Aku Datang, Aeera!

Mana Divine Rendah

Tiga orang yang ditangkap Kenan adalah; Asin, Samuel dan Monica. Ketiganya kini berada di sendok besar yang mampu menampung mereka. Sihir milik Kenan mampu memperbesar sendok yang sebelumnya kecil.

”Apakah itu makhluk panggilanmu, Aeera?” Monica sedikit ragu, dia mulai tak lagi membully Aeera sejak kejadian sebelumnya. Saat, Aeera mengalahkan Iblis Roksan.

Sebelumnya, para murid dari Akademi Cyprus hendak ke seberang perairan. Di sana, ada tempat manusia yang memproduksi tanaman dan juga material sihir. Tanaman digunakan untuk penyembuhan dan healing, sedangkan material sihir digunakan untuk memperkuat item sihir dan juga sarana meningkatkan kemampuan sihir mereka.

Mereka semua harus naik level, sehingga membutuhkan healing dan juga item sihir sehingga kekuatan energi mereka meningkat. Ketika level mereka meningkat, maka kekuatan makhluk yang dipanggil akan semakin meningkat.

Seberang dari perairan itu adalah kota York. Di sana, ada beberapa tempat manusia yang tersembunyi yang juga dijadikan tempat untuk membeli item sihir yang kuat untuk melindungi setiap penyihir dan juga meningkatkan kemampuannya.

”Benar Monica, aku memanggilnya ketika tenggelam di air tadi,” jawab Aeera sambil melihat tuan Kalandra yang sedang bertarung dengan Grotai. Aeera tercebur ke dalam air saat menolong guru Rebecca. Saat tentekel raksasa itu akan menghantam tubuh guru Rebeca, Aeera mendorong gurunya itu dan tentakel itu mengenai dirinya dan terlempar dari kapal.

”Matilah kalian semua!”

Teriakan Grotai membuat semua orang ketakutan, dan saat itu juga. Tujuh tentakel besar itu membuat gelombang besar di air dan semuanya naik ke atas. Tujuh tentakel mengaruhkan serangan dengan terayun tinggi dan mencoba menghantam kapal dan sendok raksasa di mana Aeera berada.

Kenan melihat hal itu, dia masih melayang di udara. Dia harus melakukan sesuatu dan menyelamatkan Aeera!

Dia tidak memegang senjata, tapi ..., dia punya pukulan! Benar, dia ingat film lagi. Film One Shoot. Seorang pahlawan dari animasi Krito. Krito yang dianggap lemah namun sekali memukul musuh, maka musuhnya akan langsung hancur.

Tidak ada salahnya mencoba!

Tentakel-tentakel raksasa hampir menimpa kapal dan sendok besar. Namun, Kenan melesat bagaikan meteor dan energi bercahaya mengelilingi tubuhnya.

Woooooshh!

Bruusshh!

Pukulan yang sudah disiapkan Kenan dari kejauhan dan diayunkan dengan kekuatan dan kecepatan penuh mengenai kepala Grotai.

Bang!

Pukulan itu, meskipun dengan tubuh manusia yang kecil. Kekuatan pukulan itu mampu mendorong dengan tekanan yang sangat kuat, sehingga Grotai merasakan dirinya seperti dipukul sangat keras dengan tangan raksasa.

Grotai terpental dan dia merasakan rasa sakit yang kuat. Tentakel-tentakelnya juga ikut terpental dan tertarik. Kapal dan sendok besar lepas dari serangan Grotai. Grotai bahkan seperti batu yang dilemparkan di atas permukaan air. Memantul dan menimbulkan gelombang air yang sangat kuat.

Boom! Bang! Bang!

”Wah! Luar biasa. Seperti bermain batu pipih di pinggir sungai dan menciptakan pantulan tiga kali! Strike!” teriak Kenan sambil menurunkan kedua sikunya bersamaan sebagai tanda keberhasilannya. Dia gembira, dia memiliki kekuatan yang besar sekarang! Jadi, tidak ada yang perlu ditakutkan.

”Ruunnnggg!” Grotai menggerakkan kembali tentakelnya, hanya satu yang sakit dan tak bisa digerakkan. Dia marah setelah terpental cukup jauh. Dia berenang dengan cepat ke arah Kenan dan lainnya. Tentakelnya dibuat menjadi dayung sehingga dia sangat cepat berenang di atas air.

Syuunng!

Kembali lagi! Kenan menabrakkan kepalan tangan kanannya ke arah tangan kiri yang terbuka.

”Yosh! Masih belum kapok juga. Mari kita akhiri ini, Monster Gurita Gila!” teriak Kenan dengan gembira. Sudah lama rasanya dia tidak gembira dan tertawa riang seperti tak pernah terjadi apapun padanya. Dia melupakan semua kesedihannya saat dirinya dibully oleh rekan-rekannya dulu.

Kenan mengepalkan tangannya, dia melihat arah datangnya Monster Grotai dan ingin menghadangnya lagi dengan beberapa pukulan agar monster itu jera.

