surat-surat yang baik dibacakan saat menunaikan shalat dhuha adalah surat Al-Waqiah, surat Asy-Syams, surat Ad-Duha, surat Al-Kafirun, surat Quraisy, dan surat Al-Ikhlas. Rasulullah SAW pernah berkata melalui HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad mengenai shalat dhuha.
Bahwasanya, siapapun yang menunaikan shalat dhuha setiap harinya, maka akan mendapat banyak keuntungan "Siapa saja yang menjaga sholat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."
Salah satu keutamaan salat dhuha adalah: Pahala seperti sedekah, kebutuhannya akan dicukupi, raih ghanimah atau keuntungan, mendapat rumah di surga, pahala haji dan umrah.
Ketika selesai salat dhuha David pun menyempatkan diri untuk membaca Al-quran meski hanya beberapa lembar saja yang penting dia bisa membacanya.
Tiba-tiba ponselnya pun berdering terdapat panggilan dari kakak iparnya.
"David, kakakmu sudah lahiran Dek," seru kak Jeff dengan antusias
"Alhamdulillah ikut senang kak dengarnya bagaimana dengan keadaan kakak?" tanya David mengakhawatirkan keadaan kakaknya saat ini.
"Arabella baik Dek, puji Tuhan yang telah melancarkan proses kelahirannya sehingga mereka berdua selamat," kata Kak Jeff dengan senang.
David pun tersenyum ikut bahagia mendengarnya dia juga memanjatkan syukur atas pertolong Allah untuk kakaknya. "Bayinya boy atau girls kak?" Dan ini yang buat David penasaran.
"Boy dek, kamu punya teman main nantinya." Kak Jeff terkekeh saat menyebutkan jenis kelamin anaknya.
"Hah boy, tambah personil lagi nih." David tidak menyangka bahwa dia punya keponakan baru lagi dengan berjenis kelamin laki-laki.
"Ah mau lihat keponakan baru tapi di sini lagi sibuk gak bisa ke sana," keluh David lagi-lagi dia dijauhkan dengan keluarganya.
"Nanti fotonya kakak kirim ya!" Jeff mengerti jika David ingin melihat anaknya yang tidak lain keponakannya.
"Ya ka tidak apa-apa di sini David doain buat keselamatan bayi dan Ibunya," seru David dengan tersenyum dia akan senang jika bisa melihatnya langsung.
Tiba-tiba sambungan pun terputus dari Jeff, membuat David bingung apakah itu sengaja atau tidak sengaja?
"Maaf Dek jaringan di sini jelek lanjut nanti saja ya kakak juga mau ngurus administrasi dulu."
Ketika mendapat pesan dari kak Jeff David jadi mengerti dan tidak salah paham lagi.
Seketika itu juga kak Jeff langsung mengirim foto anaknya.
"Subhanullah ganteng banget mirip siapa nih bule kaya gini?" pekik David terkejut saat melihat rambut anak bayi yang berwarna keemasan serta kulitnya yang kemerahan gitu.
Dan sesaat kemudian Mamahnya mengirim pesan kepada David dengan mengirim foto dede bayi ka Arabella.
"Nak anak kakakmu mirip sekali denganmu dulu lihatlah bule seperti ini!"
"Wkwkwk kok malah dimiripkan denganku? Baru saja aku nanya tadi mirip siapa perasaan Bapak dan Ibunya tidak bule," seru David dengan terkekeh.
Tidak terasa kini David sudah mempunyai dua keponakan, yang artinya dia sudah jadi Om.
David pun mempublish foto bayi yang dikirim oleh Mamahnya yang terlihat tampan di status whatsappnya.
Seketika itu juga banyak yang berkomentar positif pada bayi tersebut.
"Masya Allah ganteng banget Dav adeknya."
Kali ini yang berkomentar adalah Dinda membuat senyum David mengembang.
"Mirip kaya aku gantengnya kata Mamah."
David membalas pesan Dinda dengan emot tertawa dan monyet yang menutupi wajahnya.
"Huhf pasti gantengan di dede bayilah."
Perdebatan kecil pun mulai terjadi David memang suka mengundang hal itu karena bagi David tidak seru jika tidak berantem.