Cinta Menyatukan Iman

Tiba di Villa

Begitu pun dengan Lala yang sudah tidur sejak awal perjalanan namun dia sempat bangun gara-gara kena sinar matahari.

 

Perjalanan yang ditempuh cukup jauh, kadang mobil mereka terus terjebak dalam kemacetan.

 

Tiba-tiba ponsel David berdering menampilkan pesan balasan dari Dinda membuat David terbangun dari tidurnya dia memang sudah menunggu notif pesan tersebut.

 

"Hati-hati di jalan dan jangan lupa untuk kabar baiknya."

 

Pesan singkat dari Dinda selalu membuatnya senang sebelum pergi David memang mengirim pesan kepada Dinda bahwa dia akan pergi ke Bandung untuk tugas kantor dan ternyata cewek itu memberikan balasan untuknya.

 

Pak Hartono melirik David yang sudah terbangun namun melihat cowok itu tersenyum membuatnya penasaran akan apa yang telah terjadi, "Ada apa Tuan muda kok bangun tidur senyum-senyum gitu kaya dapat notif dari pacar gitu," tegurnya dengan terkekeh.

 

David menoleh mendengar suara Pak Hartono, "Hehehe iya Pak saya dapat pesan dari seseorang yang special dari hidup saya," sahutnya tanpa ragu.

 

"Wahh kayanya Tuan Nathan bakal punya calon mantu nih," pekik Pak Hartono yang menduga jika David akan segera menikah.

 

Siapa coba yang berani menolak David sudah tampan, kaya, pintar, berpendidikan agamanya pun lagi, itulah pendangan orang-orang tentang David selama ini tanpa tahu apa kekurangan David yang sebenarnya bahwa seorang Dinda pun ingin melepaskan sosok David yang diminati banyak orang.

 

"Ah masih lama Pak kuliah aja belum lulus tapi doakan aja yang terbaiknya ya Pak," terang David dengan tersenyum.

 

"Nak David jodoh itu gak ke mana, kita gak tahu kapan kita bakal bertemu dengan jodoh kita namun kalau Allah sudah menetukannya kita bisa apa? Mau menolak pun pasti tidak bisa bukan, ya siapa tahu saja Nak David berjodoh sama yang ini," ujar Pak Hartono menjelaskan tentang jodoh.

 

Seketika David teringat akan sebuah artikel yang menjelaskan tentang suratan takdir.

 

Kisah percintaan yang dialami setiap insan manusia selalu unik dan berbeda-beda. Banyak yang bernasib mujur dan tidak sedikit pula yang kurang beruntung jika sudah bicara soal jodoh.

 

Banyak orang yang berharap untuk segera dipertemukan dengan jodohnya, namun kadang kala hingga diusia senja tak pula kunjung mendapatkan jodoh.

 

Hingga banyak cara yang dilakukan orang untuk dapat menggapai jodoh yang dia inginkan, seperti ke biro jodoh, reality show bertajuk mencari pasangan, ataupun ke paranormal.

 

Padahal, sesuai dengan yang telah di janjikan oleh Allah bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan, artinya Allah memang telah mempersiapkan seseorang untuk dijodohkan dengan kita.

 

"Tugas kita bukan untuk mencarinya (jodoh), tapi mempersiapkan diri untuk menerimanya. Ketika sudah siap menurut Allah, pastilah jodoh itu akan datang dari jalan yang tidak terpikirkan oleh kita," ujar Djoko saat berbincang dengan merdeka.

 

Untuk itu kita berharap, bagi siapa saja yang sulit dan belum mendapatkan jodoh untuk tetap bersabar dan bertawakal kepada Allah agar diberikan pasangan yang terbaik dan beriman.

 

"Iya Pak benar jodoh mah tidak ada yang tahu dan tidak akan tertukar semuanya sudah Allah tentukan." Ya David mengerti akan hal itu karena itu juga David hanya bisa berserah diri atas apa yang akan Allah kehendaki untuk masa depan dirinya.

 

"Bapak doakan semoga Nak David dapat jodoh yang sholehah, baik, setia, dan penyayang. Karena zaman sekarang banyak juga wanita yang rakus akan harta bukannya dia menjaga harta suami namun malah menghabiskannya nah karena itu Nak David harus benar-benar mencari wanitanya," pesan Pak Hartono kepada David ya bagaimana pun dia khawatir jika anak bosnya ini akan salah memilih jodoh.

 

Perkataan Pak Hartono membuat David tersentuh mendengarnya, "Baik Pak terima kasih nasehat dan sarannya semoga doa Bapak dikabulkan sama Allah," sahut David sembari melantunkan doa kepada Allah agar doa orang-orang baik di sekelilingnya bisa dikabulkan dan berbalik kepada yang mendoakannya.

 

Suara adzan dhuhur pun terdengar di sepanjang perjalanan, David menoleh menatap ke dua orang yang sama-sama menjalankan ibadah salat.

