Aku Ingin Baju Baru

Jualan Sepi

Seorang anak terlihat duduk  di pinggir gang masuk pasar, dia duduk di dekat dagangan milik orang-orang yang ada di barisan pinggir gang masuk pasar itu. Di sekitarnya, Ibu-ibu yang biasa berdagang sayuran hingga rempah-rempah dan juga lainnya yang ada di barisan itu sudah biasa dengan anak perempuan yang berdagang jajanan tradisional.

Namanya Naura, dia adalah anak yang sangat rajin berdagang. Dia sekolah saat pagi dan setiap pulang sekolah selalu membawa dagangannya itu dan berkeliling di pasar. Dia menjajakan makanan, seperti; pisang coklat, pisang molen, onde-onde, naga sari, hingga kue-kue yang lainnya. Ibunya yang membuatkannya.

Ibunya sendiri berdagang berkeliling saat paginya, siangnya giliran Naura yang mau dengan sendirinya meminta dibuatkan kue dan akan berkeliling di pasar maupun mangkal di pasar beserta ibu-ibu para pedagang.

Siang itu terik, barang dagangan Naura masih banyak. Hari-hari ini terasa sepi orang yang akan membeli kue dan makanan. Hal itu juga dirasakan oleh ibu-ibu di sebelah Naura yang berjualan sayuran dan juga rempah-rempah masak dan juga makanan lainnya.

Semenjak pandemi, banyak hal sudah terjadi. Banyak orang yang lebih suka memesan makanan lewat internet dan korbannya adalah pedagang kecil seperti Naura. Bagaimana mungkin ikutan jualan online, rumah saja mengontrak dan Ibunya sudah kesulitan menyekolahkan kedua anaknya yaitu; Naura dan Farhan.

Naura masih kelas 4 Sekolah Dasar dan adiknya Farhan masih sekolah TK O kecil.

Ayah Naura sendiri sudah beberapa tahun ini mendapatkan surat pemecatan dari perusahaan tempatnya bekerja. Kini, Ayah Naura menarik becak, kadang dapat uang dan kadang tidak. Keluarga Naura harus selalu bersyukur dengan apa yang didapatkan dan Naura anak yang tabah dan mengajarkan adiknya Farhan yang masih sekolah TK itu makna kesabaran dalam menjalani hidup.

Matahari semakin meninggi, seorang lelaki tua yang memakai tongkat tiba-tiba juga ikut duduk di dekat Naura meskipun agak jauh.

Lelaki tua itu terlihat kelelahan, dia mengusap keringatnya sendiri dengan handuk putih yang dikalungkannya di lehernya. Lelaki tua itu kelihatan sangat haus dan kelaparan.

Naura sendiri menengok dagangannya, paling hanya baru terjual 20 kue dari 100 kue yang dibawanya. Naura merasa kasihan dengan kakek tua itu.

”Kakek, Kakek haus?”

Lelaki tua itu melihat kearah Naura, ”Iya Nak.”

Mendengar hal itu, Naura menyodorkan minuman yang dia bawa dalam botol minumannya, ”Minum ini Kek.”

Kakek tua itu merasa terenyuh dengan sikap baik anak itu. Kakek itu menerima botol minuman dari Naura dan langsung meminumnya dan mengucapkan basmallah. Lalu, dia mengucap alhamdulillah, dia sangat bersyukur.

Naura tersenyum melihat kakek itu.

”Kamu namanya siapa Nak?”

Naura pun menjawab, ”Nama saya Naura Kek. Kakek namanya siapa?”

Wajah keriput sang Kakek terlihat, ”Panggil Kakek dengan Kakek Abdullah ya. Kakek ini dari kampung jauh sekali. Lalu, kakek sedang berkunjung ke rumah anak dan cucu kakek. Kakek keluar ingin berjalan-jalan, tapi malah tersesat Nak.”

Naura pun manggut-manggut mendengar cerita kakek tersebut.

Naura memang merasa nasibnya sebagai orang yang susah, namun dirinya selalu bersyukur dan itu yang diajarkan kedua orangtuanya. Naura selalu diajarkan untuk melihat orang yang lebih susah dari mereka sehingga rasa syukur itu akan muncul.

Naura merasa kasihan kepada sang Kakek, lalu menyodorkan beberapa kue dalam sebuah daun yang sudah di bentuk menjadi wadah.

”Kakek makan dulu ya? Kue ini enak buatan Ibu saya.”

”Tapi Nak, Kakek sedang tidak bawa uang.”

”Ini buat Kakek, tidak usah dibayar Kek,” Naura tersenyum kepada Kakek Abdullah.

Kakek Abdullah pun menerima beberapa kue itu dan mulai memakannya. Naura pun memberikan minumannya untuk Kakek Abdullah. Kakek Abdullah merasa senang, masih ada anak yang baik dan peduli dengan orang lain.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!