Kling! Kling!

Apa ini? Kenan kaget. Energi di kepalan tangan kanannya sedikit membuyar. Itu seperti sebuah karakter game yang akan menghilang atau musnah, atau berpindah ke level atau ke dungeon selanjutnya. Bayangan fisik di tubuh Kenan membuyar dan kembali lagi, membuar lagi dan kembali lagi. Mirip seperti portable gambar yang tidak sempurna.

Apa yang terjadi?

Di sisi lain, Aeera merasa sedikit pusing meskipun dia senang tuan Kalandra mampu menghantam Monster Grotai dengan keras.

Energi di tubuh Aeera cukup kacau, dia merasa lemas.

”Kamu mulai kehabisan mana divine, Aeera,” kata Monica.

Aeera mencerna kata-kata dari Monica. Benar, mereka sudah belajar kekuatan sihir cukup lama. Jadi, mereka tahu bahwa pengguna sihir yang menggunakan energi pemanggilan, mereka juga harus mengontrol mana divine mereka sebagai bentuk pengendalikan energi. Jika mana divine habis, maka makhluk panggilan mereka akan menghilang.

”Tuan Kalandra, kalahkan dia dengan cepat! Mana divineku tidak bisa bertahan lama, anda akan menghilang lagi jika mana divineku habis!”

Teriak Aeera dari bawah, Kenan mendengarkannya. Jadi begitu? Mana divine, itu seperti energi yang mengatur suatu kekuatan sihir. Mana divine, Kenan mulai paham. Dia benar-benar dipanggil di dunia aneh ini oleh Aeera. Jadi ini bukan mimpi? Kenan semakin yakin kalau ini bukan mimpi.

Kenan mampu merasakan hawa udara dan juga air yang membasahi dirinya. Rambutnya mulai kering setelah masuk ke dalam lautan dan kini tergerai panjang.

Jadi, untuk mengakhiri semua ini. Kenan harus menjadi pahlawan sebelum mana divine Aeera habis.

Baiklah!

Saatnya menggunakan kekuatan ultimate. Lagi-lagi, Kenan teringat film-film superhero anak-anak. Semuanya akan menjadi keren dan membuat anak-anak betah menonton film robot atau superhero yang mereka sukai.

Jadi, hanya perlu gaya dan juga ultimate kekuatan yang akan mengakhir pertempuran dan mengalahkan monsternya. Film superhero Robot Rider, harus buat ultimate yang keren. Kenan mengumpulkan energi di kaki kanannya. Gelombang air lautan di bawahnya berputar bagaikan ada sesuatu yang mendorong air itu. Lubang di air, dan gelombang bermunculan. Sementara, di kejauhan Monster Grotai semakin kencang datang dan tentakelnya bergantian naik dan turun di sekitarnya.

Byur! Syuungg!

Kenan melompat terbang ke atas, kaki kanannay di arahkan ke Monster Grotai dan lingkaran air membentuk pusaran air naik ke aras. Kaki kanan Kenan diselimuti air yang menggulung dan tertarik ke aras.

”Ultimate Water Kick!”

Air membentuk bor yang meruncing. Kenan melancarkan serangan ke arah datangnya monster besar Grotai. Seperti bor, energi membesar dengan kecapatan tinggi. Energi air menyilimuti Kenan di sekitarnya dan semuanya membentuk putaran di ujung kakinya.

”Aku monster Grotai, akan manghancurkan manusia!”

Woooshh!

”Banyak omong, makhluk lemah!” teriak Kenan dan kecepatannya bagaikan peluru dan menembus pertahanan Grotai saat dia menahan serangan Kenan dengan tujuh tentakel besarnya.

Booom!

Tendangan terbang dan meluncur, Kenan menembus pertahanan Grotai dan menembus kepala hingga ke tubuhnya. Kenan bahkan menembus hingga masuk ke lautan yang dalam.

Booomm!

Ledakan bergoncang, Kenan bahkan masuk ke air. Dia segera sadar, tubuhnya semakin terlihat pecah dan akan menghilang. Dia harus segera menemui Aeera. Dia terbang ke atas dan keluar dari air, sementara Monster Grotasi terbakar dan tenggelam di dasar lautan.

Kenan melayang di udara, tubuhnya membayang dan dia akan segera sirna seperti tubuhnya mulai pecah.

”Tuan Kalandra! Terima kasih! Energi mana divineku habis, maafkan saya tidak bisa memanggil anda terlalu lama!”

”Baiklah Aeera, aku akan pergi. Aku akan mengajarimu nanti cara untuk mempertahankan mana divinemu agar kuar bertahan lama. Aku janji itu, Aeera!”

Splash!

JEGLAAR!

Tubuh Kenan pecah, halilintar menyambarnya. Jiwanya tersedot lagi, namun sebelum pergi, Kenan dan Aeera saling tersenyum.

Kita akan bertemu lagi!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!