Aku Ingin Baju Baru
Baju Baru Farhan
”Assalamu’alaikum.”
Suara salam dari luar rumah, bu Fatimah dan Naura bergegas keluar. Mereka membuka pintu.
”Wa’alaikumsalam warrahmatullah.”
Naura kaget melihat Bapaknya pulang dengan menenteng beberapa bungkusan. Dia pun menjadi penasaran. Tiba-tiba Farhan juga ikut nimbrung dan berlari menuju ruang tamu, dia tadi baru saja belajar mengeja huruf-huruf.
”Ini baju seragam untuk Farhan!”
Farhan kaget bukan main. Dia bahagia bukan main.
”Horeeeee!” Farhat melompat-lompat dan menerima bungkusan dari Bapaknya dan membukanya. Seragam lengkap tiga stel dan juga ada dasi dan topi baru, semuanya lengkap.
Naura pun sampai menangis melihat adiknya begitu bahagia. Dia berusaha selama ini ternyata Allah mengabulkan doanya lewat Bapaknya yang membelikan adiknya baju seragam baru.
”Bapak dapat uang darimana?” bu Fatimah bertanya heran kepada suaminya, Naura pun ingin tahu bapak dapat uang darimana.
”Bapak dapat pekerjaan dari pak Hamid. Dia juga memberikan uang dari kakek Abdullah untuk membelikan seragam sekolah untuk Farhan.”
Mereka semua paham dan mengangguk tanda mengerti. Farhan sendiri masih sibuk memakai semua seragamnya bergantian dan melihatnya di cermin sambil terus mengucapkan alhamdulillah. Naura juga bahagia melihat adiknya bahagia.
”Dan ini... seragam buat Naura.”
Lho? Naura kaget, bukankah baju seragam sekolanya masih cukup dan bagus.
”Kenapa seragam buat Naura juga Pak? Baju Naura masih bagus kok.”
Pak Bambang pun bercerita, uang yang diberikan untuk amanah dari kakek Abdullah diminta untuk seragam. Karena seragam buat Farhan sudah dibelikan dan sisa, makanya untuk beli seragam sekalian buat Naura.
Naura pun bahagia dan menerima bungkusan dari Bapaknya dan membukanya. Baju baru yang mengkilap, dan Naura pun bersyukur. Bapaknya juga kini akan bekerja kembali, Farhan sudah bahagia dengan baju seragam barunya. PR buat Naura sekarang adalah rajin belajar dengan sungguh-sungguh. Namun dia juga masih ingin berdagang dan membantu keluarganya.
Naura bersyukur atas segala yang diberikan Allah swt pada keluarganya. Dengan itu, Naura jadi tambah semangat untuk menjadi lebih baik dengan belajar dan bekerja sungguh-sungguh.
Naura juga berpesan pada Farhan. Dia harus rajin belajar dan tak boleh mengecewakan bapak dan Ibu. Farhan pun manggut-manggut sambil membolak-balikkan seragam barunya, dia sangat bahagia.
Selesai....