 

"Sudah adzan kita salat dulu ya Pak," seru David sambil menoleh ke arah luar kaca jendela mobilnya.

 

Pak Hartono menganggukan kepalanya, "Baik Tuan muda kita akan mencari masjid dekat sini."

 

Ketika melihat ada masjid berwarna hijau di pinggir jalan Pak Hartono pun langsung menepikan mobilnya.

 

"Pak nanti bangunin Mbak Lala ya!" ujar David dia langsung memilih untuk turun duluan.

 

Pak Hartono pun menolak pada bangku belakang melihat Lala yang masih tertidur pulas "Lala bangun hey kita salat dhuhur dulu ya!" pekik Pak Hartono sambil menggoyangkan tubuh Lala.

 

Akhirnya Lala membuka ke dua matanya dia kaget dan langsung duduk dengan tegak, "Hah sudah dhuhur?" tanyanya heran karena dia tidur jam 10 tadi.

 

"Iya nanti turun ya David sudah menunggu di dalam," kata Pak Hartono sebelum beranjak turun dari mobil menyusul David yang sudah berjalan terlebih dahulu.

 

"Iya Pak nanti saya nyusul," sahut Lala sambil mengucek-ngucek matanya dia pun merapihkan rambutnya yang berantakan.

 

Setelah selesai salat dhuhur mobil David kembali lanjut berjalan untuk segera sampai pada tempat tujuan.

 

Kini mereka sudah sampai di pergunungan sehingga kanan dan kirinya ada banyak pepohonan dan tumbuh-tumbuhan yang menjulang tinggi serta ada kebun teh juga di sana.

 

"Wahh bagus banget," seru Lala dengan mata yang berbinar-binar melihat kebun teh serta beberapa tumbuhan bunga di sampingnya.

 

Ya David akui pemandangan ini sangatlah indah perjalanan ini untuk ke dua kalinya bagi David yang pertama waktu dia masih kecil dan yang ke dua ini ketika dia akan mengurus perusahan Papahnya.

 

"Villanya daerah mana Nak David?" tanya Pak Hartono dia tidak tahu di mana villa yang dimaksud David.

 

"Sebentar Pak saya cek dulu lokasinya," kata David sambil membuka ponselnya untuk melihat lokasi yang dikirim Rangga.

 

"Hemm..." David bergumam sembari memcari pesan dari temannya itu, "Nah ini dia, nama villahnya Cempaka 1 Villa 5 bedroom with a private pool terletak di Bandung, 7 km dari Gedung Sate," sahut David.

 

Tidak lama kemudian mobil mereka pun sampai di tempat tujuan dengan selamat.

 

"Selamat datang bro di Villa gue," sambut Rangga sambil menghentangkan ke dua tangannya dengan senyum cerianya.

 

"Makasih banyak bro atas villanya sumpah bagus banget pemandangannya village beauty," seru David sambil memutarkan pandangannya ke sekeliling villa.

 

"Ini sudah 10 tahun berdirinya Dav," seru Rangga sambil menjelaskan semuanya tentang villanya ini

 

Cempaka 1 Villa 5 bedroom with a private pool menawarkan tempat liburan dengan lounge bersama, kolam renang luar ruangan, Wi-Fi gratis, dan dapur bersama. Vila ini menyediakan tempat parkir pribadi gratis,

 

Setelah mendapatkan penjelaskan Rangga langsung membawa David dan ke dua teman kerjanya masuk untuk bisa melihat keadaan dalam villanya.

 

"Untuk kamarnya ada berapa ini Rangga?" tanya David ingin tahu.

 

"Tenang bro, ada banyak kamar di sini kalau rekan-rekan lo mau mereka akan tidur di bawah atau di villa satunya saja," ujar Rangga dengan antusias.

 

Mendengar itu David langsung berpikir untuk menaruh Pak Hartono dan Mbak Lala di villa satunya saja biar dia bisa santai menempati satu villa ini.

 

"Ya sudah Pak Hartono saya kasih tempat penginapan di villa satunya saja ya saya mau bebas di sini heheh." David tertawa menyadari keegoisan dirinya.

 

"Iya tidak masalah yang penting bisa tidur," kata Pak Hartono dengan senangnya.

 

Rangga pun membawa mereka berkeliling mengitari villanya serta menghantarkan rekan kerja David ke villa satunya.

 

"Terima kasih banyak Rangga ini bagus banget sih," seru David dengan tersenyum.

 

"Terima kasih bro ya sudah gue tinggal dulu ya selamat beristirahat." Rangga dan David pun melakukan tos high five sebelum Rangga pergi meninggalkan David di villanya sendiri.

 

"Subhanullah indah sekali ciptaanmu ya Allah," gumam David seraya menghirup udara segar dari pergunungan ini.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!